Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh »  Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

 Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
  • visibility 1.261
  • comment 0 komentar

Oleh: Umi Nur Hasanah

Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan.

Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai Hajah Siti Khodijah. Kehadiran Kyai Haji Anwar menjadi angin segar bagi perkembangan Islam di Gragalan. Pasalnya, waktu itu di daerah tersebut belum ada sosok yang menuntun masyarakat untuk memahami ajaran Islam.

Pada masa awal perjuangan dakwah, Kyai Haji Anwar mengajar para santrinya di langgar/surau kecil yang ia dirikan di depan rumahnya. Di langgar tersebut ia mengenalkan syari’at Islam kepada para santri yang rata-rata merupakan tetangganya. Bagi santri yang rumahnya jauh, disediakan pula pondok kecil sebagai tempat menginap (yang menjadi cikal bakal pondok pesantren Al-Anwar Gragalan).  Kepada para santri ia mengajar membaca Al-Qur’an, fasholatan, dan juga ilmu fiqih. Kemudian di masa tuanya, ia juga mengajar ilmu tasawuf kepada para santri dewasa.

Selain dikenal sebagai sosok yang memiliki pengetahuan agama yang tinggi, Kyai Haji Anwar juga dikenal masyarakat Gragalan sebagai sosok yang sangat sabar dalam memberikan pengajaran dan pula sebagai pribadi yang ringan tangan (suka menolong) kepada orang lain. Karena kepribadiannya tersebut, masyarakat Gragalan memiliki empati besar kepada Keluarga Kyai Haji Anwar dan keturunannya, termasuk dengan Pondok Pesantren yang ia tinggalkan.

Kealiman Kyai Haji Anwar tidak bisa dilepaskan dari latar belakang pendidikannya, semasa muda ia menimba ilmu syari’at di Desa Kajen Margoyoso Pati. Diantara sahabat karib beliau semasa nyantri yaitu KH. Hambali Waturoyo Margoyoso dan KH. Syamsun Hadi Kolutan Sumberrejo Jaken Pati. Kedua tokoh tersebut juga memiliki pengaruh besar pada masyarakat setempatnya.

Kemudian selepas nyantri di Kajen, Kyai Haji Anwar melanjutkan pengembaraannya ke daerah Talokwohmojo Kec. Ngawen-Blora. Pada pengembaraannya tersebut, Kyai Haji Anwar bermaksud untuk memperdalam ilmu Tasawuf Toriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah. Ajaran tasawuf tersebutlah yang kemudian ia ajarkan di pondok pesantrennya.

Kyai Haji Anwar meninggal dunia di usia 97 tahun. Waktu itu ia bersama rombongan keluarga sedang menjalankan ibadah rukun Islam yang ke-5, yakni Haji. Karena jasanya, keluarga dan warga masyarakat Gragalan menginginkan jenazah Kyai Haji Anwar dibawa pulang ke Indonesia. Maka kemudian jasad kyai karismatik tersebut dikuburkan di pemakaman Islam Dukuh Puluhan Desa Sokopuluhan.

Layaknya seorang pahlawan, masyarakat Gragalan mengabadikan Kyai Haji Anwar dengan menggunakan namanya untuk menamai bangunan tempat ibadah dan lembaga pendidikan yang ada di lingkungan setempat. Seperti nama Masjid Al-Anwar yang dulunya langgar kecil tempat Kyai beribadah dan mengajar ngaji. Kemudian Pondok Pesantren Al-Anwar, pesantren yang ia rintis dan kini dilanjutkan oleh cucunya, Kyai Noor Hamid. TPQ Al-Anwar, yang didirikan warga setempat untuk meneruskan perjuangan Kyai Haji Anwar dalam mengajarkan membaca dan memahami isi Al-Qur’an. Selain itu setiap tahunya masyarakat setempat juga mengadakan acara Haul untuk Kyai Haji Anwar, yang diselenggarakan setiap bulan Rabiul Akhir. Dari itu semua harus diakui, bahwa Kyai Haji Anwar merupakan sosok kyai desa yang banyak jasanya.

