Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

Stadium General IPMAFA, Menatap Era 4.0 dengan Nilai-nilai Pesantren

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 22 Sep 2019
  • visibility 416
  • comment 0 komentar
Dr. Tedy Kholiludin (kiri) saat memberikan kuliah umum di IPMAFA dengan didampingi moderator, M. Sofyan Alnashr

MARGOYOSO-Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar Stadium General pada Sabtu (21/9) pagi. Acara yang bertempat di Aula lantai 2 Gedung IPMAFA tersebut mengambil tema ‘Diversity in Unity; Membentuk Identitas Kolektif Mahasiswa Berdasarkan Nilai-nilai Pesantren’ dengan menghadirkan Sosiolog dan pakar Toleransi Beragama, Dr. Tedi Kholiludin, sebagai narasumber.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Rektor 1 dan 2 IPMAFA, Para Dekan dan dosen di lingkungan IPMAFA, serta mahasiswa baru angkatan 2019. Wakil Rektor 1, Dr. A. Dimyati, M.Ag menyampaikan sambutan mewakili Rektor IPMAFA, KH. Abdul Ghaffar Rozien, M.Ed yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, Dr. Dimyati mengawali dengan menceritakan pergerakan mahasiswa sebelum era reformasi.

“Dulu mahasiswa menjadi aktif karena memiliki common enemy atau musuh bersama, yakni tirani sistem politik, pemerintah yang otoriter. Sehingga mahasiswa memiliki semangat untuk berjuang dan berkembang”. tuturnya santai.

Ia mengingatkan kepada mahasiswa IPMAFA untuk tidak terjebak pada romantisme masa lalu, tetapi siap menatap masa depan sesuai zaman. Salah satu langkahnya adalah dengan tetap memiliki pondasi yang kuat, yakni nilai-nilai pesantren.

Selanjutnya Stadium General atau yang sering disebut dengan kuliah umum dimoderatori oleh M. Sofyan Alnashr, dosen IPMAFA dan pengurus LTN NU Pati. Setelah memperkenalkan biografi singkat narasumber, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi. Dr. Tedy Kholiludin selaku narasumber menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi mahasiswa saat ini.

“Perkembangan teknologi, masalah ekologi, dan rendahnya literasi merupakan kenyataan yang dihadapi Indonesia sekarang. Santri bisa mengambil peran dalam mengatasi hal tersebut”. Tegas Tedy.

Para peserta Stadium General antusias menyimak pemaparan materi dari Dr. Tedy Kholiludin

Intinya, lanjut Tedy, kontekstualitas dalam berdakwah sangat diperlukan. Santri dapat menggunakan budaya populer dari generasi Z untuk mendakwahkan nilai-nilai Islam yang moderat.

Ia menambahkan bahwa santri bisa mengembangkan identitas kolektifnya dengan 3 hal. Diantaranya adalah kolektif memori, ritual kolektif dan simbol-simbol kelektif.

“Kolektif memori, ritual kolektif, dan simbol-simbol kolektif menjadi bagian tak terpisahkan dalam membentuk sebuah identitas kolektif”. Tandasnya dengan penuh semangat.

Pria berkacamata yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah ini optimis dengan tradisi dan nilai pesantren yang dimiliki IPMAFA mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Terutama dalam menyikapi pluralitas yang ada di bangsa ini.

Aktivis yang banyak melakukan advokasi terhadap minoritas ini mengingatkan mahasiswa IPMAFA memiliki tiga tanggung jawab. Tanggung jawab yang ia maksudkan bukan sekadar tanggung jawab akademis. Namun juga tanggungjawab sosial dan moral.

Menurut Teddy, tanggung jawab sosial dan moral inilah yang patut diperhatikan. Sebab selain sebagai perguruan tinggi, IPMAFA juga dibangun dengan basis nilai-nilai pesantren.

Tanggung jawab tersebut juga diemban oleh IPMAFA sebagai kampus pesantren. Kehadiran IPMAFA diharapkan mampu memberikan solusi atas permasalahan sosial yang ada di masyarakat. Juga menjadi benteng dalam menjaga dan mengajarkan akhlak mulia utamanya bagi generasi muda.(nashr/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Ulama: Panduan Hidup untuk Kebaikan Umat

    Teladani Ulama

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.936
    • 0Komentar

      Oleh: Dr. Jamal Makmur Asmani, M.A.* “Ulama adalah sumber nilai, ilmu, dan etika yang harus diteladani dalam mengarungi kehidupan ini”, demikian tegas Jamal Ma’mur Asmani, dalam seminar “Cara Menulis Produktif” yang diadakan oleh santri-santri Putri Pondok Pesantren Al-Hikmah Kajen Pati pada hari jum’at, 31 Oktober 2025 di Aula Lantai 2. Acara ini diadakan dalam […]

  • PCNU-PATI

    Kebenaran Yang Hilang

    • calendar_month Sel, 1 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Buku ini adalah edisi revisi terjemahan karya FaragFouda, Kebenaran yang Hilang, yang pernah kami terbitkanakhir tahun lalu, bekerjasama dengan Badan Litbang danDiklat Departemen Agama. Banyaknya permintaan publikatas buku ini mendorong kami untuk menerbitkan edisikedua ini sesegera mungkin.

  • Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke-166 kembali mengulik hal-hal yang menarik. Lewat tema “Sejarah Dimulai Dari Rumah”, yang digelar pada Sabtu (18/10) ngaji budaya tersebut memantik persoalan keberadaan sosok ibu sebagai pusat peradaban. Bagi Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, hadits “surga di bawah telapak kaki Ibu” tak hanya untuk dilihat dari sisi seorang anak ke […]

  • PCNU PATI - Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan.

    Banser Satkoryon Dukuhseti Bantu Percepatan Pembangunan Jalan di Grogolan

    • calendar_month Sel, 7 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    PATI – Bantu percepatan pembangunan jalan poros Dukuh Kalitelo – Desa Grogolan, Kecamatan Dukuhseti, Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Dukuhseti kerahkan belasan anggota untuk bantu TNI dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Diketahui program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta 2022 Kodim 0718/Pati digulirkan di dua desa, yakni Desa Sumberejo Kecamatan Jaken dan di […]

  • Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    Twibbon 1 Abad NU, PCNU: Desainnya Macho

    • calendar_month Sab, 4 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    JAKARTA – PBNU merilis twibbon dalam rangka menyambut resepsi 1 abad NU, Senin (7/2) mendatang. Twibbon berbentuk persegi tersebut memperlihatkan kesiapan pemakai twib untuk menjadi bagian sejarah 1 abad NU. “SAYA SIAP MENJADI BAGIAN SEJARAH 1 ABAD NU,” begitu isi twibbon tersebut. Ketua PCNU Pati, KH. Yusuf Hasyim menilai desain twibbon 1 Abad NU yang […]

  • INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.085
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II pada Jumat (27/2/2026). Penandatanganan dilaksanakan di Aula Lantai II INISNU Temanggung sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pendidikan tinggi dan otoritas perpajakan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat […]

expand_less