Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh »  Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

 Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
  • visibility 1.205
  • comment 0 komentar

Oleh: Umi Nur Hasanah

Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan.

Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai Hajah Siti Khodijah. Kehadiran Kyai Haji Anwar menjadi angin segar bagi perkembangan Islam di Gragalan. Pasalnya, waktu itu di daerah tersebut belum ada sosok yang menuntun masyarakat untuk memahami ajaran Islam.

Pada masa awal perjuangan dakwah, Kyai Haji Anwar mengajar para santrinya di langgar/surau kecil yang ia dirikan di depan rumahnya. Di langgar tersebut ia mengenalkan syari’at Islam kepada para santri yang rata-rata merupakan tetangganya. Bagi santri yang rumahnya jauh, disediakan pula pondok kecil sebagai tempat menginap (yang menjadi cikal bakal pondok pesantren Al-Anwar Gragalan).  Kepada para santri ia mengajar membaca Al-Qur’an, fasholatan, dan juga ilmu fiqih. Kemudian di masa tuanya, ia juga mengajar ilmu tasawuf kepada para santri dewasa.

Selain dikenal sebagai sosok yang memiliki pengetahuan agama yang tinggi, Kyai Haji Anwar juga dikenal masyarakat Gragalan sebagai sosok yang sangat sabar dalam memberikan pengajaran dan pula sebagai pribadi yang ringan tangan (suka menolong) kepada orang lain. Karena kepribadiannya tersebut, masyarakat Gragalan memiliki empati besar kepada Keluarga Kyai Haji Anwar dan keturunannya, termasuk dengan Pondok Pesantren yang ia tinggalkan.

Kealiman Kyai Haji Anwar tidak bisa dilepaskan dari latar belakang pendidikannya, semasa muda ia menimba ilmu syari’at di Desa Kajen Margoyoso Pati. Diantara sahabat karib beliau semasa nyantri yaitu KH. Hambali Waturoyo Margoyoso dan KH. Syamsun Hadi Kolutan Sumberrejo Jaken Pati. Kedua tokoh tersebut juga memiliki pengaruh besar pada masyarakat setempatnya.

Kemudian selepas nyantri di Kajen, Kyai Haji Anwar melanjutkan pengembaraannya ke daerah Talokwohmojo Kec. Ngawen-Blora. Pada pengembaraannya tersebut, Kyai Haji Anwar bermaksud untuk memperdalam ilmu Tasawuf Toriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah. Ajaran tasawuf tersebutlah yang kemudian ia ajarkan di pondok pesantrennya.

Kyai Haji Anwar meninggal dunia di usia 97 tahun. Waktu itu ia bersama rombongan keluarga sedang menjalankan ibadah rukun Islam yang ke-5, yakni Haji. Karena jasanya, keluarga dan warga masyarakat Gragalan menginginkan jenazah Kyai Haji Anwar dibawa pulang ke Indonesia. Maka kemudian jasad kyai karismatik tersebut dikuburkan di pemakaman Islam Dukuh Puluhan Desa Sokopuluhan.

Layaknya seorang pahlawan, masyarakat Gragalan mengabadikan Kyai Haji Anwar dengan menggunakan namanya untuk menamai bangunan tempat ibadah dan lembaga pendidikan yang ada di lingkungan setempat. Seperti nama Masjid Al-Anwar yang dulunya langgar kecil tempat Kyai beribadah dan mengajar ngaji. Kemudian Pondok Pesantren Al-Anwar, pesantren yang ia rintis dan kini dilanjutkan oleh cucunya, Kyai Noor Hamid. TPQ Al-Anwar, yang didirikan warga setempat untuk meneruskan perjuangan Kyai Haji Anwar dalam mengajarkan membaca dan memahami isi Al-Qur’an. Selain itu setiap tahunya masyarakat setempat juga mengadakan acara Haul untuk Kyai Haji Anwar, yang diselenggarakan setiap bulan Rabiul Akhir. Dari itu semua harus diakui, bahwa Kyai Haji Anwar merupakan sosok kyai desa yang banyak jasanya.

