Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

Pedoman Memulai Bisnis dari Hobi

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
  • visibility 242
  • comment 0 komentar

 

Jika berbicara hobi, pasti semua orang mempunyai hobi.Akan tetapi jarang sekali orang yang mau menjadikan hobinya itu untuk memperkaya diri. Padahal apabila kita memulai sebuah bisnis berdasarkan dari hobi tentunya di dalam menjalankannya dengan sepenuh hati. Sebab pekerjaan yang kita jalani berdasarkan kehendak hati.

            Sering kali kita tidak menyadari bahwa apa yang sering kita lakukan sebagai hobi memilki potensi manfaat dan keuntungan yang luar biasa. Baik secara ekonomi maupun sosial, bagi diri sendiri  maupun orang lain. Dalam karya Gunawa Ardiyanto yang bertajuk kafe buku memberikan sebuah penjelasan tenang memulai bisnis dari hobi. Karena berbisnis berdasarkan hobi kita mempunyai dua keuntungan, permata hobi kita tersalurkan, kedua mampu mendatangkan materi.

            Meskipun begitu, sedikit sekali orang yang bisa memahami perihal hobi yang bisa mendatangkan materi. Semisal seorang penulis akan melebarkan hobinya menjadi pemilik took buku. Ia tidak hanya memasarkan bukunya orang lain, tapi juga bisa memasarkan bukunya sendiri. Konsep sebuah toko pun bisa dikembangkan menjadi sebuah kafe buku atau pusat pelatihan penulisan dan kreatiitas lain yang masih berhubungan dengan perbukuan.(hlm 22)

            Salah satu peluang kita untuk membuka sebuah usaha adalah dengan memulai sebuah usaha yang bermula dari hobi atau kesenangan. Usaha tersebut sangat memungkinkan digeluti sebab sudah menjadi hobi. Kemudahan lain yaitu kita dapat memperoleh berbagai informasi dan komukasi dengan bantuan internet dan media sosial.

            Dengan banyaknya kemudahan tersebut kita diberi kemudahan dalam menjalankan bisnis berdasarkan hobi. Akan tetapi dengan kemudahan tersebut jangan sampai kita terlena dan lupa tentang pedoman-pedoman memulai menjalankan dan mengembangkan bisnis kita. M. Hariwijaya dalam buku 7 Jurus Jitu Memulai Bisnis, memberikan beberapa pedoman yang di uraikan dalam beberapa hal, yakni keuntungan, kemampuan teknis, pangsa pasar,  bahan baku, tenaga kerja, modal, resiko, persaingan, fasilitas usaha, prospek masa depan dan aturan hukum.(hlm 23)

            Setiap orang yang membuka usaha pastinya yang di cari adalah keuntungan. Akan tetapi keuntungan terhadap bisnis yang kita jalani akan berbeda-beda dan sering juga mengalami kerugian. Untuk itu dalam berbinis kafe buku penulis mencoba memberikan pengalamannya tentang mengurangi resiko kerugian dalam menjalankan bisnis ini. Yaitu dalam kafe buku kita bisa membuat acara diskusi dengan penulis secara langsung, bedah buku dan seminar kepenulisan, sebisa mungkin dalam kafe buku yang kita buat harus unik dan berbeda dengan kafe-kefe yang sudah ada. Jika desain tempatnya menarik tentu banyak orang yang tertarik.

            Untuk itu, buku ini sebagai solusi buat mereka yang mau berwirausaha memalui hobi yang di geluti selama ini. Tentu dengan begitu hobi yang di jalani akan mempunyai nilai ekononi yang tinggi apabila di jadikan sebuah usaha. Karena memulai bisnis dari hal yang disukai dan sesuai dengan passion kita pada umumnya memiliki tingkat bertahan dan eksistensi yang lebih lama.

            Seperti yang diakui oleh beberapa pelaku usaha yang sukses. Hal ini akan menjadi modal utama sebagai motivasi awal bagi diri sendiri dan tak mudah menyerah dan lebih enjoy dalam menjalankan sebuah usaha. Induvidu yang menjalaninya pun lebih total dan profisional, lebih tahan banting, bahkan lebih happy. Siapa pu mereka yang menggeluti bisnis yang diawali dengan hobi tidak akan menganggap pekeerjaannya sebagai beban, melainkan sebuah kegiatan yang ia sukai dan cintai.

