Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » 80/20

80/20

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Oleh: M. Iqbal Dawami

Minggu pagi biasanya saya sepedahan ke sawah atau tambak. Atau keliling kampung. Tapi minggu pagi itu saya tidak kemana-mana. Saya ingin membaca dan menikmati secangkir kopi. Pilihan saya jatuh pada buku Strawberry Generation karya Rhenald Kasali.

Saya membeli buku ini sebulan sebelumnya. Baru beberapa bab saja saya baca pas ada waktu senggang. Dan kali itu adalah waktu yang cocok untuk saya khatamkan. Ternyata belum bisa mengkhatamkannya juga. Saya memang bukan pembaca cepat saat ini. Lain halnya dengan masa lalu, masa-masa rajin menulis resensi.

Apa yang saya dapatkan dari hasil bacaan tadi?

Ada beberapa kata kunci yang menarik untuk saya bahas. Tapi saya hanya akan membahas satu kata  kunci saja.

Rhenald Kasali mengutip Vilfredo Pareto, seorang ekonom dan sosiolog berkebangsaan Italia, bahwa “Sebanyak 80 persen hasil ternyata diperoleh hanya dari 20 persen usaha.” Hal ini berlaku dalam bidang apapun.

Lantas, Rhenald memberi contohnya. Dia mengatakan bahwa dari seluruh pemakai gawai, ternyata hanya 20 persen di antara kita yang  mampu  memanfaatan  80 persen dari fungsi-fungsi yang tersedia pada gawainya. Sebaliknya, sebanyak 80 persen pemakai gawai ternyata haya bisa memakai 20 persen dari seluruh fungsi yang tersedia dalam peranti tersebut. Banyak aplikasi lain yang menunjang dirinya tidak dimanfaatkan dengan baik.

Dalam kasus lain, hanya 20 persen pegawai dan staf yang mendukung proses transformasi. Selebihnya menolak, diam saja, tidak mengerti, atau ikut arus. Soal distribusi kekayaan juga sama, ternyata sebanyak 80 persen dikuasai hanya oleh 20 persen warga dunia. Sebaliknya 80 persen masyarakat dunia memperebutkan 20 persen kekayaan yang tersisa. Dan masih banyak lagi contoh lain.

Dari sudut pandang lain yang agak bermiripan dengan pernyataan Pareto adalah pernyataan George Bernard Shaw, seorang sastrawan, yang mengatakan, “Two percent of the people think; three percent of the people think they think; and ninety-five percent of the people would rather die than think.”

Dalam hal ini Rhenald memberi contoh dalam dunia pendidikan, bahwa hanya dua persen dari seluruh tenaga pendidik yang betul-betul menjalankan perannya sebagai pendidik. Mereka ini  adalah  orang- orang yang tidak sekadar memindahkan isi buku ke kepala murid-murid, tetapi juga memperbaiki cara  berpikirnya dan menerapkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Makanya, hanya sedikit yang punya karya besar, bukan?

Dari dua teori di atas membuktikan bahwa kita punya kecenderungan menjadi passenger ketimbang driver (meminjam istilah Rhenald Kasali). Kita tidak mau bersusah payah melakukan sesuatu yang berbeda yang tentunya harus lebih baik dari yang sudah ada. Singkatnya, kita tidak ingin keluar dari zona nyaman. Nyaman yang sebenarnya melenakan. Bagaimana bisa?

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 500 Vaksin Booster Tersedia di PCNU sampai Besok

    500 Vaksin Booster Tersedia di PCNU sampai Besok

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 141
    • 0Komentar

    PATI – Penyaluran 1 juta vaksin booster oleh PCNU Pati telah di mulai Kamis (21/4) pagi tadi. Program ini merupakan buah kerja sama antar tiga komponen, yaitu PBNU, Kementerian Agama dan Polri. Seperti di rilis pcnupati.or.id sebelumnya, Kabupaten Pati memperoleh kuota sebanyak 5000 paket vaksin booster. Pelaksanaan vaksinasi booster Covid-19 yang yang dilaksanakan di halaman […]

  • Doa Bersama Sebelum Belajar

    Doa Bersama Sebelum Belajar

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2016
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Pati. Madrasah Ibtidaiyah Khoiriyah Sitiluhur yang beralamat di Jln. Raya Pati – Gunung Rowo Km.14 Sitiluhur Gembong Pati, setiap kali akan melakukan kegiatan belajar mengajar, setiap murid dan guru-guru dianjurkan untuk doa bersama, membaca shalawat, asma’ul Husna.             “Kami selaku guru akan memberikan sulitauladan yang baik, untuk anak didik kami, terutama dalam menuntut ilmu, maka […]

  • PCNU-PATI

    NU, Nasionalisme dan Bernegara

    • calendar_month Kam, 28 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini kita kenal sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia,bahkan tersebar dunia merupakan salah satu ormas yang sudah tidak diragukan lagi dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagai ormas terbesar di dunia tentunya NU memiliki sumbangsih yang juga besar di masyarakat. Adapun bentuk sumbangsih yang […]

  • PCNU-PATI

    Sekretaris PC GP Ansor Singgung Prinsip Menolong Kaum Anshor Yatsrib

    • calendar_month Jum, 30 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    GEMBONG – Konferensi Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Gembong dilaksanakan pada Jumat (30/9) siang. Pelaksanaannya dilakukan di Gedung MWC NU Kecamatan Gembong.  Dalam proses sakral tersebut, Sekretaris PC GP Ansor  Kabupaten Pati, Gus Muammar, memberikan sambutan singkat dan mendalam. Ia menyamakan GP Ansor dengan Kaum Anshor Yatsrib (Madinah).  “Prinsip utamanya adalah menolong,” tegas dia.  […]

  • Talkshow Kepenulisan Untuk Pesantren

    Talkshow Kepenulisan Untuk Pesantren

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Pati. Himpunan Siswa Mathali’ul Falah (HSM) menyelenggarakan Talkshow bertajuk “Literasi Bagi Santri”. Acara kepenulisan ini dihadiri oleh para santri Kajen dan sekitarnya. Bertempat di halaman Perguruan Islam Mathali’ul Falah, beberapa waktu lalu. Pemateri  dari acara tersebut oleh alumni Perguruan Islam Mathali’ul Falah sendiri Dr. Muhammad Yunus dengan  diModeratori Taufiq Zubaidi, MA. Doktor alumni Universitas Al-Azhar […]

  • Lazisnu dan Muslimat-Fatayat NU Winong Kompak Lawan Corona

    Lazisnu dan Muslimat-Fatayat NU Winong Kompak Lawan Corona

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    WINONG-Menghadapi penyebaran covid 19, beberapa elemen masyarakat melakukan pergerakan yang cukup masif. NU salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia memberikan treatment bagi warganya. Pembagian masker dari Lazisnu melalui PAC Muslimat NU kepada warga Winong  Menindaklanjuti Maklumat PCNU Kab. Pati dalam upaya penanggulangan wabah Covid-19 maka di tingkat MWCNU dibentuklah Posko NU Peduli Covid yang […]

expand_less