Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Recehan

Recehan

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
  • visibility 203
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Kemarin saat selesai makan siang dan rehat sejenak saya mendengarkan salah satu teman saya yang beberapa waktu lalu telah mengikuti pendidikan untuk memantapkan keyakinan, keloyalitasan, perjuangan dalam mengahadapi tantangan zaman, yang makin kesini makin membingungkan.

Selama sepekan mengikuti pendidikan tersebut naluri perjuangannya makin meningkat, bahkan jika ada panggilan pengabdian dan perjuangan langsung cap cus berangkat.

Hingga saat ini ketika tulisan ini saya masih terngiang dengan cerita kisah tanpa kasih teman saya tersebut. Mengemukakan jika mengumpulkan uang recehan untuk semua kemaslahatan itu tak ada fungsinya. Dan anehnya lagi yang mengatakan tersebut adalah narasumber yang mencari sumber dari pendidikan itu, meskipun notabenenya orang tersebut adalah politikus, pemain yang sedikit rakus dan lain seterusnya.

Seharusnya, ketika saya dan Anda sudah berusaha mengikrarkan diri untuk sebuah pengabdian tentu jerih payah, atau pun program-program ide baik yang level recehan atau pun level gebokan, semuanya saling menopang satu sama lainnya. Jadi tak ada yang lebih utama, lebih bagus, lebih efektif dan lebih aktif. Sebab dalam sebuah pengabdian seharusnya tanpa ada pengharapan. Meskipun recehan akan tetapi hal tersebut dengan niatan untuk kesejahteraan umat.

Maka, Parodi hari Rabu ini, berusaha mengutaran unek unek terkait orang yang merasa lebih tinggi akan tetapi orang tersebut masih saja menganggap recehan itu tak penting. Karena orang tersebut tak memahami, mengerti dan melihat secara langsung bagaimana sebuah recehan bisa menghasilan, layanan layanan gratis, gerai gerai pelayan umat tanpa harus menggunakan pelayanan yang ketat.

Bahkan lebih dari itu, seharusnya dari recehan tersebut kita bisa saling melengkapi dan saling mempercayakan diri. Saling menopang saling menjaga, yin dan yang harus bisa berimbang.

Demikian tulisan Parodi ini, apabila awal tulisan hingga akhir tulisan ada hal yang tak berkenan atau pun tak bisa dipahami sebab alurnya zig zag , semuanya di karenakan komponennya sedang naik turun tak karuan. Sebab naik turunya adalah ritme yang harus dilalui. Sekian. Terima kasih.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa; Balas Dendam saat Berbuka. Photo by Ali Inay on Unsplash.

    Puasa; Balas Dendam Ketika Berbuka

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At MajhaSepekan saya dan Anda menjalani ibadah puasa. Pun telah banyak permintaan berbuka bersama dari teman kerja, kolega bisnis atau pun dari lainnya. Dan hanya untuk makan saja saya dan Anda harus bersama-sama. Jadi teringat pepatah Jawa makan tak makan yang penting kumpul. Bisa jadi ini yang dimaksud dengan pepatah itu. Kemarin […]

  • PCNU-PATI

    Kunci Meraih Keberkahan Ilmu?

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    “Ketahuilah, sesungguhnya seorang penuntut ilmu tidak akan memperoleh kesuksesan ilmu dan tidak pula bermanfaat ilmunya, kecuali dengan mengagungkan ilmu dan ahli ilmu, mengagungkan gurunya dan menghormatinya.” —Imam Az-Zarnuji             Demikianlah sekelumit motivasi yang diberikan oleh penulis buku ini kepada para pemuda penuntut ilmu. Buku ini sudah lama dikenal, khususnya di kalangan pesantren yang mengkajinya  dari […]

  • PCNU-PATI

    Puasa setelah Puasa

    • calendar_month Sel, 2 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Kebanyakan orang memandang, memahami, menginterpretasi bahwa puasa ya hanya puasa Ramadan. Ya, benar kalau itu puasa wajib sebagai bagian dari rukun Islam. Namun, sebenarnya banyak puasa setelah puasa, puasa di atas puasa, puasa pasca puasa. Realitasnya, setelah bulan Ramadan yang penuh berkah berlalu, umat muslim di seluruh dunia seringkali berpikir tentang bagaimana […]

  • PCNU-PATI

    MHI Gembong Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- GABUS – Keluarga MI Hidayatul Islam (MHI)  Gembong-Pati melakukan aksi sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kosekan, Gabus pada Rabu (4/1) sore. Desa tersebut menjadi salah satu langganan banjir setiap musim penghujan. Kepala MHI Gembong, Sholikhin menegaskan bahwa Desa Kosekan menjadi tujuan penyaluran bantuan karena di daerah tersebut jarang tersorot kamera.  “Dulu pernah kami […]

  • LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    LTN NU PATI DAMPINGI PESANTREN MEMBUAT BLOG

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Margoyoso- (04/11/15) Pasca Kegiatan Diskusi Jihad Cyber dan pelatihan pembuatan blog di SMK Cordova Margoyoso yang diadakan LTN NU dan Lakpesdam. Tim dari LTN NU Pati melakukan pendampingan terhadap pesantren-pesantren yang serius menindaklanjutinya. Salah satunya adalah pesantren An-Nur Sucen Terangkil, Pesantren Mabdaul Huda Buludana Maroyoso, dan Pesantren Ar-Raudoh Kajen, dan Ponpes Shofa Azzahro Gembong. Menurut […]

  • Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 324
    • 0Komentar

    Sebuah kisah nyata yang dapat kita ambil hikmahnya datang dari seorang kyai Arwani (alm. Allahummaghfirullah).Beliau merupakan sosok kyai kharismatik yang terkenal dengan hafalan Qur’annya. Pesantren yang diasuhnya adalah Yanbuul Qur’an di Kudus, merupakan salah satu pesantren yang menjadi kiblat para hafidz dan hafidzah di Indonesia. Suatu hari, beliau bepergian bersama santrinya. Ketika beliau sampai di […]

expand_less