Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PR Fatayat NU Desa Gembong Terbentuk, PAC : Kami Marathon

PR Fatayat NU Desa Gembong Terbentuk, PAC : Kami Marathon

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 13 Mar 2022
  • visibility 351
  • comment 0 komentar
KH. Masruhin, menyaksikan penyerahan amanah jabatan Ketua Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong oleh ketua PAC Fatayat NU Gembong, Munfarichah (tengah) kepada Yeni Munifah

GEMBONG – Setelah sekian lama vakum, Fatayat NU Ranting Desa Gembong resmi dibentuk pada Sabtu (12/3) kemarin. Peristiwa bersejarah tersebut dilaksanakan di Gedung MWC NU, Jalan Raya Gembong-Colo, Km. 1, Gembong. 

KH. Masruhin, Ketua Ranting NU Gembong mendampingi proses pemilihan pengurus baru untuk banom sayap pemudi NU tersebut. Selain itu, Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Gembong, Munfarichah beserta jajaran pengurus hariannya bertugas sebagai pemandu. 

“Ini organisasi keramat ya. Fatayat merupakan transisi dari IPPNU ke Muslimat NU. Jadi Fatayat ini sangat penting. Militansi Kader Fatayat, menentukan kejayaan Muslimat di masa mendatang,” tandas wanita yang akrab disapa Chika tersebut. 

Sementara itu, Yeni Munifah, yang terpilih sebagai nakhoda baru Fatayat NU Ranting Gembong juga menegaskan hal serupa dalam sambutannya. 

Wanita asal Dukuh Kauman Godang tersebut berharap pengurus Farayat di bawah kepemimpinannya bisa menjadi pemudi yang militan, setia pada organisasi. 

“Militansi itu sangat perlu. Mari kita hidupkan NU melalui Fatayat NU Ranting Gembong, jangan sampai kita menjadi orang yang kebalikannya, yaitu mencari hidup di Fatayat,” tandas dia. 

Di penghujung acara, KH. Masruhin juga turut memberikan motivasi kepada para pemgurus baru Fatayat NU di wilayah kerjanya. Dalam orasinya dihadapan puluhan pemudi NU dari 9 Dukuh yang ada di Gembong tersebut, ia menitikberatkan pada penguatan ekonomi. 

KH. Masruhin, meminta kepada kepengurusan baru tersebut agar membantu promosi Lazisnu kepada masyarakat. 

“Alhamdulillah Lazisnu Desa Gembong sudah menunjukkan progres yang baik. Fatayat NU saya minta untuk membantu memperkenalkan Lazisnu kepada masyarakat. Sebab, di era sekarang ini, kemandirian ummat merupakan tolak ukur kesuksesan organisasi kita,” tutur dia. 

Marathon 

Selama masa jabatannya sejak akhir 2021, Chika menargetkan, sebelum Ramadhan ini seluruh Pimpinan Ranting Fatayat NU Gembong memiliki pengurus. 

Sejak Januari 2022, dirinya menegaskan telah membentuk empat Pimpinan Ranting Fatayat NU yang ada di Kecamatan Gembong. Keempatnya antara lain, Ranting Desa Ketanggan, Plukaran, Wonosekar dan terakhir Gembong. 

Selebihnya, lanjut dia, masih ada dua ranting yang akan dibentuk dalam waktu dekat ini. Keduanya yaitu, Ranting Desa Bageng dan Bermi. 

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Ketua Ranting NU setempat serta beberapa pemudi NU di desa-desa tersebut untuk pembentukan Pimpinan Ranting. Mereka pun memberikan respon positif terhadap rencana ini. 

“Alhamdullag, semoga dalam waktu dekat ini seluruh desa di Gembong punya Pimpinan Ranting Fatayat NU. Kami memang harus marathin untuk kejar target,” pungkas dia.(lut/ltn)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI. Takbir Keliling di Pati Masih Belum Diperbolehkan.

    Takbir Keliling di Pati Masih Belum Diperbolehkan

    • calendar_month Kam, 14 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    PATI – Takbir keliling sudah menjadi tradisi tahunan di sejumlah desa yang ada di Pati. Namun, pada tahun ini masyarakat masih belum diperbolehkan mengadakannya. Bupati Pati Haryanto megatakan, masih sama seperti dua tahun belakangan, masyarakat di Bumi Mina Tani belum diizinkan  menggelar takbir keliling pada malam perayaan hari raya Idulfitri 1443 H/2022 M ini. Masyarakat […]

  • MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

    MWC-NU Gembong Sowani Gus Muwaffiq, Apa Hasilnya?

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA-Rombongan pengurus MWC-NU Gembong disambut hangat di kediaman KH. Ahmad Muwaffiq di Perum Jombor Pratama nomor 19, Mlati, Sleman, Yogyakarta. K. Sholihin, ketua MWC-NU Gembong beserta tamu-tamu lain menemui Gus Muwaffiq sekitar pukul 09.00 hingga pukul 10.00 WIB, Selasa (17/9). Gus Muwaffiq (tengah) sedang Bencanda dengan K. Sholikhin (kiri) dan M. Subhan (kanan) Dalam acara […]

  • PCNU PATI - Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat.

    Fiqh Sosial Kiai Sahal dan Kesejahteran Umat

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan utama membentuk masyarakat Islam adalah mensejahterakan masyarakat secara lahir dan batin. Agar tujuan tersebut bisa tercapai, maka harus diikuti dengan langkah-langkah kongkret dalam melakukan pemberdayaan masyarakat yaitu dengan peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan mengubah kultur masyarakat yang berperadaban.Untuk mengubah kultur tersebut diperlukan perangkat-perangkat keilmuan yang peka terhadap persoalan sosial, seperti kemiskinan, […]

  • NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    NgAllah Suluk Maleman JANGAN JADIKAN AGAMA SEBAGAI MESIN CUCI

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.639
    • 0Komentar

      Ramadan tentu bukanlah sekadar ritual menahan lapar, melainkan momentum besar untuk melakukan muhasabah atau introspeksi total. Di tengah hiruk-pikuk dunia modern, muncul sebuah fenomena yang memprihatinkan: menjadikan agama sebagai “mesin cuci”. Kalimat satir itu diungkapkan oleh budayawan Anis Sholeh Ba’asyin saat membuka Suluk Maleman pada Sabtu (21/2). Dia menyebut dengan beribadah, seringkali seseorang sudah […]

  • Ramadan itu Bulan Macul Langit

    Ramadan itu Bulan Macul Langit

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 396
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pacul itu cangkul. Tapi dalam bahasa Jawa, macul  berarti mencangkul. Lalu, bagaimana jika macul langit? Langit kok dipacul.   Sebenarnya, macul itu bermakna luas. Dalam bulan Ramadan, ibaratnya kita “banjir” pahala karena Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan peluang bagi setiap hamba untuk […]

  • PCNU-PATI

    FKPT Jawa Tengah Sukses Gelar Coaching Enumerator IPR dan IRT

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    SEMARANG- Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah baru-baru ini menggelar Coaching Enumerator Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Indeks Risiko Terorisme (IRT) Tahun 2024 secara virtual Zoom Meeting, yang diikuti sebanyak 57 peserta terdiri dari 27 enumerator IPR dan 30 enumerator IRT pada Jumat, 21/06/2024. Acara dibuka langsung oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) […]

expand_less