Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Pedoman Politik ala Nahdlatul Ulama

Pedoman Politik ala Nahdlatul Ulama

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Des 2023
  • visibility 693
  • comment 0 komentar

Oleh : Siswanto, M.A

Dalam menyambut pesta demokratis yang rutin bergulir setiap lima tahun sekali. Sebagai warga Negara Republik Indonesia tentunya memiliki hak pilih untuk menentukan pilihannya masing-masing. Hal ini sangat wajar karena setiap orang memiliki karakteristik dan pendapat tersendiri. Sehingga sebagai warga negara yang baik, harus bijak dan bisa menyikapi sebuah pemandangan perbedaan demi terwujudnya kerukunan dan keharmonisasian.

Dan setiap pesta demokrasi berlangsung juga dibutuhkan pengawalan serta kenetralan biar tidak terjadi huru-hara dan hiruk-pikuk dalam proses berlangsungnya pesta demokrasi tersebut. Maka, dalam hal ini sangat penting masyarakat harus mendapatkan edukasi politik yang etis. Dengan tujuan masyarakat tidak terjebak dalam ranah politik praktis maupun politik uang.

Karena selama ini, money politik bisa merusak persaudaraan dan juga menyebabakan disharmonis. Sehingga bentuk pedoman berpolitik sangat penting untuk ditanamkan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, dan lingkungan sekolah.

Oleh karena itu, dengan adanya bentuk-bentuk pembekalan dan penanaman sedari awal terhadap nilai-nilai pedoman politik di lingkungan masyarakat dan sekolah. Harapnnya para generasi muda bangsa bisa menerapkan dan tidak mudah terbawa arus ke politik praktis.

Adapun dalam hal ini, NU sebagai organisasi terbesar di Indonesia dan mancanegara, sudah sayognya masyarakat Islam dalam hal ini “NU” memiliki pedoman politik ala NU untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, dalam hal ini sebagaimana dikutip dalam buku ‘Khittah dan Khidmah’dapat penulis jelaskan dalam pelbagai hal, antara lain yaitu.

Pertama, berpolitik bagi NU mengandung arti keterlibatan warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara menyeluruh sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945.

Kedua, politik bagi NU adalah politik yang berwawasan kebangsaan dan menuju integritas bangsa dengan langkah-langkah yang senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan untuk mencapai cita-cita Bersama, yaitu terwujudnya masyarakat yang adil dan Makmur lahir dan batin, serta dilakukan sebagai amal ibadah menuju kebahagiaan di dunia dan kehidupan akhirat.

Ketiga, politik bagi NU adalah pengembangan nilai-nilai kemerdekaan yang hakiki dan demokratis, mendidik kedewasaan bangsa untuk menyadari hak, kewajiban, dan tanggugjawab untuk mencapai kemaslahatan bersama.

Keempat, berpolitik bagi NU dilakukan untuk memperkokoh konsesus-konsesus nasional dan dilaksanakan sesuai dengan akhlaq al-karimah sebagai pengalaman ajaran Islam Ahlussunah wal-jamaah.

Kelima, perbedaan pandangan di antara aspirasi-aspirasi politik warga NU harus tetap berjalan dalam suasana persaudaraan, tawadlu’ dan saling menghargai satu sama lain, sehingga di dalam berpolitik itu tetap terjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan NU.

Keenam, berpolitik bagi NU, dengan dalih apa pun, tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kepentingan Bersama dan memecah belah persatuan.

Ketujuh, berpolitik bagi NU menuntut adanya komunikasi kemasyarakatan timbal-balik dalam pembangunan nasional untuk menciptakan iklim yang memungkinkan perkembangan organisasi kemasyarakatan yang lebih mandiri dan mampu melaksanakan fungsinya sebagai sarana masyarakat untuk berserikat, menyalurkan aspirasi serta berpartisipasi dalam pembangunan nasional.

