Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Laziz NU » Roman Terpendam Marah Rusli

Roman Terpendam Marah Rusli

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
  • visibility 287
  • comment 0 komentar

 Apakah ada yang kekal di dunia ini? nyawa dengan badan saja, yang sedemikian rapat hubungannya, pada suatu ketika akan berpisah juga, seperti dua benda yang tak pernah terhubung.(hal 25).  Gaya bercerita marah rusli dalam novel ini begitu mempesona, teks – teks yang lahir dari hal – hal biasa di tangannya mengalir terasa begitu ajaib, ringan, menyentuh, tetapi tidak sepele.

Buku ini berkisah tentang perenungan hidup dan pergulatan cinta si pengarangnya. Siapa mengira bahwa sang sastrawan besar Marah Rusli, menyimpan kisah cinta yang sedemikian menyentuh dan abadi ini hampir lebih dari 50 tahun.

Melalui Memang Jodoh, Marah Rusli sekali lagi mempersembahkan warisan harta karun terpendam bagi dunia sastra Indonesia.

Nama Marah Rusli (Lahir di Padang 1889, meninggal di Bandung 1968) dalam peta sastra Indonesia telah mendapatkan pengakuan sebagai sastrawan terkemuka angkatan Balai Pustaka melalui karyanya Sitti Nurbaya, (pertama kali terbit 1920), roman yang mengangkat tema kawin paksa dan kasih tak sampai itu abadi dalam ingatan kolektif kita sebagai ungkapan ketidakpuasan terhadap belenggu adat yang menghambat kemajuan.

Novel semiautobiografi ini ditulis berdasar riwayat pengarangnya. Dalam produk

susastra berlatar adat minang yang masih diwarnai konflik antara adat versus kemerdekaan individual ini bisa diterjemahkan dalam bentuk narasi yang matang dan memikat.

Pergulatan hidup Marah Rusli menarik dan penuh liku. Sebagai lelaki yang terlahir dari kalangan bangsawan Minang, seumur hidup dia memberontak terhadap tatanan adat istiadat lapuk priayi – priayi Minangkabau yang menganggap perkawinan antara lelaki bangsawan dan perempuan daerah lain sebagai suatu penghinaan. Kisah tersebut kemudian dituangkan ke dalam novel Memang Jodoh.

Nilai – nilai dramatik dalam kisah Memang Jodoh ini dapat kita jumpai lewat pertentangan antara tokoh utama Sejoli Marah Hamli, seorang pemuda keturunan bangsawan Padang dengan ibunya Siti Anjani. Pertentangan itu berawal dari penolakan Hamli yang akan dijodohkan dengan pasangan yang masih dari kerabat dekat. Hamli menolak perjodohan itu sebab dia bersikeras akan merantau ke negeri Belanda untuk meneruskan belajar di sekolah tinggi kedokteran di sana. Pertentangan itu bahkan berujung pada ancaman bunuh diri dari sang ibu Siti Anjani, Dari pada aku menderita kesedihan dan kekhawatiran tiga tahun lamanya, dengan kemungkinan akan berpisah juga denganmu, karena kau kawin dengan orang Belanda, lebih baik ku bunuh diriku sekarang, supaya aku tidak menderita terlalu lama.( hal 67)

Perkataan ini bukan ancaman main – main, tetapi sungguh akan kutepati. Pilihlah olehmu, antara ibumu dan kesukaan hatimu! Jika masih ada harganya bagimu mempunyai ibu, tinggalah kau di tanah airmu; jika tidak, pergilah kau ke negeri Belanda. ( hal68)

Adat Minang yang mengikat erat ternyata membelenggu cita – citanya. Dan Hamli tetap tak bergeming walau dia terpaksa terbuang dari keluarga besar. Kisah dengan beragam latar daerah yang berbeda mengikuti kisah – kisah perjalanan hidup Hamli, mampu memberi kita ruang untuk mengetahui keberagaman kebudayaan di negeri ini. Sejumlah peristiwa sejarah mewarnai beberapa episode dalam novel ini, salah satunya adalah meletusnya Gunung Kelud di Jawa Timur pada tahun 1919 yang menewaskan ribuan penduduk. Saat itu Hamli sedang bertugas di kota Blitar.

