Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Puasa dan Literasi

Puasa dan Literasi

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 23 Mar 2024
  • visibility 511
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto

Bulan Ramadan identik dengan kegiatan pengajian kitab kuning dan tadarus Alquran baik di masjid, mushala, dan di pesantren. Kegiatan ini sudah berlaku sejak dahulu sampai sekarang. Antusias masyarakat juga sangat tinggi, hal ini bisa kita lihat baik di masjid, mushola, dan pesantren semua dipenuhi para jamaah yang ingin mendapatkan berkah di bulan yang penuh maghfirah.

Datangnya bulan Ramadan juga dimanfaatkan dengan baik oleh para santri untuk belajar. Belajar di sini tidak hanya untuk menghafal dan mengaji melainkan juga membaca dan menulis (literasi).

Tradisi literasi di pesantren saat bulan Ramadan memiliki makna tersendiri. Dimana para pengasuh pesantren berlomba-lomba menggalakkan pengajian kitab kuning selama puasa. Para qori biasanya membaca kitab kuning sehari bisa mencapai dua sampai empat kitab. Hal ini menunjukkan betapa istimewanya bulan Ramadan di kalangan pondok pesantren.

Selain itu juga saat pengajian kitab kuning berlangsung para santri secara khidmah menyimak dan menulis apa yang dibacakan oleh qori tentang makna dari kitab tersebut. Karena penting bagi santri mengikuti kajian kitab kuning, selain menambah khazanah keilmuan keislaman juga melatih skill santri dalam bidang literasi.

Dimana tanpa mereka sadari adanya kegiatan ngaji kitab kuning selama Ramadan. Ketrampilan literasi santri akan terasah dan wawasan keilmuan yang termaktub dalam kajian klasik kitab kuning juga semakin bertambah. Dengan begitu, kajian kitab kuning tidak hanya berlangsung di bulan Ramadan saja, melainkan eksistensinya akan terus berlanjut selama masih ada santri, kiai, dan pesantren.

Oleh karena itu, dari eksistensi kajian kitab kuning yang terus dijaga dan dirawat di pesantren, maka tak ayal apabila pesantren melahirkan banyak bibit-bibit unggul dan ouput yang membawa nama baik Indonesia ke kancah dunia Internasional. Misalnya dalam hal ini ada Hadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syansuri, KH. Muhammad Sahal Mahfudh, KH. Abddurrahman Wahid (Gus Dur) dan lain sebagainya.

Dari beberapa nama-nama di atas, membuktikan bahwa sumbangsih pesantren terhadap bangsa sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pesantren serius dalam membina dan mendidik para kader muda demi tercapainya cita-cita bangsa Indonesia.

Dengan demikian, tradisi keilmuan di pesantren memang unik. Ada setidaknya tiga elemen yang membuatnya unik. Pertama, tradisi kitab kuning dapat memastikan pembelajaran berurutan, berjenjang, dan menyeluruh. Ketika santri selesai mempelajari satu kitab dasar, mereka biasanya akan melanjutkan ke kitab lain di tingkat yang lebih tinggi. Jadi, kitab itu seperti tangga: Anda harus menyelesaikan tangga pertama sebelum melangkah ke tangga kedua.

Kedua, kitab kuning memastikan bahwa keilmuan Islam bersanad, memiliki jalur yang jelas dan bersambung hingga Rasulullah Saw. Mereka juga memasukkan keilmuan Islam ke dalam kategori, seperti jika santri belajar kitab Safinah termasuk dalam kategori kitab Syafi’iyyah (mazhab Imam Syafi’i).

Dengan mengetahui judul sebuah kitab, kita dapat mengidentifikasi siapa penulisnya dan bagaimana dia berguru kepada siapa saja, menentukan apakah keilmuannya bersambung ke Rasulullah atau tidak.

Ketiga, belajar kitab kuning sekaligus memungkinkan berbagai metode pendidikan yang berbeda. Ini disebabkan fakta bahwa kitab kuning sendiri dikenal dengan berbagai nama metode pembelajaran, seperti bandongan, sorogan, musyawarah kubra, bahtsul masail, dan lain-lain. Selain itu, pola pembelajaran seperti ini menunjukkan adanya variasi pembelajaran yang saling mendukung. Jadi, ketika tradisi kitab kuning di pesantren dipelajari dengan serius, itu akan menghasilkan pengetahuan yang lengkap, luas, dan mendalam.

