Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ingin Publikasi Scopus, Hamidulloh Ibda Tawarkan Teori DADIAPIC

Ingin Publikasi Scopus, Hamidulloh Ibda Tawarkan Teori DADIAPIC

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
  • visibility 332
  • comment 0 komentar

Pcnupati.o.id- Temanggung – Biro Akademik dan Kemahasiswaan Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung menggelar Webinar Publikasi Internasional bertajuk “Menjadi Akademisi Global melalui Publikasi Internasional” pada Selasa (2/3/2024). Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur mahasiswa, dosen, alumni, dan umum dengan menghadirkan dua narasumber, yaitu dosen INISNU Temanggung, Reviewer pada 19 Jurnal Internasional Terindeks Scopus Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dan PhD., Candidate in Applied Linguistics, Massey University New Zealand Nailul Author Restu Pamungkas.

Dalam sambutannya, Rektor INISNU Temanggung Dr. H. Muh. Baehaqi mengatakan bahwa publikasi artikel ilmiah di jurnal internasional sangat banyak sekali manfaatnya bagi akademisi. “Publikasi internasional menjadi sarana komunikasi antarmasyarakat luas, terutama di ranah global. Kalau kita publikasi ya sebagai bukti kita sebagai akademisi yang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk menjawab problem di masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, disampaikan pula roadmap dan program penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi INISNU Temanggung yang disampaikan Wakil Rektor III Moh. Syafi’.

Dalam Webinar Publikasi Internasional, Wakil Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., menyampaikan materi “Strategi Publikasi Ilmiah di Jurnal Internasional Bereputasi Terindeks Scopus”. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan banyak hal tentang materi strategi publikasi.

Dalam bedah struktur naskah, Ibda yang juga reviewer internasional pada 19 jurnal internasional terindeks Scopus mengatakan bahwa secara umum, struktur artikel adalah IMRAD. “Structur naskah artikel secara umum mengacu author guidelines, pedoman penulisan, atau kaidah selingkung ya Introduction, Methods, Results, and Discussion (IMRAD). Tapi ini bisa berkembang, dan saya juga mengembangkan konsep sendiri,” kata dia.

Ia mengatakan banyak pakar mengembangkan teori penulisan ilmiah seperti Prof. Irwan Abdullah mengembangkan strategi CCTE dan teknik PREC. Sementara menurut Dr. Lu’luil Maknun, et.al (2021) juga membeberkan metode LATANSA dalam menulis artikel ilmiah, yaitu L: Literature Research, A : Abstract, T: Thesis, A : All References, N : Need Editing, S : Submit, A : Announcement of LOA.

Selain mereka berdua, kata Ibda, saya juga mengembangkan teori atau konsep sendiri, yaitu DADIAPIC. Metode atau stategi DADIAPIC ini merupakan akronim dari Data (masalah akademik), Dialog (fenomena GAP/teori GAP/literatur GAP), Analysis (analisis kebaruan), Purpose (tujuan/pertanyaan riset), dan Conclusion (simpulan akhir dari urgensi riset).

“Jadi di dalam struktur umum, ada title atau judul. Lalu ada instroducion dan method, di sinilah kita masukkan unsur Data dan Dialog. Kemudian results and discussion kita masukkan Analysis dan Purpose. Terakhir conclusion dan references,” kata dia.

Ini merupakan bentuk tanggungjawab keilmuan yang saya pikul, katanya, jadi strategi DADIAPIC ini sudah saya diseminasikan pada Webinar Nasional bertajuk “Strategi Publikasi Ilmiah Bidang Pendidikan Dasar di Jurnal Internasional Bereputasi” yang digelar Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia Wilayah VIII Jawa Tengah – DIY pada Senin 26 Februari 2024 secara daring lalu. “Hari ini saya diseminasikan lagi di forum ini,” kata dia.

Hadir narasumber kedua, PhD., Candidate in Applied Linguistics, Massey University New Zealand, Nailul Author Restu Pamungkas, yang berbagi pengalamannya dalam academic writing dan penerjemahan naskah ke dalam bahasa asing.

Academi writing menurut Nailul, berangkat dari ide yang menarik. “Ide biasanya disusun dalam tatanan atau struktur formal. Gagasan didukung oleh referensi dari literatur akademis. Berbeda dengan tulisan pribadi, tulisan akademis berbeda karena membahas teori dan penyebab suatu topik tertentu, serta menggali alternatif penjelasan atas teori atau peristiwa tersebut,” kata dia.

