Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seminar Jurnalistik LTNNU Tambak Romo Usung Tema Santri

Seminar Jurnalistik LTNNU Tambak Romo Usung Tema Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 17 Okt 2021
  • visibility 290
  • comment 0 komentar

Ruang zoom meeting Seninar Jurnalistik LTN NU Tambakromo

TAMBAKROMO – Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) MWC NU Kecamatan Tambakromo membuat agenda yang cukup mengesankan Minggu (17/10) pagi tadi. Pasalnya, setelah sekian lama tidak melakukan pelatihan, kali ini lembaga yang diketuai oleh Ahmad Suparyono tersebut menggelar Seminar Jurnalistik via zoom meeting. 

“Memang belum pelatihan, tahapnya masih seminar, tapi ini semoga menjadi langkah awal,” tutur dia. 

Kegiatan positif ini juga mendapatkan dukungan penuh dari ketua MWC NU Tambakromo, KH. Sukahar. Dirinya berharap, bahwa agenda LTN ini bisa membawa kemajuan bagi NU di dunia informasi.

“Semoga acaranya berjalan lancar dan penuh berkah,” tuturnya saat membuk acara.

Mengusung tema ‘Optimalisasi Jurnalistik di Lingkungan Santri sebagai Wujud Cinta Tanah Air’, Paryono menghadirkan tiga pemateri dari sekaligus. Di antaranya, Maulana Luthfi Karim, (Redaktur LTN NU Pati), Angga Saputra (anggkta PWI Pati) dan Niam At Majha (sastrawan sekaligus kontributor NU Online). 

Karim yang memaparkan materi tentang berita, menegaskan bahwa pada era serba mudah ini peran berita menjadi sangat penting. Hadirnya generasi NU yang memiliki passion jurnalistik, terang Karim, merupakan kabar gembira. 

“Setidaknya kalau NU menguasai dunia jurnalistik, akan bisa mereduksi berita-berita hoax dan provokatif,” jelas dia. 

Sebab, menurut pria yang juga pengusaha ayam goreng ini, kader NU selalu dididik untuk bersuara berdasarkan referensi dan anti hoax. Bagi dia, ini adalah salah satu kelebihan NU. 

“Kalau media massa dikuasai oleh kader NU, insya allah adem,” terangnya sambil berkelakar. 

Ungkapan ini diiyakan sekaligus oleh pemateri kedua, Angga. Pria asal Lahar, Tlogowungu yang memaparkan etika jurnalisme ini mengamini statemen Karim. Menurutnya, seorang jurnalis harus menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalisme. 

“Jurnalis itu harus mampu bersikap independen, apa yang kita sampaikan harus bersifat faktual, tidak boleh mengarang,” tandas dia. 

Sementara Niam At Majha yang menyampaikan materi jurnalisme santri merasa perlu adanya pengenalan lebih mendalam tentang dunia jurnalistik kepada santri. Sebab, menurut pantauannya, hanya ada beberapa pesantren yang melek jurnalistik selama ini. 

“Pesantren sebagai basis santri, masih minim pengaplikasian jurnalisme,” tanggapnya. 

Menurut pria asal Plukaran, Gembong ini, adanya pesantren yang menekankan tulis menulis merupakan kabar baik. Ia menykntohkan, beberapa pesantren di Madura telah banyak melahirkan jurnalis andal karena telah terbiasa sejak mondok.

“Setiap ketemu jurnalis santri yang keren-keren rata-rata orang Madura atau alumni sana. Ternyata kesadaran menggiatkan jurnalistik sudah diterapkan di beberapa pesantren Madura,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Molly Blackbird

    Selamat Hari Perempuan Internasional

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Dua hari yang lalu kita baru saja merayakan hari perempuan internasional atau IWD. Tentu kita semua tahu bahwa sejarah adanya perayaan tersebut adalah sebab untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Namun faktanya sampai saat ini masih banyak kita jumpai hak-hak perempuan yang belum dipenuhi. Pada beberapa hari yang lalu, saya mendengarkan diskusi mbak […]

  • PCNU-PATI

    Mustasyar PWNU Jateng KH Ahmad Wafat

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kabar duka menyelimuti warga Nahdliyin di Jawa Tengah. Pasalnya KH Ahmad (88), mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah meninggal dunia, pada Selasa (23/5/2023) pukul 08.25 WIB. Almarhum dimakamkan di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.  Semasa hidup, Mustasyar PWNU Jateng ini dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan aktif dalam berorganisasi.  Keponakan […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Peserta didik Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, meraih juara pertama Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) kategori umum tingkat Nasional dalam even Semarak Ilmu Al Qur’an dan Tafsir 2024. Perlombaan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, UIN Walisongo Semarang, Rabu (9/10/2024). Adapun […]

  • PCNU-PATI

    PCNU Pati Gelar Audiensi dengan DPRD, Pertanyakan Soal Raperda Pesantren 

    • calendar_month Kam, 3 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati gelar audiensi dengan Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (3/11/2022) pagi.  Kedatangan mereka ke kantor dewan perihal mempertanyakan kejelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pesantren yang saat ini naskah akademiknya baru selesai dibahas oleh Komisi D. Selain itu, kedatangan mereka juga bermaksud menyampaikan masukan terkait […]

  • Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    Dua Kendala Pengembangan Ilmu Falak di Pesantren

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Dr. Ahmad Izzuddin, Koordinator Diklat Lembaga Falakiyah PBNU saat menyanpaikan kendala pengaplikasian ilmu falak di pesantren dalam acara Peluncuran Lajnah Falakiyah Salafiyah Kajen via zoom meeting PATI-Ilmu Falak atau dalam istilah modern dikenal sebagai ilmu astronomi merupakan satu cabang ilmu yang sangat penting. Sebab bukan hanya mempelajari bintang, ilmu ini juga digunakan hampir dalam segala […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Ramadan Mode AI

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.691
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Beberapa hari ini, saya mencoba mencari informasi soal konflik Iran, Palestina, dan USA. Namun, ketika kita membuka aplikasi mesin pencari (search engine), sering muncul “Ramadan Mode AI”. Ya, itu saya alami ketika membuka Firefox Browser, Google Chrome, maupun Safari di iPhone. Apakah Ramadan memang dimanjakan dengan AI? Pikir saya dalam hati. […]

expand_less