Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

Sukolilo Gelar Kaderisasi NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 28 Des 2019
  • visibility 488
  • comment 0 komentar

SUKOLILO-Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim membuka pelaksanaan Kaderisasi NU Sabtu (28/12) pagi. Ditemani beberapa pengurus Cabang, ketua PCNU yang sekaligus berperan sebagai instruktur dalam acara tersebut menyampaikan banyak hal terkait pengkaderan ini.

“NU sangat besar, namun besar saja tidak cukup tanpa berjam’iyyah (berorganisasi).” Tuturnya.

Suasana pembukaan Kaderisasi NU Sukolilo

Selain itu, K. Miftahuddin, ketua MWC-NU Sukolilo juga menyampaikan orasinya. Menurutnya, pengkaderan menjadi poin utama dalam eksisnya sebuah organisasi.

“Kaderisasi merupakan satu bentuk pengkaderan dalam NU yang harus dilakukan demi kemajuan NU di masa datang.” Ungkapnya.

Selain dari elemen NU, unsur pemerintahan juga datang dalam acara pembukaan Kaderisasi NU Sukolilo tersebut. Imam Sofwan, Sekwilcam Sukolilo yang turut hadir dalam agenda itu ikut memberikan kobaran semangat kepada para peserta.

Secara terperinci, Shofwan bahkan memberikan wejangan kepada para peserta kadetisasi. Menurutnya, kader harus menjalankan tiga prinsip utama, yakni melaksanakan perintah kader, cerdas dan visioner.

“Kader NU harus menjalankan perintah kader. Kader NU harus cerdas. Kader NU wajib visioner.” Tandasnya.

Pelaksanaan

Muh. Arwani Instruktur PKPNU secara simbolis menyematkan co-card kepada salah satu peserta Kaderisasi NU Sukolilo sebagai simbol kesiapan peserta mengikuti pengkaderan. 

Kaderisasi NU di Sukolilo sedianya telah dilangsungkan sekali. Agenda kali ini merupakan rangkaian pengkaderan NU yang ke dua.

Dilaksanakan di Ponpes Maslakul Ridwan Sukolilo, Pati. Ketua panitia, Apriyanto Tomi menandaskan bahwa jumlah peserta kaderisasi kali ini adalah sekitar 50 orang.

Rencananya kegiatan tersebut akan berlangsung selama dua hari, Sabtu (28/19) sampai dengan Minggu (29/19) malam dengan diakhiri pembaiatan peserta. Dalam pembaiatan, panitia berencana me-rawuhkan ulama’-ulama’ Kabupaten Pati dan para kiai lokal untuk turut mendoakan peserta kaderisasi.

Tomy menandaskan bahwa instruktur yang dihadirkan merupakan instruktur tingkat wilayah Jawa Tengah. Diantaranya, ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim dan rekannya, Muh. Arwani.

Mewakili instruktur, Muh. Arwani memberikan sambutan bernada penyemangat. Ia mengingatkan kepada para peserta bahwa kaderisasi ini merupakan majelis untuk mencari ilmu. Ia juga mengajak kepada para hadirin untuk bermunajat melalui agenda di Sukolilo tersebut agar rumah besar NU selalu memperoleh berkah.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • K. Shofii Resmi Pimpin NU Gabus, Programnya Keren!

    K. Shofii Resmi Pimpin NU Gabus, Programnya Keren!

    • calendar_month Sab, 19 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 678
    • 0Komentar

    K. Yusuf Hasyim (kanan), ketua PCNU Pati memberikan sambutan dalam acara Konferensi MWC NU Gabus, Jumat (18/3) kemarin. GABUS – Sah! MWC NU Kecamatan Gabus resmi ganti pemimpin setelah melakukan konferensi pada Jumat (18/3) kemarin. MWC NU Gabus di bawah kepemimpinan KH. Syaifullah, telah berakhir tahun ini. KH. Moh. Shofii yang menjadi penerus perjuangan pengurus […]

  • Atlet Usia Dini PN Kuasai Podiun Muria Raya Open II

    Atlet Usia Dini PN Kuasai Podiun Muria Raya Open II

    • calendar_month Kam, 26 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 542
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id – Ajang pencaksilat Muria Raya Open II tahun 2024 Kembali dibuka, Kamis (26/12). Berlokasi di Gor Pesantenan Pati, ajang bergengsi ini rencananya akan berakhir Ahad (29/12) mendatang. Dalam kompetisi ini, para atlet silat dari beragam perguruan berkesempatan untuk meraih medali dari kategori seni maupun tanding. Juara Usia Dini Ikatan Pencak Silat NU, Pagar Nusa […]

  • PC IPNU : Saatnya Hijaukan Pati Sejak Dini

    PC IPNU : Saatnya Hijaukan Pati Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 388
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Pati tak henti-henti melakukan sosialisasi ke-IPNU/IPPNU-an. Hal ini dilakukan secara masif untuk menggalakkan keaktifan pengurus di berbagai level. Mengingat, dari total 21 kecamatan di Kab. Pati, baru 19 yang memiliki Pengurus Anak Cabang (PAC). Proses sosialisasi IPNU/IPPNU Pati Kota “Masih kurang dua (PAC). Insya Allah dalam waktu dekat akan kita […]

  • Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    Pendidikan Politik Ala Gus Dur

    • calendar_month Sab, 7 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 551
    • 0Komentar

     Oleh: Siswanto* KH Abdurrohman Wahid yang sering kita kenal dengan panggilan akrabnya Gus Dur merupakan sosok guru besar bangsa, nasionalis, humoris, dan merakyat. Gus Dur juga terkenal sebagai sosok budayawan dan cendekiawan rakyat yang pemekiran dan sikapnya menunjukkan kepada kepedulian terhadap nasib rakyat di tengah dinamika pembangunan nasional. Selain itu juga Gus Dur terkenal dengan […]

  • Ponpes Al Akrom, Tuan Rumah Pelantikan MWC NU Margorejo

    Ponpes Al Akrom, Tuan Rumah Pelantikan MWC NU Margorejo

    • calendar_month Ming, 29 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 480
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id– MARGOREJO – Majis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Kecamatan Margorejo baru saja menggelar Pelantikan. Kegiatan tersebut dihelat di Ponpes Al Akrom, Banyuurip pada Ahad (29/1). Ro’is Syuriyah sekaligus pengasuh Ponpes Al Akrom, KH. Imam Al Mukromin menegaskan bahwa pondoknya memang sudah sering digunakan untuk kegiatan-kegiatan Nahdlatul Ulama. Sementara, Ketua Tanfidziyah, Kiai Mahfid menjelaskan dipilihnya […]

  • PCNU-PATI

    Sekolah sebagai Taman

    • calendar_month Sab, 10 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 557
    • 0Komentar

    Sekolah, bukanlah dan tak boleh menjadi ‘menara gading’. Begitulah kira-kira maunya seorang filsuf Spanyol, Jose Ortega y Gasset, yang kemudian menjadi ungkapan populer. Orang tahu apa yang dimaksudnya. Sebagai suatu lembaga yang berkaitan erat dengan hajat hidup orang banyak, dengan impian-impian terbaik bagi masa depan mereka, tentu saja, sekolah tak boleh menjadi terasing dan atau […]

expand_less