Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
  • visibility 294
  • comment 0 komentar

 

Pati, pcnu.pati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Tambakromo bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambakromo sepakat untuk melakukan pelarang penggunaan sound jenis horeg pada malam takbir 1446 Hijriyah mendatang.

Pelarangan tersebut dipertegas melalui surat edaran yang ditandatangani jajaran Forkopimcam Tambakromo. Dimana diantaranya yakni Camat, Kapolsek, Danramil, Ketua KUA, Ketua Pasopati se-Kecamatan Tambakromo dan juga Ketua MWC NU Tambakromo pada Februari 2025 lalu.

Melalui Ketua MWC NU Tambakromo, Marzuqi Abbas menghimbau kepada masyarakat khusunya kader NU untuk tidak menggunakan sound horeg pada perayaan Hari Raya Idul Fitri. Dirinya menilai dalam penggunaan sound horeg cenderung menimbulkan mudharat ketimbang manfaat.

“Tentunya dalam perayaan hari kemenangan kami menghimbau dan melarang khususnya kader NU dalam penggunaan sound horeg. Karena apa, sound horeg ini sangat meresahkan dan sangat mengganggu masyarakat, contoh misal orang tua belum lagi orang yang sakit,” ucapnya.

Hal tersebut juga dipertegas melalui pernyataan dari Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat. Ia menginstruksikan agar masyarakat yang menggelar takbir keliling untuk tidak membawa sound horeg.
“Kami mohon dengan hormat agar nanti dalam melakukan perayaan malam takbir jangan sampai dinodai dengan penggunaan sound horeg,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mirza mengajak agar masyarakat dapat melaksanakan takbir keliling dengan menggunakan perlengkapan yang lebih sesuai dengan peraturan dan kapasitas. Ia menyampaikan agar perayaan momen takbir keliling masyarakat lebih menggaungkan gema takbir ketimbang musik-musik lain.

“Kami sepakat bersama dengan forkopimcam bahwa dalam perayaan nanti untuk lebih menggaungkan gema takbir. Lebih menggunakan perlengkapan takbir yang standar. Semoga kita semua bisa merayakan takbir dengan lebih khidmat,” sambungnya.

Melalui pelarangan yang demikian tentunya, dapat dijadikan acuan bagi masyarakat Tambakromo dalam melakukan kegiatan di malam takbir mendatang. Pelarangan sound horeg tersebut, juga senada dengan yang disampaikan oleh Eks-Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Aditama beberapa waktu lalu.

Dilansir dari salah satu media online murianews, dirinya menegaskan bahwa sound horeg jelas akan dilarang dalam perayaan malam hari raya idul fitri 1446 H.

“Kita imbau masyarakat, yang namanya takbiran ya menggemakan gema takbir, buka musik yang lain. Untuk sound horeg jelas tidak diperbolehkan,” tegasnya.(Ang/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU- PATI Photo by geralt

    “Wuih Kompak Amat”

    • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Oleh : M Iqbal Dawami Cerita lucu ini berawal ketika menjelang Isya beberapa warga bergegas ke masjid untuk azan. Belum lagi sampai masjid terlihat seorang pemuda dengan tampang klimis dan dihiasi jenggot sedang menyapu di lantai masjid. Azan dimulai, jamaah pun berdatangan dan siap mendirikan shalat Isya berjamaah. Sang pemuda yang tadi menyapu segera saja […]

  • PCNU-PATI Photo by Nati Melnychuk

    Relasi Aman Tanpa Penundukan

    • calendar_month Jum, 7 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Kembali menulis soal perempuan. Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah postingan dari pegiat dan aktivis gender ternama diakun sosial medianya. Ia menuliskan sebuah tanggapan atas sebuah cuitan seorang pria. Bukan cuitan, namun lebih tepatnya tentang curahan hati perihal hubungan dengan pasangannya. Pria ini menuliskan sebuah kalimat unek-unek tentang dirinya yang tak […]

  • Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

    SEMARANG-Ikatan Pencak Silat NU yang dikenal dengan Pagar Nusa, dalam perkembangannya telah banyak mengalami perkembangan. Dari yang semula berfungsi sebagai pelindung para ulama, sekarang juga mengarah ke arah prestasi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pelatih pencak silat Pagar Nusa di Madrasah Salafiyah, Zaenal Abidin. “Dulu para santri-santri jawara silat bertugas untuk menjaga ulama saja, […]

  • PCNU- PATI

    Setelah Punya 2 Unit MLU, NU Winong Targetkan Bangun Klinik

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    WINONG – MWC NU Winong memang sering menjadi sorotan bagi kaum Nahdliyyin di Kabupaten Pati. Hal itu karena preatasi yang ditorehkan oleh para pengurus MWC NU plus lembaga-lembaganya, terutama Lazisnu.  Pada Minggu (21/8) pagi, MWC NU Winong sukses menggelar Apel Kemerdekaan untuk memperingati HUT-RI ke-77. Kegiatan tersebut dihelat di Lapangan Olahraga Desa Pekalongan, Winong.  Sebelumnya, […]

  • Tantangan NU Menuju Satu Abad

    Tantangan NU Menuju Satu Abad

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

                Pada tanggal 31 Januari 2015 lalu, Nahdlatul Ulama baru saja berulang tahun yang ke 90tahun, dan kurang 10 tahun lagi NU akan memasuki usia satu abad. 90 tahun adalah usia kematangan suatu oragnisasi seperti NU. Kendati demikian, NU ke depan memiliki tantangan yang cukup serius yang perlu direspon dan dicarikan solusi secara konkrit, yaitu […]

  • Muqoddimah Sebelum Adzan

    Muqoddimah Sebelum Adzan

    • calendar_month Rab, 14 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

      Seorang mu`adzin, sebelum ia melakukan adzan terlebih dahulu memberi muqoddimah berupa bacaan : سبحان الله والحمد لله ولا إله إلا الله والله أكبر ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظيم ….. إلخ Pertanyaan : Bagiamana hukumnya memberi muqoddimah (pendahuluan) tersebut ?   Jawaban : Termasuk bid`ah makruhah apabila mu`adzin memberi muqoddimah dengan maksud […]

expand_less