Sumber: Haji Ma’mun, Kyai Noor Hamid, masyarakat setempat

            Kelas 8D MTs MMH Pucakwangi)

Naskah ini di ikutkan dalam Lomba Menulis Biografi Kiai Lokal  Porsema XII PC LP Maarif Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2016
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum Wr Wb. Sering saya lihat masjid digunakan sebagai tempat kegiatan – kegiatan ibadah seperti mauludan, isrro’ mi’roj dan sebagainya, dan biasanya setelah acara selesai orang – orang pada makan bersama di dalam masjid, apa itu tidak apa – apa (makan kok di dalam masjid) ? Wa’alaikum  salam Wr Wb. Masjid merupakan salah satu tempat […]

  • Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Studi Lapangan di Karaban Valley Asri Pati

    Mahasiswa Prodi PMI IPMAFA Gelar Studi Lapangan di Karaban Valley Asri Pati

    • calendar_month Sen, 2 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 622
    • 0Komentar

    Pati. Segenap mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam dari Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) baru-baru ini melaksanakan kuliah lapangan di Karaban Valley Asri, sebuah usaha lokal yang terletak di Desa Gabus, Pati. Sabtu (30/11/24). Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan antara teori yang diajarkan di kampus dengan praktik langsung di lapangan, khususnya dalam bidang kewirausahaan. Kuliah […]

  • Tradisi Nahdlatul Ulama

    Tradisi Nahdlatul Ulama

    • calendar_month Jum, 26 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Pati. Tradisi Nahdlatul Ulama memang sudah melekat sejak berdirinya, terutama Tahlil, karena melalui Tahlil kita bisa mengirim doa kepada orang yang sudah meninggal, bukan hanya tahlil yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama, melainkan ada manaqiban, ziarah kubur dan lain sebagainya, penjelasan tersebut disampaikan oleh Laila Dawil Fikroh peseta KKN IPMafa PBA (Pendidikan Bahasa Arab) di Plukaran […]

  • Wujud Nyata Nasionalisme NU

    Wujud Nyata Nasionalisme NU

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 544
    • 0Komentar

    Resensi Buku. NU adalah orgnasasai sosial keagamaan yang secara doktrinal menganut paham Aswaja (Ahlu sl-Sunnah wa al-Jama’ah). Menurut KH. Ahmad Syidiq, hakika Aswaja adalah ajaran Islam murni sebagaimana diajarkan dan diamalkan Rasulallah SAW, dan para sahabat. KH. Ahmad Syidiq melihat Aswaja adalah esensi ajaran Islam. Dalam pemahaman seperti ini, Aswaja merupakan esensi Islam yang bersifat […]

  • Sosok Pengkader Hebat Telah Berpulang

    Sosok Pengkader Hebat Telah Berpulang

    • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 476
    • 0Komentar

     Dr. Jamal Makmur Asmani* Wakil ketua PCNU Pati, Dr. Jamal Makmur Asmani (kanan) bersama dengan KH. Ali Munfaat saat berziarah di maqbarah KH. Maimoen Zubair di Ma’la tahun 2019 Pagi ini seakan tidak percaya kabar wafatnya KH. Ali Munfaat, Ketua PCNU Pati, Periode 20013-2019. Banyak sekali kenangan bersama beliau. Kesan paling kuat adalah beliau, Bapak […]

  • Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik - PCNU PATI

    Menumbuhkan Literasi di Civitas Akademik

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Dalam rangka menumbuhkan semangat literasi (baca dan tulis) di ranah akademik, segenap civitas akademika Universitas Muria Kudus (UMK) mengadakan workshop kepenulisan. Sabtu, (9/4/2022).Bertempat di Gedung U Kampus UMK. Acara yang diikuti oleh semua civitas akademika dan mengundang pelajar di sekitar Kudus disambut dengan baik dan antusias dari peserta.Muhammad Ilham selaku panitia pelaksana menjelaskan, bahwa “ […]

expand_less