Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

Sepakat, MWC NU Bersama Forkopimcam Tambakromo Larang Penggunaan Sound Horeg Saat Malam Takbir

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
  • visibility 592
  • comment 0 komentar

 

Pati, pcnu.pati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Tambakromo bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tambakromo sepakat untuk melakukan pelarang penggunaan sound jenis horeg pada malam takbir 1446 Hijriyah mendatang.

Pelarangan tersebut dipertegas melalui surat edaran yang ditandatangani jajaran Forkopimcam Tambakromo. Dimana diantaranya yakni Camat, Kapolsek, Danramil, Ketua KUA, Ketua Pasopati se-Kecamatan Tambakromo dan juga Ketua MWC NU Tambakromo pada Februari 2025 lalu.

Melalui Ketua MWC NU Tambakromo, Marzuqi Abbas menghimbau kepada masyarakat khusunya kader NU untuk tidak menggunakan sound horeg pada perayaan Hari Raya Idul Fitri. Dirinya menilai dalam penggunaan sound horeg cenderung menimbulkan mudharat ketimbang manfaat.

“Tentunya dalam perayaan hari kemenangan kami menghimbau dan melarang khususnya kader NU dalam penggunaan sound horeg. Karena apa, sound horeg ini sangat meresahkan dan sangat mengganggu masyarakat, contoh misal orang tua belum lagi orang yang sakit,” ucapnya.

Hal tersebut juga dipertegas melalui pernyataan dari Camat Tambakromo, Mirza Nur Hidayat. Ia menginstruksikan agar masyarakat yang menggelar takbir keliling untuk tidak membawa sound horeg.
“Kami mohon dengan hormat agar nanti dalam melakukan perayaan malam takbir jangan sampai dinodai dengan penggunaan sound horeg,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mirza mengajak agar masyarakat dapat melaksanakan takbir keliling dengan menggunakan perlengkapan yang lebih sesuai dengan peraturan dan kapasitas. Ia menyampaikan agar perayaan momen takbir keliling masyarakat lebih menggaungkan gema takbir ketimbang musik-musik lain.

“Kami sepakat bersama dengan forkopimcam bahwa dalam perayaan nanti untuk lebih menggaungkan gema takbir. Lebih menggunakan perlengkapan takbir yang standar. Semoga kita semua bisa merayakan takbir dengan lebih khidmat,” sambungnya.

Melalui pelarangan yang demikian tentunya, dapat dijadikan acuan bagi masyarakat Tambakromo dalam melakukan kegiatan di malam takbir mendatang. Pelarangan sound horeg tersebut, juga senada dengan yang disampaikan oleh Eks-Kapolresta Pati, Kombes Pol Andhika Bayu Aditama beberapa waktu lalu.

Dilansir dari salah satu media online murianews, dirinya menegaskan bahwa sound horeg jelas akan dilarang dalam perayaan malam hari raya idul fitri 1446 H.

“Kita imbau masyarakat, yang namanya takbiran ya menggemakan gema takbir, buka musik yang lain. Untuk sound horeg jelas tidak diperbolehkan,” tegasnya.(Ang/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 368
    • 0Komentar

    Kegiatan Rubrik yang diadakan oleh PAC IPPNU Margoyoso. Dalam agenda tersebut, mereka sukses melaunching Bundahara MARGOYOSO – PAC IPPNU Margoyoso mengadakan kegiatan RUBIK (Ruang Bincang Rekanita) dan Launching BUNDAHARA (Bersama Usung Dana Kohesivitas Rekanita), Ahad (13/2) lalu. Kegiatan dilakukan melalui jejaring digital, Gogle Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PR dan PK se-Kecamatan Margoyoso. Sementara […]

  • Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    Bupati Afif: Almadina Semakin Dicintai Masyarakat dan Layak Menjadi Kebanggaan Wonosobo

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 15.920
    • 0Komentar

    WONOSOBO – Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-20 Yayasan Almadina berlangsung meriah di Alun-Alun Wonosobo, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan yang dikemas dalam tajuk Almadina On The Road tersebut diikuti ribuan peserta dari keluarga besar Almadina, mulai dari pengurus yayasan, guru, tenaga kependidikan, wali murid, hingga siswa dari berbagai satuan pendidikan. Momentum harlah tahun ini juga bertepatan dengan […]

  • Tebasan padi

    Tebasan padi

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Sering kita dengar praktek penjualan padi yang masih ada di sawah dengan sistem tebasan (borongan) pada saat musim panen tiba, hal itu dilakukan karena para petani tidak mau mengambil resiko ongkos panen yang cukup besar. Pertanyaan : Bolehkah praktek jual beli secara tebasan tersebut ? Jawaban : Tafsil : Ø Boleh bila belum mencapai nishob, Tidak boleh […]

  • Photo by Hobi industri on Unsplash.

    Salah Pilih Susah Pulih

    • calendar_month Rab, 14 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Oleh: Niam At Majha Ketika saya menulis ini setelah menggunakan hak pilih yang katanya untuk kemajuan Indonesia ke depan. Mulai dari Presiden DPD, DPR RI, Jateng dan Kabupaten saya telah menggunakan hak secara benar sesuai dengan ketentuan dari Bawaslu dan KPU. Sepulang dari kegiatan tersebut dan jali kelingking saya terkena tinta. Saya mencari ide dengan […]

  • Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Seribu lebih santri di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, menggelar Salat Istisqa, pada Senin (4/9/2023). Hal ini mereka lakukan lantaran sejumlah wilayah di Kabupaten Pati telah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.  Sejumlah 1.100 orang yang mengikuti salat istisqa tersebut merupakan santri dari Yayasan Miftahul Ulum, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen. Salah satu santri yayasan tersebut, […]

  • Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian

    Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 562
    • 0Komentar

    Bersedekah dan Melaksanakan Tahlilan Pada Hari Tertentu Setelah Kematian Bersedekah adalah termasuk tindakan yang disyari’atkan agama dan berpahala. Bersedekah juga mencerminkan kepedulian sosial antar umat Islam. Dalam hadits Amr bin Abasah disebtkan: قُلْتُ مَا الْإِسْلَامُ قَالَ طِيبُ الْكَلَامِ وَإِطْعَامُ الطَّعَامِ [1] “Aku bertanya, “Apa Islam itu?” Beliau menjawab, “Berkata yang baik dan memberi makan.” Sedekah juga […]

expand_less