Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
  • visibility 509
  • comment 0 komentar
Dr. Tedy Kholiludin (kiri) saat memberikan kuliah umum di IPMAFA dengan didampingi moderator, M. Sofyan Alnashr

MARGOYOSO-Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Stadium General pada Sabtu (21/9) pagi. Acara yang bertempat di Aula lantai 2 Gedung IPMAFA tersebut mengambil tema ‘Diversity in Unity; Membentuk Identitas Kolektif Mahasiswa Berdasarkan Nilai-nilai Pesantren’ dengan menghadirkan Sosiolog dan pakar Toleransi Beragama, Dr. Tedi Kholiludin, sebagai narasumber.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor 1 dan 2 IPMAFA, Para Dekan dan dosen di lingkungan IPMAFA, serta mahasiswa baru angkatan 2019. Wakil Rektor 1, Dr. A. Dimyati, M.Ag menyampaikan sambutan mewakili Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghaffar Rozien, M.Ed yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Dr. Dimyati mengawali dengan menceritakan pergerakan mahasiswa sebelum era reformasi.

“Dulu mahasiswa menjadi aktif karena memiliki common enemy atau musuh bersama, yakni tirani sistem politik, pemerintah yang otoriter. Sehingga mahasiswa memiliki semangat untuk berjuang dan berkembang”. tuturnya santai.

Ia mengingatkan kepada mahasiswa IPMAFA untuk tidak terjebak pada romantisme masa lalu, tetapi siap menatap masa depan sesuai zaman. Salah satu langkahnya adalah dengan tetap memiliki pondasi yang kuat, yakni nilai-nilai pesantren.

Selanjutnya Stadium General atau yang sering disebut dengan kuliah umum dimoderatori oleh M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA dan pengurus LTN NU Pati. Setelah memperkenalkan biografi singkat narasumber, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi. Dr. Tedy Kholiludin selaku narasumber menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi mahasiswa saat ini.

“Perkembangan teknologi, masalah ekologi, dan rendahnya literasi merupakan kenyataan yang dihadapi Indonesia sekarang. Santri bisa mengambil peran dalam mengatasi hal tersebut”. Tegas Tedy.

Para peserta Stadium General antusias menyimak pemaparan materi dari Dr. Tedy Kholiludin

Intinya, lanjut Tedy, kontekstualitas dalam berdakwah sangat diperlukan. Santri dapat menggunakan budaya populer dari generasi Z untuk mendakwahkan nilai-nilai Islam yang moderat.

Ia menambahkan bahwa santri bisa mengembangkan identitas kolektifnya dengan 3 hal. Diantaranya adalah kolektif memori, ritual kolektif dan simbol-simbol kelektif.

“Kolektif memori, ritual kolektif, dan simbol-simbol kolektif menjadi bagian tak terpisahkan dalam membentuk sebuah identitas kolektif”. Tandasnya dengan penuh semangat.

Pria berkacamata yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah ini optimis dengan tradisi dan nilai pesantren yang dimiliki IPMAFA mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Terutama dalam menyikapi pluralitas yang ada di bangsa ini.

Aktivis yang banyak melakukan advokasi terhadap minoritas ini mengingatkan mahasiswa IPMAFA memiliki tiga tanggung jawab. Tanggung jawab yang ia maksudkan bukan sekadar tanggung jawab akademis. Namun juga tanggungjawab sosial dan moral.

Menurut Teddy, tanggung jawab sosial dan moral inilah yang patut diperhatikan. Sebab selain sebagai perguruan tinggi, IPMAFA juga dibangun dengan basis nilai-nilai pesantren.

Tanggung jawab tersebut juga diemban oleh IPMAFA sebagai kampus pesantren. Kehadiran IPMAFA diharapkan mampu memberikan solusi atas permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Juga menjadi benteng dalam menjaga dan mengajarkan akhlak mulia utamanya bagi generasi muda.(nashr/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekskul et-Diversity MA Salafiyah Gelar Pelatihan Jurnalistik

    Ekskul et-Diversity MA Salafiyah Gelar Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Jum, 5 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

      Angga, salah satu pemateri dari wartaphoto.com yang juga redaktur LTN NU Pati sedang semangat menyampaikan materi kepada para peserta pelatihan jurnalistik di MA Salafiyah Kajen MARGOYOSO – Ekstrakurikuler Jurnalistik Et-Diversity Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati adakan pelatihan jurnalistik dasar, Sabtu (30/10/2021) siang. Kegiatan itu bertempat di aula madrasah setempat.  Pada kesempatan […]

  • Hewan Pun Berpuasa

    Hewan Pun Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Jika definisi puasa sekadar tidak makan dan tidak minum, maka saya menyebut hewan pun berpuasa: sapi, kerbau, ayam, bebek, semua berpuasa meski durasinya tidak seperti manusia. Ini juga dipertegas oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menulis buku Tuhan Pun “Berpuasa” (1997). Jika Tuhan saja berpuasa, masak hewan ya ora puasa? Puasa […]

  • MWC-NU Gembong Dukung Pemerintah Desa Gembong Melestarikan Sejarah

    MWC-NU Gembong Dukung Pemerintah Desa Gembong Melestarikan Sejarah

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    GEMBONG-Pelaksanaan kegiatan sedekah bumi Desa Gembong dibuka dengan khotmil qur’an bin nadhor Jumat (19/7) malam. Agenda tersebut dipimpin langsung oleh ketua MWC-NU Gembong K. Sholikhin dan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ust. Shofyan Noor al Hafidz. Seperti kebiasaan yang sudah berjalan, peringatan sedekah bumi ini dipysatkan di Balai Desa Gembong dan Masjid As Sholah […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan Mode AI

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.727
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Beberapa hari ini, saya mencoba mencari informasi soal konflik Iran, Palestina, dan USA. Namun, ketika kita membuka aplikasi mesin pencari (search engine), sering muncul “Ramadan Mode AI”. Ya, itu saya alami ketika membuka Firefox Browser, Google Chrome, maupun Safari di iPhone. Apakah Ramadan memang dimanjakan dengan AI? Pikir saya dalam hati. […]

  • PENGUATAN KADER, PENDIDIK SEBAYA  (LELAKI BERESIKO TINGGI DAN PEKERJA SEKS) HIV&AIDS.

    PENGUATAN KADER, PENDIDIK SEBAYA (LELAKI BERESIKO TINGGI DAN PEKERJA SEKS) HIV&AIDS.

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Peran dan keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan Progam Pencegahan dan Penanggulangan  HIV& AIDS di Kabupaten Pati secara promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative yang berkesinambungan dapat mempertajam kepekaan dan tindakan terhadap kasus HIV-AIDS sejak dini oleh masyarakat . Menindaklanjuti hal tersebut diatas KPA Kabupaten Pati mengoptimalkan  koordinasi  penguatan progam pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS KPA Kab. Pati dengan […]

  • Etika Komunikasi Politik

    Etika Komunikasi Politik

    • calendar_month Jum, 13 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

      Menulis bagi seorang dosen adalah menjadi sebuah keharusan. Karena melalui sebuah tulisan dosen akan mengabadikan pemikiran-pemikirannya serta ikut menyumbang khasanah keilmuan negara Indonesia, seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu dosen senior program studi Ilmu Komunikasi Unika Atma Jaya, Prof. Dr. Alois A. Nugroho menerbitkan buku baru dalam bidang komunikasi yang bertajuk “Komunikasi & […]

expand_less