Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh »  Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

 Penyabar dan Ringan Tangan, Sosok Kiai Haji Anwar

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 6 Okt 2023
  • visibility 1.221
  • comment 0 komentar

Oleh: Umi Nur Hasanah

Kyai Haji Anwar merupakan salah satu ulama karismatik yang ada di kawasan Pucakwangi Pati. Ia memiliki perhatian besar pada dakwah Islam di kalangan masyarakat pedesaan.

Sosok kyai kelahiran 1871 di Dukuh Nganguk Desa Sidomulyo Kecamatan  Jakenan- Pati tersebut, berpindah ke Dukuh Gragalan Desa Sokopuluhan Pucakwangi karena mengikuti sang Istri, yakni Nyai Hajah Siti Khodijah. Kehadiran Kyai Haji Anwar menjadi angin segar bagi perkembangan Islam di Gragalan. Pasalnya, waktu itu di daerah tersebut belum ada sosok yang menuntun masyarakat untuk memahami ajaran Islam.

Pada masa awal perjuangan dakwah, Kyai Haji Anwar mengajar para santrinya di langgar/surau kecil yang ia dirikan di depan rumahnya. Di langgar tersebut ia mengenalkan syari’at Islam kepada para santri yang rata-rata merupakan tetangganya. Bagi santri yang rumahnya jauh, disediakan pula pondok kecil sebagai tempat menginap (yang menjadi cikal bakal pondok pesantren Al-Anwar Gragalan).  Kepada para santri ia mengajar membaca Al-Qur’an, fasholatan, dan juga ilmu fiqih. Kemudian di masa tuanya, ia juga mengajar ilmu tasawuf kepada para santri dewasa.

Selain dikenal sebagai sosok yang memiliki pengetahuan agama yang tinggi, Kyai Haji Anwar juga dikenal masyarakat Gragalan sebagai sosok yang sangat sabar dalam memberikan pengajaran dan pula sebagai pribadi yang ringan tangan (suka menolong) kepada orang lain. Karena kepribadiannya tersebut, masyarakat Gragalan memiliki empati besar kepada Keluarga Kyai Haji Anwar dan keturunannya, termasuk dengan Pondok Pesantren yang ia tinggalkan.

Kealiman Kyai Haji Anwar tidak bisa dilepaskan dari latar belakang pendidikannya, semasa muda ia menimba ilmu syari’at di Desa Kajen Margoyoso Pati. Diantara sahabat karib beliau semasa nyantri yaitu KH. Hambali Waturoyo Margoyoso dan KH. Syamsun Hadi Kolutan Sumberrejo Jaken Pati. Kedua tokoh tersebut juga memiliki pengaruh besar pada masyarakat setempatnya.

Kemudian selepas nyantri di Kajen, Kyai Haji Anwar melanjutkan pengembaraannya ke daerah Talokwohmojo Kec. Ngawen-Blora. Pada pengembaraannya tersebut, Kyai Haji Anwar bermaksud untuk memperdalam ilmu Tasawuf Toriqoh Naqsabandiyah Kholidiyah. Ajaran tasawuf tersebutlah yang kemudian ia ajarkan di pondok pesantrennya.

Kyai Haji Anwar meninggal dunia di usia 97 tahun. Waktu itu ia bersama rombongan keluarga sedang menjalankan ibadah rukun Islam yang ke-5, yakni Haji. Karena jasanya, keluarga dan warga masyarakat Gragalan menginginkan jenazah Kyai Haji Anwar dibawa pulang ke Indonesia. Maka kemudian jasad kyai karismatik tersebut dikuburkan di pemakaman Islam Dukuh Puluhan Desa Sokopuluhan.

Layaknya seorang pahlawan, masyarakat Gragalan mengabadikan Kyai Haji Anwar dengan menggunakan namanya untuk menamai bangunan tempat ibadah dan lembaga pendidikan yang ada di lingkungan setempat. Seperti nama Masjid Al-Anwar yang dulunya langgar kecil tempat Kyai beribadah dan mengajar ngaji. Kemudian Pondok Pesantren Al-Anwar, pesantren yang ia rintis dan kini dilanjutkan oleh cucunya, Kyai Noor Hamid. TPQ Al-Anwar, yang didirikan warga setempat untuk meneruskan perjuangan Kyai Haji Anwar dalam mengajarkan membaca dan memahami isi Al-Qur’an. Selain itu setiap tahunya masyarakat setempat juga mengadakan acara Haul untuk Kyai Haji Anwar, yang diselenggarakan setiap bulan Rabiul Akhir. Dari itu semua harus diakui, bahwa Kyai Haji Anwar merupakan sosok kyai desa yang banyak jasanya.

