Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
  • visibility 286
  • comment 0 komentar

PATI-Bangsa Indonesia bersiap menyambut pemimpin barunya Minggu (20/10) esok. Pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin akan dilantik di gedung DPR/MPR setelah memenangkan pemilu 17 April 2019 silam.

Saalah satu cuplikan video dengan judul “Ketua PCNU Kab.Pati Mendukung plntkn Bp.Jokowi Sebagai Presiden RI,menolak Radikalisme, tindakan Anarkhis”

Hiruk pikuk masyarakat dalam menyongsong acara ini telah mewarnai layar televisi dan berbagai surat kabar. Mulai dari yang menyambut dengan bahagia hingga beberapa oknum yang disinyalir dengan sengaja menciptakan keributan untuk menggagalkan agenda agung tersebut. Meskipun belum diketahui adanya oknum-oknum ini, namun masyarakat diminta tetap wasapada dan menjaga stabilitas bangsa.

Imbauan ini juga disampaikan oleh sebagian tokoh masyarakat. Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim misaalnya. Melalui saluran youtube, ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga perdamaian jelang pelantikan presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.

Bukan hanya mengajak, lewat video yang diunggah oleh akun Dian Rahayu pada 17 Oktober 2019, K. Yusuf bahkan menyatakan dukungan terhadap pelantikan presiden dan wakilnya ini. Ia juga mengecam aksi radikalisme yang mengatasanamakan agama untuk membuat keributan di negara ini.

“Kami (PCNU Pati) berharap jangan sampai ada aksi-aksi yang mengarah pada radikalisme dan mengorbankan negara besar Rebuplik Indonesia ini. Kami menolak aksi tersebut dengan alasan apapun” ungkapnya dalam video berdurasi satu menit sebelas detik tersebut.

Unggahan ini diharapkan dapat meredam aksi massa yang mengarah pada anarkhisme yang bersumber dari pemikiran yang radikal. Maulana, salah satu warga NU asal Gembong merasa sangat senang dengan adanya unggahan ini. Sebelumnya ia khawatir dengan kondisi bangsa yang kian mudah tersulut dengan isyu-isyu yang belum tentu kebenarannya. Namun dengan arahan yang dinyatakan langsung oleh PCNU, ia merasa memiliki tendensi untuk mengajak masyarakat dalam menyongsong pelantikan presiden secara damai.

“Minimal saya punya dasar dari Yai Yusuf untuk mengajak kawan-kawan saya agar turut menjaga satabilitas sebelum dan setelah pelantikan besok. Saya berterimakasih kepada pengurus PCNU Pati” ungkapnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Bukan hanya PAC, Tambakromo Adakan Pelantikan 12 Ranting Serempak

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id TAMBAKROMO – PAC Fatayat NU Tambakromo menggelar agenda wajib, Pelantikan. Bukan hanya Anak Cabang, 12 Pimpinan Ranting Fatayat di kecamatan tersebut juga dilantik. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Gedung Haji Tambakromo pada Ahad (12/3) mulai pagi hingga pukul 11.00 WIB. Dalam hal ini, MWC NU Tambakromo merespon positif agenda tersebut. Bahkan pengurus MWC di tingkat […]

  • Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    Karnaval Nusantara Meriahkan Kemah Kemanusiaan

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.383
    • 0Komentar

      Karnaval Nusantara menjadi puncak kemeriahan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Sako Pandu Ma’arif NU Jawa Tengah yang digelar di Buper Candrabirawa, Ungaran. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Sako Pandu Ma’arif PBNU, Mujiburrahman. Peserta dari berbagai kabupaten dan kota tampil mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Arak-arakan budaya tersebut menampilkan kekayaan tradisi Nusantara yang memukau para […]

  • PCNU-PATI

    Risalah Ahlussunah Wal Jama’ah

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Mencermati kitab Risalah Ahlissunnah wal Jamaah karya Kiai Muhammad Hasyim Asy’ari, kita akan mengetahui bahwa penulisannya dilatarbelakangi oleh munculnya gerakan modernisme Islam di Indonesia. Menurut Andrée Feillard (2009:6) kaum modernis membentuk organisasi yang dikenal seperti Muhammadiyyah (1912), Al-Irsyad (1915), dan Persatuan Islam (1923). Gerakan ini menurutnya adalah gerakan kedua yang harus dihadapi kaum muslimin Ahlussunnah […]

  • PCNU-PATI Photo by Haidan

    Haji dan Transformasi Manajemen Kerumunan Berkelanjutan

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Oleh : Prof. Dr. Imam Taufiq, M.Ag. _Rektor UIN Walisongo Semarang_ Haji merupakan ibadah multidimensional, dan multisektoral. Secara multidimensional, haji merupakan ibadah yang utuh, melibatkan hati dalam menata niat, emosi, dan spiritual; optimalisasi fisik dalam ibadah yang membutuhkan mobilitas seperti tawaf, sai,  mabit dan jumrah. Dalam perkembangannya, dimensi ibadah haji tidak hanya berkaitan dengan tiga […]

  • PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    PMI IPMAFA Pati Kupas Tuntas UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 6.258
    • 0Komentar

      Pcnupati.or id – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (HMPS PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati menggelar seminar bertema “Kupas Tuntas Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dalam Dunia Pendidikan Seksual” di Auditorium kampus setempat, Rabu (10/12/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda Forum Diskusi Mahasiswa PMI (Fordismi) yang bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa […]

  • PCNU PATI - Dari Jari; Cermin Diri. Photo by Laurenz Kleinheider on Unsplash.

    Dari Jari; Cermin Diri

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Media sosial kini menjadi virus yang begitu pesat menyebar di seluruh lini masyarakat kita. Virus ini membuat saya prihatin karena media sosial kini sengaja dikemas menjadi semacam diary book oleh kebanyakan pengguna. Bahkan ada yang mengatakan apabila media sosial ibaratnya sebuah lautan sehingga semua bisa dimasukkan dan ditumpahkan tanpa terkecuali. Nyaris ironis bukan? Dari detik […]

expand_less