 Judul Buku      : Kafe Buku

Penulis             : Gunawan Ardiyanto

Penerbit           : Metagraf

Tahun Terbit    : Desember 2014

Tebal               : 144 hlm

ISBN               : 978-602-9212-75-4

Peresensi         : Niam At Majha

           

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    Nilai-Nilai Islam Nusantara Satukan Keberagaman dalam Bingkai Pendidikan

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.957
    • 0Komentar

      Semarang – Disertasi Fakhruddin Karmani menegaskan bahwa Islam Nusantara merupakan model keberagamaan yang relevan bagi Indonesia sebagai bangsa multikultural. Dalam pendahuluannya dijelaskan bahwa Islam Nusantara menekankan toleransi, komunikasi terbuka, serta penghormatan terhadap perbedaan sebagai kekuatan penyatu dalam bingkai NKRI. Nilai-nilai utama seperti tasāmuh (toleransi), musāwah (egaliter), insāniyyah (humanis), dimūqrāṭiyyah (demokratis), dan waṭaniyyah (nasionalis) menjadi […]

  • PCNU Kabupaten Pati Gelar Halalbihalal

    PCNU Kabupaten Pati Gelar Halalbihalal

    • calendar_month Sen, 8 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati mengadakan Halalbihalal, Ahad (7/5/2023) siang. Kegiatan itu bertempat di aula kantor PCNU setempat.  Turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya adalah jajaran Syuriah dan Tanfidziyah PCNU Pati, Mustasyar PCNU Pati, Ketua MUI Kabupaten Pati, Rais Syuriah PCNU Pati, perwakilan Lembaga dan Badan Otonom (Banom), hingga seluruh jajaran […]

  • Adzan Dua Kali Menjelang Sholat Jum’at

    Adzan Dua Kali Menjelang Sholat Jum’at

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    Adzan Dua Kali Menjelang Shalat Jum’at Pada awalnya untuk menandai datangnya shalat Jum’at dikumandangkan adzan satu kali, yaitu ketika khatib sedang duduk di mimbar. Praktek demikian berlangsung sejak jaman Rasulullah hingga Khalifah Umar bin Al Khatthab. Kemudian saat menjabat khalifah, Utsman bin Affan menambahkan satu adzan yaitu sesaat sebelum khatib naik mimbar. Hal itu dia […]

  • Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

    PATI – Matsna Zakiyyatus Salwa sosok gigih yang saat ini menjabat sebagai ketua cabang IPNU Pati hingga 2023 nanti. Pria kelahiran 05 Desember 1999 ini mengusung visi ‘Sinergitas pelajar NU yang berilmu, humanis dan mandiri’ dalam mengemban tugas barunya ini. Untuk mewujudkan visi tersebut, pria berkacamata yang berasal dari Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati […]

  • PCNU-PATI

    PC Lazisnu Pati Jalin Kerjasama dengan STIMIK AKI

    • calendar_month Jum, 25 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pati bersama Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh (Lazisnu) melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan STMIK AKI Pati, Jumat (25/08).  Acara yang berlangsung di aula STMIK AKI tersebut dihadiri oleh masing-masing ketua dan sekretaris PCNU dan Lazisnu Kabupaten Pati serta ketua STMIK AKI dan segenap jajarannya.  Kegiatan ini dimaksudkan sebagai tindak lanjut […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Lebaran: Berdosa di Kota, Meminta Maaf di Desa!

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.190
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda   Ramadan tahun 2025 lalu, sekira h-3 Idulfitri saya nyetatus di WA. “Hidupnya di kota. Berbuat dosa di kota. Mudiknya ke desa. Meminta maafnya di desa.”   Ada sekira empat rekan mengomentari seingat saya. Komentarnya tidak ada yang serius. Malah tertawa semua. “Hahahahaha…..” ada yang agak panjang “Ha…. Benar, mas!.” That’s […]

expand_less