Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Hikmah Guru Sekumpul, Bukan Sekadar Sunnah Fashion

Hikmah Guru Sekumpul, Bukan Sekadar Sunnah Fashion

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
  • visibility 884
  • comment 0 komentar

 

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Haul Guru Sekumpul atau KH. Zaini Abdul Ghani menjadi momok dunia perulama’an. Bukan hanya jumlah jama’ah haul yang tembus empat juta kepala, namun terlepas dari itu, Guru Sekumpul masih tergolong ulama’ ‘belia’, akantetapi haulnya mampu membagongkan dunia. Sebagai catatan, 5 Rajab kemarin, beliau baru 20 kali dihauli.

Hal ini jelas layak disebut sebagai sebuah fenomena. Setidaknya ada tiga alasan: pertama, kebanyakan ulama yang haulnya dihadiri oleh ratusan ribu orang, biasanya sudah berusia sepuh. Sedangkan Abah Guru Sekumpul–seperti disebut sebelumnya–masih relatif muda. Dengan kenyataan ini, Abah Guru Sekumpul membuktikan bahwa, tidak harus tua untuk menjadi legenda.

Ke dua, haul Guru Sekumpul dinobatkan sebagai haul terbesar di Asean, bahkan di Asia. Secara otomatis, melihat kebanyakan ulama dunia memang berasal dari Asia, Haul Guru sekumpul berpotensi sebagai juara dunia per-haul-an.

Setiap jelang tanggal 5 Rajab, Martapura (kota dimakamkannya Guru Sekumpul) dipadati oleh jutaan jama’ah yang hadir dari berbagai wilayah di Nusantara hingga manca negara. 15 km dari lokasi acara dijamin macet parah, yang datang belakangan, bisa dipastikan mustahil mencapai titik nol maqbaroh abah guru.

Lebih membagongkan lagi, warga Martapura berlomba-lomba memberikan layanan terbaik kepada jama’ah haul melebihi ramahnya teller bank. Makanan, penginapan, kamar mandi, diberikan secara cuma-cuma oleh warga. Armada antar jemput dari pelabuhan dan bandara juga melimpah dan semuanya gratis.

Uniknya lagi, Pengusaha SPBU hingga tambal ban, memberikan layanan gratis juga. Ini menjadi alasan fenomenal ke tiga bagi haul Guru Sekumpul, meskipun hal yang nyaris sama juga dilakukan oleh Warga Arab ketika Musim Haji, namun mereka tidak memberi penginapan gratis seperti Masyarakat Martapura.

Bukan Sekadar Sunnah Fashion

Penulis haqqul yaqin, ada kompensasi yang harus dibayar, oleh sederetan ulama kita, sehingga mereka dicintai secara membabi buta oleh masyarakat luas, seperti halnya Guru Sekumpul. Jawabannya jelas! Mereka–para ulama–secara terampil telah menjalankan sunnah nabi.

Jika muslim newbe baru berkutat pada sunnah fashion, seperti memanjangkan jenggot, jubah anti isbal dan dua tanda jidat, maka para masyayikh NU sudah mampu memgaplikasikan sunnah-sunnah moral dan sosial.

Penulis tidak menganggap remeh sunnah fashion. Hanya saja, jika hanya berpenampilan layaknya Nabi Muhammad, apakah itu sudah cukup memberi manfaat bagi sesama? Jawabannya tentu tidak. Ummat (termasuk yang newbe) harus sadar betul bahwa sunnah bukanlah sekadar fashion, atau ucapan masya allah-tabarakallah, Allahu yahdik dan Allahu akbar.

Ummat islam–seperti dicontohkan Guru Sekumpul dan ulama lainnya– harus mampu menebar cinta. Mencintai semua orang dengan hati, tindakan dan ucapan.

Adapun feedback positif yang diterima adalah sebuah keniscayaan yang lahir tanpa diminta, seperti yang dilakukan Masyarakat Martapura. Mereka sebenarnya dalam upaya ‘membayar’ keterpujian-keterpujian yang telah ditorehkan oleh abah guru selama hidupnya. Tentunya, berapapun triliun uang yang mereka gelontorkan, tidak akan mampu menebusnya.