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    KADER & UMAT BERDAYA, HIV & AIDS TIDAK MEMBUDAYA

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Kabar NU Pati. Sabtu 10 Januari 2015, bertempat di gedung PCNU Pati. SSR NU Jateng Fatayat 2 berkerjamasa dengan Kader PIKM NU mengadakan Pelatihan HIV&AIDS dengan tema  “KADER&UMAT BERDAYA, HIV&AIDS TIDAK MEMBUDAYA” merupakan sebuah upaya dari SSR NU Jateng Fatayat 2 bersama PC NU Kab. Pati untuk memberikan informasi dan membentuk kader di setiap Kecamatan […]

  • Dapur Ndalem Mbah Kiai Abdullah Zein Salam

    Cerita Lucu dan Unik Dua Abdi Ndalem Mbah Sah

    • calendar_month Sab, 6 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Oleh : Sahal Japara  Peringatan Haul Syekh Mutamakkin Kajen (Suronan) bagi santri Kajen biasanya menjadi ajang pertemuan Alumni. Dalam pertemuan Alumni, selain kangen-kangenan, biasanya akan ada cerita-cerita kenangan waktu mondok. Pagi ini saya akan menceritakan kisah lucu dan unik Abdi Ndalem Mbah Sah/Ibunyai Hafshah/Aisyah Abdullah Salam, gara-gara ketemu dan njagong di sela-sela acara Khotmil Qur’an […]

  • PCNU PATI - Dakwah Berbasis Literasi. Photo by Aaron Burden on Unsplash

    Dakwah Berbasis Literasi

    • calendar_month Sab, 16 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 404
    • 0Komentar

    Dakwah memang erat kaitannya dengan orang yang berceramah di atas mimbar dan di sana banyak orang yang berkumpul untuk mendengarkannya. Namun tidak semua orang memiliki kemampuan public speaking yang bagus, maka dakwah dengan cara apapun sangat dianjurkan, asalkan sesuai dengan perintah Allah Swt dan petunjuk Rasulullah Saw yakni dakwah dengan hikmah, dengan kebijaksanaan, dan pelajaran […]

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Penggalangan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatera

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.118
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Sejumlah Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar aksi solidaritas berupa penggalangan bantuan untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatrea Barat, pada Jumat, (5/12/25). Kegiatan ini berfokus pada pengumpulan pakaian layak pakai yang selanjutnya akan disalurkan kepada para penyintas. Aksi penggalangan bantuan […]

  • Logo Konfercab Pelajar NU Tuai Pujian

    Logo Konfercab Pelajar NU Tuai Pujian

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 583
    • 0Komentar

    Logo dan makna logo yang direncanakan akan menjadi maskot Konferancab IPNU-IPPNU Kab. Pati tahun 2021 DOWNLOAD LOGO KONFERCAB PC IPNU IPPNU PATI KOTA-Garda depan pelajar NU Pati hendak menyelenggarakan hajat besar. IPNU dan IPPNU Cabang Pati dalam waktu dekat ini akan menghelat Konferensi Cabang.  DOWNLOAD LOGO KONFERCAB PC IPNU IPPNU PATI DOWNLOAD LOGO PELAJAR NU […]

  • SAATNYA WARGA NU BERGABUNG  DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    SAATNYA WARGA NU BERGABUNG DENGAN BADAN HUKUM PERKUMPULAN NU

    • calendar_month Ming, 4 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 844
    • 0Komentar

    Warta NU, Pengurus Cabang Nahdlatul  Ulama Kab. Pati pada hari Ahad, 4 Oktober 2015 bertempat di Aula PCNU Kab. Pati menyelenggarakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi tentang Badan Hukum Perkumpulan Nahdlatul Ulama. Undangan yang hadir dalam acara  tersebut antara lain dari unsur Ketua-Ketua Yayasan, Kepala-Kepala Madrasah atau Sekolah yang didirikan oleh warga NU. ada sekitar 100 […]

expand_less