Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

Sebuah Visi Hidup Kaum Santri

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 8 Mei 2017
  • visibility 365
  • comment 0 komentar

Buku yang bertajuk kisah keseharian di pesantren ini, penulis mencoba memberikan informasi terkait kegiatan yang di lakukan oleh para kaum sarungan. Bisa dikatakan sebagai pembuka jendela kecil pembuka cerita-cerita yang tersimpan pendam di pesantren. (hal vi)
Malamatiyyah, istilah ini dipopulerkan pertama kali oleh seorang sufi asal Naisabur Khurasan, yaitu Syaikh Hamdun bin Ahmad al-Qashshar (wafat 271 H). Karena yang pertama kali membumikan istilah ini adalah Syaikh Hamdun al-Qashshar, dalam Kasyful Mahjub, Syaikh al-Hujwiri menyebut golongan ini dengan julukan al-Qashshariyyah.
Secara etimologi, Malamatiyyah diambil dari kata bahasa Arab al-Malamah, yang artinya adalah cacian dan hinaan. Secara terminologis, kata ini bisa dimaknai sebagai sebuah faham, aliran, atau golongan yang memiliki kecenderungan merendahkan diri mereka di mata manusia, untuk mencapai derajat tinggi di sisi Allah Yang Maha Esa. Malamatiyyah adalah golongan yang majhul fil ardhi ma’ruf fis-sama’, tidak populer di bumi namun sangat terkenal di langit. Mereka berjuang di jalan Allah secara sembunyi-sembunyi dalam jalan yang sunyi, tanpa pernah terpengaruh sedikit pun oleh puji atau pun caci. Yujahiduna fi sabilillah wala yakhafuna lawmata laim.
Malamatiyyah muncul sebagai kritik sekaligus antitesa atas polarisasi atribut bagi kaum sufi yang terjadi di Irak pada sekitar abad ke-2 dan ke-3 Hijriah. Pada mulanya, yang pertama kali muncul dari gerakan kaum sufi adalah sikap zuhudnya. Diantara cara mengungkapkan sikap zuhud bagi kaum sufi adalah dengan mengenakan pakaian sederhana, yang kala itu diekspresikan dengan mengenakan pakaian yang terbuat dari kain wol (shuf). Ketika pakaian yang terbuat dari kain wol itu familiar dan menjadi atribut bagi kaum sufi, muncullah gerakan atau faham Malamatiyyah ini, yang sangat tidak sepakat dengan adanya atribut kaum sufi (zayy ash-shufiyyah). Bagi mereka, sufi seharusnya menyembunyikan jatidiri dan rahasianya dari pandangan mata manusia. Kaum Malamatiyyah memiliki komitmen kuat untuk memerangi sifat keakuan (ananiyyah), ujub, takabbur, riya’ dan penyakit-penyakit hati lain yang sering hinggap di hati manusia.
Malamatiyyah bagi kaum santri, adalah ketika ia mampu menjadi air samudera, yang tak terpengaruh rasanya, baik ketika air hujan menimpa atau air sungai menerpa. Air samudera yang lantang mengatakan sakit kepada setiap yang terluka, namun lekas menjadi penawar bagi segala luka-luka.
Serumpun kumpulan cerpen ini layak untuk dijadikan konsumsi bagi siapa saja, terutama kaum santri. Akan tetapi dalam bunga rampai Malamatiyyah penulis tidak mengindahkan sumber karya sebelumnya. Karena sebagian judul cerpen pernah dimuat dimedia lain, atau bahkan ada dalam kumpulan cerpen bersama. Meskipun ini antologi tunggal hal tersebut perlu di perhatikan.
Judul                            : Malamatiyyah
Penulis                          : Sahal Japara
Penerbit                       : Mutamakkin Pres
Tahun Terbit                : Pertama, April 2017
Tebal                            : 226 halaman
ISBN                           :  978-773-62862-3-3
Peresensi                     : Pujianto
                                                 
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • HMPS PBA Ipmafa Kolab Bareng PKPT IPNU-IPPNU

    HMPS PBA Ipmafa Kolab Bareng PKPT IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

      Praktik Dauroh Arabiyyah, program kolaborasi antara HMPS PBA Ipmafa dengan PKPT IPNU/IPPNU Ipmafa MARGOYOSO – Pimpinan Komosariat Perguruan Tinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PKPT IPNU IPPNU) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) membuktikan eksitensinya sebagai wadah organisasi mahasiswa yang mampu mengembangkan potensi setiap kadernya.  Hal ini dapat dilihat seperti program […]

  • Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI – PC Lazisnu Pati menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 kepada PCNU Pati pada Jumat (29/4) di Gedung NU, Pati. Laporan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Lazisnu Pati, Muhammad Niam Sutaman dan diterima secara langsing juga oleh Ketua PCNU Pati, Kyai Yusuf Hasyim. “Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 baru saja kami serahkan kepada […]

  • Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    Fiqih Sebagai Etika Bersosial

    • calendar_month Sel, 3 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    KH.Abdul Ghoffar Rozien (Ketua Staimafa, Pati) mengatakan; “Meskipun KH. MA Sahal Mahfudh telah wafat, Kiai Sahal seolah-olah masih terasa menemani. Pemikiran dan ide-ide segar beliau masih terasa relevan untuk kondisi bangsa saat ini. Gagasan tentang fiqh sosial yang menjadi keahlian beliau merupakan kontribusi berharga bagi komunitas pesantren dan Umat Islam di negeri ini.” Pemikiran dan tindakan Kiai Sahal […]

  • PCNU-PATI

    Helat Inspirasi Kewirausahaan, Fatayat NU Margoyoso Gandeng Pihak ke Tiga

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 335
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Rutinan Anjangsana ke-IX PAC Fatayat NU Margoyoso yang dilangsungkan di Desa Kajen pada Ahad (21/5) lalu berlangsung meriah.  Antusiasme peserta pun tampak sejak awal acara. Pasalnya, Rutinan ini tidak seperti biasanya. Dihadiri Pimpinan Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Margoyoso, penyelenggara kegiatan menggandeng Sri Jaya Catering, Snack and Bakery Ngemplak Kidul sebagai narasumber.  Dengan tajuk Inspirasi […]

  • Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

    Turba Perdana PCNU; MWC Harus menata Ranting sebagai Ujung Tombak Jam’iyyah.

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Dukuhseti, NU News. Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi  tanggal 25 Agustus 2019 bersama MWCNU se-Kab Pati dan lembaga-lembaga PCNU maka pada Ahad (8/9/2019) bertempat di Gedung Haji Kecamatan Dukuhseti dilaksanakan acara Silaturahim dan Konsolidasi PCNU bersama MWCNU dan ranting Nahdlatul Ulama se-eks Kawedanan Tayu. Silaturahim ini merupakan Turba perdana yang rencananya akan dilaksanakan di lima eks-kawedanan. Hadir […]

  • Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sebuah kisah nyata yang dapat kita ambil hikmahnya datang dari seorang kyai Arwani (alm. Allahummaghfirullah).Beliau merupakan sosok kyai kharismatik yang terkenal dengan hafalan Qur’annya. Pesantren yang diasuhnya adalah Yanbuul Qur’an di Kudus, merupakan salah satu pesantren yang menjadi kiblat para hafidz dan hafidzah di Indonesia. Suatu hari, beliau bepergian bersama santrinya. Ketika beliau sampai di […]

expand_less