Dengan demikian, dari ketujuh pedoman politik di atas tentunya bisa dijadikan barometer serta pedoman berpolitik, dalam rangka menyambut pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024 yang akan dating. Oleh karena itu, penting sekali menyiapkan segala bentuk perangkat agar masyarakat tidak terjebak dalam identitas politik praktis.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by Malik Skydsgaard

    Fenomena Prostitusi dalam Perspektif Fiqih Sosial Kiai Sahal Mahfudh

    • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 632
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, prostitusi didefinisikan sebagai pertukaran hubungan seksual dengan uang atau hadiah sebagai suatu transaksi perdagangan atau pelacuran. Aktifitas seksual yang terjadi dalam prostitusi bukan lahir karena hubungan sah suami-istri, melainkan karena adanya transaksi “penjual” dan “pembeli”. Dari sini sudah jelas sekali, bahwa prostitusi merupakan praktik bisnis perzinaan berbayar […]

  • PCNU PATI - Hari Santri dan Bursa Jodoh. Photo by Mufid Majnun on Unsplash.

    Hari Santri dan Bursa Jodoh

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Hari Santri 22 Oktober adalah suatu ‘monumen’ perjuangan kalangan santri. Begitu luar biasanya jasa kaum sarungan ini kepada negeri, hingga harinya pun diperingati di jagad Indonesia bi washilati Keppres Nomor 22 Tahun 2015. Penulis sempat berfikir, adakah tujuan tersembunyi Pak Jokowi membuat Keppres itu? (Pembaca jangan su’udz dzon dulu). Ahaa… Sampai […]

  • Bangun Generasi Cinta Menulis, Satupena Temanggung Gelar Mini Workshop di MAN Temanggung

    Bangun Generasi Cinta Menulis, Satupena Temanggung Gelar Mini Workshop di MAN Temanggung

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.827
    • 0Komentar

    TEMANGGUNG – Satupena Kabupaten Temanggung sukses menggelar acara Mini Workshop perdana bertajuk “Membangun Generasi Cinta Menulis”. Acara ini berlangsung khidmat dan antusias di Perpustakaan MAN Temanggung, Jumat (21/11/2025), pukul 13.30 hingga 15.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Satupena Kabupaten Temanggung, Risqi Al Hidayah, sebagai narasumber utama. Penulis produktif yang telah menerbitkan puluhan karya tunggal ini […]

  • PCNU-PATI

    10.208 Nasi Bungkus telah Disalurkan NU Peduli untuk Korban Banjir

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 466
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PATI – Dapur Umum (DU) PCNU Pati telah memasuki hari ke sepuluh per Selasa (10/1). Aksi sosial yang digagas oleh NU Peduli Kabupaten Pati teraebut telah memberi banyak kontribusi dalam memasok logistik bagi korban banjir.  “Memang masih jauh dari mencukupi, mengingat luasya wilayah terdampak banjir dan banyaknya korban yang membutuhkan bantuan makanan,” ungkat Ahmad […]

  • PERSYARATAN PENGAJUAN  BHPNU

    PERSYARATAN PENGAJUAN BHPNU

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2015
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

        1.     Surat Pengajuan SK di tanda tangani oleh Pengurus Ta’mir dan Ranting NU atau MWC NU     a)      Mushola/ Ta’mir masjid di tunjukan kepada Ketua Lembaga Ta’mir masjid NU Cabang Pati.    b)      Madrasah/Sekolah, TPQ, Madin di tunjukan kepada Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Cabang Pati.   c)      Pondok Pesantren di tunjukan kepada Ketua […]

  • MWCNU  Kecamatan Gembong Sukses Gelar Seminar Ekonomi

    MWCNU Kecamatan Gembong Sukses Gelar Seminar Ekonomi

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2017
    • account_circle admin
    • visibility 537
    • 0Komentar

    Pati. Jajaran Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) dan Para Kader  Muda NU melaksanakan seminar Ekonomi bertajuk “Membangun Kemandirian Ekonomi MWC-NU Gembong” dengan peserta dari seluruh Ranting NU se Kecamatan Gembong dengan menghadirkan dua narasumber, H. Najib Zabidi Direktur Koperasi Aneka Jasa 26 Pati dan Mumu Mubarok, Direktur Arta Mas Abadi, Minggu (15/1) kemarin. […]

expand_less