Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

Pesantren dalam Mengentaskan Kemiskinan

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
  • visibility 322
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Pesentren pada umumnya merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang fokus dalam kajian kitab kuning dan Alquran. Karena di dalam pesantren kajian kitab kuning dan Alquran merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi di dalam pesantren. Hal ini sebagaimana ditegaskan Zamakhsyari Dhofier dalam bukunya Tradisi Pesantren. Dijelaskan bahwa beberapa unsur yang harus ada dalam pesantren yaitu, adanya kiai, santri, kitab kuning, pondok (gedung), dan musala atau masjid. Itu semua harus saling melengkapi satu sama lain agar kegiatan belajar mengajar di pesantren terus berjalan.

Dari pengertian di atas sangat jelas bahwa salah satu ciri khas pendidikan di pesantren adalah kajian kitab kuning dan Alquran. Meskipun pesantren terus mengalami gempuran dari pelbagai bentuk perubahan zaman, akan tetapi eksistensi kajian kitab kuning dan Alquran terus berjalan.  Hal ini sebagaimana dijalankan para founding fathers pesantren. Karena selain menjaga kelanggengan kitab kuning dan Alquran, secara tidak langsung juga menanmkan pendidikan karakter kepada santri.

Oleh karena itu, pesantren terus mengalami perkembangan yang pesat dan sebagai lembaga pendidikan yang paking diminati oleh para orangtua santri. Data menunjukkan di kemenag.co jumlah pesantren di Indonesia sebesar 27.722 April 2022 dan jumlah santri 4.175.531 jiwa. Data ini menunjukkan animo orangtua santri sangat tinggi dan menaruh kepercayaan terhadap pengasuh pondok pesantren kepada anaknya.

Dengan demikian pesantren yang dalam sejarahnya hanya membekali santri pada khazanah kearifan lokal (kitab kuning), justru sekarang mengalami perubahan yang signifikan. Baik mulai dari bangunan gedung (pondok), kurikulum, dan sanmpai ketrampilan sebagai bentuk membekali santri kelak lulus di pesantri memiliki keahlian. Dari itu semua, kajian kitab kuning tidak ketinggalan untuk terus dikaji, sebagai wujud melanggengkan khazanah turost sebagai warisan para father fathers.

Mengentaskan Kemiskinan

Selain menanamkan pendidikan karakter terhadap para santri pesantren juga memiliki keunikan tersendiri dalam membangun bangsa. salah satunya adalah pesantren yang sejak awal berdirinya diarahkan kiainya untuk mengabdi di masyarakat dengan maksud ilmunya bermanfaat dan barokah. Nilai inilah yang ditekankan semua pengasuh pondok pesantren kepada setiap santri.

Oleh karena itu, dari beberapa pesantren yang tersebar di seluruh penjuru Nusantara. Tentunya masing-masing pesantren memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Hal ini bisa kita lihat pada pesantren yang dirintis oleh KH. Ahmad Sahal di Kajen Pati. Dimana pesantren yang llebih akarab dikenal dengan sebutan Maslakul Huda yang didirikan oleh KH Mahfudh dan dilanjutkan KH. Sahal Mahfudh pada umumnya santri dibekali pada ilmu agama saja, tetapi seiring berjalannya waktu. Pesantren ini bertrasformasi menjadi pesantren yang memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat. 

Karena selainnya sebagai tempat menimba ilmu (agama) pesanren juga mampu dalam melakukan pemberdayaan masyarakat. Misalnya pesantren membekali para santri (senior) dan masyarakat dengan workshop (pelatihan) yang tepat guna dan tepat sasaran untuk mengentaskan kemiskinan di masing-masing desanya.

Program ini dinilai Kiai Sahal sangat tepat, karena menurut beliau dalam buku Nuansa Fiqih Sosial.  Dengan membekali santri serta masyarakat dengan bentuk pelatihan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Maka, lambat laun angka kemiskinan bisa terminimalisir dan juga mengangkat perekonomian masyarakat.

Adapun kala itu, bentuk program yang diberikan oleh Kiai Sahal adalah program pemberdayaan ekonomi kreatif masyarakat yang berbentuk aneka krupuk tayamum yang bahannya mudah sekali didapatkan. Sehingga dari situ dari berbagai elemen masyarakat di desa Kajen pada khususnya memproduksi wirausaha aneka krupuk tayamum.

