Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh »  Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

 Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
  • visibility 1.292
  • comment 0 komentar

Oleh: Umi Nur Hasanah

Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan.

Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai Hajah Siti Khodijah. Kehadiran Kyai Haji Anwar menjadi angin segar bagi perkembangan Islam di Gragalan. Pasalnya, waktu itu di daerah tersebut belum ada sosok yang menuntun masyarakat untuk memahami ajaran Islam.

Pada masa awal perjuangan dakwah, Kyai Haji Anwar mengajar para santrinya di langgar/surau kecil yang ia dirikan di depan rumahnya. Di langgar tersebut ia mengenalkan syari’at Islam kepada para santri yang rata-rata merupakan tetangganya. Bagi santri yang rumahnya jauh, disediakan pula pondok kecil sebagai tempat menginap (yang menjadi cikal bakal pondok pesantren Al-Anwar Gragalan).  Kepada para santri ia mengajar membaca Al-Qur’an, fasholatan, dan juga ilmu fiqih. Kemudian di masa tuanya, ia juga mengajar ilmu tasawuf kepada para santri dewasa.

Selain dikenal sebagai sosok yang memiliki pengetahuan agama yang tinggi, Kyai Haji Anwar juga dikenal masyarakat Gragalan sebagai sosok yang sangat sabar dalam memberikan pengajaran dan pula sebagai pribadi yang ringan tangan (suka menolong) kepada orang lain. Karena kepribadiannya tersebut, masyarakat Gragalan memiliki empati besar kepada Keluarga Kyai Haji Anwar dan keturunannya, termasuk dengan Pondok Pesantren yang ia tinggalkan.

Kealiman Kyai Haji Anwar tidak bisa dilepaskan dari latar belakang pendidikannya, semasa muda ia menimba ilmu syari’at di Desa Kajen Margoyoso Pati. Diantara sahabat karib beliau semasa nyantri yaitu KH. Hambali Waturoyo Margoyoso dan KH. Syamsun Hadi Kolutan Sumberrejo Jaken Pati. Kedua tokoh tersebut juga memiliki pengaruh besar pada masyarakat setempatnya.

Kemudian selepas nyantri di Kajen, Kyai Haji Anwar melanjutkan pengembaraannya ke daerah Talokwohmojo Kec. Ngawen-Blora. Pada pengembaraannya tersebut, Kyai Haji Anwar bermaksud untuk memperdalam ilmu Tasawuf Toriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah. Ajaran tasawuf tersebutlah yang kemudian ia ajarkan di pondok pesantrennya.

Kyai Haji Anwar meninggal dunia di usia 97 tahun. Waktu itu ia bersama rombongan keluarga sedang menjalankan ibadah rukun Islam yang ke-5, yakni Haji. Karena jasanya, keluarga dan warga masyarakat Gragalan menginginkan jenazah Kyai Haji Anwar dibawa pulang ke Indonesia. Maka kemudian jasad kyai karismatik tersebut dikuburkan di pemakaman Islam Dukuh Puluhan Desa Sokopuluhan.

Layaknya seorang pahlawan, masyarakat Gragalan mengabadikan Kyai Haji Anwar dengan menggunakan namanya untuk menamai bangunan tempat ibadah dan lembaga pendidikan yang ada di lingkungan setempat. Seperti nama Masjid Al-Anwar yang dulunya langgar kecil tempat Kyai beribadah dan mengajar ngaji. Kemudian Pondok Pesantren Al-Anwar, pesantren yang ia rintis dan kini dilanjutkan oleh cucunya, Kyai Noor Hamid. TPQ Al-Anwar, yang didirikan warga setempat untuk meneruskan perjuangan Kyai Haji Anwar dalam mengajarkan membaca dan memahami isi Al-Qur’an. Selain itu setiap tahunya masyarakat setempat juga mengadakan acara Haul untuk Kyai Haji Anwar, yang diselenggarakan setiap bulan Rabiul Akhir. Dari itu semua harus diakui, bahwa Kyai Haji Anwar merupakan sosok kyai desa yang banyak jasanya.

Sumber: Haji Ma’mun, Kyai Noor Hamid, masyarakat setempat

            Kelas 8D MTs MMH Pucakwangi)

Naskah ini di ikutkan dalam Lomba Menulis Biografi Kiai Lokal  Porsema XII PC LP Maarif Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiai Jangan Sampai Kalah dengan AI

    Kiai Jangan Sampai Kalah dengan AI

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 541
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Temanggung – Ketua Tanfidziyah PCNU Temanggung KH Muchamad Nurul Yaqin (Gus Nurul Yaqin) menegaskan bahwa kiai atau ulama Nahdlatul Ulama tidak boleh kalah dengan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.   Hal itu diungkapkan dalam Refleksi dan Istighosah dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU bertajuk “Bekerja Bersama Umat untuk Indonesia Maslahat” di aula […]

  • Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    Lailatul Ijtima’ NU Wedarijaksa Berbuah Manis

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Pelaksanaan lailatul ijtima’ MWC NU Wedarijaksa PATI – Senin (30/8) kemarin, Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Wedarijaksa menggelar Lailatul Ijtima’ pertama setelah masa PPKM, walaupun masa darurat tetap mengadakan pertemuan. Ketua Tanfidziyah NU Wedarijaksa, Kiai Nabhan Ulinnuha mengatakan lailatul ijtima digelar untuk konsolidasi antar pengurus dan antar Banom NU.  “Ini lailatul ijtima kembali digelar setelah […]

  • Buka Diklat Kamad Ma'arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    Buka Diklat Kamad Ma’arif Jateng, Prof. Ali Ramdhani Analogikan Pemimpin Sebagai Jantung

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id Semarang* – Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenag RI, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T. menganalogikan pemimpin sebagai organ jantung dalam tubuh, hal tersebut ia sampaikan saat membuka Diklat Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Tahap 1 Tahun 2025 di Balai Diklat Keagamaan Semarang, Banyumanik, Senin (10/3/2025). Menurutnya, organ […]

  • Memahami kembali masyruiyyah-ihtifal

    Memahami kembali masyruiyyah-ihtifal

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 543
    • 0Komentar

    الحمد لله ثم الحمد لله الحمد حمداً يوافي نعمه ويكافئ مزيده، يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك ولعظيم سلطانك، سبحانك اللهم لا أحصي ثناءاً عليك أنت كما أثنيت على نفسك، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله وصفيه وخليله خير نبي أرسله، أرسله […]

  • Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

    Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 635
    • 0Komentar

    Pemenang Undian Grand Prize Sepeda Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 diramaikan oleh seluruh warga masyarakat kecamatan Wedarijaksa dan sekitarnya, salah satunya dengan kegiatan Sepeda Santai, Ahad (20/10). Sepeda  Santai ini diikuti oleh seluruh  jajaran pengurus MWC NU, pengurus Ranting, panitia, seluruh banom, dinas lembaga, dan semua lapisan masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Camat Wedarijaksa, […]

  • Konfercab, Mastna-Melisa Nakhoda Baru Pelajar NU Pati

    Konfercab, Mastna-Melisa Nakhoda Baru Pelajar NU Pati

    • calendar_month Ming, 29 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 539
    • 0Komentar

      Perwakilan PW IPNU Jateng sedang melakukan penghitungan suara bakal calon ketua IPNU-IPPNU Pati PATI – Konferensi Cabang (Konfercab) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kabupaten Pati ke XIII mengahasilkan Mastna Zakiyatus Salwa dan Melisa Yusrina sebagai Ketua IPNU dan IPPNU Kabupaten Pati. Kegiatan tersebut diadakan di Pendopo Desa […]

expand_less