Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Kabupaten Pati Jadi Tuan Rumah Seminar Literasi Wakaf NU

PCNU Kabupaten Pati Jadi Tuan Rumah Seminar Literasi Wakaf NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
  • visibility 250
  • comment 0 komentar

 

 

Setelah 2 minggu sebelumnya menyelenggarakan Bahtsul Masail bertema Tahqiq Wakaf Uang, maka pada Jumat, 31 Mei 2024 PCNU (Pengurus Cabang Nahdltul Ulama) Kabupaten Pati melalui LWPNU (Lembaga Wakaf dan Pertanahan) menyelenggarakan Seminar Literasi dan Inklusi Wakaf. Seminar ini merupakan kerjasama LWP PCNU Kabupaten Pati sebagai pelaksana acara dengan LWP PBNU, Kementerian Agama, dan Asuransi Prudensial Syariah. Dengan jangkauan peserta se-eks Karisedenan Pati seminar perwakafan ini merupakan  rangkaian ke-9 acara dengan tema sama yang telah terlaksana di berbagai kota di Jawa. IPMAFA (Institut Pesantren Mataliul Falah dipili menjadi tempat acara antara lain karena di kampus berbasis NU ini terdapat Program Studi S1 Mananemen Zakat Wakaf.

 

Tidak kurang 160 orang peserta hadir di acara ini. Mereka merupakan pengurus cabang LWP PCNU serta MWC NU se-eks Keresidenan Pati, yaitu Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Blora, dan Lasem. PCNU Lasem memang berdiri sendiri dan tidak tergabung dengan PCNU  Rembang karena PCNU Lasem dalam riwayat sejarahnya terbentuk lebih dahulu. Hadir pula para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Pati, khususnya yang membidangi wakaf dan para dosen serta mahasiswa Zawa Ipmafa.

 

Dalam sambutan mewakili Ketua Ketua LWP PBNU, Mohammad Dawam menyampaikan bahwa kegiatan LWP NU dengan melakukan tour Seminar Literiasi & Inklusi Wakaf ini didasarkan atas tiga hal, yakni shilatul arwah, shilatul afkar, dan  shilatul a’mal. Shilatul arwah merupakan bangunan spirit dan motivasi pengelolaan wakaf, shilatul afkar merupakan bangunan gagasan pengelolaan wakaf,  dan shilatul a’mal merupakan bangunan kerjasama  program dalam ekosistem perwakafan dan pertanahan dilingkungan NU .”Oleh karenanya, potensi pengelolaan wakaf dan pertanahan ini akan sangat produktif jika dilaksanakan dengan cara yang profesional. Saya berharap pengelolaan wakaf kedepan dengan melibatkan kalangan profesional agar manfaatnya nanti terasa nyata bagi masyarakat luas, termasuk di Jawa Tengah ini”, harapannya.

 

Saat membuka acara secara resmi, Ketua PWNU Jateng, K.H. Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa Seminar Literasi & Inklusi Wakaf semacam ini sangatlah penting dan menjadi concern PWNU dalam rangka membangun ekosistem dunia perwakafan yang produktif bagi umat. Maka kami perlu mengambil peran strategis ini.  “Wakaf butuh revitalisasi melalui kerjasama bersifat partnership diantara pihak Pemerintah dengan pihak NU secara seimbang. Dibutuhkan strategi berbeda bagaimana cara “menyonggek” dan bagaimana cara strategi “menyedot”. Saya menganggap hal ini penting maka saya hadir di tiga titik acara Seminar Literasi & Inklusi Wakaf di Jateng yakni di Klaten, Pekalongan Kota dan Pati ini.

 

Narasumber seminar ini berasal dari 3 pihak, yaiktu LWP PBNU, Kementerian Agama RI, dan Asuransi Prudensial Syariah. H. Anas Nasikhin, narasumber dari LWP PBNU menyatakan, dulu di era akhir 1980 dan awal 1990 an, P3M (Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat) membuat semacam “pilot project” (proyek percontohan) di 4 Pesantren; Kajen, Cipasung, Nurul Jadid dan Guluk-Guluk Sumenep, dimana hal itu merupakan implementasi dari Fiqh Sosial yang digagas oleh KHMA Sahal Mahfud. “Bahwa khidmah sosial Pesantren dan NU secara kelembagaan kedepan harus semakin variatif, relevan, dan sesuai zaman”

 

Narasumber dari Kemenag H. Muhibuddin mewakili Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, menyatakan bahwa Kemenag RI akan terus berkomitmen mendukung pengembangan program-program perwakafan di Indonesia sebagaimana Seminar Literasi & Inklusi Wakaf yang diselenggarakan di Ipmafa Pati ini.

