Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
  • visibility 331
  • comment 0 komentar

PATI-Bangsa Indonesia bersiap menyambut pemimpin barunya Minggu (20/10) esok. Pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin akan dilantik di gedung DPR/MPR setelah memenangkan pemilu 17 April 2019 silam.

Saalah satu cuplikan video dengan judul “Ketua PCNU Kab.Pati Mendukung plntkn Bp.Jokowi Sebagai Presiden RI,menolak Radikalisme, tindakan Anarkhis”

Hiruk pikuk masyarakat dalam menyongsong acara ini telah mewarnai layar televisi dan berbagai surat kabar. Mulai dari yang menyambut dengan bahagia hingga beberapa oknum yang disinyalir dengan sengaja menciptakan keributan untuk menggagalkan agenda agung tersebut. Meskipun belum diketahui adanya oknum-oknum ini, namun masyarakat diminta tetap wasapada dan menjaga stabilitas bangsa.

Imbauan ini juga disampaikan oleh sebagian tokoh masyarakat. Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim misaalnya. Melalui saluran youtube, ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga perdamaian jelang pelantikan presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.

Bukan hanya mengajak, lewat video yang diunggah oleh akun Dian Rahayu pada 17 Oktober 2019, K. Yusuf bahkan menyatakan dukungan terhadap pelantikan presiden dan wakilnya ini. Ia juga mengecam aksi radikalisme yang mengatasanamakan agama untuk membuat keributan di negara ini.

“Kami (PCNU Pati) berharap jangan sampai ada aksi-aksi yang mengarah pada radikalisme dan mengorbankan negara besar Rebuplik Indonesia ini. Kami menolak aksi tersebut dengan alasan apapun” ungkapnya dalam video berdurasi satu menit sebelas detik tersebut.

Unggahan ini diharapkan dapat meredam aksi massa yang mengarah pada anarkhisme yang bersumber dari pemikiran yang radikal. Maulana, salah satu warga NU asal Gembong merasa sangat senang dengan adanya unggahan ini. Sebelumnya ia khawatir dengan kondisi bangsa yang kian mudah tersulut dengan isyu-isyu yang belum tentu kebenarannya. Namun dengan arahan yang dinyatakan langsung oleh PCNU, ia merasa memiliki tendensi untuk mengajak masyarakat dalam menyongsong pelantikan presiden secara damai.

“Minimal saya punya dasar dari Yai Yusuf untuk mengajak kawan-kawan saya agar turut menjaga satabilitas sebelum dan setelah pelantikan besok. Saya berterimakasih kepada pengurus PCNU Pati” ungkapnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PK IPNU IPPNU MAN 1 Pati Hidup Lagi

    PK IPNU IPPNU MAN 1 Pati Hidup Lagi

    • calendar_month Ming, 9 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Proses persuapan pembentukan PK IPNU/IPPNU MAN 1 Pati MARGOREJO – Setelah vakum cukup lama, akhirnya Pimpinan Komisariat (PK) IPNU IPPNU MAN 1 Pati kembali terbentuk. Hal ini pun disambut baik oleh semua pihak, tak terkecuali dari pihak sekolah setempat. Sebelumnya, Departemen Jaringan Sekolah dan Pesantren (JSP) PC IPNU IPPNU Pati berdiskusi panjang dengan pihak sekolah […]

  • Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    Profil Pon Pes Shofa Azahro’ Gembong-Pati

    • calendar_month Jum, 11 Des 2015
    • account_circle admin
    • visibility 600
    • 0Komentar

    Pondok Pesantren Shofa Azzahro’ (PPSA) merupakan Ponpes putra-putri Modern yang terletak di Desa Gembong, Kec. Gembong, Kabupaten Pati, didirikan oleh KH. Imam Shofwan dan Hj. Fatimah Azzahro’. Pendirian pesantren ini, pada hakikatnya dilandasi oleh tanggung jawab sosial sebagai anggota masyarakat untuk membina dan mendidik generasi muda dalam mempelajari, memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam yang lurus. […]

  • bgunn-jpeg-3

    Buruh Pembangunan Gereja

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

      1.       Ada orang bekerja membangun tempat ibadah orang kristen (gereja) dan yang melakukan pekerjaan itu orang Islam.   Pertanyaan : a.      Bagaimana hukumnya melakukan pekerjaan itu ?   Jawaban :Hukumnya diharamkan,karena termasuk muharromah.   Referensi : &  Qulyûbi, vol. 3 hal. 70  

  • Shalahuddin Al Ayyubi

    Shalahuddin Al Ayyubi

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Biografi otoritarif ini menghadirkan sosok Shalahuddin dan dunianya begituDetail dan hidup.Menggambarkan sang tokoh menuju kekuasaan,perjuangannyaMenyatukan faksi-faksi Muslim yang terus bertikai,dan pertempurannya merebutKembali Yerusalem dan mengusir pengaruh Kristen dari tanah Arab,John ManMengeksplorasi kehidupan,legenda,dan warisan abadi sang pemersatu IslamSambil menarik signifikansinya untuk dunia saat ini.

  • UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    UPZIS Pucakwangi Dapat Monitoring dari LAZISNU Pati

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.642
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pucakwangi mendapat monitoring dari LAZISNU PCNU Pati, Jumat (28/11/2025). Adapun monitoring ini dilakukan dalam rangka mewujudkan LAZISNU menuju lembaga filantropi terkemuka di Kabupaten Pati. Ketua UPZISNU Pucakwangi, Husaini, menekankan pentingnya monitoring dalam pengelolaan keuangan, terutama zakat, infak, dan sedekah […]

  • Harap Kesuksesan PORSEMA XIII Jateng, Panitia Gelar Doa Bersama

    Harap Kesuksesan PORSEMA XIII Jateng, Panitia Gelar Doa Bersama

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 387
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Wonosobo – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (PORSEMA) XIII tingkat Jawa Tengah, panitia penyelenggara bersama pengurus LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah dan LP Ma’arif NU PCNU Wonosobo menggelar kegiatan ziarah dan doa bersama pada Selasa (9/9/2025) di Wonosobo. Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam para ulama dan tokoh pendidik NU […]

expand_less