Dan dari situ, perekonomian di Desa Kajen pada waktu itu mengalami penurunan dan dengan adanya bentuk pelatihan yang diberikan pesantren kepada santri dan masyarakat sekitar. Membuahkan hasil untuk membangun kemandirian masyarakat serta mengangkat harkat-martabat dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian pesantren tidak hanya memulu terkenal akan pendidikan karakter santri, melainkan juga pesantren mampu memberikan kontribusi konkret terhadap masyarakat. Dan juga pesantren mampu mencetak santri sebagai entrepenership handal dan berani bersaing dalam kancah nasional-internasional.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Ya Tradisi, Ya Sholawat Nabi

    • calendar_month Kam, 8 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Oleh : Laily N A Sebagai warga negara baik, kita perlu melestarikan budaya yang ada. Istilah jawanya “nguri-nguri budaya”, merupakan kegiatan yang dilaksanakan untuk menjaga warisan leluhur Jawa dikemas dalam bentuk tata cara, nilai-nilai atau selebrasi Jawa. Salah satunya yaitu tradisi sedekah bumi. Sedekah bumi adalah dua kata yang tak asing ditelinga para masyarakat Jawa, […]

  • Bhineka Tunggal Ika tema Gelar Karya P5

    Bhineka Tunggal Ika tema Gelar Karya P5

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

      Tayu. Bertempat di Aula SMA Negeri 1 Tayu telah di adakan kegiatan Gelar Karya P5 Kelas X dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika” Kamis, 7 November 2024 Salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah bagaimana mengimplementasikan karakter Pancasila dalam sebuah kreativitas tertentu. Ketua P5 Agus Surono, S.Pd.I. mengemukakan bahwa kegiatan Gelar Karya P5 ini diselenggarakan dalam […]

  • Kitab Idzonatun Nasyiin

    Kitab Idzonatun Nasyiin

    • calendar_month Sab, 31 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Kitab Idhotun Nasyiin berisi bimbingan yang masih relevan untuk generasi muda muslim ‘jaman now’. Berbagai nasehat ditulis dalam kitab ini. Dengan harapan menjadi manusia seutuhnya, berhiaskan akhlaq terpuji dan mengerti permasalahan yang dialami bangsa. Dalam menyajikan kajian kitab klasik ini, redaksi menggunakan panduan kitab yang sudah diterjemahkan oleh H.M. Fadlil Said An-Nadwi pada tahun 1421 […]

  • Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    Keluarga Denanyar Hadiri Haul KH. Syansuri Tayu

    • calendar_month Sab, 14 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    TAYU-Tidak banyak yang tahu bahwa KH. Bisri Syansuri, salah satu pendiri NU merupakan pria asal Pati, kota kecil yang berada di pantai utara Jawa Tengah. Ayahnya benama KH. Syansuri merupakan salah satu ulama besar yang tinggal di Tayu, salah satu kota kecamatan di ujung utara Kabupaten Pati. KH. Ahmad Asnawi memberikan tausyiyah dalam acara Haul […]

  • Ramadan: Bulan Nggrayangi Dada

    Ramadan: Bulan Nggrayangi Dada

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 470
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Ramadan, bulan yang penuh berkah dan maghfirah, hadir sebagai momen spesial yang mengundang umat Islam untuk meresapi makna hidup melalui puasa, ibadah, dan introspeksi diri. Di balik rutinitas menjalankan kewajiban agama, Ramadan membuka kesempatan untuk merenung, mereset diri, dan menggali potensi terbaik yang ada dalam diri setiap individu. Di bulan […]

  • Relisensi LSP P2 Ma'arif PWNU Jawa Tengah

    Relisensi LSP P2 Ma’arif PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 7.765
    • 0Komentar

      Relisensi LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah merupakan proses penilaian ulang yang dilakukan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk memastikan bahwa LSP tetap memenuhi standar mutu, tata kelola, dan kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi. Melalui relisensi ini, LSP P2 Ma’arif NU Jawa Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan sertifikasi, meningkatkan profesionalisme asesor, serta […]

expand_less