Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

234 Mahasiswa Ipmafa Pati Diwisuda

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
  • visibility 364
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Institut Pesantren Mathali’ul Falah (Ipmafa) Margoyoso Pati, menggelar wisuda ke-13, Sabtu (26/10/2024) pagi. Sebanyak 234 mahasiswa yang diwisuda, diharapkan bisa menerapkan ilmu serta nilai-nilai pesantren yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di kampus.

Ratusan mahasiswa yang diwisuda itu berasal dari tujuh program studi. Antara lain Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Zakat dan Wakaf (Zawa), serta Perbankan Syariah (PS). Lulusan-lulusan ini dipersiapkan menjadi agen perubahan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, sosial, hingga ekonomi syariah.

Rektor Iomafa, KH. Abdul Ghofarrozin, menyatakan bahwa wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal perjalanan pengabdian yang lebih luas.

“Wisuda ini adalah pintu awal untuk berkiprah dan berkhidmat di masyarakat. Kami harap kalian mampu menjadi agen perubahan yang membawa semangat keilmuan dan jiwa santri di mana pun kalian berada,” kata dia di hadapan wisudawan.

KH. Abdul Ghofarrozin berpesan kepada para wisudawan untuk menjalani profesi mereka dengan penuh keikhlasan, baik sebagai guru, amil zakat, aktivis, maupun peran lainnya di masyarakat.

“Tugas utama kalian adalah mencintai peran yang telah kalian pilih dan menjalankannya dengan sepenuh hati,” pesan dia.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung nilai sholih akrom (kesalehan dan kehormatan) sebagai pedoman hidup yang dibawa dari kampus ke masyarakat.

“Sebagai santri yang juga lulusan perguruan tinggi, kalian memiliki tanggung jawab moral dan sosial yang besar. Jadilah pelopor perubahan yang mengutamakan kemaslahatan umat di samping pencapaian karier pribadi,” tutur dia.

Salah satu wisudawan, Rofiatunnikmah mengungkapkan, proses panjang di Ipmafa telah membentuk mereka secara akademis dan spiritual.

“Di Ipmafa, kami belajar lebih dari sekadar ilmu duniawi. Kami ditempa dengan nilai keikhlasan dan disiapkan untuk mengabdi. Setiap langkah perjuangan kami di sini menjadi bagian dari ibadah,” ujar dia.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada dosen dan seluruh pimpinan kampus yang telah membimbing para mahasiswa dengan penuh dedikasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran Ipmafa, khususnya bapak Rektor dan para dosen tercinta, yang telah membekali kami dengan ilmu serta nilai-nilai moral dan spiritual dari tradisi pesantren,” kata dia.

(*/angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

    PCNU Pati : Perlu Kaji Ulang Kebijakan Penundaan Tatap Muka TPQ

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Kantor PCNU Pati PATI-Surat edaran Bupati Pati Nomor 451.4/1679 bertanggal 20 Juli 2020 menuai beragam reaksi. Edaran tersebut merupakan permohonan Bupati Pati yang ditujukan kepada Kepala Kementerian Agama Pati. Surat yang dilayangkan Bupati melalui Setda Pati ini berisi permintaan Bupati agar Kemenag mengintruksikan segenap penyelenggara Taman Pendidikan al Qur’an (TPQ) di wilayah Kabupaten Pati agar […]

  • Ucapan Nadzar

    Ucapan Nadzar

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 666
    • 0Komentar

    Sebagian orang Jawa, kalau punya hajat sering mengucapkan lafadz tertentu yang yang menyatakan kesanggupannya melakukan sesuatu apabila hajatnya terpenuhi, misalnya : do`akan aku kalau aku berhasil kamu saya beri uang atau besok hari raya qurban aku menyembelih kerbau. Pertanyaan : Termasuk nadzarkah ucapan-ucapan tersebut ? Jawaban : Ucapan seperti itu tidak termasuk nadzar, kecuali bila […]

  • PCNU - PATI

    Ketua IPPNU Pati Dukung Kebijakan Peremajaan Usia IPNU IPPNU

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 452
    • 0Komentar

    PATI – Ketua PC IPPNU Kabupaten Pati, Melisa Yusrina mendukung wacana peremajaan usia IPNU IPPNU. Menurutnya, hal ini dibutuhkan untuk memetakan fokus garapan dalam IPNU IPPNU. Namun, ia memberikan catatan jika penerapan kebijakan ini diberikan waktu transisi hanya satu tahun, maka sangat memberatkan para pengurus yang ada di bawah “Apalagi dengan kondisi tiap daerah berbeda-beda. […]

  • Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

    Ana Nailul Gantikan Ani Agustiyani Pimpin Fatayat Winong

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Wajah-wajah baru Pengurus PAC Fatayat NU Winong berpose bersama pengurus NU dan Banom  WINONG – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Winong baru saja menyelesaikan hajat rutinnya, Minggu (3/10) kemarin. Konferancab Fatayat NU Winong tersebut diselenggarakan di Gedung MWCNU setempat.  Beberapa tokoh tercatat menghadiri agenda sakral tersebut. Diantaranya, KH. Alwan Syahri (Ro’is Syuriyah), K. […]

  • Porsema XII didukung Pemkab Semarang secara Penuh

    Porsema XII didukung Pemkab Semarang secara Penuh

    • calendar_month Kam, 9 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 372
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Dalam rangka menyambut peserta Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII, Bupati Kabupaten Semarang menggelar Welcom Party Porsema XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis malam (9/2/2023). Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH. M. […]

  • black and gray atm machine

    ATM

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 454
    • 0Komentar

      Oleh : Niam At Majha   Sore kemarin sebelum pulang kerumah saya sempatkan untuk mampir pada sebuah ATM untuk menarik uang tunai. Ternyata di tempat tersebut antriannya cukup banyak, untung saja pihak bank telah menyediakan kursi untuk menunggu. Meskipun dalam sebuah penungguan tentu ada rasa sebal dan menyebalkan, akan tetapi hal itu saya anggap […]

expand_less