Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Porsema XIII Jateng Resmi Dibuka, Ribuan Peserta Unjuk Kebolehan

Porsema XIII Jateng Resmi Dibuka, Ribuan Peserta Unjuk Kebolehan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
  • visibility 578
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XIII Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PWNU Jawa Tengah, resmi dibuka, pada Rabu (10/9/2025) malam. Adapun ajang ini berlangsung pada tanggal 10-13 September 2025, dengan mengusung tema “kolaborasi membangun generasi yang sehat, hebat dan prestasi dahsyat untuk Nusantara yang kuat.”

Turut hadir dalam pembukaan tersebut, antara lain Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI Suyitno, Ketua LP Ma’arif PBNU Muhammad Ali Ramdhani, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab, Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), Bupati Wobosobo Afif Nurhidayat, sejumlah Rektor dari beberapa perguruan tinggi, hingga seluruh Ketua LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah.

Pada pembukaan itu, Porsema XIII juga menampilkan maskot “Si Dombos”, ikon khas Wonosobo yang melambangkan semangat, ketangguhan, dan kehangatan. Maskot ini menjadi representasi persahabatan dan kebersamaan antarpelajar NU. Sementara logo Porsema XIII menggambarkan energi kolaborasi, sportivitas, dan prestasi yang membara.

Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhruddin Karmani, menegaskan bahwa Porsema bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebagai media pembinaan karakter generasi muda NU.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melahirkan pelajar yang sehat jasmani, kuat rohani, berprestasi, serta berkarakter Aswaja An-Nahdliyah. Porsema juga menjadi sarana silaturahmi, kolaborasi, sekaligus upaya membangun budaya sportivitas,” kata dia.

Ia juga menjelaskan bahwa Porsema tidak hanya sekadar ajang lomba, melainkan juga momentum silaturahmi, ukhuwah Islamiyah, dan penguatan karakter.

Dengan melibatkan 5.577 peserta, 1.794 official, serta lebih dari 4.000 partisipan dari 4.241 lembaga Ma’arif NU se-Jawa Tengah, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi LP Ma’arif NU dalam membangun peradaban pendidikan berbasis Aswaja. Ada 29 cabang lomba dalam ajang ini, yang terdiri atas 11 cabang olahraga dan 18 cabang seni.

“Dengan semangat kolaborasi dan sportivitas, Porsema XIII diharapkan melahirkan pelajar NU yang tangguh, berprestasi, dan loyal terhadap NU serta NKRI. Porsema bukan sekadar kompetisi, tetapi sebuah gerakan bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, hebat, dan siap memperkuat Nusantara,” jelas Fakhruddin.

Sementara itu Ketua PWNU Jawa Tengah, Gus Rozin, menyatakan bahwa prinsip di Maarif adalah tidak meninggalkan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Ia menyebutkan bahwa Maarif memfasilitasi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berpartisipasi dalam ajang Porsema, yang dianggap penting untuk mengukur kecerdasan dan ketangkasan.

“Kami punya konsentrasi khusus, ada perhatian pada anak-anak berkebutuhan khusus. Dan pada momen ini, kami fasilitasi dan ikut bertanding,” ucap dia.

Menurut Gus Rozin, ajang ini sangat penting untuk musabaqoh dalam hal kecerdasan, ketangkasan, dan lainnya.

“Kami ingin melihat apakah ada perbandingan antara Porsema satu dan lainnya, apakah prestasi anak-anak kita stagnan turun atau meningkat. Syukur kita bisa mendapatkan para calon atlet dan seniman yang layak diajukan ke level nasional atau ada even lain di level nasional,” tandas dia.

Untuk dikerahui, kontingen dari Pati yang berangkat ke Wonosobo sebanyak 216 peserta, 87 official, dan 1 pimpinan official. Rinciannya, untuk jengang MI/SD terdiri atas 39 peserta dan 26 official. Sedangkan untuk jengang MTs/SMP terdiri atas 82 peserta dan 30 official. Sementara jenjang MA/SMA/SMK terdiri atas 76 peserta dan 28 official. Lalu di kategori umum terdapat 19 peserta dan 3 official. (Angga/LTN)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI. Kegiatan Bansos Muslimat NU

    Adakan Bansos dalam Rangka Harlah Muslimat NU Ke 76

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Pati mengadakan kegiatan bansos di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Winong bertempat di ranting Pakalongan,  Kecamatan Pucakwangi bertempat di ranting Wates Haji dan kecamatan Jaken bertempat  di ranting Sumber Arum, Kamis 9/6 kemarin. “Kegiatan seperti ini memang sangat bermanfaat untuk masyarakat, sebab masyarakat  di desa kami mayoritas Muslimat, jadi peran […]

  • Bedah Buku  “Menatap Massa Depan NU “

    Bedah Buku “Menatap Massa Depan NU “

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 499
    • 0Komentar

    Dalam rangka memperingati hari jadi Ormas Islam Nahdlatul Ulama yang ke-90, LTN PCNU Kabupaten Pati bekerjasama dengan Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), organisasi kemahasiswaan Library Coner serta BEM-Pro PMI Institut Pesantren Mathali’ul Falah menyelenggarakan event launching dan bedah buku “Menatap Masa Depan NU : Membangkitkan Spirit Tashwirul Afkar, Nahdlatul Wathan, dan Nahdlatut Tujjar” Karya Dr. […]

  • PCNU-PATI

    Ujian Munaqosah MANU Gembong, Kitab Kuning Menu Wajib

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id GEMBONG – Madrasah memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh sekolah lain, yaitu pendidikan agama yang mendalam.  Terlebih, madrasah di bawah naungan NU. Muatan Lokal (Mulok) kitab kuning seperti hal wajib. Inilah yang disampaikan Ali Sholahuddin, Kepala MANU Gembong di sela-sela ujian Munaqosah MANU tahun 2023, Rabu (15/3) pagi.  Pihaknya membuat standarisasi kelulusan dengan mengadakan […]

  • Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    Mengenal Tadarling, Tradisi Menyambut Ramadan di Desa Asempapan

    • calendar_month Sel, 26 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

      Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia sangat antusias dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sehingga, tak heran banyak tradisi yang muncul di bulan Ramadan. Masing-masing daerah di Indonesia punya tradisinya masing-masing dalam menyambut Ramadan. Salah satunya di Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, yang memiliki Tradisi Tadarus Keliling atau yang lebih […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Puasa dan Kopling Ibadah

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.272
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Nafsu sering kali digambarkan sebagai mesin yang mempunyai daya dorong luar biasa. Semangat. Kemrunsung. Ngaluhara. Ya, ini dalam lintasan kehidupan manusia kayaknya semuanya begitu ya. Akan tetapi, daya dorong itu sekadar akan membawa kendaraan eksistensi manusia menuju jurang kehancuran tanpa mekanisme kendali yang presisi.   Pada konteks ini, puasa hadir […]

  • Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    Siswa MA Salafiyah Kajen Pati Raih Juara 1 MSQ Tingkat Nasional 

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 582
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Peserta didik Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, meraih juara pertama Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ) kategori umum tingkat Nasional dalam even Semarak Ilmu Al Qur’an dan Tafsir 2024. Perlombaan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, UIN Walisongo Semarang, Rabu (9/10/2024). Adapun […]

expand_less