Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Celoteh » Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

Semua Agama Mengajarkan Cinta Kasih

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
  • visibility 633
  • comment 0 komentar

Oleh : Inayatun Najikah

Hari terakhir bulan Ramadhan kemarin saya melihat dan mendengar obrolan pada konten artis tanah air, Deddy Corbuzier dalam seri Log In. Pada video yang sudah ditonton 5,1 juta sejak peluncurannya tersebut, mendatangkan bintang tamu spesial. Seorang pemuka 6 agama berkumpul dan berdialog bersama soal toleransi, Indonesia, dan segalanya dalam sudut pandang agama.

Sekilas tentang acara yang dimoderatori oleh Habib Ja’far Husein dan Onadio Leonardo ini sudah berjalan dua tahun. Seri ini tergabung dalam satu wadah manajemen Deddy Corbuzier. Acaranya sederhana. Hanya obrolan santai bersama narasumber yang dihadirkan. Temanya beragam soal hidup dan yang menyangkut tentang kehidupan.

Kembali pada konten yang tayang dihari terakhir Ramadhan kemarin. Ia diberi judul “Loe Lihat Nih Login!! Ini Indonesia Bung!! 6 Pemuka Agama Jadi Satu Di Lebaran!! – Jafar. Dari pemilihan judulnya saja sudah sangat menarik penonton. Tentu sebagian besar dari kita pasti bertanya, apa yang diobrolkan oleh 6 pemuka agama ini. Apa alasan menghadirkan semua tokoh agama dalam satu forum?

Bahasa dan pemilihan diksi yang disampaikan begitu sederhana dan masing-masing pemuka agama mempunyai pandangan berbeda namun ada satu kesamaan. Semua agama mengajarkan cinta kasih. Cinta memang tak beragama. Tapi semua agama adalah cinta. Itu kesimpulan yang dapat saya ambil setelah menonton video berdurasi hampir 2 jam itu. Masing-masing pemuka agama baik Islam, Budha, Hindu, Konghucu, Katolik, dan Protestan menyampaikan pendapat dan pandangannya tentang toleransi yang didasarkan oleh cinta kasih tersebut.

Cinta kasih mendatangkan keadilan, kedamaian, dan kebahagiaan untuk semuanya. Mengutip yang disampaikan Banthe Dhirapunno seorang pemuka agama dari agama Budha, mengatakan Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta (Semoga Semua Makhluk Berbahagia). Tak ada pengecualian hanya untuk manusia saja. Tetapi ia menyebutkan semua makhluk. Artinya semua makhluk yang diciptakan oleh Tuhan.

Keenam pemuka agama ini pun sepakat bahwa manusia mempunyai dua hubungan yang tak terpisahkan. Pertama, hubungan vertikal yang menghubungkan antara manusia dan Tuhannya. Kedua, hubungan horizontal yang menghubungkan manusia dengan sesamanya. Dengan landasan cinta kasih tersebut manusia akan mengerti bahwa segala yang terjadi dimuka bumi ini adalah tak telepas dari tanggungjawabnya.

Orang yang telah memiliki cinta kasih dihatinya tak akan menyakiti siapapun termasuk dirinya. Pun jika ia menerima perlakukan tak baik, ia akan menyadari bahwa sesungguhnya ia bisa memilih untuk tak membalasnya. Cinta kasih yang selalu dipupuk dalam hati akan mampu melihat segala sesuatu dari berbagai sisi. Bayangkan jika semua makhluk selalu mengutamakan cinta kasih, maka segala bentuk kejahatan dan kemungkaran tak akan pernah terjadi.

Kekasih saya pernah menyampaikan bahwa semua hati manusia awalnya sama-sama putih dan bersih. Namun seiring berjalannya waktu masing-masing akan berubah sesuai dengan perilaku dan perkataan manusia itu sendiri. Jika selalu mengutamakan cinta kasih maka ia termasuk orang yang selalu menebar kebaikan dan kebahagiaan. Jika sebaliknya ada rasa iri dengki, mudah marah, dan sebangsanya yang diunggulkan maka ia termasuk orang yang belum bisa menjadi baik.

