Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
  • visibility 295
  • comment 0 komentar

TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba.

Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu

Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung dan mensosialisasikan kembali program tersebut pada tingkatan di bahwahnya.

Dalam Turba yang dilaksanakan Jumat (15/11) ini, sebanyak lima Pengurus Anak Cabang (PAC) menghadiri undangan di gedung Isntighotsah al Asiq, Pule, Tayu tersebut. Kelimanya berasal dari Kecamatan Cluwak, Tayu, Dukuhseti, Gunungwungkal dan Margoyoso.

Bukan hanya PAC, namun beberapa Pengurus Ranting bahkan Pengurus Komisariat yang ada di lima kecamatan tersebut juga turut hadir. Peserta proaktif menanggapi pemaparan program kerja yang disampaikan oleh Moh. Salman dan Sulistiani. Keduanya merupakan ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati.

“Peserta terdiri dari PAC hingga pengurus Komisariat se-eks Kawedanan Tayu, dan alhamdulillah semuanya proaktif” ungkap M. Imamu Muttaqin, koordinator kecamatan se-eks Kawedanan Tayu.

Salman memaparkan bahwa kegiatan ini nantinya akan berlangsung di beberapa daerah laninnya. Hal ini ia tandaskan sebagai media menjalin kedekatan dengan pengurus IPNU dan IPPNU hingga level komisariat.

“Agenda ini masih akan terus berjalan untuk menyambung silaturrahim dengan para pengurus pengurus IPNU/IPPNU” tuntasnya.

Gus Zaim Jaelani, Wakil Ketua PCNU Pati juga turut dalam agenda ini. Dirinya mengaku menerima undangan khusus dari pihak penyelenggara untuk memberikan wejangan kepada kaum pelajar nahdliyyin ini. Dalam sambutannya, Gus asal Tayu ini berpesan, khususnya kepada Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati unuk bisa menembus sekolah-sekolah negeri.

“Faham radikal sudah diawali sejak bangku sekolah. Oleh karena itu, saya berpesan agar IPNU dan IPPNU bisa membuat pengurus di sekolah-sekolah umum dan sekolah negeri untuk menanggulangi radikalisme beragama sejak dini” tuturnya.

Bukan hanya memberikan wejangan, Gus Zaim juga menyampaikan kesediaannya jika harus diminta sebagai pemateri dalam kegiatan-kegiatan pelajar NU, khususnya untuk menjangkau sekolah-sekolah yang belum tersentuh oleh IPNU dan IPPNU. hal ini disampaikannya pada akhir sambutan untuk mendongkrak semangat perjuangan para pengurus IPNU/IPPNU.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by nisfal desmianda

    Petualang Kopi

    • calendar_month Sen, 21 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Saya tidak tahu persis sejak kapan saya menyukai kopi. Seingat saya sih sejak saya ngantor di Bentang Pustaka. Waktu itu siang menjelang sore, pas lelah dan ngantuk-ngantuknya. Untuk melawan kantuk, saya kemudian cuci muka terus ke dapur hendak bikin teh panas. Di situ saya lihat ada kopi bertuliskan Koffie Fabriek […]

  • Aturan

    Aturan

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Dimana pun tempatnya disitu ada aturan yang menjadi dasar dan pedoman dalam melaksanakan dan mencapai tujuannya. Apabila kita datang atau diundang masuk kedalam ruang yang terikat aturan, bukankah sebaiknya kita mematuhi dan turut serta melaksanakan aturan tersebut untuk mencapai tujuan bersama. Bagaimana jadinya jika kita sebagai orang asing datang dan masuk […]

  • PCNU - PATI

    K. Ahmad Rozi Nahkodai MWC NU Pucakwangi

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pucakwangi – Sah! MWC NU Kecamatan Pucakwangi resmi ganti pemimpin setelah melakukan konferensi pada Ahad (3/7) bertempat di gedung IPHI Pucakwangi beberapa waktu lalu. MWC NU Pucakwangi di bawah kepemimpinan KH. Yasin telah berakhir tahun ini.  Dan  K. Ahmad Rozi yang menjadi penerus perjuangan pengurus sebelumnya memaparkan bahwa pihaknya akan fokus pada tiga poin penting. […]

  • Foto: Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati bersama penyuluh agama Islam membersihkan rumah warga. (PCNU Pati/Kemenag Pati)

    Kemenag Pati Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bulumanis Kidul

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 6.864
    • 0Komentar

      Pati – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati bersama penyuluh agama Islam menunjukkan kepedulian terhadap korban banjir. Mereka pun menyalurkan bantuan di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Minggu (11/1/2026). Dalam kegiatan tersebut, tim membawa bantuan berupa paket peralatan kebersihan, pakaian layak pakai, serta ratusan bungkus makanan siap saji untuk warga terdampak banjir. Mereka juga membantu […]

  • NU Jangan Jadi Macan Ompong

    NU Jangan Jadi Macan Ompong

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Oleh : Dr. Jamal Makmur Asmani* KH. Ubaidullah Shodaqah, Rais Syuriyah PWNU Jateng, saat halal bi halal PCNU Pati (Selasa, 24 Mei 2022) di kantor PCNU Pati memberikan warning kepada seluruh elemen NU agar NU jangan menjadi macan ompong. Besar kuantitasnya, tapi tidak mempunyai kualitas kompetitif yang dibanggakan dan dihormati pihak lain. Sudah saatnya NU […]

  • Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Deni Dadawuk, pelatih pencak silat NU Pagar Nusa bersama murid bulenya, Nedeljka Mileusnic. (Foto : Gasmi) KUNINGAN – Seni bela diri memang memilik daya tarik tersendiri di mata penikmatnya. Tidak terkecuali pencak silat, seni bela diri asli Indonesia.  Baru-baru ini jagat persilatan nusantara digegerkan oleh seorang wanita berusia 27 tahun asal Siberia, Rusia. Dia adalah […]

expand_less