Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
  • visibility 318
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Hari terakhir bulan Ramadhan kemarin saya melihat dan mendengar obrolan pada konten artis tanah air, Deddy Corbuzier dalam seri Log In. Pada video yang sudah ditonton 5,1 juta sejak peluncurannya tersebut, mendatangkan bintang tamu spesial. Seorang pemuka 6 agama berkumpul dan berdialog bersama soal toleransi, Indonesia, dan segalanya dalam sudut pandang agama.

Sekilas tentang acara yang dimoderatori oleh Habib Ja’far Husein dan Onadio Leonardo ini sudah berjalan dua tahun. Seri ini tergabung dalam satu wadah manajemen Deddy Corbuzier. Acaranya sederhana. Hanya obrolan santai bersama narasumber yang dihadirkan. Temanya beragam soal hidup dan yang menyangkut tentang kehidupan.

Kembali pada konten yang tayang dihari terakhir Ramadhan kemarin. Ia diberi judul “Loe Lihat Nih Login!! Ini Indonesia Bung!! 6 Pemuka Agama Jadi Satu Di Lebaran!! – Jafar. Dari pemilihan judulnya saja sudah sangat menarik penonton. Tentu sebagian besar dari kita pasti bertanya, apa yang diobrolkan oleh 6 pemuka agama ini. Apa alasan menghadirkan semua tokoh agama dalam satu forum?

Bahasa dan pemilihan diksi yang disampaikan begitu sederhana dan masing-masing pemuka agama mempunyai pandangan berbeda namun ada satu kesamaan. Semua agama mengajarkan cinta kasih. Cinta memang tak beragama. Tapi semua agama adalah cinta. Itu kesimpulan yang dapat saya ambil setelah menonton video berdurasi hampir 2 jam itu. Masing-masing pemuka agama baik Islam, Budha, Hindu, Konghucu, Katolik, dan Protestan menyampaikan pendapat dan pandangannya tentang toleransi yang didasarkan oleh cinta kasih tersebut.

Cinta kasih mendatangkan keadilan, kedamaian, dan kebahagiaan untuk semuanya. Mengutip yang disampaikan Banthe Dhirapunno seorang pemuka agama dari agama Budha, mengatakan Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta (Semoga Semua Makhluk Berbahagia). Tak ada pengecualian hanya untuk manusia saja. Tetapi ia menyebutkan semua makhluk. Artinya semua makhluk yang diciptakan oleh Tuhan.

Keenam pemuka agama ini pun sepakat bahwa manusia mempunyai dua hubungan yang tak terpisahkan. Pertama, hubungan vertikal yang menghubungkan antara manusia dan Tuhannya. Kedua, hubungan horizontal yang menghubungkan manusia dengan sesamanya. Dengan landasan cinta kasih tersebut manusia akan mengerti bahwa segala yang terjadi dimuka bumi ini adalah tak telepas dari tanggungjawabnya.

Orang yang telah memiliki cinta kasih dihatinya tak akan menyakiti siapapun termasuk dirinya. Pun jika ia menerima perlakukan tak baik, ia akan menyadari bahwa sesungguhnya ia bisa memilih untuk tak membalasnya. Cinta kasih yang selalu dipupuk dalam hati akan mampu melihat segala sesuatu dari berbagai sisi. Bayangkan jika semua makhluk selalu mengutamakan cinta kasih, maka segala bentuk kejahatan dan kemungkaran tak akan pernah terjadi.

Kekasih saya pernah menyampaikan bahwa semua hati manusia awalnya sama-sama putih dan bersih. Namun seiring berjalannya waktu masing-masing akan berubah sesuai dengan perilaku dan perkataan manusia itu sendiri. Jika selalu mengutamakan cinta kasih maka ia termasuk orang yang selalu menebar kebaikan dan kebahagiaan. Jika sebaliknya ada rasa iri dengki, mudah marah, dan sebangsanya yang diunggulkan maka ia termasuk orang yang belum bisa menjadi baik.

