Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Menulis Artikel Scopus Boleh Pakai AI, Tapi Cek Syaratnya

Menulis Artikel Scopus Boleh Pakai AI, Tapi Cek Syaratnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
  • visibility 432
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id Salatiga – Bertempat di Auditorium Lt.3 Gd. K.H. Ahmad Dahlan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) FTIK UIN Salatiga menggelar kegiatan Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah Bereputasi pada Rabu (3/7/2024) dari pukul 08.00 – 15.00 WIB.

Narasumber kegiatan tersebut adalah dosen PGMI FTK INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd, dengan moderator Peneliti Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia (DREAMSEA) Ahmad Alfan Rizka Al-Hamami, M.Hum.

Dalam laporannya, Ketua Prodi PGMI FTIK UIN Salatiga Dr. Peni Susapti menegaskan bahwa kegiatan itu diikuti oleh dosen, mahasiswa, HMPS, dan guru MI/SD di wilayah Salatiga dan sekitarnya untuk menguatkan kapasitas kemampuan menulis artikel jurnal ilmiah bereputasi.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan. Prof. Dr. Rasimin, S.PdI., M.Pd., menegaskan bahwa pendidik baik dosen dan guru wajib menulis karya ilmiah karena menjadi syarat kenaikan karir.

Era saat ini, katanya, adalah era keterbukaan. “Sebagai pendidik harus mempublikasikan karya ilmiah, sekecil apapun harus dipublikasikan untuk publik sebagai bentuk peningkatan karir,” katanya yang mewakili Dekan.

Pihaknya juga menyampaikan saat ini banyak tools digital yaitu AI sangat membantu untuk penulisan artikel ilmiah dengan strategi, teknik, dan etika yang harus diperhatikan.

“Prinsipnya ada orang yang menulis artikel ilmiah itu susah. Tapi jangan seperti itu, kita harus bangun dari mimpi dengan memulai menulis,” ajaknya.

Dalam pelatihan itu, sesi terbagi atas dua yaitu penyampaian materi dan sesi praktik penulisan. Dalam penyampaian materinya, Dr. Hamidulloh Ibda yang juga reviewer pada 20 jurnal internasional bereputasi menyampaikan banyak poin penting. “Bagi saya, menulis artikel di jurnal bereputasi itu harus tahu jurnal sasaran dulu. Dari itu kita tahu author guidelines, ruang lingkup, subject area, gaya selingkung, template, dan naskah-naskah yang sudah terbit di sana,” kata Ibda yang menjadi reviewer pada jurnal internasional bereputasi pada 14 negara tersebut.

Dalam kesempatan itu, doktor pendidikan dasar itu juga membedah struktur artikel jurnal bereputasi dan simulasi praktik AI. “Silakan gunakan tools AI, mau ChatGPT, Gemini, PopAI, Ratu AI, Skripsy, NelSenso, Writefull, Classgist, dan lainnya. Tapi itu semua hanya membantu bukan menuliskan dan membuatkan. Pasti ada plus dan minusnya,” lanjut dia.

AI itu tidak paham konteks, kata Ibda, juga tidak asli dan genuine. “Kalau saya silakan pakai, tapi harus bisa mempertanggungjawabkan secara akademik. Apalagi banyak editor jurnal tegas melarang artikel yang disubmit di sana dengan menggunakan AI. Selain itu, saat ini ada AI pendeteksi tulisan dari AI mana kita pakai. Nah ini AI di atas AI. Terpatahkan juga. Makanya saya jarang memakainya. Saran saya, sebelum menggunakan AI, kita harus cerdas dulu. Sebab, saat kita pasrah seratus persen, ya pasti kacau karena AI itu tidak paham konteks dan kita jangan terjebak hanya pada kemewahan teknologi karena mereka juga saya maknai hanya alat,” lanjut dia.

Ibda juga memaparkan teori yang dikembangkan dalam menulis artikel ilmiah yaitu teori DADIAPIC. Menurut Ibda, Da itu adalah Data yang isinya masalah akademik. Di adalah dialog yang berisi phenomenon gap/teori gap/literature gap. A adalah analysis yang berisi analisis kebaruan. P adalah purpose berisi tujuan/pertanyaan riset dan C adalah

conclusion atau simpulan akhir dari urgensi riset.