Sumber: Haji Ma’mun, Kyai Noor Hamid, masyarakat setempat

            Kelas 8D MTs MMH Pucakwangi)

Naskah ini di ikutkan dalam Lomba Menulis Biografi Kiai Lokal  Porsema XII PC LP Maarif Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMP Islam Juwana Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir

    SMP Islam Juwana Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Banjir

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 459
    • 0Komentar

    JUWANA – SMP Islam Juwana melalui program “Peduli Bencana” menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga terdampak musibah banjir pada Rabu (4/1/2023). Guru SMP Islam Juwana bersama siswa menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah desa di Kecamatan Juwana. Di antaranya, ke Desa Desa Doropayung, Bumirejo, Tluwah, Kedungpancing dan Desa Gadingrejo. “Mudah-mudahan melalui program ini dapat bermanfaat untuk […]

  • Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    Mahasiswa IAIN Kudus PPL Plus ‘Mondok’ di PPSA

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 581
    • 0Komentar

    Para santri PPSA antusias menyimak pemaparan materi dari mahasiswa PPL IAIN Kudus  GEMBONG-Ada yang berbeda dengan Praktik Pengalaman Laangan (PPL) IAIN Kudus di MTs. Al Ma’arif Gembong. Pasalnya, mahasiswa yang menjalani PPL di madrasah ini sekaligus ‘mondok’ di Pones Shofa Az Zahro’ Gembong.  Sebanyak 12 mahasiswi dan mahasiswa IAIN Kudus menjadikan Ponpes Asuhan KH. Imam […]

  • PCNU-PATI

    Berbukalah yang Manis, Bukan Janji Manis

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Berbukalah yang Manis, Bukan Janji Manis Oleh Hamidulloh Ibda   Kita bikin kue lapis//bikin puding yang manis//sambil menunggu buka//nyalakan api//air direbus//berbukalah yang manis//bukan janji manis//sambil bikin cemilan//mari siapkan//gorengan tahu.   Lagu parodi “Kita Bikin Romantis” yang dibawakan Teuku Mail dari lagu “Kita Bikin Romantis” (2024) karya MALIQ & D’Essentials ini viral di TikTok, Youtube, dan […]

  • TISARISTRA di SMA Negeri Tayu

    TISARISTRA di SMA Negeri Tayu

    • calendar_month Sen, 9 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 732
    • 0Komentar

    Tayu. Bertempat di SMA Negeri 1 Tayu kegiatan LDKR ( Latihan Dasar Kepemimpinan Rohis) yang diberi nama TISARISTRA (Latihan Dasar Rohis Trayutama) dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Desember 2024 Kegiatan tersebut mengambil tema “Membangun dan Mewujudkan Generasi Islami yang Berakhlak Mulia serta Berwawasan Global”. Tema tersebut diambil untuk mempersiapkan generasi muda yang beakhlak mulia […]

  • Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 485
    • 0Komentar

    Muh Zen, Adv., Dewan Penasihat Pergunu Jawa Tengah saat memaparkan gagasannya dihadapan wartawan. Ia berharap kepada pemerintah untuk tidak membatasi hak pendidikan anak. PATI-Pada tahun ajaran baru 2021-2022 ini dunia pendidikan masih diselimuti kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.  Hal itu diungkap oleh Dewan Penasihat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) […]

  • IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

    IPNU IPPNU Juwana Gandeng Kiai Dalang Adakan Ngaji Budaya

    • calendar_month Jum, 12 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 526
    • 0Komentar

      KH. Ilham Supriyanto sedang mengisi ngaji budaya di Juwana dengan gaya uniknya, yaitu dakwah menggunakan wayang JUWANA- Hari Pahlawan menjadi momen bersejarah bagi Bangsa Indonesia. 10 November diperingati sebagai bentuk rasa hormat atas jasa para Pahlawan yang telah gugur dan berkorban demi Negara. Inilah yang disampaikan oleh KH  Ilham Supriyanto, ketu LDNU Pati.  ungkapan […]

expand_less