Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Rakerdin Zona 7 Dibuka Wakil Ketua Ma’arif NU PBNU

Rakerdin Zona 7 Dibuka Wakil Ketua Ma’arif NU PBNU

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
  • visibility 194
  • comment 0 komentar

Pcnupati.or.id- Pemalang – Rapat Kerja Dinas (Rakerdin) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Zona 4 di Pemalang dihadiri 359 Kepala Madrasah dan Kepala Sekolah dari LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes dan puluhan pengurus LP.  terlaksana pada Ahad (26/1/2025) di The Winner Resto Pemalang.

Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah Fakhrudin Karmani menyampaikan bahwa Rakerdin menjadi momentum penting karena sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil), Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), dan Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) dan dilanjutkan Rakerdin.

“Sebelum ada Rakerdin, jumlah satuan pendidikan Ma’arif NU Jawa Tengah baru 3982. Setelah Rakerdin sampai hari ini, naik menjadi 4361 satuan pendidikan,” kata Fakhrudin.

Dikatakan Fakhrudin, bertambahnya jumlah satuan pendidikan tersebut tentu melahirkan peluang sekaligus tantangan. Namun, pihaknya berkitmen untuk terus memajukan layanan dan mutu satuan pendidikan di bawah LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pemalang Kiai Abu Joharudin Bahry menyambut baik kegiatan tersebut meski ada perpindahan tempat, namun pelaksanaan Rakerdin di Pemalang berjalan lancar dan maksimal. “Menurut saya, ber-Ma’arif itu harus menjadi rujukan pendidikan, keislaman, dan keaswajaan,” tuturnya.

Di Kabupaten Pemalang, katanya, lembaga pendidikan kategorinya hanya tiga. “Di bawah Ma’arif NU, di bawah Dinas Pendidikan, dan di bawah Muhammadiyah. Khusus yang tidak punya label, kalau tidak di bawah Dinas dan Muhammadiyah ya biasanya Ma’arif. Jadi yang resmi bergabung di bawah Ma’arif sebanyak 150-an dari kira-kira 200-an yang terdeteksi NU,” katanya.

Wakil Sekretaris PWNU Jawa Tengah Dr. Ghufron Hamzah menyampaikan bahwa Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah merupakan bagian dari depertemenisasi di PWNU Jawa Tengah yang fokus bidang pendidikan. “Bidang pendidikan ini merupakan bagian strategis dari Nawa Kartika sebagai medan khidmat PWNU Jawa Tengah periode 2024-2029,” katanya.

Pihaknya menghimbau kepada peserta Rakerdin, bahwa perkembangan digital saat ini luar biasa, dan PWNU Jateng sudah memprioritas program digitalisasi. “Mahasiswa sekarang itu pinter-pinter. Buat tugas tinggal pakai ChatGPT. Maka ini harus dikuatkan di jenjang madrasah dan sekolah, bahwa penggunaan teknologi digital termasuk ChatGPT harus bijak. Karakter tidak bisa diajarkan oleh AI, hanya guru yang bisa mengajarkan karakter kepada murid,” katanya.

Wakil Ketua LP Ma’arif NU PBNU Dr. H. Yanto Basri dalam sambutannya, pihaknya menyoroti arah kebijakan pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) dan Kementerian Agama (Kemenag) termasuk arah kebijakan Deep Learning.

“Deep learning, di dalamnya mindful learning, meaningful learning, dan joyfull learning, ini merupakan sebuah arah pendidikan yang arah memberikan guidance kepada seluruh elemen di Indonesia dengan baik yang membutuhkan pola pikir yang cukup baik,” katanya.

Selain itu, Kemdikdasmen juga mengeluarkan “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat: Membentuk Generasi Berkarakter” melalui Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan sehat dan bergizi, Gemar belajar, Bermasyarakat, Istirahat Cepat. “Ini adalah sebuah arah agar anak didik kita menjalani kehidupan di sekolah dan di rumah dengan baik,” katanya.

Pihaknya berharap, dari arah kebijakan Kemdikdasmen ini, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng harus punya sistem, pola, struktur berpikir, adaptif terhadap perubahan zaman, adaptasi kurikulum, metodologi, agar anak-anak kita bisa belajar di rumah, madrasah dan sekolah dengan baik.

