Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM) NU Jateng Apresiasi Darul Hadlanah

Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM) NU Jateng Apresiasi Darul Hadlanah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 21 Nov 2015
  • visibility 386
  • comment 0 komentar

Bertepatan dengan tahun baru Hijriyah Panti Asuhan Darul Hadlanah yang berada di desa Waturoyo Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati, kedatangan tim monitoring dan evaluasi dari pimpinan Muslimat NU Jawa tengah, Sabtu, (17/10).
Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui program kerja dan kegiatan yang ada di Panti Asuhan Darul Hadlanah, mulai dari aspek pendidikan, ketrampilan, sistem pembelajaran, administrasi serta kegiatan lainnya yang menunjang anak dalam dunia akademik.
Menurut Ibu Masruroh selaku perwakilan dari Muslimat NU Jateng menjelaskan, saat memberikan penilaian terkait kegiatan yang ada di Panti Asuhan Darul Hadlanah, beliau sangat terkesan dan mengapresiasi semua kegiatan yang ada di dalamnya, mulai dari sistem pembelajaran dan kegiatannya sangat memuaskan.
Ia “menambahkan bahwa baru kali ini dia melihat ada Panti Asuhan yang mempunyai perpustakaan yang memadai serta  sistem laporan administrasi lengkap dan detail. Dan belum lagi ditambah sistem pembelajaran yang menerapkan ala pesantren yang setiap harinya mengadakan kegiatan pengajian kitab kuning.  Beliau juga sangat mengapresiasi karya anak-anak Darul Hadlanah yang  kreatif dan inovatif dalam membuat bulletin Allafa serta ketrampilan daur ulang sampah, ini bener-bener sangat menginspirasi bagi kami bersama,” tambahnya.
Selain itu, menurut Dra, Hj. Nafisah Sahal Mahfudz  selaku ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Pati dan Dewan Penasehat Panti Asuhan Darul Hadlanah mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan Darul Hadlanah adalah rasa gotong royong dan sinergi antara pengurus dan pengasuh dalam mendidik anak dengan baik.
Selain itu dalam sistem pendidikan, dari kami mengambil kebijakan untuk di fokuskan jadi satu jenis lembaga sekolah, karena kalau tidak sama jenis sekolahnya, maka sistem pembelajaran dan jam kegiatan sangat berpengaruh dalam psikologi anak. Ambil contoh saat musim sekolah libur, maka dari pengasuh beserta pengurus kebingungan dalam mengatur jadwal kegiatan. Sehingga dengan di fokuskan lembaga sekolah sangat membantu pengasuh dalam mendidika anak-anak Panti Asuhan Darul Hadlanah.
Ke depan harapannya dengan adanya monev dari muslimat NU Jateng, Panti Asuhan Darul Hadlanah tetap eksis dan terus berkembang dalam mendidik anak-anak.   
 Program yang menjadi nilai lebih yaitu program pengajian kitab kuning, Program keterampilan, seperti rebana, jurnalistik, menyulam kerudung, bros, menjahit, memanfaatkan sampah menjadi keterampilan, memasak, membuat jajan, dan ternak ayam. Pengadaan Perpustakaan dan penerbitan Buletin Allafa. Saat ini jumlah buku yang ada sudah kurang lebih 1200 Buku. Panti di desain dengan konsep Pesantren. Ada kepengurusan santri yang aktif dan mandiri dalam ,kegiatan. Kondisi administrasi yang baik, tertib dan rapi, terang Pengasuh Darul  Hadlanah R. Andi Irawan.(sis)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Tradisi Buka Puasa Bersama

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Baru-baru ini ditetapkan, tradisi buka puasa bersama ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Menarik memang. UNESCO mencatat bahwa budaya berbuka puasa bersama menjadi daftar warisan budaya tak benda yang secara resmi diakui sejak 2023 lalu dan diklaim sebagai budaya warisan milik seluruh umat muslim di dunia. Menurut UNESCO, berbuka puasa diartikan […]

  • Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    Desa Mawa Cara, Negara Mawa Tata

    • calendar_month Sab, 9 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Emna Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam berbagai kesempatan sering mengungkapkan prinsip beragama masyarakat sekitar Gunung Merapi. Kira-kira prinsip itu “Jawa dibawa, Arab digarap, Barat diruwat”. Ini soal berbagai soal kehidupan. Ya, agama, budaya, kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan tetek bengek yang lainnya. Jawa digawa berarti sebagai masyarakat Jawa jangan lupa Jawanya. Jawa […]

  • Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    Islam itu Memudahkan Tidak Mempersulit

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Islam itu memudahkan, bukannya malah mempersulit dan merepotkan. Karena pada prinsipnya Islam adalah agama yang sesuai dengan fitrah manusia, sehingga tidak akan terasa sulit apalagi merepotkan manusia itu sendiri. Namun seiring perkembangan zaman, tidak sedikit pihak yang justru mempraktekkan hal sebaliknya. Terkait dengan hal ini, KH. Bahauddin Nursalim, salah satu kyai muda ahli tafsir Indonesia, […]

  • Ketua FKPT Jateng: Jurnalisme Pengawasan Perkuat Demokrasi Sehat

    Ketua FKPT Jateng: Jurnalisme Pengawasan Perkuat Demokrasi Sehat

    • calendar_month Sel, 20 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Ungaran – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang melibatkan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah dalam penguatan jurnalisme pengawasan melalui Pelatihan Jurnalistik Pengawasan Pemilu pada Selasa (20/5/2025). Kegiatan itu bertempat di Aula Kantor Bawaslu Kabupaten Semarang yang dihadiri puluhan peserta. Meskipun tahapan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 yang telah terlaksana, namun […]

  • Strategi Penegakkan Perda No 8 Tahun 2013

    Strategi Penegakkan Perda No 8 Tahun 2013

    • calendar_month Rab, 19 Agu 2015
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Kabar NU. Selasa 18 Agustus 2015. Bertempat di Kantor PCNU Lantai 1, ada diskusi terbatas yang membahas tentang Strategi Penegakkan Perda No 8 Tahun 2013 dalam Perspektis yuridis dan Sosiologis.”Dan di hadiri oleh PD Muhammadiyah, Ansor, Kabag Hukum Pati dan LBH NU Pati serta Lakpesdam NU Pati. “Disamping penegakan hukum juga harus penegakan sosial, dan […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Dekonstruksi Gandulan Sarunge Kiai (Bagian II)

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.210
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Sebenarnya, tulisan ini selesai pada bagian pertama, yaitu berjudul Dekonstruksi Gandulan Sarunge Kiai (Bagian I). Namun, karena saya kesel, ya saya lanjutkan di bagian kedua ini. Agar ada jeda. Ambegan disit. Idiom gandulan sarunge kiai dalam wacana populer sering dipahami sebagai simbol kebergantungan atau bahkan kultus individu. Dekonstruksi atas idiom tersebut tentu […]

expand_less