Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
  • visibility 237
  • comment 0 komentar

 

Jika berbicara hobi, pasti semua orang mempunyai hobi.Akan tetapi jarang sekali orang yang mau menjadikan hobinya itu untuk memperkaya diri. Padahal apabila kita memulai sebuah bisnis berdasarkan dari hobi tentunya di dalam menjalankannya dengan sepenuh hati. Sebab pekerjaan yang kita jalani berdasarkan kehendak hati.

            Sering kali kita tidak menyadari bahwa apa yang sering kita lakukan sebagai hobi memilki potensi manfaat dan keuntungan yang luar biasa. Baik secara ekonomi maupun sosial, bagi diri sendiri  maupun orang lain. Dalam karya Gunawa Ardiyanto yang bertajuk kafe buku memberikan sebuah penjelasan tenang memulai bisnis dari hobi. Karena berbisnis berdasarkan hobi kita mempunyai dua keuntungan, permata hobi kita tersalurkan, kedua mampu mendatangkan materi.

            Meskipun begitu, sedikit sekali orang yang bisa memahami perihal hobi yang bisa mendatangkan materi. Semisal seorang penulis akan melebarkan hobinya menjadi pemilik took buku. Ia tidak hanya memasarkan bukunya orang lain, tapi juga bisa memasarkan bukunya sendiri. Konsep sebuah toko pun bisa dikembangkan menjadi sebuah kafe buku atau pusat pelatihan penulisan dan kreatiitas lain yang masih berhubungan dengan perbukuan.(hlm 22)

            Salah satu peluang kita untuk membuka sebuah usaha adalah dengan memulai sebuah usaha yang bermula dari hobi atau kesenangan. Usaha tersebut sangat memungkinkan digeluti sebab sudah menjadi hobi. Kemudahan lain yaitu kita dapat memperoleh berbagai informasi dan komukasi dengan bantuan internet dan media sosial.

            Dengan banyaknya kemudahan tersebut kita diberi kemudahan dalam menjalankan bisnis berdasarkan hobi. Akan tetapi dengan kemudahan tersebut jangan sampai kita terlena dan lupa tentang pedoman-pedoman memulai menjalankan dan mengembangkan bisnis kita. M. Hariwijaya dalam buku 7 Jurus Jitu Memulai Bisnis, memberikan beberapa pedoman yang di uraikan dalam beberapa hal, yakni keuntungan, kemampuan teknis, pangsa pasar,  bahan baku, tenaga kerja, modal, resiko, persaingan, fasilitas usaha, prospek masa depan dan aturan hukum.(hlm 23)

            Setiap orang yang membuka usaha pastinya yang di cari adalah keuntungan. Akan tetapi keuntungan terhadap bisnis yang kita jalani akan berbeda-beda dan sering juga mengalami kerugian. Untuk itu dalam berbinis kafe buku penulis mencoba memberikan pengalamannya tentang mengurangi resiko kerugian dalam menjalankan bisnis ini. Yaitu dalam kafe buku kita bisa membuat acara diskusi dengan penulis secara langsung, bedah buku dan seminar kepenulisan, sebisa mungkin dalam kafe buku yang kita buat harus unik dan berbeda dengan kafe-kefe yang sudah ada. Jika desain tempatnya menarik tentu banyak orang yang tertarik.

            Untuk itu, buku ini sebagai solusi buat mereka yang mau berwirausaha memalui hobi yang di geluti selama ini. Tentu dengan begitu hobi yang di jalani akan mempunyai nilai ekononi yang tinggi apabila di jadikan sebuah usaha. Karena memulai bisnis dari hal yang disukai dan sesuai dengan passion kita pada umumnya memiliki tingkat bertahan dan eksistensi yang lebih lama.

            Seperti yang diakui oleh beberapa pelaku usaha yang sukses. Hal ini akan menjadi modal utama sebagai motivasi awal bagi diri sendiri dan tak mudah menyerah dan lebih enjoy dalam menjalankan sebuah usaha. Induvidu yang menjalaninya pun lebih total dan profisional, lebih tahan banting, bahkan lebih happy. Siapa pu mereka yang menggeluti bisnis yang diawali dengan hobi tidak akan menganggap pekeerjaannya sebagai beban, melainkan sebuah kegiatan yang ia sukai dan cintai.

