Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Peran NU dalam Menanggulangi Bencana

Peran NU dalam Menanggulangi Bencana

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 9 Des 2023
  • visibility 526
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, MA

Lingkungan pada dasarnya merupakan tempat untuk tempat tinggal maupun bisa juga diartikan tempat untuk bercocok tanam. Sehingga lingkungan memiliki arti yang sangat luas. Oleh karena itu, lebih spesifik lingkungan di sini yang dimaksud adalah lingkungan ekosistem yang ada di sekitar kita.

Dimana dalam hal ini, penting sekali untuk menjaga ekosistem dari kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam maupun olah oknum tangan manusia. Karena dengan menjaga kelestarian alam, baik melakukan reboisasi, buang sampah pada tempatnya, dan melakukan normalisasi. Dari beberapa Langkah tersebut, tentunya bisa meminimalisir terjadinya bencana dan lingkungan tetap terjaga.

Maka dalam hal ini peran NU sebagai organisasi masyarakat terbesar di dunia, tentunya sangat vital dalam menanggulangi bencana. Melalui Lembaga Penanggulangan Bencana (LBM) NU bahu-membahu untuk mengurai bencana baik itu berbentuk sosial, moral, dan bencana alam lainnya.

NU bersama LPB terus melancarkan gerakan menyelesaikan problem-problem sosial yang kaitannya dengan kerusakan alam seperti adanya banjir, gempa, tanah lonsor, kebakaran hutan, dan jenis bencana lainnya. Maka dengan begitu, peran NU dalam bidang lingkungan bisa tersampaikan melalui program dan kegiatan yang diusung oleh LPB NU.

Selain hal yang disebutkan di atas, penaggulangan bencana yang dilakukan oleh NU juga dilakukan dengan pendekatan agama. Berbagai bencana yang terjadi secara beruntun yang hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia telah melahirkan banyak pandangan masyarakat baik yang positif dan negatif perihal bencana, bagaimana sesungguhnya bencana ditinjau dari sudut pandang Islam. Hal ini sangat relevan karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang dikenal religius dan merupakan negara dengan berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Meluruskan berbagai pandangan masyarakat ini sangat penting karena sudut pandang keagamaan masyarakat akan sangat berhubungan dengan sejauh mana masyarakat menentukan sikap dan langkah dalam menaggapai atau merespon bencana yang telah terjadi atau yang mungkin akan terjadi.

Adapaun langkah-langkah dalam upaya penanggulanagan bencana agar dapat berjalan efektif dan efesien perlu diintegrasikan dengan pendekatan agama. Di sinilah diharapkan lahir wacana dan implementasi penanggulangan bencana dalam prespektif yang lebih bersifat holistic yaitu pendekatan bio-psychosocial-spiritual.

Penanggulangan bencana dalam prekpektif hukum Islam adalah wajib dilakukan bahkan dapat digolongkan dalam kategori fardlu (lebih dari wajib). Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip dalam hukum Islam, diantaranya. Pertama, segala upaya dan sarana yang dapat menimbulkan bencana harus dicegah. Kedua, segala upaya dan sarana dapat menghindarkan bencana harus dilakukan baik yang bersifat fisik maupun rohani. Ketiga, sesuatu yang tidak dapat dilakukan secara keseluruhan, jangan ditinggalkan semua.  Keempat, Harus diambil alternative yang paling sedikit/kecil resikonya.

Oleh karena itu, dengan mengetahui cara pandang keagamaan dalam menanggulangi bencana, maka tidak hanya dari lembaga NU saja yang harus berpartisipasi. Akan tetapi perlu adanya partisipasi baik dari masyarakat, pemerintah untuk saling bahu-membahu membantu dalam melakukan gerakan penanggulangan bencana.

Karena tanpa adanya kesadaran dan partisipasi dari elemen masyarakat, tentunya penanggulangan bencana yang dirancangkan tidak akan berjalan semestinya. Dengan demikian dibutuhkan bantuan dan partisipasi dari semua elemen Masyarakat untuk salaing terlibat dan membantu, agar bencana yang ada di Indonesia bisa teratasi dan ada solusinya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ramadan Bulan Produktif Berkarya

    • calendar_month Kam, 4 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Ramadan sebagai bulan suci dalam agama Islam, tidak hanya merupakan waktu untuk meningkatkan ibadah spiritual, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjadi lebih produktif dalam berkarya. Berkarya apa? Apakah ngonten video Youtube, TikTok, menulis artikel ilmiah, artikel populer, esai, menulis puisi, cerpen, novel, atau apa? Ya, bagi saya berkarya apa saja asal positif. […]

  • Ketua dan Sekretaris MWCNU se Pati Ikuti Pelatihan Administrasi Database

    Ketua dan Sekretaris MWCNU se Pati Ikuti Pelatihan Administrasi Database

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle admin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    PATI – PCNU Kabupaten Pati, Rabu (12/2/2020) siang, menggelar kegiatan pelatihan bertajuk Pelatihan Administrasi Database. Acara yang digelar di Kantor PCNU Kab. Pati ini diikuti oleh Ketua dan Sekretaris MWCNU se-Kabupaten Pati. Penyelanggaraan Pelatihan Administrasi dan Database ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya tata kelola administrasi bagi pengurus NU di semua lapisan, termasuk Majelis Wakil […]

  • Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.878
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Yayasan Almadina berlangsung meriah di Alun-Alun Wonosobo, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang dikemas dalam tajuk Almadina On The Road tersebut diikuti ribuan peserta dari keluarga besar Almadina, mulai dari pengurus yayasan, guru, tenaga kependidikan, wali murid, hingga siswa dari berbagai satuan pendidikan. Momentum harlah tahun ini juga bertepatan dengan […]

  • Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    Ibda Sebut AIfoR Hanya Asisten Berpikir, Bukan Pengganti Peneliti

    • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 564
    • 0Komentar

    Temanggung — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah berbantuan Kecerdasan Artifisial di Hotel Indraloka Temanggung, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber […]

  • Ngaos Jurnalistik

    Ngaos Jurnalistik

    • calendar_month Sel, 26 Des 2017
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Pati , Pelatihan jurnalistik Rabu (13/12) malam di lantai dua Ponpes Shofa Az Zahro (PPSA) sangat memotivasi para peserta.  Kegiatan bertajuk “Ngaos Jurnalistik : Asyiknya Jadi Pencari Kabar” ini sedikitnya diikuti oleh lima puluh santri PPSA. Sedikitnya santri yang turut dalam agenda tersebut ditengarai pelaksanaannya yang telah memasuki liburan pondok. “Kalau pesertanya sedikit seperti ini […]

  • Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

    Kupas PAUD Inklusif Jawa Tengah, Dosen INISNU Temanggung Yuni Setya Hartati Sukses Pertahankan Disertasi di UIN Sunan Kalijaga

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.956
    • 0Komentar

      YOGYAKARTA – Program Studi S3 Studi Islam Konsentrasi Pendidikan Anak Usia Dini Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakarta menggelar sidang promosi doktor pada Rabu pagi, 18 Februari 2026. Sidang yang berlangsung di lantai 1 Gedung Pascasarjana tersebut menghadirkan promovenda dosen sekaligus Kaprodi S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah […]

expand_less