Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ingin Publikasi Scopus, Hamidulloh Ibda Tawarkan Teori DADIAPIC

Ingin Publikasi Scopus, Hamidulloh Ibda Tawarkan Teori DADIAPIC

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 469
  • comment 0 komentar

Pcnupati.o.id- Temanggung – Biro Akademik dan Kemahasiswaan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung menggelar Webinar Publikasi Internasional bertajuk “Menjadi Akademisi Global melalui Publikasi Internasional” pada Selasa (2/3/2024). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur mahasiswa, dosen, alumni, dan umum dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu dosen INISNU Temanggung, Reviewer pada 19 Jurnal Internasional Terindeks Scopus Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dan PhD., Candidate in Applied Linguistics, Massey University New Zealand Nailul Author Restu Pamungkas.

Dalam sambutannya, Rektor INISNU Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi mengatakan bahwa publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional sangat banyak sekali manfaatnya bagi akademisi. “Publikasi internasional menjadi sarana komunikasi antarmasyarakat luas, terutama di ranah global. Kalau kita publikasi ya sebagai bukti kita sebagai akademisi yang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab problem di masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, disampaikan pula roadmap dan program penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi INISNU Temanggung yang disampaikan Wakil Rektor III Moh. Syafi’.

Dalam Webinar Publikasi Internasional, Wakil Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan materi “Strategi Publikasi Ilmiah di Jurnal Internasional Bereputasi Terindeks Scopus”. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan banyak hal tentang materi strategi publikasi.

Dalam bedah struktur naskah, Ibda yang juga reviewer internasional pada 19 jurnal internasional terindeks Scopus mengatakan bahwa secara umum, struktur artikel adalah IMRAD. “Structur naskah artikel secara umum mengacu author guidelines, pedoman penulisan, atau kaidah selingkung ya Introduction, Methods, Results, and Discussion (IMRAD). Tapi ini bisa berkembang, dan saya juga mengembangkan konsep sendiri,” kata dia.

Ia mengatakan banyak pakar mengembangkan teori penulisan ilmiah seperti Prof. Irwan Abdullah mengembangkan strategi CCTE dan teknik PREC. Sementara menurut Dr. Lu’luil Maknun, et.al (2021) juga membeberkan metode LATANSA dalam menulis artikel ilmiah, yaitu L: Literature Research, A : Abstract, T: Thesis, A : All References, N : Need Editing, S : Submit, A : Announcement of LOA.

Selain mereka berdua, kata Ibda, saya juga mengembangkan teori atau konsep sendiri, yaitu DADIAPIC. Metode atau stategi DADIAPIC ini merupakan akronim dari Data (masalah akademik), Dialog (fenomena GAP/teori GAP/literatur GAP), Analysis (analisis kebaruan), Purpose (tujuan/pertanyaan riset), dan Conclusion (simpulan akhir dari urgensi riset).

“Jadi di dalam struktur umum, ada title atau judul. Lalu ada instroducion dan method, di sinilah kita masukkan unsur Data dan Dialog. Kemudian results and discussion kita masukkan Analysis dan Purpose. Terakhir conclusion dan references,” kata dia.

Ini merupakan bentuk tanggungjawab keilmuan yang saya pikul, katanya, jadi strategi DADIAPIC ini sudah saya diseminasikan pada Webinar Nasional bertajuk “Strategi Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Dasar di Jurnal Internasional Bereputasi” yang digelar Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia Wilayah VIII Jawa Tengah – DIY pada Senin 26 Februari 2024 secara daring lalu. “Hari ini saya diseminasikan lagi di forum ini,” kata dia.

Hadir narasumber kedua, PhD., Candidate in Applied Linguistics, Massey University New Zealand, Nailul Author Restu Pamungkas, yang berbagi pengalamannya dalam academic writing dan penerjemahan naskah ke dalam bahasa asing.

Academi writing menurut Nailul, berangkat dari ide yang menarik. “Ide biasanya disusun dalam tatanan atau struktur formal. Gagasan didukung oleh referensi dari literatur akademis. Berbeda dengan tulisan pribadi, tulisan akademis berbeda karena membahas teori dan penyebab suatu topik tertentu, serta menggali alternatif penjelasan atas teori atau peristiwa tersebut,” kata dia.

Penulisan akademis, lanjutnya, mengikuti corak tertentu, yaitu menggunakan bahasa yang ringkas, formal, dan obyektif. “Penulisan akademis juga menganut konvensi tradisional tanda baca, tata bahasa, dan ejaan,” paparnya secara langsung dari New Zealand.

