Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
  • visibility 311
  • comment 0 komentar

TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba.

Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu

Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung dan mensosialisasikan kembali program tersebut pada tingkatan di bahwahnya.

Dalam Turba yang dilaksanakan Jumat (15/11) ini, sebanyak lima Pengurus Anak Cabang (PAC) menghadiri undangan di gedung Isntighotsah al Asiq, Pule, Tayu tersebut. Kelimanya berasal dari Kecamatan Cluwak, Tayu, Dukuhseti, Gunungwungkal dan Margoyoso.

Bukan hanya PAC, namun beberapa Pengurus Ranting bahkan Pengurus Komisariat yang ada di lima kecamatan tersebut juga turut hadir. Peserta proaktif menanggapi pemaparan program kerja yang disampaikan oleh Moh. Salman dan Sulistiani. Keduanya merupakan ketua PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati.

“Peserta terdiri dari PAC hingga pengurus Komisariat se-eks Kawedanan Tayu, dan alhamdulillah semuanya proaktif” ungkap M. Imamu Muttaqin, koordinator kecamatan se-eks Kawedanan Tayu.

Salman memaparkan bahwa kegiatan ini nantinya akan berlangsung di beberapa daerah laninnya. Hal ini ia tandaskan sebagai media menjalin kedekatan dengan pengurus IPNU dan IPPNU hingga level komisariat.

“Agenda ini masih akan terus berjalan untuk menyambung silaturrahim dengan para pengurus pengurus IPNU/IPPNU” tuntasnya.

Gus Zaim Jaelani, Wakil Ketua PCNU Pati juga turut dalam agenda ini. Dirinya mengaku menerima undangan khusus dari pihak penyelenggara untuk memberikan wejangan kepada kaum pelajar nahdliyyin ini. Dalam sambutannya, Gus asal Tayu ini berpesan, khususnya kepada Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Pati unuk bisa menembus sekolah-sekolah negeri.

“Faham radikal sudah diawali sejak bangku sekolah. Oleh karena itu, saya berpesan agar IPNU dan IPPNU bisa membuat pengurus di sekolah-sekolah umum dan sekolah negeri untuk menanggulangi radikalisme beragama sejak dini” tuturnya.

Bukan hanya memberikan wejangan, Gus Zaim juga menyampaikan kesediaannya jika harus diminta sebagai pemateri dalam kegiatan-kegiatan pelajar NU, khususnya untuk menjangkau sekolah-sekolah yang belum tersentuh oleh IPNU dan IPPNU. hal ini disampaikannya pada akhir sambutan untuk mendongkrak semangat perjuangan para pengurus IPNU/IPPNU.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    Jika Mau Nulis Puisi, Jangan Baca Rumus Kimia

    • calendar_month Rab, 20 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Semarang –  Dalam menulis puisi, seorang penyair baik pemula atau mahir harus menyesuaikan dengan zamannya. Hal itu diungkapkan Muhammad Rois Rinaldi Penerima Anugerah Utama Penyair ASEAN (HesCom Esastera 2014-2016) dan Anugerah Puisi ASEAN (Numera, 2014) dalam Pendidikan dan Pelatihan Gerakan Literasi Karya Sastra Puisi pada Selasa (19/11/2024) melalui Zoom Meeting. “”Puisi yang baik itu adalah […]

  • Tarekat vs Syariat. Photo by Fereshteh Ghazisaeedi on Unsplash.

    Tarekat vs Syariat

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Sering kita temukan, perdebatan sengit antara pengikut tarekat versus pengikut fikih sentris. Forum apapun bisa jadi medan laga siapa yang terbaik di antara mereka berdua. Follower tarekat terbiasa kultus akan amalan-amalan wirid yang mereka lakukan, tanpa mau didikte oleh syariat atau fikih (dalam batas tertentu). Sementara kubu sebelah bangga dengan fikih […]

  • Lewat Literasi, SMK Ma'arif NU 01 Bener Purworejo Diharap Jadi Pelopor Kebenaran

    Lewat Literasi, SMK Ma’arif NU 01 Bener Purworejo Diharap Jadi Pelopor Kebenaran

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id- Purworejo – Bertempat di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif NU 01 Bener, Kabupaten Purworejo, Rabu (19/3/2025), program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan Zona 6 Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah terlaksana sebagai putaran keenam di Jawa Tengah. Kegiatan GLM Ramadan tersebut mengusung tema Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan (GEMUKKAN) […]

  • Bedah Buku  “Menatap Massa Depan NU “

    Bedah Buku “Menatap Massa Depan NU “

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati hari jadi Ormas Islam Nahdlatul Ulama yang ke-90, LTN PCNU Kabupaten Pati bekerjasama dengan Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), organisasi kemahasiswaan Library Coner serta BEM-Pro PMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah menyelenggarakan event launching dan bedah buku “Menatap Masa Depan NU : Membangkitkan Spirit Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, dan Nahdlatut Tujjar” Karya Dr. […]

  • Ribuan Santri Serbu Desa Wonosekar Ikuti HBH NU

    Ribuan Santri Serbu Desa Wonosekar Ikuti HBH NU

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Ribuan Santri Serbu Desa Wonosekar Ikuti HBH NU pcnupati.or.id – Kegiatan Halal bi Halal (HBH) MWCNU Kecamatan Gembong berlangsung khidmat pada Sabtu (19/4) siang. Berlokasi di halaman Masjid Hidayatul Muttaqin, santri dan warga NU antusias mengikuti agenda tersebut. Menurut data panitia, ada seribu orang lebih memadati masjid NU yang berada di Dukuh Mijen, Desa Wonosekar, […]

  • Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    Relawan NU dan Warga Gotong Royong Pindahkan Rumah Pasca Banjir Bandang di Peunaron Aceh

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.208
    • 0Komentar

    Aceh Timur — Banjir bandang itu datang tanpa memberi waktu. Dalam hitungan menit, air setinggi enam meter menyeret rumah, sawah, ternak, kendaraan, dan seluruh harta warga Dukuh Dataran Indah, Kecamatan Peunaron. Di antara ratusan korban, rumah milik Maslukin, Wagiran, Adnan, dan Efendy ikut tergeser puluhan meter dari tempat semula. Hari itu, Jumat 16 Januari 2026, […]

expand_less