Saya merasa bahagia melihat konten menyejukkan seperti Log In ini. Tulisan ini adalah pandangan pribadi saya yang mencoba mengambil intisari dari konten yang disajikan. Sebaiknya kamu juga menontonnya untuk me-recharge energi cinta kasih di hati. Terimakasih sudah membaca, dan selamat menonton. Karena masih dalam suasana lebaran, saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin. Mari Log In bersama-sama.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bilik Bilik Pesantren

    Bilik Bilik Pesantren

    • calendar_month Sen, 11 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Membaca pesantren dalam paradigma modernis merupakan sebuah kajian yang sangat urgen sekaligus menarik. Karena, kita bisa mengetahui sejauh mana gaung pesantren dalam menghadapi cakrawala kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Hal itu juga bisa dihadapkan dengan kritikan-kritikan yang muncul terhadap pesantren. Kritikan berupa kredibilitasnya sebagai sebuah lembaga pendidikan tradisional Nusantara dalam menghadapi kemajuan teknologi dan merespon persoalan-persoalan kontemporer yang jamak […]

  • PCNU-PATI

    Ujian Kemanusiaan

    • calendar_month Kam, 1 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Bencana terjadi di mana-mana. Mulai dari gempa Cianjur, hingga yang terakhir, banjir bandang dan angin kencang menerjang Kabupaten Pati. Intinya, Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Banyak korban berjatuhan, mulai nyawa, kesehatan, harta, peluang ekonomi, pendidikan, pokoknya banyak. Total kerugian materiil memang luar biasa besar. Tapi adakah nominal rupiah yang mampu membayar […]

  • 7000 Makan Gratis untuk Peserta dan Official Porsema disiapkan PCNU Kabupaten Semarang

    7000 Makan Gratis untuk Peserta dan Official Porsema disiapkan PCNU Kabupaten Semarang

    • calendar_month Rab, 8 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Semarang – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang akan menyiapkan makan gratis untuk 7000 peserta dan official Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII yang bertempat di Kabupaten Semarang pada 9-12 Februari 2023 besuk. Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah R. Andi Irawan di sela-sela kegiatan manaqiban dan doa […]

  • Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    Kisah Wanita Rusia Belajar Silat Pagar Nusa

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Deni Dadawuk, pelatih pencak silat NU Pagar Nusa bersama murid bulenya, Nedeljka Mileusnic. (Foto : Gasmi) KUNINGAN – Seni bela diri memang memilik daya tarik tersendiri di mata penikmatnya. Tidak terkecuali pencak silat, seni bela diri asli Indonesia.  Baru-baru ini jagat persilatan nusantara digegerkan oleh seorang wanita berusia 27 tahun asal Siberia, Rusia. Dia adalah […]

  • PC IPNU/IPPNU Gelar Koordinasi dengan Dua Ranting

    PC IPNU/IPPNU Gelar Koordinasi dengan Dua Ranting

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    PATI-PC IPNU/IPPNU Kabupaten Pati hari ini (21/7) menggelar koordinasi dengan dua Pengurus Ranting Sekaligus. Agenda tersebut dikhususkan untuk membahas tentang kaderisasi dan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) IPNU/IPPNU. Pertemuan singkat tersebut berlangsung di Gedung PC NU Pati lantai dua mulai pukul 10.30 sampai dengan 13.00 WIB. Dua ranting yang hadir adalah sari Kepoh Kencono dan Karangwotan. […]

  • PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- Bisnis prostitusi menjadi ladang basah yang sangat menggiurkan. Hal ini disampaikan salah satu mantan pelaku bisnis esek-esek tersebut kepada pcnupati.or.id.  Maka tak heran, usai diratakannya komplek prostitusi oleh Pemda Pati beberapa waktu lalu, kini, bisnis terlarang tersebut kembali menjamur dengan warung remang-remang.  Menyadari hal tersebut, PCNU Pati yang selalu aktif terlibat dalam pemberantasan prostitusi di […]

expand_less