Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
Dr. Tedy Kholiludin (kiri) saat memberikan kuliah umum di IPMAFA dengan didampingi moderator, M. Sofyan Alnashr

MARGOYOSO-Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Stadium General pada Sabtu (21/9) pagi. Acara yang bertempat di Aula lantai 2 Gedung IPMAFA tersebut mengambil tema ‘Diversity in Unity; Membentuk Identitas Kolektif Mahasiswa Berdasarkan Nilai-nilai Pesantren’ dengan menghadirkan Sosiolog dan pakar Toleransi Beragama, Dr. Tedi Kholiludin, sebagai narasumber.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor 1 dan 2 IPMAFA, Para Dekan dan dosen di lingkungan IPMAFA, serta mahasiswa baru angkatan 2019. Wakil Rektor 1, Dr. A. Dimyati, M.Ag menyampaikan sambutan mewakili Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghaffar Rozien, M.Ed yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Dr. Dimyati mengawali dengan menceritakan pergerakan mahasiswa sebelum era reformasi.

“Dulu mahasiswa menjadi aktif karena memiliki common enemy atau musuh bersama, yakni tirani sistem politik, pemerintah yang otoriter. Sehingga mahasiswa memiliki semangat untuk berjuang dan berkembang”. tuturnya santai.

Ia mengingatkan kepada mahasiswa IPMAFA untuk tidak terjebak pada romantisme masa lalu, tetapi siap menatap masa depan sesuai zaman. Salah satu langkahnya adalah dengan tetap memiliki pondasi yang kuat, yakni nilai-nilai pesantren.

Selanjutnya Stadium General atau yang sering disebut dengan kuliah umum dimoderatori oleh M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA dan pengurus LTN NU Pati. Setelah memperkenalkan biografi singkat narasumber, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi. Dr. Tedy Kholiludin selaku narasumber menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi mahasiswa saat ini.

“Perkembangan teknologi, masalah ekologi, dan rendahnya literasi merupakan kenyataan yang dihadapi Indonesia sekarang. Santri bisa mengambil peran dalam mengatasi hal tersebut”. Tegas Tedy.

Para peserta Stadium General antusias menyimak pemaparan materi dari Dr. Tedy Kholiludin

Intinya, lanjut Tedy, kontekstualitas dalam berdakwah sangat diperlukan. Santri dapat menggunakan budaya populer dari generasi Z untuk mendakwahkan nilai-nilai Islam yang moderat.

Ia menambahkan bahwa santri bisa mengembangkan identitas kolektifnya dengan 3 hal. Diantaranya adalah kolektif memori, ritual kolektif dan simbol-simbol kelektif.

“Kolektif memori, ritual kolektif, dan simbol-simbol kolektif menjadi bagian tak terpisahkan dalam membentuk sebuah identitas kolektif”. Tandasnya dengan penuh semangat.

Pria berkacamata yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah ini optimis dengan tradisi dan nilai pesantren yang dimiliki IPMAFA mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Terutama dalam menyikapi pluralitas yang ada di bangsa ini.

Aktivis yang banyak melakukan advokasi terhadap minoritas ini mengingatkan mahasiswa IPMAFA memiliki tiga tanggung jawab. Tanggung jawab yang ia maksudkan bukan sekadar tanggung jawab akademis. Namun juga tanggungjawab sosial dan moral.

Menurut Teddy, tanggung jawab sosial dan moral inilah yang patut diperhatikan. Sebab selain sebagai perguruan tinggi, IPMAFA juga dibangun dengan basis nilai-nilai pesantren.

Tanggung jawab tersebut juga diemban oleh IPMAFA sebagai kampus pesantren. Kehadiran IPMAFA diharapkan mampu memberikan solusi atas permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Juga menjadi benteng dalam menjaga dan mengajarkan akhlak mulia utamanya bagi generasi muda.(nashr/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    PCNU Pati Gelar Tasyakuran Harlah ke-101 NU

    • calendar_month Sen, 29 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, adakan tasyakuran Hari Lahir (Harlah) ke 101 NU, di aula kantor setempat, Ahad (28/1/2024) siang. Tasyakuran ini dihadiri oleh para ketua dan sekretaris Lembaga, Badan Otonom (Banom), hingga Majelis Wakil Cabang (MWC). Adapun Harlah NU tahun ini mengusung tema Memacu Kinerja, Mengawal Kemenangan Indonesia. Ketua Tanfidziyah PCNU […]

  • Photo by Wolfgang Hasselmann

    Terima Kasih Telah Mencintaiku

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Oleh : J. Intifada Terima kasih sudah menyapaku hari ini. Rasanya seperti tidak nyata. Beberapa hari yang lalu kamu menyapa. “Lama tak ada kabar?” aku hanya memandangi pesanmu dengan ragu. Kemudian aku abaikan. Belum sempat aku membalas, kamu sudah ada di hadapanku dengan senyum sumringahmu. Bersamamu malaikat kecil dan penjaga hatimu sekarang. Kita berkenalan dan […]

  • people inside cafe

    Dari Generasi Rumah, Hingga Generasi Cafe

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Pagi ini saat saya sedang bersantai dikamar setelah melakukan aktivitas layaknya ibu rumah tangga, saya mendengar percakapan paman saya dengan saudara jauh didepan rumah. Yang dibicarakan adalah tentang anak zaman sekarang. Cerita bermula saat saudara jauh kami bertanya pada paman tentang siapa pemilik motor terparkir didepan teras rumah saya. Paman saya menjawab bahwa itu motor […]

  • Menolak Diskriminasi Wanita

    Menolak Diskriminasi Wanita

    • calendar_month Sen, 11 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikhah* Masuk pada pembahasan tentang Perempuan dan tuntutan hak-hak mereka. Hadist dari Umu Salamah RA berkata, “Wahai Rasulullah: Saya tidak pernah mendengar Allah menyebutkan secara jelas perempuan didalam hijrah. Maka Allah menurunkan sebuah ayat: “Aku tidak menyia-nyiakan amal setiap orang diantara kalian baik laki-laki maupun perempuan. Sebagian dari kalian adalah bagian yang […]

  • Gus Rozin; Tugas Besar Ma`arif Mencerdasakan Anak Bangsa

    Gus Rozin; Tugas Besar Ma`arif Mencerdasakan Anak Bangsa

    • calendar_month Rab, 23 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Semarang –  Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) memimpin doa dan pemotongan pita sebagai simbol diresmikannya kantor baru Lembaga Pendidikan Ma`arif NU Jawa Tengah yang berlokasi di Jl. Majapahit No.70 Pandean Lamper, Gayamsari Kota Semarang. Peresmian kantor Ma`arif merupakan rangkaian dari perayaan Hari Santri Nasional (HSN) yang diselenggarakan oleh […]

  • Peringatan HSN di Tayu akan Meriah

    Peringatan HSN di Tayu akan Meriah

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    TAYU-Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2019 sudah di ujung mata. Beberapa elemen masyarakat mulai bersiap-siap menyambut hari bahagia tersebut. Tak terkecuali NU, sebagai salah satu Ormas yang telah banyak berjasa mengangkat status santri. Rapat persiapan Hari Santri Nasional (HSN) oleh MWCNU, dihadiri oleh seluruh pengurus MWC, Lembaga dan Banom  Salah satu elemen NU yang […]

expand_less