Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
  • visibility 346
  • comment 0 komentar

IPMAFA mengadakan diskusi bersama tentang potensi zakat di negara Indonesia. Zakat adalah proyek Tuhan yang diperuntukkan untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Oleh sebab itu, potensi zakat harus digali secara maksimal. Zakat harus setara dengan rukun Islam yang lain, khususnya shalat, puasa, dan lebih-lebih haji. Untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar tersebut, para tokoh berkumpul dalam forum FGD (Focus Group Discussion) yang diselenggarakan Prodi Manajemen Zakat Wakaf Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA). KH. M. Aniq Muhammadun dan KH. Ali Munfaat dari ormas Nahdlatul Ulama mendorong pentingnya gerakan penyadaran zakat kepada orang-orang yang wajib mengeluarkan zakat (muzakki).Sedangkan Bapak Sutaji dari Pengurus Daerah Muhammadiyah Pati mendorong supaya potensi zakat di Pati digerakkan oleh seluruh elemen masyarakat. “Potensi zakat di Pati ini secara individu adalah 20 milyar”, tegas Pak Sutaji. Oleh sebab kata Pak Sutaji, Prodi Zakat Wakaf IPMAFA harus didukung supaya mampu melahirkan kader-kader amil zakat (pengelola zakat) yang jujur, amanah, dan professional. Kader-kader inilah yang nanti diharapkan mampu menggerakkan potensi zakat untuk program pengentasan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Program “Berhenti Miskin” harus terus disosialisasikan supaya umat Islam lepas dari belenggu kemiskinan menuju kemandirian dan kesejahteraan, kata Pak Sutaji memberi semangat.
Dalam konteks ini, kader-kader amil zakat yang professional menjadi kuncinya. Hampir mutahil, potensi zakat yang besar bisa tergali secara maksimal jika amilnya tidak professional. Amil yang amanah dan professional akan melahirkan kepercayaan masyarakat yang akhirnya mereka menyalurkan zakatnya ke lembaga zakat. KH. Imam Zarkasih selaku Ketua Baznas Pati menyampaikan kompetensi lulusan amil zakat yang harus dilahirkan Prodi Zawa Ipmafa adalah mempunyai kompetensi di bidang keilmuan yang meliputi ilmu fiqh, ilmu hukum, dan regulas; kompetensi di bidang manajemen; dan kompetensi di bidang komunikasi. Pak Muslihan dari Penyelenggara Syariah Kemenag Pati menambahkan kompetensi lulusan dengan keimanan, ketakwaan, dan mampu menjadi motor penggerak zakat di wilayahnya masing-masing dengan manajemen yang transparan, akuntabel, dan kredibel. Syafii dari Baitul Mal Fastabiq menekankan kader amil zakat harus seorang relawan yang mempunyai militansi dan all out mengelola zakat dengan etos kerja yang tinggi. Mumu Mubarak dari Arta Mas Syariah menguatkan kompetensi dengan menambah akhlak yang mulia dan kemampuan inovasi yang canggih sehingga mampu menarik muzakki dan donatur lainnya. Pak Samidi dari BMT Al-Fath menginginkan lulusannya mampu bermasyarakat dengan baik dan amanah.
Kompetensi ini harus dikuasai untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar. Banyak sekali lembaga zakat yang tidak berkembang karena amilnya tidak amanah, sehingga muzakki lebih suka menyalurkan zakatnya sendiri. Perwakilan dari Lazisnu Juwana, Muhibbin dari Lazisnu Tayu, dan Surahmat dari Lazisnu Trangkil mengharapkan Prodi Zawa Ipmafa mampu melahirkan kader-kader yang tangguh dan amanah dengan manajemen yang professional. Harapan besar juga disampaikan Hendri Sutrisno dari RSI Pati, supaya lulusan Prodi ini mampu berperan aktif dalam mengentaskan kemiskinan. Civitas akademika Ipmafa mendukung gerakan sadar zakat ini dan insya Allah dalam waktu dekat Prodi Zakat Wakaf akan membuat laboratorium praktikum Zakat untuk membekali kompetensi keilmuan teoritis dan skills praktis mahasiswa supaya mereka mampu menjadi amil zakat yang amanah, professional, dan produktif, kata Dr. Jamal Ma’mur, MA, Kaprodi Zawa yang memimpin FGD.(Red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rijalul Ansor Dorong Aparat Berantas Tempat Karaoke