Saya merasa bahagia melihat konten menyejukkan seperti Log In ini. Tulisan ini adalah pandangan pribadi saya yang mencoba mengambil intisari dari konten yang disajikan. Sebaiknya kamu juga menontonnya untuk me-recharge energi cinta kasih di hati. Terimakasih sudah membaca, dan selamat menonton. Karena masih dalam suasana lebaran, saya ucapkan mohon maaf lahir dan batin. Mari Log In bersama-sama.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    Pimpinan Cabang Puji Antusiasme Peserta LKD Fatayat NU Cluwak

    • calendar_month Ming, 5 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 550
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id CLUWAK-Latihan Kader Dasar (LKD) merupakan satu syarat wajib untuk memasuki organisasi besar Fatayat NU. Kali ini, giliran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Cluwak yang menyelenggarakan agenda tersebut. Berlokasi di Gedung TPQ al Hidayah, Desa Sumur, LKD Fatayat NU Cluwak berlangsung pada Sabtu (4/3) mulai pukul 08.00 WIB dan selesai 18.00 WIB petang. […]

  • PCNU-PATI

    PAC IPNU IPPNU Dukuhseti Gelar Lakmud, Ada Bazar dan Pertunjukan Musik

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 458
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- DUKUHSETI – Bertepatan dengan momentum pergantian tahun, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Dukuhseti mengadakan Latihan Kader Muda (Lakmud). Kegiatan ini digelar di SMK Manahijul Huda Ngagel, Dukuhseti, Pati, pada 29 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023. Ketua PAC IPNU Dukuhseti, Muhammad Lailun Najih […]

  • Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Buka Secara Resmi Rakerdin Zona 1

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Kudus – Bertempat di Auditorium lantai 5 Gedung Laboratorium Terpadu Kampus IAIN Kudus, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah resmi melakukan Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 1 (Kudus dan Jepara), Ahad (19/1/2025) yang secara resmi dibuka oleh Direktur Jendral Pendidikan Islam Prof. Dr. H. Abu […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan dan Perjumpaan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 7 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.133
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ada banyak perjumpaan budaya lokal sebelum, saat, dan setelah Ramadan alias Lebaran Idulfitri. Saya saja banyak menulis soal nyadran, dugeran, dandangan, seperti Penguatan Tasawuf Sosial Lewat Nyadrani (2018), Nyadran dan Penguatan Nasionalisme (2018), Nyadran Jelang Ramadan, Bukan Kemusyrikan (2018), Penguatan Nilai-Nilai Sufisme dalam Nyadran sebagai Khazanah Islam Nusantara (2018), Dugderan: Ekspresi Warga Semarang Sambut Ramadan (2025), dan Nyadran, Dugeran, […]

  • PCNU-PATI

    Sekolah sebagai Parenting Pembinaan Akhlak

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Sekolah pada dasaranya merupakan tempat untuk belajar-mngajar antara guru dan murid. Sehingga sekolah identik dengan tempat untuk menimba ilmu. Oleh karena itu, sudah semestinya sekolah menjadi tempat untuk mencari ilmu dan mengekspresikan segala sesuatu yang ada dalam benak pikiran peserta didik. Sedangkan proses pendidikan baik formal maupun non-formal pada dasarnya memiliki […]

  • Gus Rozin Launching Program Magang Jepang LP Ma`arif NU Jateng 2025

    Gus Rozin Launching Program Magang Jepang LP Ma`arif NU Jateng 2025

    • calendar_month Rab, 16 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 746
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id. Semarang – Di depan Kepala SMK Ma`arif NU Se Jawa Tengah, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama`Jawa Tengah, KH Abdul Ghaffar Rozin secara resmi melaunching program Magang Jepang Kerjasama antara Lembaga Pendidikan Ma`arif NU PWNU Jawa Tengah dengan Kementerian Tenaga Kerja dan IM Japan pada Senin, 14 April 2025. Launching tersebut sekaligus menandai dibukanya pendaftaran […]

expand_less