Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PR Fatayat NU Desa Gembong Terbentuk, PAC : Kami Marathon

PR Fatayat NU Desa Gembong Terbentuk, PAC : Kami Marathon

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 13 Mar 2022
  • visibility 320
  • comment 0 komentar
KH. Masruhin, menyaksikan penyerahan amanah jabatan Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong oleh ketua PAC Fatayat NU Gembong, Munfarichah (tengah) kepada Yeni Munifah

GEMBONG – Setelah sekian lama vakum, Fatayat NU Ranting Desa Gembong resmi dibentuk pada Sabtu (12/3) kemarin. Peristiwa bersejarah tersebut dilaksanakan di Gedung MWC NU, Jalan Raya Gembong-Colo, Km. 1, Gembong. 

KH. Masruhin, Ketua Ranting NU Gembong mendampingi proses pemilihan pengurus baru untuk banom sayap pemudi NU tersebut. Selain itu, Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong, Munfarichah beserta jajaran pengurus hariannya bertugas sebagai pemandu. 

“Ini organisasi keramat ya. Fatayat merupakan transisi dari IPPNU ke Muslimat NU. Jadi Fatayat ini sangat penting. Militansi Kader Fatayat, menentukan kejayaan Muslimat di masa mendatang,” tandas wanita yang akrab disapa Chika tersebut. 

Sementara itu, Yeni Munifah, yang terpilih sebagai nakhoda baru Fatayat NU Ranting Gembong juga menegaskan hal serupa dalam sambutannya. 

Wanita asal Dukuh Kauman Godang tersebut berharap pengurus Farayat di bawah kepemimpinannya bisa menjadi pemudi yang militan, setia pada organisasi. 

“Militansi itu sangat perlu. Mari kita hidupkan NU melalui Fatayat NU Ranting Gembong, jangan sampai kita menjadi orang yang kebalikannya, yaitu mencari hidup di Fatayat,” tandas dia. 

Di penghujung acara, KH. Masruhin juga turut memberikan motivasi kepada para pemgurus baru Fatayat NU di wilayah kerjanya. Dalam orasinya dihadapan puluhan pemudi NU dari 9 Dukuh yang ada di Gembong tersebut, ia menitikberatkan pada penguatan ekonomi. 

KH. Masruhin, meminta kepada kepengurusan baru tersebut agar membantu promosi Lazisnu kepada masyarakat. 

“Alhamdulillah Lazisnu Desa Gembong sudah menunjukkan progres yang baik. Fatayat NU saya minta untuk membantu memperkenalkan Lazisnu kepada masyarakat. Sebab, di era sekarang ini, kemandirian ummat merupakan tolak ukur kesuksesan organisasi kita,” tutur dia. 

Marathon 

Selama masa jabatannya sejak akhir 2021, Chika menargetkan, sebelum Ramadhan ini seluruh Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong memiliki pengurus. 

Sejak Januari 2022, dirinya menegaskan telah membentuk empat Pimpinan Ranting Fatayat NU yang ada di Kecamatan Gembong. Keempatnya antara lain, Ranting Desa Ketanggan, Plukaran, Wonosekar dan terakhir Gembong. 

Selebihnya, lanjut dia, masih ada dua ranting yang akan dibentuk dalam waktu dekat ini. Keduanya yaitu, Ranting Desa Bageng dan Bermi. 

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Ketua Ranting NU setempat serta beberapa pemudi NU di desa-desa tersebut untuk pembentukan Pimpinan Ranting. Mereka pun memberikan respon positif terhadap rencana ini. 

“Alhamdullag, semoga dalam waktu dekat ini seluruh desa di Gembong punya Pimpinan Ranting Fatayat NU. Kami memang harus marathin untuk kejar target,” pungkas dia.(lut/ltn)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    NU; Menjaga Tradisi, Membangun Peradaban

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 913
    • 0Komentar

    Oleh. Siswanto, MA Nahdlatul Ulama (NU) adalah salah satu organisasi sosial-keagamaan terbesar di Indonesia, bahkan ada yang menyebutnya sebagai yang terbesar di dunia. Sebagai organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad dalam kalender Hijriyah, NU memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga tradisi serta membangun peradaban bangsa Indonesia. Salah satu kontribusi utama NU adalah […]

  • PCNU- PATI

    Mak Ngasimah

    • calendar_month Ming, 14 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Aku Maolan bin Margo lahir tanggal 3 September 1942. Tahun dimana penjajahan masih merajalela di Indonesia. Bapakku Margo bin Jasmo desa Asempapan kecamatan Wedarijaksa yang sekarang Trangkil. Emakku Ngasimah Binti Rasmo Sirah dari dukuh Centhong desa Purwodadi kecamatan Margoyoso. Emakku orang bodoh, tidak pernah mengenyam bangku sekolah maupun mengaji. Maka aku […]

  • Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

    Cerita Tape Manis Mbak-Mbak Fatayat

    • calendar_month Sab, 12 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Yeni Munifah bersama ribuan besek Tape Gembong yang siap didistribusikan  Menjadi aktivis Fatayat NU, tak menghalangi semangat Yeni Munifah untuk berdagang. Justru menurutnya, ia akan merasa bangga jika dirinya berhasil mentasyarufkan sebagian hartanya untuk organisasi.  “Prinsipnya kalau kita bisa jangan cari hidup di NU, tapi bagaimana kita menghidupkan NU itu sendiri,” satirnya.  Wanita yang akrab […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 11 Agu 2015
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    SEKITAR KEGELISAHAN ROHANI      Sekitar tahun 50-an atau 60-an (waktu yang tepat belum bena-benar diketahu) konon beliau mengalami kegelisahan yanh hebat,hingga konon beliau pernah tidak keluar rumah sampai hampir 3 bulan . Sejak itu beliau sering  ketempat KH.Abdul Hamid ,Pasuruan.Dalam pertemuan-pertemuannya dengan KH.Abdul Hamid inilah,beliau merasa menemui sesuatu yangmampu meredam kegelisahannya. Akibatnya beliau sering ke […]

  • Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV - PCNU PATI

    Dari Pojok Pati hingga ke Panggung TV

    • calendar_month Sen, 4 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Pati – Lolos di panggung semegah AKSI Indosiar masih menjadi kabar yang cukup mengejutkan bagi Alif Silfia Luthfiyah. Pasalnya, dara asal Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati itu menganggap bahwa AKSI berisi orang-orang hebat dari seluruh Indonesia. Ia masih tak menyangka mampu lolos menjadi 24 besar. “Persaingannya sangat ketat. Semua peserta memiliki ciri khas dan dukungan yang […]

  • Innalillah, KH. Abdullah Fauzan, Mursyid Thoriqoh Naqshabandiyah Berpulang

    Innalillah, KH. Abdullah Fauzan, Mursyid Thoriqoh Naqshabandiyah Berpulang

    • calendar_month Rab, 26 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 376
    • 0Komentar

    KH. Abdullah Fauzan (peci putih) dalam kenangan bersama para santrinya GEMBONG – MWC NU Kecamatan Gembong berduka. Salah seorang tokohnya berpulang ke rahmatullah.  Pada Selasa (5/1) kemarin, KH. Abdullah Fauzan, Mustasyar MWC NU Gembong menfgembuskan nafas terakhir di rumah duka, Dukuh Posono, Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong.  Jenazah al maghfurlah dikebumikan Rabu (26/1) pagi tadi. Ratusan […]

expand_less