    Rijalul Ansor Dorong Aparat Berantas Tempat Karaoke

    • calendar_month Sen, 1 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

      KH. Aniq Muhammadun (peci putih), Ro’is Syuriyah PCNU Pati sedang memimpin istighotsah yang diselenggarakan oleh MDS Rijalul Ansor Pati, Sabtu (30/10) malam PATI-Dukungan dan motivasi kepada pemkab dan Forkopimda Pati untuk konsisten menindak tempat karaoke dan praktik prostitusi di Pati terus mengalir. Dukungan ditunjukkan melalui beragam bentuk, seperti istighosah yang berlangsung di gedung PCNU […]

  • Meriahkan Kirab Santri, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Lomba Kreasi Pelajar

    Meriahkan Kirab Santri, PC IPNU IPPNU Pati Gelar Lomba Kreasi Pelajar

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id.- Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2022, Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengadakan Apel dan Kirab pada Sabtu (22/10/2022). Untuk menambah gairah semangat dalam mengikuti kirab, Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama +(IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Pati mengadakan Lomba Kreasi Pelajar. Peserta berasal dari Pimpinan Anak Cabang […]

  • Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Seminar Konferensi Internasional bertajuk “Multiculturalism and Religious Moderation: The Perspective of Islamic Studies in Indonesia and Malaysia”, yang digelar pada Kamis, 28 Agustus 2025 di UniSHAMS, Malaysia. Sedangkan tema yang dibawakan UniSHAMS adalah "Pengajian Islam di Nusantara: Cabaran dan Harapan" yang menjadi tindaklanjut konkret pelaksanaan MoU tersebut. MoU ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian program Pancadharma Internasional INISNU Temanggung yang diselenggarakan di tiga negara: Singapura, Malaysia, dan Thailand. Rektor INISNU Temanggung, Dr. Muh. Baehaqi, M.M., menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini menjadi langkah konkret dalam memperluas jaringan kerja sama global, khususnya dalam pengembangan studi Islam yang moderat dan berbasis pada nilai-nilai multikulturalisme. Konferensi yang mengiringi momen MoU ini menghadirkan Prof. Madya Dr. Mukhamad Hadi Musolin Subagio, Dekan Kulliyyah Usuluddin, Sains Al-Qur’an & Bahasa Arab UniSHAMS Malaysia, serta Dr. Eny Rahmawati, M.Pd., Dosen Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung, sebagai pembicara utama. Selain itu, sejumlah dosen dan mahasiswa Magister INISNU Temanggung juga turut menjadi presenter, antara lain Dr. Fatmawati Sungkawaningrum, M.S.I. (Dosen Magister Hukum Keluarga Islam INISNU Temanggung), Khailani Khumairoh, Laila Salma, Muhamad Wahid Afiudin dan Agus Akhmat Yani (Mahasiswa Magister Pendidikan Agama Islam INISNU Temanggung). Ketua Panitia Pancadharma Internasional, Dr. Hamidulloh Ibda menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya simbolik, melainkan akan ditindaklanjuti dengan program nyata seperti pertukaran pelajar, joint research, dan publikasi ilmiah bersama. “Melalui MoU ini, kami ingin membangun kolaborasi berkelanjutan dengan UniSHAMS, sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi cendekiawan Muslim yang moderat dan mampu bersaing di level global,” ujarnya. Dekan Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language (KUBRA), Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia Prof Madya Hadi Musolin Subagio mengatakan bahwa Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia adalah kampus hak milik pemerintah Provinsi Kedah, Malaysia. "Sejarahnya, pada tahun 1994 mengadaman kerjasama dengan Universitas Al Azhar. Salah satu programnya dulu adalah belajar 3 tahun di Malaysia dan 1 tahun di Mesir," jelasnya. Profesor asal Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia itu menambahkan bahwa pengembangan UniSHAMS 80 persen meminjam dari Al-Azhar, dan sampai saat ini ada 30 persen dosen masih native bahasa Arab Mesir. Selain penandatanganan MoU, seminar konferensi internasional, kegiatan di sana juga dilakukan visiting class antara dosen dan mahasiswa. "Silakan nanti masuk kelas untuk bertukar ilmu dan pengalaman," lanjutnya. Pihaknya juga menambahkan bahwa di UniSHAMS ada lima fakultas dari diploma sampai doktoral. Naib Canselor Pembangunan, Penyelidikan dan Inovasi UniSHAMS Malaysia Prof. Dr. Ahmad Rozelan Bin Yunus menyambut baik kedatangan enam perguruan tinggi dari Indonesia tersebut, yaitu INISNU Temanggung, IAI An Nawawi Purworejo, STAINU Purworejo, STAI Al Anwar Sarang, STAI Al Kamal Sarang, dan Ma'had Aly KH. Maemun Zubair Sarang. "Di sini, rata-rata yang datang adalah kampus yang fokus pada pengkajian Islam, nanti ke depan bisa bekerja sama dari urusan akademik, penyelidikan karena hampir semua yang datang di sini serumpun dengan pengkajian Islam," katanya. Prof Rozelan juga mengatakan bahwa singkatan KUBRA adalah Kulliyyah of Usuluddin, Quranic Sciences and Arabic Language. "Karena namanya panjang disingkat KUBRA," tegas dia. Penandatanganan MoU itu dilakukan di sela-sela Seminar Konferensi Internasional berpusat di Perpustakaan UniSHAMS. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama serta sejumlah perguruan tinggi mitra, sebagai wujud sinergi dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Teken MoU, INISNU dan UniSHAMS Malaysia Langsung Gelar Seminar Konfoerensi Internasional Pcnupati.or.id Temanggung — Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) Malaysia, sebagai bagian dari penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Penandatanganan ini dilaksanakan bertepatan dengan […]