Selain itu, menurutnya, Kemenag juga memiliki arah dengan beragam prioritas program penguatan GTK, toleransi, nasionalisme, dan program lain. Secara resmi, Rakerdin Zona 4 dibuka Wakil Ketua LP Ma’arif NU PBNU Dr. H. Yanto Basri, dilanjutkan penyerahan penghargaan.

Dalam kesempatan itu, hadir juga Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Badan Penelitian dan Pengembangan dan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Dr. Muchamad Sidik Sisdiyanto, M.Pd., Asisten Bupati Pemalang, Pergunu, Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Pemalang, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes, dan tamu undangan. (Ibda)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • white and red love print box

    Tanggal Merah, Tanggal Kehidupan Hakiki

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

      Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Agama Konghuchu diakui secara formal oleh Negara Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2000. Pada saat itu, Gus Dur lah yang membidani lahirnya Perpres tersebut sebagai wujud pluralitas Bangsa Indonesia. Tentunya dawuh Presiden ini membawa efek domino di beragam aspek. Seperti dalam ranah sosial, pengakuan Agama baru ini […]

  • Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU Mengadakan Diskusi Bersama

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Yayasan Pendidikan Muslimat NU yang membawahi TK, RA, KB dan Satuan  Pendidika Sejenis, telah mengadakan sosialisasi perihal penguatan lembaga, Rabu 3/2/16 kemarin.             “Harapan saya selaku ketua Pengurus YPM agar semua guru dan sekolah yang di bawah naungan YPM agar tidak melupakan jasa-jasa para Muslimat terdahulu, sebab keadaan yang sekarang itu tidak lepas dari campur […]

  • PCNU-PATI

    NU dan Nasionalisme Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di tengah arus gerakan formalisasi syariat Islam pada era reformasi, Nahdlatul Ulama (NU) yang kita kenal membuat ketetapan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan bentuk final dari sistem kebangsaan di negri ini. Hal ini, sebagaimana telah ditetapkan dalam Muktamar NU ke-31 di Boyolali dan Solo 2004 tentang tausyiah Muktamar di […]

  • PCNU-PATI

    PC Fatayat NU Cabang Pati, Adakan Rutinan Triwulan

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Gembong. Bertempat di Desa Sitiluhur Kecamatan Gembong Pimpinan Cabang Fatayat NU  Kabupaten Pati mengadakan kegiatan Triwulan Ahad, 28 Agustus 2022, kemarin Turut hadir dalam kegiatan tersebut meliputi Camat Gembong, Kapolsek, Koramil, MWC NU, Banser, Anshor, IPNU, Kades Sitiluhur. “Kegiatan Triwulan PC Fatayat NU Kabupaten Pati diikuti oleh semua pengurus, PAC Fatayat NU Se-kabupaten Pati sekaligus […]

  • PCNU-PATI Photo by Alan Alves

    Memilih Diam

    • calendar_month Jum, 24 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Beberapa waktu yang lalu kawan baik saya tengah berkeluh kesah pada saya. Ia membagikan kisah perjalanan cintanya yang begitu rumit. Saat ia bercerita sesekali ia meneteskan air mata. Barangkali terlalu berat kisah yang dihadapinya ini. Saya hanya mendengarkannya dengan seksama, tanpa ingin mengintervensi atau semacamnya. Barangkali dengan begitu ia akan sedikit lega […]

  • Kiai Zulfa Mustofa Apresiasi Wisuda Pascasarjana IPMAFA Pati yang Gunakan Bahasa Arab

    Kiai Zulfa Mustofa Apresiasi Wisuda Pascasarjana IPMAFA Pati yang Gunakan Bahasa Arab

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.037
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Dr. (H.C.) K.H. Zulfa Mustofa, memberikan apresiasi tinggi pada pelaksanaan Wisuda Perdana Program Pascasarjana Magister Pendidikan Bahasa Arab IPMAFA 2025, yang digelar di Aula 2 Kampus IPMAFA, Sabtu (8/11/2025). Kiai Zulfa menilai bahwa penggunaan bahasa Arab dalam prosesi wisuda merupakan hal yang membanggakan dan mencerminkan ruh pesantren yang melekat kuat pada IPMAFA. […]

expand_less