Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

Risih dengan Radikalisme Beragama, Ansor Pati Akan Gelar Kopdar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 26 Jul 2019
  • visibility 289
  • comment 0 komentar

PATI-Ancaman radikalisme dalam beragama sudah kian nyata. Setidaknya inilah yang disampaikan oleh Muhammad Sahlan dalam sebuaj artikel yang diterbitkan oleh nu online. Indikasinya adalah banyaknya generasi muda yang mulai terpapar faham-faham fundamentalisme beragama. Parahnya, mereka bukan dari kalangan minim pendidikan, tapi justru para mahasiswa di perguruan tinggi yang lumayan mentereng di Indonesia.

Artikel bejudul Radikalisme Beragama di Indonesia tersebut terbit jelang pertengahan 2017. Dua tahun silam dan fakta yang disebutkan begitu mencengangkan. Singkatnya, ada 80% mahasiswa yang lebih memilih syariah sebagai pandangan hidup berbangsa dan negara. Sementara yang masih bercokol pada ‘kubu’ pancasila hanya 4% lebih.
Syariah yang dimaksud adalah prinsip syariah yang difahami secara kolot dan tekatual semata. Sebab, jika difahami secara kontekstual, pancasila sudah sangat syar’i. Setidaknya inilah yang sering kali disampaikan oleh ulama’-ulama’ nusantara.

Pamflet undangan kopdar “Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara”

Gerakan Melawan Radikalisme

Melalui berbagai fakta tersebut, Pengurus Cabang Ansor dan Pengurus Cabang NU Kabupaten Pati perlu melakukan pendekatan-pendekatan kepada kaum milenial. Upaya-upaya mengembalikan kesadaran bernegara dan melawan radikalisme beragama ini sudah sangat sering dilakukan dan memang harus terus dilakukan.

Melalui sebuah kegiatan bertajuk ‘Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara’ PC Ansor, Satkorcab Banser dan PCNU Pati mengajak generasi muda khususnya di Kabupaten Pati untuk untuk menyadari situasi politik saat ini. Agenda yang rencananya akan dilangsungkan di Rumah Joglo Qur’an Minggu (28/7) siang tersebut akan mendatangkan dua narasumber utama, yatitu Yusuf Hasyim, M.Si. (ketua PCNU Pati) dan M Nuruzzaman (Kondensus 99 Asmaul Husna Pimpinan Pusat GP Ansor).

“Kami mengundang semua elemen masyarakat khususnya generasi muda untuk ngopi bareng, ngobrol santai soal arah radikalisme beragama di Indonesia. Kami terbuka, semua boleh datang” ungkap panitia penyelenggara.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Ramadhan, MWC NU Kayen: Ikut NU Tidak Bakal Kelaparan

    Sambut Ramadhan, MWC NU Kayen: Ikut NU Tidak Bakal Kelaparan

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

      Acara Megengan Bareng yang digelar oleh MWC NU Kayen, tepat pada malam nosfu Sya’ban KAYEN-Tradisi megengan telah melekat di sejumlah kalangan masyarakat di jawa. Upacara penyambutan bulan suci Ramadhan ini dilaksanakan dengan ragam cara.  “Intinya, megengan itu ekspresi kegembiraan akan datangnya Bulan Ramadhan,” tutur K. Saeku, Sekretaris PCNU Pati.  Salah satunya, kegiatan megengan dilaksanakan […]

  • Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    Reformulasi Aswaja Sebagai Manhajul-fikr & Manhajul-amal

    • calendar_month Rab, 14 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Oleh : DR. Abdul Karim, M.Pd A. Tuntutan Dunia Baru Kehidupan yang terus mengalami perubahan pada semua aspek baik sosial, budaya, ekonomi, dan politik menuntut pembaruan pemahaman aswaja yang menjadi pedoman dalam menjalankan syariat dan pembinaan umat. Bukan menggeser isi dan substansi namun menyelaraskan metode kajian (manhaj) agar hasil pemaknaan teks yang sudah ada menjadi […]

  • PCNU Pati Raih Penghargaan Ke-3 Penanggulangan HIV dan AIDS se-Jawa Tengah

    PCNU Pati Raih Penghargaan Ke-3 Penanggulangan HIV dan AIDS se-Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

     Kabar NU. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)  Pati meraih penghargaan ke tiga sebagai pengurus cabang yang aktif dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS di lingkungan PWNU Jawa Tengah. Penghargaan diberikan oleh perwakilan tim penanggulangan HIV dan AIDS (Sub Recipient/SR) PWNU Jawa Tengah, Tedi Kholiludin. H.Saalamun,  sekretaris SR  PCNU Pati yang hadir dan menerima penghargaan tersebut […]

  • PCNU-PATI

    Lazisnu Pati Berbagi Fidyah Kepada Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 25 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati melakukan penyaluran fidyah kepada korban banjir di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus Kabupaten Pati, Senin (23/01). Dalam hal ini pihak Lazisnu Pati yang diwakili oleh beberapa tim managerial turut serta menggandeng MWC NU Gabus beserta beberapa relawan wilayah lokasi tersebut. Penyaluran fidyah ini dilakukan dengan memberikan nasi siap saji sejumlah 300 paket. […]

  • PCNU Pati Gelar Apel Hari Santi di Pendopo Kabupaten

    PCNU Pati Gelar Apel Hari Santri

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 3.424
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati melaksanakan peringatan Hari Santri 2025, di pendopo kabupaten, Rabu (22/20/2025) sore. Kegiatan ini semula dijadwalkan berlangsung di Taman Makam Pahlawan Giri Dharma, kemudian dilanjutkan ziarah serta tabur bunga di pusara Muhammad Hasyim Mahfudh (1929-1949). Namun karena terhalang hujan lebat, maka apel dipindahkan ke pendopo kabupaten. Seratusan […]

  • Hewan Pun Berpuasa

    Hewan Pun Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 390
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Jika definisi puasa sekadar tidak makan dan tidak minum, maka saya menyebut hewan pun berpuasa: sapi, kerbau, ayam, bebek, semua berpuasa meski durasinya tidak seperti manusia. Ini juga dipertegas oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menulis buku Tuhan Pun “Berpuasa” (1997). Jika Tuhan saja berpuasa, masak hewan ya ora puasa? Puasa […]

expand_less