Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

JAKEN-Sri Muhsinah, guru RA yang mendapatkan doorprize umroh berencana menghadiahkan paket umroh tersebut untuk ibu tercinta. Sehingga Sang Ibu tercinta dapat menunaikan ibadah umroh ke Baitullah. Paket umroh ini merupakan hadiah utama dalam acara Jalan Sehat yang digelar oleh Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) pada Minggu (18/8) kemarin.

Sebagaimana diberitakan pcnupati.or.id sebelumnya, Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) mengadakan acara Jalan Sehat dalam rangka memperingati hari lahirnya yang ke-8 dan sekaligus peringatan HUT RI ke-74. Acara ini diikuti oleh anggota PGSI dari seluruh kabupaten Pati ditambah dengan anggota Fatayat NU dan Muslimat NU. Baca: PGSI Gandeng Fatayat-Muslimat untuk Adakan Jalan Santai Berhadiah Umroh

Sri Muhsinah Peraih Umroh PGSI
Sri Muhsinah, S.Pd.I, peraih hadiah umroh dalam jalan sehat PGSI (Minggu, 18/8)

Hadiah utama jalan sehat PGSI Kab. Pati yang berupa paket umroh akhirnya diterima oleh Sri Muhsinah, S.Pd.I, seorang guru swasta yang mengajar di RA Islamiyah Desa Sumberarum Kec. Jaken. Baca: Guru RA Asal Jaken Raih Hadiah Umroh dari PGSI

“Saya sangat kaget. Karena sebelumnya tidak terpikirkan untuk mendapatkan doorprize. Ini malah dapat doorprize utama”, ungkap Bu Ina, sapaan guru ini kepada www.pcnupati.or.id. “Itu wow banget. Dan syukur kepada Allah.”

Lebih lanjut guru RA Sumberarum itu bercerita bahwa sebelumnya tidak memiliki firasat apa-apa. “Sama sekali tidak ada firasat apapun”, tegasnya.

Namun ada sedikit hal yang membuatnya heran. Saat sedang mengikuti jalan sehat, Bu Ina sempat merasa lemas. Ini mungkin dikarenakan sebelumnya belum sempat sarapan ditambah lagi harus berjalan sambil menggendong anaknya yang masih berusia 4 bulan. Tiba-tiba Sri Muhsinah mengucapkan kalimat talbiah (labaik allahumma labaik). “Anehnya mendengar itu anak saya tersemyum dan alhamdulillah di saya kuat berjalan sampai akhir”, jelasnya.

Walau mendapatkan hadiah umroh, ternyata Sri Muhsinah tidak berencana untuk berangkat umroh. Ternyata guru swasta ini berencana memebrikan hadiah tersebut kepada ibunya yang menurutnya telah sangat berjasa kepadanya dan saudara-saudaranya.

“Hadiah umroh dari PGSI ini akan saya hadiahkan kepada ibu tercinta saya  agar bisa sowan ke baitullah,” ungkapnya. “Karena berkat doa dari beliau lah saya dan saudara-saudara saya bisa seperti ini.”

Terakhir, Sri Muhsinah menitipkan ucapan terima kasih kepada PGSI Pati, terkhusus kepada Muh Zen, Adv yang telah memberikan wadah bagi pendidik swasta. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Anita Austvika

    Perempuan itu Makhluk Bebas

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Tadi malam saat tengah bersantai, tiba-tiba handphone saya bergetar. Rupanya ada panggilan video call masuk dari teman-teman semasa kuliah. Bermaksud untuk melepas kerinduan. Kami saling berbagi kabar dan bercerita perihal kesibukan masing-masing. Selain itu mereka juga saling curhat perihal apa saja, yang salah satunya tentang asmara. Dan saya hanya sebagai pendengar setia, […]

  • PCNU - PATI Ponpes Ganra

    Pesantren dan Kemandirian Bangsa

    • calendar_month Sab, 16 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Dalam lanskap sejarah kebangsaan, pesantren telah memberikan sumbangsih dan kontribusi yang signifikan terhadap negeri ini. Sejak ratusan tahun yang lalu kontribusi pesantren terhadap bangsa sudah tidak terhitung lagi.  Pada masa kolonial, pesantren dan kaum santri telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari munculnya perlawanan yang ditunjukkan untuk menentang dan melawan dominasi asing yang berambisi menguasi […]

  • Akribut NU Iringi Pernikahan Kader NU

    Akribut NU Iringi Pernikahan Kader NU

    • calendar_month Sab, 25 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Pati. Setiap orang dalam menikah tentu sangat berbahagia. Sebab pernikahan adalah momen sakral yang di harapkan seumur hidup sekali saja. Maka dari itu, untuk menentukan calon pendamping harus, se iman, seidiologi dan seperjuangan yang mampu di ajak berdakwah dalam menjalankan panji-panji islam ahlus sunah waljma’ah.             Sebagai kader penggerak Nahdlatul Ulama Kecamatan Gembong, dalam pernikahan […]

  • Mushofahah (Jabat Tangan), Bisakah Melebur Dosa?

    Mushofahah (Jabat Tangan), Bisakah Melebur Dosa?

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Ilustrasi : Pixabay Sudah menjadi kebiasaan kita kaum muslimin, setelah melakukan sholat `ied al-fithrikita melakukan mushôfahah (bersalaman).  Pertanyaan : Apakah mushôfahah tersebut sudah bisa melebur dosa-dosa kita (haq al-adamiy) tanpa harus menyebut dosa-dosanya ?   Jawaban :Mushôfahahtersebut belum bisa melebur dosa-dosa yang ada hubungannya dengan haq al-adamiy (hak-hak sesama manusia).   Referensi : & Kasyifah […]

  • Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Merayakan Kemiskinan Dengan Bahagia’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (21/6).

    Ngaji NgAllah Suluk Maleman Menyoal Merayakan Kemiskinan dengan Bahagia

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Universitas Harvard pada Mei lalu, berdasar penelitiannya, menyebut Indonesia sebagai negara paling bahagia di dunia. Anugerah itu memiliki keterkaitan dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya. Kajian inilah yang kemudian dijadikan salah satu topik pembahasan dalam Suluk Maleman edisi ke 162 pada Sabtu (21/6) malam. Budayawan yang juga penggagas Suluk Maleman Anis Sholeh Ba’asyin menyebut hal itu […]

  • PCNU-PATI

    NU Dalam Membangun Cita-Cita Keadaban Bangsa

    • calendar_month Sab, 7 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Dewasa ini bangsa Indonesia sedang dihadapkan dengan persoalan yang pelik, mulai dari tingginya angka kemiskinan, maraknya praktik korupsi, suap, dan konflik antar agama. Problematika ini tentunya melapukkan proses keadaban bangsa kita, terutama para pemangku kebijakan serta semua elemen masyarakatuntuk tergerak dalam membangun kesadaran yang berlandaskan pada moralitas bangsa, dan bukan berdasarkan pada […]

expand_less