Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

PCNU Pati Ajak Warga Jaga Stabilitas Jelang Pelantikan Presiden RI

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
  • visibility 238
  • comment 0 komentar

PATI-Bangsa Indonesia bersiap menyambut pemimpin barunya Minggu (20/10) esok. Pasangan Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin akan dilantik di gedung DPR/MPR setelah memenangkan pemilu 17 April 2019 silam.

Saalah satu cuplikan video dengan judul “Ketua PCNU Kab.Pati Mendukung plntkn Bp.Jokowi Sebagai Presiden RI,menolak Radikalisme, tindakan Anarkhis”

Hiruk pikuk masyarakat dalam menyongsong acara ini telah mewarnai layar televisi dan berbagai surat kabar. Mulai dari yang menyambut dengan bahagia hingga beberapa oknum yang disinyalir dengan sengaja menciptakan keributan untuk menggagalkan agenda agung tersebut. Meskipun belum diketahui adanya oknum-oknum ini, namun masyarakat diminta tetap wasapada dan menjaga stabilitas bangsa.

Imbauan ini juga disampaikan oleh sebagian tokoh masyarakat. Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim misaalnya. Melalui saluran youtube, ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap menjaga perdamaian jelang pelantikan presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.

Bukan hanya mengajak, lewat video yang diunggah oleh akun Dian Rahayu pada 17 Oktober 2019, K. Yusuf bahkan menyatakan dukungan terhadap pelantikan presiden dan wakilnya ini. Ia juga mengecam aksi radikalisme yang mengatasanamakan agama untuk membuat keributan di negara ini.

“Kami (PCNU Pati) berharap jangan sampai ada aksi-aksi yang mengarah pada radikalisme dan mengorbankan negara besar Rebuplik Indonesia ini. Kami menolak aksi tersebut dengan alasan apapun” ungkapnya dalam video berdurasi satu menit sebelas detik tersebut.

Unggahan ini diharapkan dapat meredam aksi massa yang mengarah pada anarkhisme yang bersumber dari pemikiran yang radikal. Maulana, salah satu warga NU asal Gembong merasa sangat senang dengan adanya unggahan ini. Sebelumnya ia khawatir dengan kondisi bangsa yang kian mudah tersulut dengan isyu-isyu yang belum tentu kebenarannya. Namun dengan arahan yang dinyatakan langsung oleh PCNU, ia merasa memiliki tendensi untuk mengajak masyarakat dalam menyongsong pelantikan presiden secara damai.

“Minimal saya punya dasar dari Yai Yusuf untuk mengajak kawan-kawan saya agar turut menjaga satabilitas sebelum dan setelah pelantikan besok. Saya berterimakasih kepada pengurus PCNU Pati” ungkapnya.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi<br>

    Seperti Ini Potret Toleransi di Desa Jrahi

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    PATI -Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, terkenal dengan sebutan Desa Wisata Pancasila. Di sana terdapat beberapa agama. Namun dengan kerukunan dan toleransi yang ada, masyarakat bisa hidup berdampingan.  Di sana, ada tiga agama dan satu penghayat kepercayaan yang dipeluk. Yakni, Agama Islam, Kristen, Budha dan Sapto Darmo.  Potret kerukunan di Desa Jrahi terlihat saat […]

  • Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    Sang Syaikh Sufi YANG SELALU BERSEMBUNYI Kisah-Kisah di sekitar kehidupan KH.Abdullah Salam

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2015
    • account_circle admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    SEKITAR PRINSIP DAN SIKAP Istiqomah              Mbah Dullah di kenal dengan sikap istiqomahnya. Apalagi ibadah wajib, untuk ibadah sunahpun ,kalau sudah beliau pilih untuk di kerjakan mak akan beliau kerjakan secara istqomah. Ada saatnya ketika remaja beliau tak ragu memaksa diri tidur di tangga pintu rumah KH.Nawawi. Maksudnya agar ia bisa bangun diri di buka […]

  • Syaikhona Mbah Kholil Bangkalan

    Syaikhona Mbah Kholil Bangkalan

    • calendar_month Rab, 25 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Hari Selasa tanggal 11 Jumadil Akhir 1235 H atau 27 Januari 1820 M, Abdul Lathif seorang Kyai di Kampung Senenan, Desa Kemayoran, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, ujung Barat Pulau Madura, Jawa Timur, merasakan kegembiraan yang teramat sangat. Karena hari itu, dari rahim istrinya lahir seorang anak laki-laki yang sehat, yang diberinya nama Muhammad Kholil, yang […]

  • Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    Korban Kebakaran dapat Bantuan dari NU

    • calendar_month Jum, 1 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    NU Care- LAZISNU Kabupaten Pati telah melaksanakan pendistribusian bantuan untuk korban kebakaran di desa Pagerharjo, Rabu (30/10). Pada kegiatan tersebut LAZISNU Pati turut serta menggandeng Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Wedarijaksa beserta banomnya. Diketahui kebakaran terjadi hari selasa sekira pukul 14.00 WIB di desa Pagerharjo dukuh Prapeyan Rt 03 Rw 02 Kecamatan Wedarijaksa. Akibat […]

  • Pengurus PAC Fatayat dan Ansor Tlogowungu Resmi Dilantik

    Pengurus PAC Fatayat dan Ansor Tlogowungu Resmi Dilantik

    • calendar_month Ming, 1 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id-  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Tlogowungu beserta Pengurus Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Tlogowungu dan PAC Ansor resmi dilantik.  Pelantikan itu bertempat di Aula Balai Desa Lahar, Ahad (1/1/2023) siang. Kegiatan itu dihadiri oleh ketua PCNU Pati KH Yusuf Hasyim, Ketua PC Ansor Pati Abdullah Syafiq, Ketua PC Fatayat NU Pati […]

  • Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    Kapan Ekonomi Warga NU Mandiri ?

    • calendar_month Sel, 16 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Pertanyaan tersebut menggelitik seluruh elemen NU, khususnya pengurus dan kader-kader mudanya. Jangan sampai NU menjadi al-kabiiru bilaa nidlaamin yaghlibuhus shaghiiru bi nidlaamin, organisasi besar tidak terorganisir yang dikalahkan oleh organisasi kecil yang terorganisir. NU harus menjadi al-kabiiru bi nidzaamin, organisasi besar yang terorganisir. Dengan organisasi yg baik, NU akan berkembang pesat, baik secara jamaah (komunitas) […]

expand_less