Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

Selamatkan Kader NU dari Ideologi Radikal

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Mei 2017
  • visibility 443
  • comment 0 komentar

Pati. Lembaga Pendidikan Ma’arif NU mengadakan seminar terkait ideologi Radikal, acra bertempat di gedung NU lantai 3 dengan menghadirkan pemateri Dr. Jamal Makmur Asmani, 21/5 kemarin.
Dr. Jamal menjelaskan, Kader kader muda NU harus diselamatkan dari bahaya ideologi radikal yang terus menyerang kader bangsa. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan, Pertama, mengokohkan paham Aswaja Annahdliyyah yg berciri i’tidal (tegak lurus, tidak ada kopromi untuk kejahatan), tawaazun (seimbang antara ritual dan sosial), tasaamuh (toleran dlm interaksi sosial dengan membumikan ukhuwwah islamiyyah, wathaniyyah, dan basyariah), tawaasuth (moderasi antara teks, akal, dan realitas), dan taqaddum (dinamis, tidak statis dan stagnan).
Kedua,mempelajari produk ijtihad ulama NU yang mampu menggabungkan antara dimensi kebangsaan dan keislaman sekaligus. Fatwa resolusi jihad, gelar waliyyul amri al dlaruri bis syaukah, darus salam, hubbul wathan minal iman, trilogi ukhuwwah, dan fiqh sosial (salah satu cirinya adalah menjdikan fiqh sebgai etika sosial, bukan hukum positif negara) adalah produk ijtihad yg menunjukkan kecintaan terhadp agama dan bangsa sekaligus.
“Kita sebagai pengurus Nahdlatul Ulama mempunyai tanggung jawab yang besar terkait kader-kader NU selanjutnya,”tambahnya.
Mempelajari doktrin radikal supaya tidak terjerumus ke dalamnya. Front pembela Islam, HTI, Jamaah Islamiyah, ISIS, ikhwanul muslimin, dan kelompok kelompok lain yang mudah mengkafirkan orang lain meskipun sesama muslim. Mereka setiap saat mengintai kelengahan kader kader muda untuk direkrut dan dijadikan martir bagi agenda politiknya.
“Aktif dalam organisasi kepemudaan, seperti IPNU-IPPNU sebagai wahana aktualisasi diri dan wahana internalisasi ideologi Aswaja Annahdliyyah yg sarat nilai nilai nasionalisme dan patriotisme. Dan  ketika meneruskan studi di perguruan tinggi, jangan sampai masuk dalam organisasi yang berafiliasi kepada kelompok radikal. Lebih baik masuk perguruan tinggi berbasis pesantren atau perguruan tinggi umum, tapi berdomisili di Pesantren NU, pungkas Jamal Makmur.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MTQ Tingkat Jateng Digelar di Pati

    MTQ Tingkat Jateng Digelar di Pati

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id. – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXX tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2024 digelar di Kabupaten Pati. Kegiatan ini bakal berlangsung pada 25-28 April 2024. Adapun pembukaan dan penutupan kegiatan akan dihelat di Alun-Alun Pati. Kafilah dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah akan berkompetisi dalam sembilan cabang dan 24 golongan perlombaan. Kepala Kantor Kementerian […]

  • Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    Sekolah Inovasi Pangan Gelombang Dua Mantab Cetak Pemuda Sadar Kedaulatan Pangan

    • calendar_month Ming, 7 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 569
    • 0Komentar

    Antusiasme para pemuda peserta Sekolah Inovasi Pangan gelombang kedua di MMH Tayu. TAYU – Setelah melaksanakan kegiatan Sekolah Inovasi Pangan di Kecamatan Winong (4/11) lalu, PCNU Pati menggandeng Forbil kembali melaksanakan kegiatan serupa di wiliyah Pati utara. Tepatnya, di gedung MTs. MMH Tayu.  Sama seperti di Winong, agenda tersebut juga diklasifikasi menjadi dua kelas. Bedanya, […]

  • Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    Bulan Depan Pagar Nusa Pati Adakan Kejuaraan Antar Sekolah

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 631
    • 0Komentar

    PATI-Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Pati mengumumkan akan menghelat kejuaraan pencak silat antar sekolah. Rencananya, kompetisi tersebut akan digelar di Kecamatan Gabus tanggal 2 sampai dengan 22 September 2019. Kader-kader pencak silat Pagar Nusa sedang ‘memamerkan’ prestasi mereka (sumber gambar : dokumen LTN NU) Andif, panitia kegiatan tersebut mengajak agar semua sekolah, khususnya madrasah […]

  • PCNU-PATI

    Imam Qusyairi

    • calendar_month Jum, 13 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 848
    • 0Komentar

    Oleh : M. Harir Keagungan Persia tanpa sufisme ibarat seekor burung tanpa pita suara. Tak bersiul. Kalaupun punya, ricauanya paling banter hanya ceracau biasa. Ajaran sufisme yang mana memuat nilai kearifan dan hikmah, kicaunya hingga kini senantiasa menelusup di gendang-gendang telinga dan relung-relung hati setiap manusia. Teladannya yang sejuk begitu menghaluskan hati dan makin masyhur […]

  • Enterpreunership dan Strategi Pengembangan Ekonomi Nahdliyyin

    Enterpreunership dan Strategi Pengembangan Ekonomi Nahdliyyin

    • calendar_month Sel, 26 Jan 2016
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Sebagai organisasi masa Islam terbesar di Indonesia, bahkan di dunia, Nahdlatul Ulama (NU) memiliki pengalaman dan sayap yang luas di berbagai sisi kehidupan. Politik kekuasaan menjadi pengalaman yang cukup kentara di tubuh NU. Sementara proyeksi pengembangan ekonomi umat dan bidang lainnya nyaris tidak terdengar gaunya. Padahal, jika kita tengok sejarah, NU selalu memperoleh raport merah […]

  • PCNU-PATI

    Tradisi Ruwahan Sebagai Tradisi Local Wisdom Masyarakat

    • calendar_month Sab, 2 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 671
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Setiap memasuki bulan Sya’ban masyarakat desa pada umumnya melanggengkan tradisi kirim doa yang ditujukan kepada para leluruh dan kerabat yang sudah meninggal. Tradisi ini sudah berjalan dari dulu sampai sekarang. Tradisi ruwahan ini juga biasanya dilakukan baik di masjid, mushola dan makam. Hal ini dilakukan masyarakat tidak lain adalah karena adanya […]

expand_less