Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

Peraih Umroh PGSI: Hadiah Ini untuk Ibu Agar Bisa ke Baitullah

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
  • visibility 208
  • comment 0 komentar

JAKEN-Sri Muhsinah, guru RA yang mendapatkan doorprize umroh berencana menghadiahkan paket umroh tersebut untuk ibu tercinta. Sehingga Sang Ibu tercinta dapat menunaikan ibadah umroh ke Baitullah. Paket umroh ini merupakan hadiah utama dalam acara Jalan Sehat yang digelar oleh Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) pada Minggu (18/8) kemarin.

Sebagaimana diberitakan pcnupati.or.id sebelumnya, Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) mengadakan acara Jalan Sehat dalam rangka memperingati hari lahirnya yang ke-8 dan sekaligus peringatan HUT RI ke-74. Acara ini diikuti oleh anggota PGSI dari seluruh kabupaten Pati ditambah dengan anggota Fatayat NU dan Muslimat NU. Baca: PGSI Gandeng Fatayat-Muslimat untuk Adakan Jalan Santai Berhadiah Umroh

Sri Muhsinah Peraih Umroh PGSI
Sri Muhsinah, S.Pd.I, peraih hadiah umroh dalam jalan sehat PGSI (Minggu, 18/8)

Hadiah utama jalan sehat PGSI Kab. Pati yang berupa paket umroh akhirnya diterima oleh Sri Muhsinah, S.Pd.I, seorang guru swasta yang mengajar di RA Islamiyah Desa Sumberarum Kec. Jaken. Baca: Guru RA Asal Jaken Raih Hadiah Umroh dari PGSI

“Saya sangat kaget. Karena sebelumnya tidak terpikirkan untuk mendapatkan doorprize. Ini malah dapat doorprize utama”, ungkap Bu Ina, sapaan guru ini kepada www.pcnupati.or.id. “Itu wow banget. Dan syukur kepada Allah.”

Lebih lanjut guru RA Sumberarum itu bercerita bahwa sebelumnya tidak memiliki firasat apa-apa. “Sama sekali tidak ada firasat apapun”, tegasnya.

Namun ada sedikit hal yang membuatnya heran. Saat sedang mengikuti jalan sehat, Bu Ina sempat merasa lemas. Ini mungkin dikarenakan sebelumnya belum sempat sarapan ditambah lagi harus berjalan sambil menggendong anaknya yang masih berusia 4 bulan. Tiba-tiba Sri Muhsinah mengucapkan kalimat talbiah (labaik allahumma labaik). “Anehnya mendengar itu anak saya tersemyum dan alhamdulillah di saya kuat berjalan sampai akhir”, jelasnya.

Walau mendapatkan hadiah umroh, ternyata Sri Muhsinah tidak berencana untuk berangkat umroh. Ternyata guru swasta ini berencana memebrikan hadiah tersebut kepada ibunya yang menurutnya telah sangat berjasa kepadanya dan saudara-saudaranya.

“Hadiah umroh dari PGSI ini akan saya hadiahkan kepada ibu tercinta saya  agar bisa sowan ke baitullah,” ungkapnya. “Karena berkat doa dari beliau lah saya dan saudara-saudara saya bisa seperti ini.”

Terakhir, Sri Muhsinah menitipkan ucapan terima kasih kepada PGSI Pati, terkhusus kepada Muh Zen, Adv yang telah memberikan wadah bagi pendidik swasta. (munir/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI

    PCNU Pati Donasi Uang Tunai Rp. 300 Juta Korban Semeru 

    • calendar_month Sel, 19 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    PCNU Kabupaten Pati berkunjung ke PCNU Kabupaten Lumajang pada sabtu (16/7) lalu. Maksud kunjungan ini adalah untuk menyerahkan donasi bagi warga yang terdampak erupsi Semeru akhir tahun 2021.  Pihak PCNU Kabupaten Pati terdiri dari Dr. Choiron selaku wakil ketua, Maskan selaku sekretaris, Dr. Qosim selaku ketua LKNU dan ketua NU Peduli Pati, serta perwakilan LAZISNU […]

  • DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 185
    • 0Komentar

      Para peserta diskusi yang terdiri dari DKC CBP-KPP IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati sedang antusias menerima materi. PATI-Dewan Koordinasi Cabang Corps Brigade Pembangunan dan Korp Pelajar Putri (DKC CBP-KPP) IPNU IPPNU Pati menggelar diskusi di Aula Gedung NU Pati Lantai 3 pada Minggu (25/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pelatih CBP-KPP Se Kabupaten Pati. Matsna Zakiyatus […]

  • Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    Misteri Syaikh Ahmad Mutamakkin

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Syaikh Ahmad Mutamakkin banyak disalahpahami sebagai tokoh aliran kebatinan dengan ajaran Dewa Ruci. Beliau dianggap menyimpang dari syariat Islam yang mapan karena meneruskan doktrin wahdatul wujud (Manunggaling Kawulo Gusti) ala Al Hallaj, Al Farabi, dan Ibnu Arabi. Ilustrasi: Komplek makam Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen dilihat dari atas Ketib Anom, Sang Pendekar Syariat (Fiqh) mencoba menggiring […]

  • KH Nafi’ Abdillah Kajen dan Sembilan Akhlak Mulia

    KH Nafi’ Abdillah Kajen dan Sembilan Akhlak Mulia

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    KH Ahmad Nafi’ Abdillah Kajen, Pati, Jawa Tengah dipanggil Yang Maha Kuasa. Menurut keluarga, beliau wafat di Turki pada hari ahad, 22 Jumadil Ula 1438 H/19 Februari 2017. KH A. Nafi’ Abdillah adalah putra KH. Abdullah Zein Salam bin KH Abdussalam. Kakeknya KH Abdussalam adalah pendiri Perguruan Islam Mathali’ul Falah (PIM) Kajen yang dulu dikenal […]

  • MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

    MMH Tayu Cetak 90 Calon Anggota IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sab, 4 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Suasana pembukaan Makesta IPNU IPPNU MMH Tayu, Kamis (2/9) TAYU – MA Miftahul Huda  mengadakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta). Makesta merupakan tahap kaderisasi pertama dalam organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Agenda ini diharapkan mampu mencetak kader yang mampu menjalankan tugas di tengah-tengah masyarakat dengan memegang ajaran Islam […]

  • PCNU-PATI

    Menanti Tradisi Sahur Bersama

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, mengapa hanya tradisi buka puasa bersama ayng ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda? Unik dan menarik. Maksud saya di sini, bukan sahur bersamanya, namun tradisi sahur bersama di Nusantara tak populis dan tidak familiar buka puasa bersama. Mengapa ya? Mbuh! Saat bulan Ramadan tiba, ya tentu umat muslim di seluruh […]

expand_less