Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » 7 Teladan Mbah Dimyati Rais

7 Teladan Mbah Dimyati Rais

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
  • visibility 489
  • comment 0 komentar

Membaca biografi KH. Dimyathi Rais yang baru saja wafat, ada beberapa teladan agung yang bisa dipetik.

1. Spirit thalabul ilmi

Beliau adalah sosok pengelana pengetahuan yang haus ilmu. Pondok APIK, Lirboyo, Sarang, dan lain-lain menjadi destinasi keilmuan beliau. Dalam salah satu vidio youtube Beliau menjelaskan salah satu ulama hebat, yaitu Imam Syafii, sosok pengelana pengetahuan yang menjadi imam madzhab yang luar biasa. Mbah Dimyathi meneladani spirit thalabul ilmi Imam Syafii.

2. Spirit khidmah guru

Salah satu guru beliau adalah KH. Mahrus Ali Lirboyo. Dengan niat khidmah guru, Mbah Dimyathi mengajar dan mendidik putra gurunya, KH. Abdullah kafabihi Mahrus, dengan penuh kesungguhan, lahir dan batin

3. Spirit khidmah umat

Beliau sepanjang hidupnya dihabiskan untuk melayani umat, mengajar umat, dan memberdayakan umat. Kesibukannya di NU dan PKB menunjukkan totalitas perjuangan beliau untuk umat.

4. Spirit mengayomi kader

Beliau termasuk ulama yang senang terharap munculnya kader-kader penerus perjuangan umat. Salah satu kader yang diayomi beliau adalah Gus Miftah saat menerima ujian. Kader-kader muda harus diayomi dan didorong untuk meneruskan perjuangan. Jangan dimatikan, dihambat dan dimarginalkan.

5. Spirit nasionalisme religius

Sebagai mustasyar PBNU dan Ketua Dewan Syura PKB, nasionalisme Mbah Dimyathi tidak diragukan. Beliau adalah kader NU yang terpatri dalam jiwanya hubbul wathan minal iman (finta tanah air termasuk tanda iman). Sebagai Kiai PKB, Beliau mendukung platform perjuangan PKB yang mengusung Islam inklusif ala Islam  rahmatan lil ‘alamin.

6. Spirit kolaborasi potensi

Mbah Dimyathi adalah sosok kiai yang dalam perjuangan keislaman dan kebangsaan selalu menerapkan prinsip kolaborasi. Tidak mungkin umat dan bangsa ini diselesaikan sendiri. Seluruh potensi bangsa harus berkolaborasi untuk membawa kemajuan bangsa di segala aspek kehidupan.

7. Spirit ikhlas berjuang

Sebagai ulama kharismatik, keikhlasan adalah sumber utama perjuangan. Beliau tidak obsesif dan ambisius. Beliau adalah sosok yang selalu mencurahkan perjuangan hanya untuk mencari ridlo Allah. Ketika pemilihan Ahwa di Muktamar Lampung 2021, Beliau mendapat suara terbanyak. Namun beliau tetap sami’na wa atha’na dawuh para ulama. Ini semua lahir karena keikhlasan lahir dan batin. (Dr. Jamal Makmur Asmani)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Seminar Kesehatan, MA Salafiyah Kajen Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas

    Gelar Seminar Kesehatan, MA Salafiyah Kajen Ingatkan Bahaya Pergaulan Bebas

    • calendar_month Jum, 4 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Pcnupati or.id – Palang Merah Remaja (PMR) Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen Pati menggelar seminar kesehatan. Kegiatan dengan tema “Masalah Remaja, Seks Bebas dan Penyalahgunaan Obat” itu dilaksanakan pada  Kamis (3/11/2022) di Aula MA Salafiyah mulai jam 09.00 hingga jam 12.00 WIB. Seminar itu diikuti oleh 100 orang peserta didik yang berasal dari perwakilan setiap […]

  • Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Penyerahan bantuan secara simbolik oleh pengurus PC Fatayat NU Pati kepada salah seorang korban bencana puting beliung di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati TAYU – Bencana puting beliung yang terjadi di Kecamatan Tayu beberapa waktu lalu telah mengakibatkan beberapa pohon tumbang, infrastruktur terhambat dan berbagai kekacauan lainnya.  Tak hanya itu, rumah-rumah warga juga benyak mengalami kerusakan […]

  • Lailatul Ijtima’  MWCNU Wedarijaksa

    Lailatul Ijtima’ MWCNU Wedarijaksa

    • calendar_month Sen, 8 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Pati. Apabila Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati, mempunyai program  Turba ke MWC se-kab. Pati yang di namakan dengan Naharul Ijtima’  pada jum’at  terakhir di setiap bulannya. Sedangkan Majlis Wakil Cabang Kecamatan Wedarijaksa mempunyai program hampir sama, yaitu kinsolidasi organisasi dan turba ke ranting- ranting, akan tetapi dilakukan pada malam hari yaitu dengan Lailatul Ijtima’. […]

  • TVNU – PB PMII Kolaborasi Gelar Doa Bersama

    TVNU – PB PMII Kolaborasi Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Kam, 8 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 467
    • 0Komentar

    Zoom meeting Sholawat Nariyah dan Doa untuk Keselamatan Bangsa oleh TVNU dan PB-PMII Rabu (7/7) malam. JAKARTA-Pengurus Besar PMII bekerja sama dengan TVNU mengadakan sholawat nariyah dan doa bersama Rabu (7/7) malam. Kegiatan tersebur dilakukan secara daring via zoom meeting.  Selain ketua umum PB PMII dan Kopri PB PMII, hadir pula dalam agenda tersebut beberapa […]

  • TISARISTRA di SMA Negeri Tayu

    TISARISTRA di SMA Negeri Tayu

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Tayu. Bertempat di SMA Negeri 1 Tayu kegiatan LDKR ( Latihan Dasar Kepemimpinan Rohis) yang diberi nama TISARISTRA (Latihan Dasar Rohis Trayutama) dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Desember 2024 Kegiatan tersebut mengambil tema “Membangun dan Mewujudkan Generasi Islami yang Berakhlak Mulia serta Berwawasan Global”. Tema tersebut diambil untuk mempersiapkan generasi muda yang beakhlak mulia […]

  • PCNU-PATI

    Ketika Cinta Bertasbih 2

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Setiap kali fajar itu merekah ia rasakan nuansanya takpernah sama. Setiap kali merekah selalu ada semburat yangbaru. Ada keindahan baru. Keindahan yang berbeda darifajar hari-hari yang telah lalu. Rasanya tak ada sastrawanyang mampu mendetilkan keindahan panorama itu denganbahasa pena. Tak ada pelukis yang mampu melukiskankeindahan itu dalam kanvasnya. Tak ada! Keindahan itu bisadirasakan, dinikmati dan […]

expand_less