 Judul Buku      : Kafe Buku

Penulis             : Gunawan Ardiyanto

Penerbit           : Metagraf

Tahun Terbit    : Desember 2014

Tebal               : 144 hlm

ISBN               : 978-602-9212-75-4

Peresensi         : Niam At Majha

           

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Berbukalah yang Manis, Bukan Janji Manis

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Berbukalah yang Manis, Bukan Janji Manis Oleh Hamidulloh Ibda   Kita bikin kue lapis//bikin puding yang manis//sambil menunggu buka//nyalakan api//air direbus//berbukalah yang manis//bukan janji manis//sambil bikin cemilan//mari siapkan//gorengan tahu.   Lagu parodi “Kita Bikin Romantis” yang dibawakan Teuku Mail dari lagu “Kita Bikin Romantis” (2024) karya MALIQ & D’Essentials ini viral di TikTok, Youtube, dan […]

  • PCNU : Jam’iyyah Wajib Mengayomi Jama’ah

    PCNU : Jam’iyyah Wajib Mengayomi Jama’ah

    • calendar_month Rab, 21 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 297
    • 0Komentar

      K. Yusuf Hasyim, ketua PCNU Pati PATI-Ketua PCNU Kabupaten Pati K. Yusuf Hasyim menyebut adanya dua kekuatan utama yang dimiliki oleh NU. Dua daya ini jika dimaksimalkan mampu untuk mewujudkan kemandirian umat.  Pertama jamaah dan kedua jam’iyyah (organisasi). Dua komponen ini saling berkaitan erat, sebab, menurut K. Yusuf, jamiyyah tidak akan berjalan tanpa jama’ah. […]

  • PCNU-PATI

    PGMI INSINU Temanggung Kupas Tuntas Tantangan Profesonalitas Guru Abad 21

    • calendar_month Sel, 25 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Temanggung, 22 Juni 2024 – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung mengadakan webinar dengan tema “Tantangan Profesionalitas Guru pada Abad 21” pada Sabtu (22/6). Acara yang diselenggarakan melalui platform Zoom ini diikuti oleh lebih dari 70 peserta. Dalam kegiatan tersebut PGMI INISNU Temanggung berkolaborasi dengan UIN Saizu Purwokerto.  […]

  • PCNU-PATI

    Pergolakan Permikiran Islam

    • calendar_month Sel, 3 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Ahmad Wahib meninggal dalam usia yang masih muda. Sebuah sepeda motor dengan kecepatan tinggi telah menabraknya dipersimpangan jalan Senen Raya-Kalilio. Peristiwa itu terjadi tanggal 31 Maret malam tahun 1973. Ketika itu Wahib baru saja keluar dari kantor Majalah Tempo, tempat ia bekerja sebagai calon reporter. Tragisnya, pengemudi motor tersebut adalah seorang pemuda, justru bagian dari […]

  • PATI - Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada acara tersebut juga sejalan dengan salah satu misi dari Ansor Pati, yaitu mengatasi intoleransi dan isu perpecahan menjelang pemilu yang jamak terjadi. Seperti diketahui, bahwa isu intoleransi memang selalu muncul, terlebih ketika adanya suatu momentum tertentu, seperti pada saat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu). Di sana, Ansor dan Banser akan terus bersiap menjadi garda terdepan dalam menjaga kesatuan NKRI. "Memiliki massa 5000 anggota lebih, Ansor dan Banser Pati akan selalu konsisten untuk menjaga kebhinekaan dan kesatuan NKRI," ungkap Ketua Cabang Ansor Pati H. Abdullah Syafiq. Sementara itu Kasatkorcab Banser Kabupaten Pati, H Moh Soetomo, menuturkan bahwa Banser akan lebih sigap dalam menjaga keutuhan NKRI. "Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh ketua cabang Ansor, Banser sebagai ujung tombak Nahdlatul Ulama dalam menjaga nilai-nilai persatuan, akan menindak tegas adanya intoleransi dan isu perpecahan," tutur dia. (Angga/Ltn)

    Banser Pati Siap Jadi Garda Terdepan Cegah Intoleransi 

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    PATI – Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Pati gelar  Rapat Kordinasi Cabang (Rakorcab), belum lama ini. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas, profesionalisme, serta Loyalitas dalam Ber-Khidmah dalam Ansor.  Adapun kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab), Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) se-kabupaten Pati, dan Ketua Cabang Ansor Pati.  Tema yang diangkat pada […]

  • NKRI Yes, Radikalisme No

    NKRI Yes, Radikalisme No

    • calendar_month Sen, 29 Feb 2016
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara Pancasila, yang di dalamnya terdapat multietnik, multiagama, multukultural dan sebagainya. Memang mayoritas pemeluk agama di Indonesia adalah Islam Ahlu as-Sunnah Wa al-Jama’ah (Aswaja) yang memiliki cara berpikir moderat dan menghargai perbedaan. KH. Bisri Musthofa yang biasa di panggil Gus Mus ini memaparkan tentang garis besar Aswaja, Pertama, dalam bidang hukum Islam (Fiqh), […]

expand_less