Setelah sesi pemaparan materi dan diskusi, kegiatan dilanjutkan sesi praktik dan simulasi penulisan artikel ilmiah bereputasi. Beberapa peserta mempresentasikan draft naskahnya untuk dikaji dan direview agar semakin baik dan siap disubmit di jurnal internasional bereputasi. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Nick Agus Arya

    Negara Kesatuan Republik Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Gerakan kemerdekaan Indonesia menunjukkan polarisasi bipolar.Gerakan nasional sekuler yang berdasarkan patriotisme ansih, dangerakan nasional Islam yang berdasarkan Islam dan patriotisme. Kedua ideologi ini mewarnai sidang pertama Badan PenyelidikUsaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yangberlangsung dari tanggal 29 Mei hingga 1 Juni 1945.Ada demarkasi yang jelas antara mereka yang menginginkannegara sekuler dengan mereka yang menginginkan negara Islam.Kekuatan […]

  • PCNU-PATI

    7 Siswa Pati Borong Medali di Thailand

    • calendar_month Sen, 29 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – kabar membanggakan datang dari Bangkok, Thailand. Pasalnya, sebanyak tujuh bocah asal Pati, Jawa Tengah sukses berkompetisi dalam olimpiade matematika tingkat Internasional, TIMO (Thailand International Mathematical Olympaid), Sabtu (27/4). “Alhamdulillah, kompetisinya sudah berlangsung Sabtu (27/4) dan pengumumannya Ahad (28/4) siang,” ungkap Ali Syarifuddin, Direktur Lembaga Pendidikan Senyum Cerdas Nusantara (SCN) yang menjadi promotor ke […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    NU dalam Membendung Radikalisme

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara mengenai radikalisme tentunya tidak lepas dari unsur kekerasan. Karena radikalisme sendiri berasal dari kata radikal dan isme. Sedangkan radikal sendiri adalah akar dan isme adalah paham. Maka, pengertian radikalisme pada awalnya merupakan paham yang sampai ke akar-akarnya. Sedangkan radikalisme dalam Islam dipahami sebagai paham yang dianut oleh kelompok Islam yang mendasarkan […]

  • PCNU-PATI

    Rangkul Komunitas Produsen Kopi, KKN Tempura IPMAFA Lakukan Pendampingan Marketing UMKM Kopi Desa Tempur

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Tempur, 01/09/2023. KKN Tempura melaksanakan program di bidang ekonomi yang berkaitan dengan pendampingan marketing kepada para pelaku usaha kopi. Kegiatan dikemas secara santai berupa kopdar, bersama dengan komunitas UMKM kopi desa Tempur bernama Klaster Kopi Tempur yang diketuai oleh Khusnul Ulum yang sekaligus pemilik The Real Kopi Tempur serta tim KKN Tempura IPMAFA. Klaster Kopi […]

  • NU Winong Sebarkan 1094 Vaksin

    NU Winong Sebarkan 1094 Vaksin

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Suasana kegiatan ‘Serbuan 1000 Vaksin Covid-19’ di gedung MWC NU Winong WINONG – Mengusung tema ‘Serbuan 1000 Vaksin Covid-19’, MWC-NU Winong Berbakti menyelenggarakan aksi vaksinasi Covid di Gedung MWC setempat. Menggandeng DPD Hipakad Provinsi Jawa Tengah, kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari.  “Mulai Selasa, 28 sampai hari ini, Kamis, 30 September,” ungkap Dhofir Maqoshid, ketua […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Reuni. Photo by Priscilla Du Preez on Unsplash.

    Reuni

    • calendar_month Rab, 11 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sebenarnya saya adalah termasuk orang yang malas untuk menghadiri acara acara yang melibatkan banyak orang. Salah satunya reuni atau halal bihalal, dan lain sebagainya. Lha kemarin saya terpaksa mengikuti acara reuni, sebab suatu hal yang tak bisa saya jelaskan disini, kenapa saya harus menghadiri? Kenapa tak izin saja, toh masih banyak segudang alasan untuk tak […]

expand_less