Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » 7 Teladan Mbah Dimyati Rais

7 Teladan Mbah Dimyati Rais

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
  • visibility 656
  • comment 0 komentar

Membaca biografi KH. Dimyathi Rais yang baru saja wafat, ada beberapa teladan agung yang bisa dipetik.

1. Spirit thalabul ilmi

Beliau adalah sosok pengelana pengetahuan yang haus ilmu. Pondok APIK, Lirboyo, Sarang, dan lain-lain menjadi destinasi keilmuan beliau. Dalam salah satu vidio youtube Beliau menjelaskan salah satu ulama hebat, yaitu Imam Syafii, sosok pengelana pengetahuan yang menjadi imam madzhab yang luar biasa. Mbah Dimyathi meneladani spirit thalabul ilmi Imam Syafii.

2. Spirit khidmah guru

Salah satu guru beliau adalah KH. Mahrus Ali Lirboyo. Dengan niat khidmah guru, Mbah Dimyathi mengajar dan mendidik putra gurunya, KH. Abdullah kafabihi Mahrus, dengan penuh kesungguhan, lahir dan batin

3. Spirit khidmah umat

Beliau sepanjang hidupnya dihabiskan untuk melayani umat, mengajar umat, dan memberdayakan umat. Kesibukannya di NU dan PKB menunjukkan totalitas perjuangan beliau untuk umat.

4. Spirit mengayomi kader

Beliau termasuk ulama yang senang terharap munculnya kader-kader penerus perjuangan umat. Salah satu kader yang diayomi beliau adalah Gus Miftah saat menerima ujian. Kader-kader muda harus diayomi dan didorong untuk meneruskan perjuangan. Jangan dimatikan, dihambat dan dimarginalkan.

5. Spirit nasionalisme religius

Sebagai mustasyar PBNU dan Ketua Dewan Syura PKB, nasionalisme Mbah Dimyathi tidak diragukan. Beliau adalah kader NU yang terpatri dalam jiwanya hubbul wathan minal iman (finta tanah air termasuk tanda iman). Sebagai Kiai PKB, Beliau mendukung platform perjuangan PKB yang mengusung Islam inklusif ala Islam  rahmatan lil ‘alamin.

6. Spirit kolaborasi potensi

Mbah Dimyathi adalah sosok kiai yang dalam perjuangan keislaman dan kebangsaan selalu menerapkan prinsip kolaborasi. Tidak mungkin umat dan bangsa ini diselesaikan sendiri. Seluruh potensi bangsa harus berkolaborasi untuk membawa kemajuan bangsa di segala aspek kehidupan.

7. Spirit ikhlas berjuang

Sebagai ulama kharismatik, keikhlasan adalah sumber utama perjuangan. Beliau tidak obsesif dan ambisius. Beliau adalah sosok yang selalu mencurahkan perjuangan hanya untuk mencari ridlo Allah. Ketika pemilihan Ahwa di Muktamar Lampung 2021, Beliau mendapat suara terbanyak. Namun beliau tetap sami’na wa atha’na dawuh para ulama. Ini semua lahir karena keikhlasan lahir dan batin. (Dr. Jamal Makmur Asmani)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng

    FKPT Jateng Hadiri Rapat Pembahasan Pencegahan Terorisme di Kesbangpol Jateng

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.385
    • 0Komentar

    ‎ ‎Semarang – Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menghadiri rapat pembahasan pencegahan terorisme dan pencegahan program True Crime Community (TCC) di kalangan pelajar yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (3/2/2026). ‎ ‎Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Kesbangpol Provinsi […]

  • PCNU PATI - Gandeng Lazisnu, Karang Taruna Desa Lahar Santuni Puluhan Anak Yatim

    Gandeng Lazisnu, Karang Taruna Desa Lahar Santuni Puluhan Anak Yatim

    • calendar_month Ming, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 420
    • 0Komentar

    TLOGOWUNGU  – Ramadan memang menjadi momen untuk berlomba-lomba dalam menebar kebaikan. Salah satunya, Karang Taruna Mandala Desa Lahar, Kecamatan Tlogowungu, Pati yang ikut ambil bagian. Para anggota Karang Taruna Lahar ini membagikan ratusan takjil kepada masyarakat yang melintasi jalan depan balai desa setempat. Selain itu, mereka juga memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu.  Ketua Karang Taruna Desa […]

  • Pergunu dan Ma’arif NU Jateng Komitmen Cetak Generasi NU yang Mendunia

    Pergunu dan Ma’arif NU Jateng Komitmen Cetak Generasi NU yang Mendunia

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.817
    • 0Komentar

    Guanzhou, Pergunu Jawa Tengah (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama)bersama LP Ma’arif NU Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi Nahdlatul Ulama yang memiliki wawasan global dan mampu bersaing di kancah internasional. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pergunu Jawa Tengah, Dr. H. Nur Cholid, M.Pd., M.Ag, dan Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhrudin Karmani, M.Pd, […]

  • a living room with a chair and a painting on the wall

    Makna Transformatif Kelahiran NU

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.478
    • 0Komentar

    Oleh: Jamal Ma’mur Asmani Dosen IPMAFA Pati, Direktur Lembaga Studi Kitab Kuning Pati Sabtu, 31 Januari 2026 adalah momentum peringatan 1 abad NU versi Masehi karena NU dilahirkan pada 31 Januari 1926. Dalam momentum 1 abad ini, sudah seharusnya seluruh elemen NU mengingat dan merevitalisasi dimensi spiritualitas transformatif berdirinya NU. Napak tilas sejarah berdirinya NU […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Kesadaran Kebangsaan dalam Pluralitas Bernegara

    • calendar_month Sab, 24 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan pada 31 Januari 1926 lahir dari gagasan sejumlah kiai pesantren yang tersebar di Pulai Jawa-Madura. Paling tidak, ada dua sosok kunci yang berjasa dalam tumbuh-kembangnya NU, yakni Hadhratu Syaikh Hasyim Asy’ari dan KH. Wahab Hasbullah. Jika KH. Wahab sebagai penggerak organisatornya, maka Hadhratu Syaikh Hasyim Asy’ari  […]

  • RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

    RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.064
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Kabar seorang oknum pengasuh pondok pesantren yang cabuli santrinya memicu respon pedas dari khalayak. Salah satu yang memberikan komentar keras adalah PCNU Pati. “Bagaimanapun, Pondok Pesantren (Ponpes) sangat diidentikkan dengan NU. Jadi, mau tidak mau NU harus angkat suara,” tutur Kiai Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, Rabu (29/4) petang. Selain itu, berdasarkan […]

expand_less