Namun manusia memang tempatnya salah dan lupa. Ummat Islam cenderung sombong dengan setetes ilmu yang mereka punya, hingga ancap kali menabur kebencian kepada siapa saja yang berbeda pandangan dengannya. Mereka yang menulis Mashaa Allah, membodoh-bodohkan yang menulis Masyaa Allah. Shalat harus pakai gamis, yang pakai celana jeans, bukan golongan kami. Subuh pakai qunut sama dengan bid’ah, bid’ah berarti masuk neraka.

Permisalan demi permisalah itu jelas menunjukkan bahwa, sepercik ketidaksamaan pun mereka anggap sebagai aduwwun mubin, musuh bebuyutan. Betapa rapuhnya nilai kasih jika demikian adanya.

Kita lalai bahwa, menjalankan sunnah paling utama adalah menebar jala-jala cinta di lautan kehidupan. “Andaikata engkau (Muhammad) berhati keras lagi kasar, niscaya mereka akan hengkang dari sekelilingmu.” (Ali Imran: 159).

*Mudir Ponpes Shofa Az Zahro’ Gembong-Pati

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia MI/SD Perlu Direformulasi

    • calendar_month Sen, 8 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Yogyakarta – Dalam Seminar Nasional Online (Sensasi Online) ke-7 yang digelar Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia bertajuk “Reformasi Struktur dan Pola Pikir Keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD” secara virtual melalui Zoom Meeting pada Sabtu (6/4/2024), disimpulkan bahwa struktur dan pola pikir keilmuan Bahasa Indonesia untuk MI/SD perlu direformulasi. Narasumber kegiatan tersebut yaitu dosen PGMI INISNU […]

  • YPI Monumen Mujahidin Berikan Santunan pada Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa 

    YPI Monumen Mujahidin Berikan Santunan pada Puluhan Anak Yatim dan Dhuafa 

    • calendar_month Sab, 19 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Puluhan anak Yatim dan Duafa mendapat santunan dari Yayasan Perguruan Islam (YPI) Monumen Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Sabtu (19/11/2022) pagi.  Kegiatan yang mengusung tema “Cinta dan Santun kepada Anak Yatim dan Dhuafa” ini digelar di Lantai 2 Gedung MTs PIM Mujahidin.  Ketua Umum YPI Monumen Mujahidin Bageng, Kunadi mengatakan, kegiatan ini  […]

  • Resepsi 1 Abad NU Plus Harlah PN Dihelat Malam Ini

    Resepsi 1 Abad NU Plus Harlah PN Dihelat Malam Ini

    • calendar_month Ming, 29 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id– GEMBONG – MWC NU Gembong menggelar resepsi 1 Abad NU. Kegiatan ini sekaligus dibarengkan dengan agenda Puncak Perayaan Harlah Pencak Silat NU Pagar Nusa Kabupaten Pati. Beberapa tokoh pengkolan pun hadir dalam acara Ahad (29/1) malam ini. Jajaran PCNU, MWC NU Gembong, hingga PP Pagar Nusa tampak memadati panggung utama. Nantinya agenda ini akan […]

  • Bertawashul Pada Orang-Orang Sholeh

    Bertawashul Pada Orang-Orang Sholeh

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 421
    • 0Komentar

    Bertawassul dengan Orang-Orang Shalih Yang dimaksud dengan bertawassul dengan para nabi dan wali adalah memohon kepada Allah SWT dengan menempatkan mereka sebagai sebab dan sarana mencapai tujuan dan Allahlah yang mewujudkannya. Demikian itu karena Allah memberi kemulyaan pada mereka, bukan karena mereka yang melakukan. Keyakinan yang benar seperti inilah yang berlaku pada semua perbuatan dan […]

  • PCNU-PATI

    Menanti Tradisi Sahur Bersama

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Pertanyaannya, mengapa hanya tradisi buka puasa bersama ayng ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda? Unik dan menarik. Maksud saya di sini, bukan sahur bersamanya, namun tradisi sahur bersama di Nusantara tak populis dan tidak familiar buka puasa bersama. Mengapa ya? Mbuh! Saat bulan Ramadan tiba, ya tentu umat muslim di seluruh […]

  • MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    MA Salafiyah Kajen Pati Gelar Istighosah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 427
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Suasana khidmat menyelimuti halaman Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Pati, pada Senin (1/9/2025), saat lebih dari seribu siswa dan tenaga pendidik menggelar istighosah dan doa bersama demi keselamatan bangsa. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian spiritual dan ikhtiar kebangsaan di tengah dinamika situasi nasional saat ini. Dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Masrukhan, […]

expand_less