Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » 7 Teladan Mbah Dimyati Rais

7 Teladan Mbah Dimyati Rais

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
  • visibility 443
  • comment 0 komentar

Membaca biografi KH. Dimyathi Rais yang baru saja wafat, ada beberapa teladan agung yang bisa dipetik.

1. Spirit thalabul ilmi

Beliau adalah sosok pengelana pengetahuan yang haus ilmu. Pondok APIK, Lirboyo, Sarang, dan lain-lain menjadi destinasi keilmuan beliau. Dalam salah satu vidio youtube Beliau menjelaskan salah satu ulama hebat, yaitu Imam Syafii, sosok pengelana pengetahuan yang menjadi imam madzhab yang luar biasa. Mbah Dimyathi meneladani spirit thalabul ilmi Imam Syafii.

2. Spirit khidmah guru

Salah satu guru beliau adalah KH. Mahrus Ali Lirboyo. Dengan niat khidmah guru, Mbah Dimyathi mengajar dan mendidik putra gurunya, KH. Abdullah kafabihi Mahrus, dengan penuh kesungguhan, lahir dan batin

3. Spirit khidmah umat

Beliau sepanjang hidupnya dihabiskan untuk melayani umat, mengajar umat, dan memberdayakan umat. Kesibukannya di NU dan PKB menunjukkan totalitas perjuangan beliau untuk umat.

4. Spirit mengayomi kader

Beliau termasuk ulama yang senang terharap munculnya kader-kader penerus perjuangan umat. Salah satu kader yang diayomi beliau adalah Gus Miftah saat menerima ujian. Kader-kader muda harus diayomi dan didorong untuk meneruskan perjuangan. Jangan dimatikan, dihambat dan dimarginalkan.

5. Spirit nasionalisme religius

Sebagai mustasyar PBNU dan Ketua Dewan Syura PKB, nasionalisme Mbah Dimyathi tidak diragukan. Beliau adalah kader NU yang terpatri dalam jiwanya hubbul wathan minal iman (finta tanah air termasuk tanda iman). Sebagai Kiai PKB, Beliau mendukung platform perjuangan PKB yang mengusung Islam inklusif ala Islam  rahmatan lil ‘alamin.

6. Spirit kolaborasi potensi

Mbah Dimyathi adalah sosok kiai yang dalam perjuangan keislaman dan kebangsaan selalu menerapkan prinsip kolaborasi. Tidak mungkin umat dan bangsa ini diselesaikan sendiri. Seluruh potensi bangsa harus berkolaborasi untuk membawa kemajuan bangsa di segala aspek kehidupan.

7. Spirit ikhlas berjuang

Sebagai ulama kharismatik, keikhlasan adalah sumber utama perjuangan. Beliau tidak obsesif dan ambisius. Beliau adalah sosok yang selalu mencurahkan perjuangan hanya untuk mencari ridlo Allah. Ketika pemilihan Ahwa di Muktamar Lampung 2021, Beliau mendapat suara terbanyak. Namun beliau tetap sami’na wa atha’na dawuh para ulama. Ini semua lahir karena keikhlasan lahir dan batin. (Dr. Jamal Makmur Asmani)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perisai Demokrasi Bangsa Bakal Hadir dalam Pemilu 2024 

    Perisai Demokrasi Bangsa Bakal Hadir dalam Pemilu 2024

    • calendar_month Sen, 1 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Perisai Demokrasi Bangsa bakal hadir dalam Perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti. Lembaga Pemantau pemilu yang dibentuk oleh para kader muda jebolan alumni SKPP dan P2P atau pendidikan Pemantau Partisipatif Bawaslu di Jawa Tengah ini tersebar di 29 Kabupaten Kota. Ketua Perisai Demokrasi Bangsa, Rikza Hasballa mengatakan bahwa kesuksesan Pesta Demokrasi ini harus […]

  • PCNU-PATI

    Sepanjang Tahun 2022 LAZISNU se-Pati Kelola Dana ZIS Mencapai Rp15,6 Miliar

    • calendar_month Sel, 14 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 344
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. PATI – Selama tahun 2022, Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah, Nahdlatul Ulama (LAZISNU) se-Kabupaten Pati, telah mengelola dana sebesar Rp15,6 miliar.  Adapun dana itu terdiri atas Rp. 2,087,913,520 dana Zakat, Rp. 742,254,261 penerimaan dana Infak non Koin, Rp. 5,180,900,204 dana Koin NU, dan Rp. 7,603,488,020 yang bersumber dari dana lainnya.  Jika dibandingkan tahun […]

  • Mandi dan Memakai Wangi-Wangian, ketika Khotib Sudah Khotbah

    Mandi dan Memakai Wangi-Wangian, ketika Khotib Sudah Khotbah

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 333
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Bagaimana hukumnya mandi dan memakai wangi-wangian, ketika khotib sudah mulai khotbah (Jum`at)?   Jawaban :Hukumnya mandi dan memakai wangi-wangian tetap disunnahkan, apabila aman dari tafwit al-jum`ah (menghabiskan waktu jum`ah).   Referensi : & Nihâyat az-Zain, hal. 142 & Muhadzdzab, vol. 1 hal. 113 & As-syarwâni, vol. 2 hal. 465 & Tausyîh, hal. […]

  • NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    NU, Aku Jatuh Hati Padamu

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2017
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Saya selalu senang dengan sikap NU. NU itu seperti organisasi Hezbullah di Lebanon. Hezbullah meski sebagai organisasi besar dan kuat di Lebanon, tidak mau mencampuri urusan dalam negeri Lebanon. Lebanon itu negara demokratis parlementer. Sesudah perang saudara 15 tahun, mereka membangun sistem khusus di negaranya yang bernama konfesionalisme untuk menghindari kembali terjadinya perang sektarian. Disana, […]

  • PWI Pati Salurkan Air Bersih ke Dua Desa Terdampak Kekeringan

    PWI Pati Salurkan Air Bersih ke Dua Desa Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Sab, 23 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati masih mengalami krisis air bersih. Di antaranya Kecamatan Pucakwangi. Melihat kondisi ini, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pati menggandeng agen LPG mengirimkan bantuan air bersih ke dua desa di wilayah Kecamatan Pucakwangi, yaitu di Desa Plosorejo dan Tanjungsekar, Sabtu (23/9/2023) siang. Masing-masing desa diberikan satu tangki air bersih.  […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Belajar Pendidikan Perdamaian dari Gus Dur

    Pendidikan Perdamaian dalam Perspektif Abdurrahman Wahid

    • calendar_month Kam, 19 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    KH. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur lahir dan dibesarkan dalam lingkungan pesantren yang kental dengan pendidikan keislaman. Sejak kanak-kanak Gus Dur mendapatkan bimbingan dari orang tuanya. Sehingga dari keluarga pesantren dan tumbuh kembang dari pendidikan pesantren kelak akan memberikan warna bagi perkembangan intelektualitasnya hingga tumbuh dewasa. Sejak menuntut ilmu di […]

expand_less