Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
  • visibility 334
  • comment 0 komentar

JAKEN-Sri Muhsinah, guru RA yang mendapatkan doorprize umroh berencana menghadiahkan paket umroh tersebut untuk ibu tercinta. Sehingga Sang Ibu tercinta dapat menunaikan ibadah umroh ke Baitullah. Paket umroh ini merupakan hadiah utama dalam acara Jalan Sehat yang digelar oleh Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) pada Minggu (18/8) kemarin.

Sebagaimana diberitakan pcnupati.or.id sebelumnya, Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) mengadakan acara Jalan Sehat dalam rangka memperingati hari lahirnya yang ke-8 dan sekaligus peringatan HUT RI ke-74. Acara ini diikuti oleh anggota PGSI dari seluruh kabupaten Pati ditambah dengan anggota Fatayat NU dan Muslimat NU. Baca: PGSI Gandeng Fatayat-Muslimat untuk Adakan Jalan Santai Berhadiah Umroh

Sri Muhsinah Peraih Umroh PGSI
Sri Muhsinah, S.Pd.I, peraih hadiah umroh dalam jalan sehat PGSI (Minggu, 18/8)

Hadiah utama jalan sehat PGSI Kab. Pati yang berupa paket umroh akhirnya diterima oleh Sri Muhsinah, S.Pd.I, seorang guru swasta yang mengajar di RA Islamiyah Desa Sumberarum Kec. Jaken. Baca: Guru RA Asal Jaken Raih Hadiah Umroh dari PGSI

“Saya sangat kaget. Karena sebelumnya tidak terpikirkan untuk mendapatkan doorprize. Ini malah dapat doorprize utama”, ungkap Bu Ina, sapaan guru ini kepada www.pcnupati.or.id. “Itu wow banget. Dan syukur kepada Allah.”

Lebih lanjut guru RA Sumberarum itu bercerita bahwa sebelumnya tidak memiliki firasat apa-apa. “Sama sekali tidak ada firasat apapun”, tegasnya.

Namun ada sedikit hal yang membuatnya heran. Saat sedang mengikuti jalan sehat, Bu Ina sempat merasa lemas. Ini mungkin dikarenakan sebelumnya belum sempat sarapan ditambah lagi harus berjalan sambil menggendong anaknya yang masih berusia 4 bulan. Tiba-tiba Sri Muhsinah mengucapkan kalimat talbiah (labaik allahumma labaik). “Anehnya mendengar itu anak saya tersemyum dan alhamdulillah di saya kuat berjalan sampai akhir”, jelasnya.

Walau mendapatkan hadiah umroh, ternyata Sri Muhsinah tidak berencana untuk berangkat umroh. Ternyata guru swasta ini berencana memebrikan hadiah tersebut kepada ibunya yang menurutnya telah sangat berjasa kepadanya dan saudara-saudaranya.

“Hadiah umroh dari PGSI ini akan saya hadiahkan kepada ibu tercinta saya  agar bisa sowan ke baitullah,” ungkapnya. “Karena berkat doa dari beliau lah saya dan saudara-saudara saya bisa seperti ini.”

Terakhir, Sri Muhsinah menitipkan ucapan terima kasih kepada PGSI Pati, terkhusus kepada Muh Zen, Adv yang telah memberikan wadah bagi pendidik swasta. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

    Mahasiswa Thoriqoh Peringati Hari Pahlawan

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Mahasiswa Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyyah (MATAN) UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta menggandeng PWNU DIY gelar rutinan Masjid Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada Jumat (10/11) lalu, para maahasiswa santri tersebut menghadirkan KH. Mas’ud Masduki, Ro’is Syuriyah PWNU DIY dan Gus Awwaludin Mualif, Ketua Lesbumi PWNU DIY untuk menjadi pemateri. Menurut PLT ketua Matan […]

  • Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    Ajak Boikot, Tayangan Trans 7 Juga Sakiti NU Pati

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.659
    • 0Komentar

    Pati – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengajak masyarakat untuk memboikot Trans7. Mereka menilai ikut tersakiti dengan tayangan tersebut. Ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim mengaku ikut prihatin dengan tayangan Xpose Uncersored Trans7. Ia menilai tayangan tersebut tak mencerminkan dunia pesantren. Menurutnya, framing yang ditampilkan dalam program tersebut sudah tidak bisa ditolerir. Apalagi […]

  • NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    NU Salurkan 1000 Paket Sembako Gratis Via Lazisnu

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Ribuan beras kemasan siap distribusi dikumpulkan dari para aghniya untuk diberikan kepada kaum dhuafa melalui Lazisnu Kabupaten Pati  PATI-Lembaga Amil Zakat dan Sedekah kepunyaan Nahdlatul Ulama atau Lazisnu Pati, membagikan 1000 paket sembako, Kam8s (9/4). Hal ini ditujukan kepada kaum dhuafa ditengah wabah covid 19. Adapun isi masing-masing paket adalah berupa beras 1,5 kg dan […]

  • PCNU-PATI Photo by The Cleveland Museum of Art

    Puisi-Puisi Eska Mariska

    • calendar_month Ming, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Pilu Kutatap pilu dua matamu merah-tertahan di antara dua muara hati memekik perih : runtuh bersama kisah sedihmu 1 Maret 2023 Sembunyi dalam Luka Banyak luka menyelami hidupmu menempuh jarak panjang menghadapi kisahmu dengan iringan tawa: yang ternyata duka bersembunyi dalam ramainya isi kepala dan bertahan dalam balutan kepura-puraan luar biasa, bahkan aku tak sanggup […]

  • PCNU PATI - Dari Jari; Cermin Diri. Photo by Laurenz Kleinheider on Unsplash.

    Dari Jari; Cermin Diri

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali. Nyaris ironis bukan? Dari detik […]

  • Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    Gus Rozin: Hanya 8 Persen Generasi Milenial Mengakui NU, Kita Harus Waspada

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.di-Semarang – Ketua Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakomanu) Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin atau yang akrab disapa Gus Rozin, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya pengakuan generasi milenial terhadap Nahdlatul Ulama (NU). “Dari data yang kami terima, hanya sekitar 8 persen generasi milenial yang mengakui dan merasa memiliki NU. Ini tentu […]

expand_less