 

Sedangkan dari Asuransi Prudensial Syariah bertindak sebagai nara sumber Vice Presiden, Harpedi Puseto. Dalam paparannya dia sampaikan bahwa konsep pengelolaan wakaf uang sebagai dana abadi umat dilingkungan NU sangat membutuhkan kepercayaan masyarakat. “Jika warga NU berwakaf secara massif, potensi besar sekali“.

 

Dosen Prodi Zakat Wakaf Ipmafa, KH  Umar Farouq yang bertugas menjadi moderator menyampaikan bahwa seminar ini secara substansi merupakan satu di antara sembilan program LWP NU yang telah dibahas pada saat Rakornas LWP NU di Gedung PBNU pada 14 Januari 2024 lalu. Ketua LWP PCNU Kab Pati ini menambahkan, atas nama LWP NU menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi, berpartisipasi dalam pengembangan program LWP NU.

 

Hingga seminar selesai para peserta masih terlihat semangat berdiskusi sehingga mereka merasa perlu tindak lanjut dalam forum-forum berikutnya yang lebih spesifik temanya.-

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • img-20220326-wa0029-jpg

    PAC IPNU IPPNU Dukuhseti: Wujudkan Generasi Progesif dalam RAPIMANCAB I

    • calendar_month Sab, 26 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 251
    • 0Komentar

      DUKUHSETI – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Dukuhseti menggelar acara Rapat Pimpinan Anak Cabang (RAPIMANCAB) I di Aula Kecamatan Dukuhseti pada Jum’at (25/3).   Acara ini turut dihadiri oleh  Imam Rifa’i, S.STP.MM selaku Camat Dukuhseti, para pengurus PAC, Ketua Pimpinan Ranting (PR), Ketua Pimpinan Anak […]

  • PCNU-PATI Photo by Mufid Majnun

    Bagai Pungguk Menjerat Bulan Part 1

    • calendar_month Ming, 2 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Oleh: Elin Khanin Nembak cewek mana pun yang lewat, di depan umum? “Siapa takut?!” tukas cowok itu tanpa gentar sembari bangkit dari duduk. Bukan sifatnya memang jika harus merasa ketakutan atau gemetaran sejak kotak tempat kertas berisi tantangan itu diedarkan ke sepenjuru aula. Namun, dia sempat heran. Dari sekian banyak gulungan kertas yang disodorkan pada […]

  • Kapolres Berharap Banser jadi Mitra Polri

    Kapolres Berharap Banser jadi Mitra Polri

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kapolres Pati, AKBP Christian Tobing (belakang mic) memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Orientasi Kenal Medan Banser Pati di Wisata Alam Rimong Indah, Desa Medani, Kecamatan Cluwak PATI – Kapolres Pati AKBP Christian Tobing hadiri pembukaan Orientasi Kenal Medan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Kabupaten Pati. Kegiatan itu berlangsung di Wisata Alam Rimong Indah, […]

  • PCNU-PATI

    Rangkul Komunitas Produsen Kopi, KKN Tempura IPMAFA Lakukan Pendampingan Marketing UMKM Kopi Desa Tempur

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id-Tempur, 01/09/2023. KKN Tempura melaksanakan program di bidang ekonomi yang berkaitan dengan pendampingan marketing kepada para pelaku usaha kopi. Kegiatan dikemas secara santai berupa kopdar, bersama dengan komunitas UMKM kopi desa Tempur bernama Klaster Kopi Tempur yang diketuai oleh Khusnul Ulum yang sekaligus pemilik The Real Kopi Tempur serta tim KKN Tempura IPMAFA. Klaster Kopi […]

  • Menimbun Minyak Tanah

    Menimbun Minyak Tanah

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Pada zaman sekarang, kita tahu bahwa seluruh dunia mengalami krisis globalisasi ( termasuk negara kita Indonesia ), sehingga berdampak pada kelangkaan minyak tanah. Pertanyaan : Bagaimana hukumnya, jika ada seorang yang kaya raya memborong minyak tanah di kota itu dengan harga yang sangat murah, lalu orang kaya tersebut menjual minyak tanah kepada orang lain dengan […]

  • PCNU-PATI

    3 Tips Siap Siaga Bencana

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Oleh : Angga Saputra Puluhan desa di Kabupaten Pati hingga saat ini masih tergenang banjir. Bahkan aktivitas warga menjadi tersendat. Sejumlah desa juga mengalami kelumpuhan akses. Sebab jalan utama terendam banjir. Banyak masyarakat yang terdampak banjir menggunakan sampan atau pohon pisang rakitan sebagai sarana transportasi darurat ketika beraktivitas di luar rumah. Rangkaian bencana alam yang […]

expand_less