Bagi para pembaca yang akrab dengan karya sastra lama buku ini sangat mengasyikan untuk dibaca, gaya berceritanya yang sederhana dan mudah dicerna, membuat novel ini tak menjemukan. Setelah terpendam lebih dari setengah abad, roman Memang Jodoh, kini terbuka sebagai harta karun siap baca yang memperkaya wacana sastra Indonesia.

Seperti kata pepatah lama “ Kisah cinta tak pernah mati untuk dibicarakan. “ dan Marah Rusli dengan cendekia menghidupkan kenangan – kenangan cintanya kepada sang istri sebagai bahan perenungan, tanpa menggurui. Sebuah kisah sederhana dari kehidupan yang biasa diolah menjadi sebuah adonan yang kaya rasa. Memang Jodoh pun terasa istimewa.


Judul          : Memang Jodoh

Pengarang  : Marah Rusli

Penerbit      : Qanita, Bandung

Tebal           : x + 536 halaman

Cetakan 1   : Edisi Kedua, Mei 2015

Peresensi    : Inayatun Najikah, staf administrasi Lazisnu Pati

 

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar Sholawat dan Pengajian, Pelajar NU Gembong Gaet Ribuan Warga

    Gelar Sholawat dan Pengajian, Pelajar NU Gembong Gaet Ribuan Warga

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.232
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Acara Pelajar NU Gembong Bersholawat berlangsung meriah. Setidaknya, inilah yang dilontarkan oleh Ketua PAC IPNU Gembong, Zaenal Arifin. Acara yang dihelat Ahad (26/10) di halaman Masjid Hidayatul Muttaqin Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati tersebut adalam dalam rangka memperingati Hari Lahir IPNU-IPPNU Gembong yang ke-enam sekaligus memeriahkan Hari Santri 2025 dan Maulid […]

  • Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    Launching Jurnal Khittah dan Majalah Nuansa Turut Meramaikan Harlah NU ke 89

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2015
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Kabar. NU. Pati Sabtu 31 Januari. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memperingati hari lahir (Harlah) NU yang ke-89 di gedung PCNU setempat, Acara tersebut dimulai dengan launcing Jurnal “Khittah” yang diterbitkan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam)  dan peluncuran Majalah “Nuansa” yang diterbitkan Lajnah Ta’lif wan-Nasyr (LTN). Dalam kedua acara tersebut, […]

  • PCNU-PATI

    Ayahku Bukan Pembohong

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Novel yang menceritakan kisah seorang anak yang bernama Dam yang tumbuh dengan segala cerita-cerita ayahnya. Sang ayah sangat suka menceritakan kisah-kisah petualangan yang mengandung nilai-nilai luhur yang terdengar seperti dongeng. Seperti cerita tentang Sang Kapten, Lembah Bukhara, Negeri Penguasa Angin, Si Raja Tidur, dan lain sebagainya. Semenjak kecil, Dam selalu percaya dengan kisah-kisah yang diceritakan […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Menghitung Kredit. Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash.

    Kredit

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Karena untuk menjadi istiqomah itu amat berat. Selalu tepat waktu dalam kondisi apa saja, dimana saja, dengan siapa dan berbuat apa. Jika sudah mengiyakan sepekan sekali harus ada tulisan ya harus di sempatkan. Seperti halnya kemarin-kemarin jika hari kemenangan tinggal kenangan. Setelah sebulan fuul kita terkekang, menahan lapar, menahan dahaga. Tapi belum mampu menahan rasan-rasan […]

  • Ma'arif NU Jateng Perlebar Kerjasama Internasional

    Ma’arif NU Jateng Perlebar Kerjasama Internasional

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Jakarta – Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah mengikuti Konferensi Kerjasama dengan tiga Kampus China di Hotel Ciputra Jakarta pada Ahad (23/02/2025). kegiatan difasilitasi oleh BRCC Indonesia, dengan dihadiri oleh perwakilan dari Kemendikdasmen, Direktur BRCC Global, LP Ma’arif NU PBNU, LP Ma’arif NU PWNU DKI Jakarta dan beberapa Sekolah Menengah Atas di Jakarta. […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Peserta didik Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, meraih juara pertama Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) kategori umum tingkat Nasional dalam even Semarak Ilmu Al Qur’an dan Tafsir 2024. Perlombaan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, UIN Walisongo Semarang, Rabu (9/10/2024). Adapun […]

expand_less