Pihaknya membeberkan banyak tips dan trik dalam menulis akademik beserta penerjemahannya. “Berkaitan dengan penggunaan subjek dan predikat yang tepat dalam Bahasa Indonesia, pastikan dalam penulisan Bahasa Indonesia, subjek dan predikat digunakan dengan tepat untuk memastikan kejelasan dan keterbacaan kalimat. Subjek dan predikat yang sesuai akan membantu pembaca memahami hubungan antara unsur-unsur dalam kalimat dengan lebih baik,” paparnya.

Acara yang dimoderatori Muhammad Fadloli Al Hakim, S.Pd., M.Or pengelola Jurnal INISNU Temanggung tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur mahasiswa, dosen, guru, praktisi dan akademisi dari dalam dan luar negeri. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi PBNU, Menteri HI China Dukung Kiprah NU

    Kunjungi PBNU, Menteri HI China Dukung Kiprah NU

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Liu Jianchao, Menteri HI China menyambangi PBNU, Sabtu (18/1) lalu. Dalam kunjungan kali ini, ia menjajaki kemungkinan kerjasama antara PBNU dengan pemerintah Tiongkok. “Kami harap komunitas agama di Indonesia juga berkontribusi dalam hubungan kuat antara Tiongkok dan Indonesia,” terangnya. Di Jakarta, Jianchao ditemui langsung oleh Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf […]

  • PCNU-PATI

    PC Fatayat NU Cabang Pati, Adakan Rutinan Triwulan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 556
    • 0Komentar

    Gembong. Bertempat di Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong Pimpinan Cabang Fatayat NU  Kabupaten Pati mengadakan kegiatan Triwulan Ahad, 28 Agustus 2022, kemarin Turut hadir dalam kegiatan tersebut meliputi Camat Gembong, Kapolsek, Koramil, MWC NU, Banser, Anshor, IPNU, Kades Sitiluhur. “Kegiatan Triwulan PC Fatayat NU Kabupaten Pati diikuti oleh semua pengurus, PAC Fatayat NU Se-kabupaten Pati sekaligus […]

  • PCNU-PATI Photo by Kristen Zelichowski

    Puisi-Puisi Aris Setiyanto

    • calendar_month Ming, 16 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 536
    • 0Komentar

    Alat kau tempatkan aku di dada keramaian jika kau ingin hasil gambar yang rupawan, melahirkan air mataku aku menjelang untuk kemudian meniadakan tapi, rupanya aku hanya… Maguwo, 18 Maret 2023 Perjalanan Bisnis mendandani wajah hari, kita pasti telah tiba di Ambarawa bunga-bunga dijual di beranda warna bagi makamku kelak. Maguwo, 18 Maret 2023 Judul Lagu […]

  • Konferancab GP Ansor Gembong, Ketua: yang Sudah Jalan Ditingkatkan

    Konferancab GP Ansor Gembong, Ketua: yang Sudah Jalan Ditingkatkan

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gembong melaksanakan Konferensi Anak Cabang (Konferancab), Jumat (17/1) siang ini. Agenda tersebut dilaksanakan di Aula Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati.   Imam Shomali Wicaksana, Ketua PAC GP Ansor Gembong telah menuntaskan dua tahun masa jabatannya. Ke depan, Ia berharap, penerusnya bisa melanjutkan program-program yang […]

  • iPhone X beside MacBook

    Pengaruh Medsos pada Kesehatan Mental

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Oleh : Husaini Aktivitas kita sejak bangun tidur hingga tidur lagi kini tak bisa lepas dari gudget dan media sosial (medsos). Ada bahaya besar yang mengancam jika kita kecanduan medsos. Kita bisa saja mengalami kemunduran kemampuan mental atau intelektual karena menghabiskan waktu berlebihan untuk menikmati konten daring yang remeh, berkualitas rendah, tidak penting dan tidak […]

  • Teater Suryopati IPMAFA Pati Gelar Pertunjukan Bertema 'Nampi'

    Teater Suryopati IPMAFA Pati Gelar Pertunjukan Bertema ‘Nampi’

    • calendar_month Jum, 20 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 448
    • 0Komentar

    PATI – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Suryopati Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menggelar pertunjukan teater di halaman kampus Kamis (19/6/2025) malam dengan mengangkat tema “Nampi”. Pentas ini merupakan produksi utama Teater Suryopati dan menjadi medium ekspresi serta komunikasi mahasiswa kepada publik melalui pertunjukan. Pementasan diawali dengan orasi budaya yang disampaikan oleh Arif Khilwa dari […]

expand_less