Penulisan akademis, lanjutnya, mengikuti corak tertentu, yaitu menggunakan bahasa yang ringkas, formal, dan obyektif. “Penulisan akademis juga menganut konvensi tradisional tanda baca, tata bahasa, dan ejaan,” paparnya secara langsung dari New Zealand.

Pihaknya membeberkan banyak tips dan trik dalam menulis akademik beserta penerjemahannya. “Berkaitan dengan penggunaan subjek dan predikat yang tepat dalam Bahasa Indonesia, pastikan dalam penulisan Bahasa Indonesia, subjek dan predikat digunakan dengan tepat untuk memastikan kejelasan dan keterbacaan kalimat. Subjek dan predikat yang sesuai akan membantu pembaca memahami hubungan antara unsur-unsur dalam kalimat dengan lebih baik,” paparnya.

Acara yang dimoderatori Muhammad Fadloli Al Hakim, S.Pd., M.Or pengelola Jurnal INISNU Temanggung tersebut diikuti ratusan peserta dari unsur mahasiswa, dosen, guru, praktisi dan akademisi dari dalam dan luar negeri. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan HSN di Tayu akan Meriah

    Peringatan HSN di Tayu akan Meriah

    • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 474
    • 0Komentar

    TAYU-Hari Santri Nasional (HSN) 22 Oktober 2019 sudah di ujung mata. Beberapa elemen masyarakat mulai bersiap-siap menyambut hari bahagia tersebut. Tak terkecuali NU, sebagai salah satu Ormas yang telah banyak berjasa mengangkat status santri. Rapat persiapan Hari Santri Nasional (HSN) oleh MWCNU, dihadiri oleh seluruh pengurus MWC, Lembaga dan Banom  Salah satu elemen NU yang […]

  • Pagar Nusa Gabus Adakan Ujian Kenaikan

    Pagar Nusa Gabus Adakan Ujian Kenaikan

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Bertempat di Madrasah Abadiyah dan  SMP NU Karaban Pagar Nusa melakukan ujian tingkat. Pada Senin (15/2/2016) hal tersebut dilakukan agar bisa mengetahui prestasi sejauh mana kemampuan para siswa yang belajar di Pencak silat Pagar Nusa.             Pada kesempatan itu, Ketua PAC  Pagar Nusa Ust. Ahmad Qusyairi membuka secara resmi dan sedikit menjelaskan perihal apa itu […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    NU dalam Membendung Radikalisme

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 436
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara mengenai radikalisme tentunya tidak lepas dari unsur kekerasan. Karena radikalisme sendiri berasal dari kata radikal dan isme. Sedangkan radikal sendiri adalah akar dan isme adalah paham. Maka, pengertian radikalisme pada awalnya merupakan paham yang sampai ke akar-akarnya. Sedangkan radikalisme dalam Islam dipahami sebagai paham yang dianut oleh kelompok Islam yang mendasarkan […]

  • Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    Suluk Maleman Kali ini Menyoal Punjernya Peradaban

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Suluk Maleman edisi ke-166 kembali mengulik hal-hal yang menarik. Lewat tema “Sejarah Dimulai Dari Rumah”, yang digelar pada Sabtu (18/10) ngaji budaya tersebut memantik persoalan keberadaan sosok ibu sebagai pusat peradaban. Bagi Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman, hadits “surga di bawah telapak kaki Ibu” tak hanya untuk dilihat dari sisi seorang anak ke […]

  • NU Peduli PWNU Jawa Tengah Kerahkan Relawan Profesional ke Aceh

    NU Peduli PWNU Jawa Tengah Kerahkan Relawan Profesional ke Aceh

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.039
    • 0Komentar

    Aceh — NU Peduli Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah secara resmi mengerahkan 22 relawan dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Tengah untuk mendukung penanganan bencana banjir di Provinsi Aceh. Pengerahan relawan ini dilakukan dengan pendekatan berbasis kompetensi, menyesuaikan kebutuhan riil di lapangan. Para relawan berasal dari unsur LPBINU, Bagana, Fatayat NU, LP […]

  • RMI PCNU Pati Berupaya Ciptakan Lingkungan Pesantren yang Aman dan Nyaman

    RMI PCNU Pati Berupaya Ciptakan Lingkungan Pesantren yang Aman dan Nyaman

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 383
    • 0Komentar

      pcnupati.or id – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PCNU Kabupaten Pati mengadakan dialog dengan Bu Nyai dari berbagai pesantren di Kabupaten Pati pada Jumat (18/72025), di Aula Barat Madrasah Alhikmah Kajen, Kecamatan Margoyoso. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap pelecehan seksual di lingkungan pesantren. Dialog ini dihadiri oleh 100-an Bu Nyai dari […]

expand_less