  • Koin Kemandirian NU

    Koin Kemandirian NU

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    RABU, 31 Januari 2018, Nahdlatul Ulama memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-92. Berdiri sejak 31 Januari 1926, kontribusi NU pada bangsa tidak terhitung jumlahnya, baik dalam konteks pembinaan moral, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta internalisasi nasionalisme dan patriotisme. NU berdiri dari tiga embiro gerakan, yaitu Nahdlatul Wathan yang bergerak di bidang nasionalisme (1916), Tashwirul […]

  • PCNU-PATI

    Helat Inspirasi Kewirausahaan, Fatayat NU Margoyoso Gandeng Pihak ke Tiga

    • calendar_month Sel, 23 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Rutinan Anjangsana ke-IX PAC Fatayat NU Margoyoso yang dilangsungkan di Desa Kajen pada Ahad (21/5) lalu berlangsung meriah.  Antusiasme peserta pun tampak sejak awal acara. Pasalnya, Rutinan ini tidak seperti biasanya. Dihadiri Pimpinan Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Margoyoso, penyelenggara kegiatan menggandeng Sri Jaya Catering, Snack and Bakery Ngemplak Kidul sebagai narasumber.  Dengan tajuk Inspirasi […]

  • Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

    • calendar_month Sab, 28 Des 2019
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    SUKOLILO-Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim membuka pelaksanaan Kaderisasi NU Sabtu (28/12) pagi. Ditemani beberapa pengurus Cabang, ketua PCNU yang sekaligus berperan sebagai instruktur dalam acara tersebut menyampaikan banyak hal terkait pengkaderan ini. “NU sangat besar, namun besar saja tidak cukup tanpa berjam’iyyah (berorganisasi).” Tuturnya. Suasana pembukaan Kaderisasi NU Sukolilo Selain itu, K. Miftahuddin, ketua […]

expand_less