Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pahala

Pahala

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
  • visibility 349
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Bulan puasa sudah memasuki pekan kedua. Tentu kita sudah merasakan tentang dahaga dan lapar; menahan emosi dan lain seterusnya. Bulan penuh berkah katanya para pemuka agama; bulan penuh pahala yang mengalahkan seribu bulan. Dan pada bulan ini semua orang telah menobatkan apabila dirinya adalah yang mendapatkan banyak pahala. Bahkan banyak yang mengemukakan untuk berlomba-lomba mencari pahala. Sehingga lupa sebagai manusia yang hidup di bumi akan tetapi telah berubah menjadi Tuhan yang bisa mengatur si A akan ke neraka dan si B akan masuk surga. Begitulah adanya.

Tentang pahala tentu bukan kita yang menentukan akan tetapi Tuhan semesta alam yang menentukan semua yang akan kita jalani lakukan akan mendapatkan pahala kelak setelah kehidupan di dunia ini. Sehingga tugas kita ketika berada di dunia ini yaitu berusaha menjadi manusia seutuhnya. Berlaku sewajarnya ketika puasa dan menghadapi berbuka pun seadanya; toh kapasitas perut kita pun cukup satu piring saja.

Sedangkan yang selama ini yang telah saya dan teman saya lakukan yaitu ketika menghadapi berbuka semua menu makanan dikupulkan menjadi satu; ada es ada sayur ada lauk dan pauk beraneka ragam; bahkan ketika akan berbuka saja pun bingung karena banyaknya menu. Itu berbuka puasa apakah balas dendam karena seharian telah di tahan dahaga dan laparnya.

Padahal untuk mendapat sebuah pahala di bulan puasa ini sangatlah mudah. Dan amat sederhana yaitu salah satu diantaranya adalah mengurangi keinginan meminum dan memakan apa saja saat berbuka puasa. Mengurangi mengupload aneka menu makanan di media sosial kita baik di Whatsapp. Dengan maksud dan tujuan bahwa dibelahan sana ada saudara kita sebagai manusia ada yang kurang beruntung dengan apa yang kita punyai saat ini.

“Media-media sosial saya sendiri kenapa banyak yang sewot”

Saya pernah membaca postingan tersebut di salah satu media sosialnya seseorang. Saya kira orang tersebut lupa apabila media sosial adalah ruang pribadi yang publik. Dari situ kita bisa mendapatkan beragam pahala apabila kita bijak dalam mengggunakan jari kita ketika dipergunakan untuk menulis sesuatu. Begitu pula sebaliknya.

“Mas…mas sebenarnya Anda ini mau nulis pahala dari sudut pandang siapa? Pemuka agama yang ketika habis selesai menjelaskan surga dan neraka serta pahala dan dosa harus terselip paperline ketika bersalaman dan mengucapakn terima kasih”

Saat mendapatkan pernyataan tersebut saya hanya diam sesaat. Yang saya tulis ini merupakan bagian sedikit bagaimana kita menjadi manusia seutuhnya saling menghargai dan saling berbagi meskipun sekuatnya. Kalau bahasa kerennya adalah menjadi manusia yang memanusiakan manusia.

“Memang bisa mas…….?”

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Michael Fenton

    Melihat dengan Cinta

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Beberapa hari yang lalu saat saya pulang dari bekerja, ada notifikasi pesan whatsapp masuk. Sejenak saya diamkan karena harus mandi dan lainnya. Setelah agak luang, saya mencoba membuka pesan tersebut. Ternyata dari bulek (adiknya bapak) yang mengirimkan sebuah video. Dalam video tersebut memperlihatkan seorang mubaligh tengah memberikan ceramah berupa nasihat agar tak menyimpan dendam sebab […]

  • PCNU - PATI

    Atlas Wali Songo

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang […]

  • PCNU-PATI

    MWCNU Trangkil Luncurkan Mobil Layanan Umat

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 290
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id- TRANGKIL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Trangkil meluncurkan Mobil Layanan Umat (MLU) di Kantor MWC setempat, Sabtu (4/4/2023).  Launching ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim. Dilanjutkan dengan penyiraman air kembang oleh Ketua Tanfidziah KH. Sya’roni dan Rais Syuriah MWCNU Trangkil KH Badrudin Syatibi. Ketua Lazisnu MWCNU […]

  • Twibons Latihan Kader Lanjutan Fatayat NU Kab. Pati

    Twibons Latihan Kader Lanjutan Fatayat NU Kab. Pati

    • calendar_month Sab, 25 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

       1. Klik Link   https://twb.nz/twibonlklfatayatnu 2. Klik Pilih Foto    Pilih Foto yang sesuai 3. Atur Foto dengan cara menyentuh foto dan klik Pungkas     Atur foto untuk menemukan lokasi foto yang sesuai 4. Klik Unduh untuk mendowload hasil twibons    Klik unduh untuk mendowload hasil Foto yang sudah menjadi Twibonze 5. Twibons sudah jadi

  • NU dan Pem Kab  Mengadakan Istigousah Terakhir Tahun 2015

    NU dan Pem Kab Mengadakan Istigousah Terakhir Tahun 2015

    • calendar_month Sen, 7 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Kamis 26/11/15 kemarin  bertempat di Pendopo Kabupaten Pati telah di selenggarakan Istigosah ulama dengan umaro’. Acara rutinan tiga bulan sekali tersebut atas kerjamasa NU dan Pem Kab Pati.  Dan pada malam Jumat kemarin adalah acara Istigosah terakhir di tahun 2015.             “Ini adalah Istigosah terakhir di tahun 2015, dan sudah berlangsung selama 3 tahun. Maka […]

  • NU Pati Bagikan Takjil Selama Bulan Ramadhan

    NU Pati Bagikan Takjil Selama Bulan Ramadhan

    • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Ratusan takjil dibagikan kepada Pengguna jalan yang melintas di depan kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati selama Ramadhan. Aksi sosial itu bagian dari program NU Peduli yang selama ini gencar menyentuh kalangan kurang beruntung. “Sebelum Ramadhan setiap Jumat kami membagikan nasi bungkus. Kami bagikan kepada warga kurang mampu yang sedang berada di pinggir […]

expand_less