Sumber: Haji Ma’mun, Kyai Noor Hamid, masyarakat setempat

            Kelas 8D MTs MMH Pucakwangi)

Naskah ini di ikutkan dalam Lomba Menulis Biografi Kiai Lokal  Porsema XII PC LP Maarif Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagar Nusa Gabus Kunjungi Tokoh NU, K. Khusairi : Kami Punya Tujuan Khusus

    Pagar Nusa Gabus Kunjungi Tokoh NU, K. Khusairi : Kami Punya Tujuan Khusus

    • calendar_month Sel, 3 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 517
    • 0Komentar

    GABUS-Pengurus Anak Cabang Pencak Silat Pagar Nusa Kecamatan Gabus melakukan kunjungan ke beberapa tokoh di Kabupaten Pati. Orang-orang yang dikunjungi merupakan para pejuang babad alas Pagar Nusa (PN) di Pati serta tokoh-tokoh yang memiliki andil bagi eksistensi PN. K. Khusairi ketua PAC Pagar Nusa Gabus menegaskan acara sowan tersebut terselenggara berkat ide dari kawan-kawan PN […]

  • RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

    RMI-NU Desak Polresta Pati Tuntaskan Kasus Asusila Santri

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 13.130
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Kabar seorang oknum pengasuh pondok pesantren yang cabuli santrinya memicu respon pedas dari khalayak. Salah satu yang memberikan komentar keras adalah PCNU Pati. “Bagaimanapun, Pondok Pesantren (Ponpes) sangat diidentikkan dengan NU. Jadi, mau tidak mau NU harus angkat suara,” tutur Kiai Yusuf Hasyim, Ketua PCNU Pati, Rabu (29/4) petang. Selain itu, berdasarkan […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 808
    • 0Komentar

    SEKITAR PRINSIP DAN SIKAP Istiqomah              Mbah Dullah di kenal dengan sikap istiqomahnya. Apalagi ibadah wajib, untuk ibadah sunahpun ,kalau sudah beliau pilih untuk di kerjakan mak akan beliau kerjakan secara istqomah. Ada saatnya ketika remaja beliau tak ragu memaksa diri tidur di tangga pintu rumah KH.Nawawi. Maksudnya agar ia bisa bangun diri di buka […]

  • Hewan Pun Berpuasa

    Hewan Pun Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 719
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Jika definisi puasa sekadar tidak makan dan tidak minum, maka saya menyebut hewan pun berpuasa: sapi, kerbau, ayam, bebek, semua berpuasa meski durasinya tidak seperti manusia. Ini juga dipertegas oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menulis buku Tuhan Pun “Berpuasa” (1997). Jika Tuhan saja berpuasa, masak hewan ya ora puasa? Puasa […]

  • Hari Pertama Ta'aruf, Siswa Ma'arif Diingatkan untuk Jaga Marwah NU

    Hari Pertama Ta’aruf, Siswa Ma’arif Diingatkan untuk Jaga Marwah NU

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 16.757
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah telah berlangsung. Setiap sekolah dan madrasah berusaha memperkenalkan khazanah masing-masing kepada peserta didik baru. Yayasan Al Ma’arif Gembong secara serentak melakukan Apel Pembukaan Masa Taaruf Siswa Baru pada Selasa (14/7) lalu di lapangan Kavoc Gembong. Dalam agenda yang diikuti oleh peserta didik baru mulai […]

  • PCNU-PATI

    TPA (Tempat Penitipan Anak)

    • calendar_month Jum, 16 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 813
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada percakapan sore hari bersama orang-orang terkasih, saya mendapat ide untuk tulisan hari ini. Kami membicarakan tema yang cukup penting didalam kehidupan. Lebih tepatnya sesuatu yang bersinggungan dengan dunia parenting. Dimana makin kesini makin banyak sekolah tingkat PAUD yang juga didalamnya mencakup tempat penitipan anak. Data dari kemdikbud (kementerian Pendidikan, Kebudayaan, […]

expand_less