Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

Potensi Zakat di Pati 20 Milyar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Jan 2016
  • visibility 382
  • comment 0 komentar

IPMAFA mengadakan diskusi bersama tentang potensi zakat di negara Indonesia. Zakat adalah proyek Tuhan yang diperuntukkan untuk mengentaskan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Oleh sebab itu, potensi zakat harus digali secara maksimal. Zakat harus setara dengan rukun Islam yang lain, khususnya shalat, puasa, dan lebih-lebih haji. Untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar tersebut, para tokoh berkumpul dalam forum FGD (Focus Group Discussion) yang diselenggarakan Prodi Manajemen Zakat Wakaf Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA). KH. M. Aniq Muhammadun dan KH. Ali Munfaat dari ormas Nahdlatul Ulama mendorong pentingnya gerakan penyadaran zakat kepada orang-orang yang wajib mengeluarkan zakat (muzakki).Sedangkan Bapak Sutaji dari Pengurus Daerah Muhammadiyah Pati mendorong supaya potensi zakat di Pati digerakkan oleh seluruh elemen masyarakat. “Potensi zakat di Pati ini secara individu adalah 20 milyar”, tegas Pak Sutaji. Oleh sebab kata Pak Sutaji, Prodi Zakat Wakaf IPMAFA harus didukung supaya mampu melahirkan kader-kader amil zakat (pengelola zakat) yang jujur, amanah, dan professional. Kader-kader inilah yang nanti diharapkan mampu menggerakkan potensi zakat untuk program pengentasan kemiskinan dan keterbelakangan umat. Program “Berhenti Miskin” harus terus disosialisasikan supaya umat Islam lepas dari belenggu kemiskinan menuju kemandirian dan kesejahteraan, kata Pak Sutaji memberi semangat.
Dalam konteks ini, kader-kader amil zakat yang professional menjadi kuncinya. Hampir mutahil, potensi zakat yang besar bisa tergali secara maksimal jika amilnya tidak professional. Amil yang amanah dan professional akan melahirkan kepercayaan masyarakat yang akhirnya mereka menyalurkan zakatnya ke lembaga zakat. KH. Imam Zarkasih selaku Ketua Baznas Pati menyampaikan kompetensi lulusan amil zakat yang harus dilahirkan Prodi Zawa Ipmafa adalah mempunyai kompetensi di bidang keilmuan yang meliputi ilmu fiqh, ilmu hukum, dan regulas; kompetensi di bidang manajemen; dan kompetensi di bidang komunikasi. Pak Muslihan dari Penyelenggara Syariah Kemenag Pati menambahkan kompetensi lulusan dengan keimanan, ketakwaan, dan mampu menjadi motor penggerak zakat di wilayahnya masing-masing dengan manajemen yang transparan, akuntabel, dan kredibel. Syafii dari Baitul Mal Fastabiq menekankan kader amil zakat harus seorang relawan yang mempunyai militansi dan all out mengelola zakat dengan etos kerja yang tinggi. Mumu Mubarak dari Arta Mas Syariah menguatkan kompetensi dengan menambah akhlak yang mulia dan kemampuan inovasi yang canggih sehingga mampu menarik muzakki dan donatur lainnya. Pak Samidi dari BMT Al-Fath menginginkan lulusannya mampu bermasyarakat dengan baik dan amanah.
Kompetensi ini harus dikuasai untuk menggerakkan potensi zakat yang sangat besar. Banyak sekali lembaga zakat yang tidak berkembang karena amilnya tidak amanah, sehingga muzakki lebih suka menyalurkan zakatnya sendiri. Perwakilan dari Lazisnu Juwana, Muhibbin dari Lazisnu Tayu, dan Surahmat dari Lazisnu Trangkil mengharapkan Prodi Zawa Ipmafa mampu melahirkan kader-kader yang tangguh dan amanah dengan manajemen yang professional. Harapan besar juga disampaikan Hendri Sutrisno dari RSI Pati, supaya lulusan Prodi ini mampu berperan aktif dalam mengentaskan kemiskinan. Civitas akademika Ipmafa mendukung gerakan sadar zakat ini dan insya Allah dalam waktu dekat Prodi Zakat Wakaf akan membuat laboratorium praktikum Zakat untuk membekali kompetensi keilmuan teoritis dan skills praktis mahasiswa supaya mereka mampu menjadi amil zakat yang amanah, professional, dan produktif, kata Dr. Jamal Ma’mur, MA, Kaprodi Zawa yang memimpin FGD.(Red)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ma’had Jamiyyah Ipmafa Selenggarakan Workshop Kepenulisan

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pati- Divisi jurnalistik pengurus Keluarga KIP-K Institut Pesantren Matholi’ul Falah (IPMAFA) mengadakan Pelatihan Jurnalistik Teknik Dasar (PJTD) yang diperuntukan bagi mahasiswa IPMAFA penerima KIP-K Matholi’ul Falah, Kamis (30/11/23). Bertempat di Aula Ma’had Putra Jami’ah segenap mahasiswa KIP-K mengikuti pelatihan literasi. Dimana tujuan diadakan pelatihan PJTD adalah untuk membekali para mahasiswa melek literasi (baca-tulis) dan […]

  • AI dan Hadist Nabi

    AI dan Hadist Nabi

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Oleh : Isyrokh Fuaidi Kehadiran AI atau kecerdasan buatan telah menjadi salah satu inovasi teknologi yang memukau saat ini di tengah pesatnya perkembangan industri 4.0 dan society 5.0. Meski kehadirannya sudah cukup lama, tetapi rasanya momen kekaguman sekaligus kecemasan masyarakat terhadap AI mencapai puncaknya belum lama ini yaitu di tahun 2023-2024 dimana platform AI dari […]

  • Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Kantor PBNU, tempat bernaung para pengurus NU di tingkat Nasional JAKARTA – Muktamar PBNU NU yang telah dilaksanakan 21 sampai 25 Desember 2021 lalu melahirkan pemimpin baru untuk NU luma tahun ke depan.  KH. Yahya Cholil Staquf, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU menggantikan KH. Said Aqil Siradj. Sementara, posisi Ro’is Aam masih diduduki oleh KH. […]

  • Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi. Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring […]

  • SAKO Pramuka Pandu Ma'arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    SAKO Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah Gelar Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.153
    • 0Komentar

      Kota Semarang – Malam hari di bawah langit mendung Bumi Perkemahan Candra Birawa Kwartir Daerah Jawa Tengah, terdengar dengan lantang ketua sangga putra kontingen dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara memimpin penyajian yel-yel. Mereka memasuki kawasan bumi perkemahan dengan semangat dan penuh energi. Gerimis tidak mampu mematahkan semangat para peserta kegiatan Kemah Perdamaian dan Kemanusiaan, […]

  • 52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    52 Orang Lolos Diklatsar Banser

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    MARGOREJO-Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Margorejo menjalani hajat besar jelang pertengahan bulan ini. Sejak Jumat (11/10) kemarin, pihak PAC Ansor menggelar Diklatsar Banser yang diikuti sedikitnya 52 peserta di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo. Pembukaan Diklatsar Banser di TPQ Al Musthofa, Sokobubuk, Margorejo, Jumat (11/10) Hal ini disampaikan oleh Abdul Qohar, S.Pd., […]

expand_less