Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » PCNU Kabupaten Pati Jadi Tuan Rumah Seminar Literasi Wakaf NU

PCNU Kabupaten Pati Jadi Tuan Rumah Seminar Literasi Wakaf NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 1 Jun 2024
  • visibility 448
  • comment 0 komentar

 

 

Setelah 2 minggu sebelumnya menyelenggarakan Bahtsul Masail bertema Tahqiq Wakaf Uang, maka pada Jumat, 31 Mei 2024 PCNU (Pengurus Cabang Nahdltul Ulama) Kabupaten Pati melalui LWPNU (Lembaga Wakaf dan Pertanahan) menyelenggarakan Seminar Literasi dan Inklusi Wakaf. Seminar ini merupakan kerjasama LWP PCNU Kabupaten Pati sebagai pelaksana acara dengan LWP PBNU, Kementerian Agama, dan Asuransi Prudensial Syariah. Dengan jangkauan peserta se-eks Karisedenan Pati seminar perwakafan ini merupakan  rangkaian ke-9 acara dengan tema sama yang telah terlaksana di berbagai kota di Jawa. IPMAFA (Institut Pesantren Mataliul Falah dipili menjadi tempat acara antara lain karena di kampus berbasis NU ini terdapat Program Studi S1 Mananemen Zakat Wakaf.

 

Tidak kurang 160 orang peserta hadir di acara ini. Mereka merupakan pengurus cabang LWP PCNU serta MWC NU se-eks Keresidenan Pati, yaitu Pati, Kudus, Jepara, Rembang, Blora, dan Lasem. PCNU Lasem memang berdiri sendiri dan tidak tergabung dengan PCNU  Rembang karena PCNU Lasem dalam riwayat sejarahnya terbentuk lebih dahulu. Hadir pula para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Pati, khususnya yang membidangi wakaf dan para dosen serta mahasiswa Zawa Ipmafa.

 

Dalam sambutan mewakili Ketua Ketua LWP PBNU, Mohammad Dawam menyampaikan bahwa kegiatan LWP NU dengan melakukan tour Seminar Literiasi & Inklusi Wakaf ini didasarkan atas tiga hal, yakni shilatul arwah, shilatul afkar, dan  shilatul a’mal. Shilatul arwah merupakan bangunan spirit dan motivasi pengelolaan wakaf, shilatul afkar merupakan bangunan gagasan pengelolaan wakaf,  dan shilatul a’mal merupakan bangunan kerjasama  program dalam ekosistem perwakafan dan pertanahan dilingkungan NU .”Oleh karenanya, potensi pengelolaan wakaf dan pertanahan ini akan sangat produktif jika dilaksanakan dengan cara yang profesional. Saya berharap pengelolaan wakaf kedepan dengan melibatkan kalangan profesional agar manfaatnya nanti terasa nyata bagi masyarakat luas, termasuk di Jawa Tengah ini”, harapannya.

 

Saat membuka acara secara resmi, Ketua PWNU Jateng, K.H. Abdul Ghaffar Rozin menegaskan bahwa Seminar Literasi & Inklusi Wakaf semacam ini sangatlah penting dan menjadi concern PWNU dalam rangka membangun ekosistem dunia perwakafan yang produktif bagi umat. Maka kami perlu mengambil peran strategis ini.  “Wakaf butuh revitalisasi melalui kerjasama bersifat partnership diantara pihak Pemerintah dengan pihak NU secara seimbang. Dibutuhkan strategi berbeda bagaimana cara “menyonggek” dan bagaimana cara strategi “menyedot”. Saya menganggap hal ini penting maka saya hadir di tiga titik acara Seminar Literasi & Inklusi Wakaf di Jateng yakni di Klaten, Pekalongan Kota dan Pati ini.

 

Narasumber seminar ini berasal dari 3 pihak, yaiktu LWP PBNU, Kementerian Agama RI, dan Asuransi Prudensial Syariah. H. Anas Nasikhin, narasumber dari LWP PBNU menyatakan, dulu di era akhir 1980 dan awal 1990 an, P3M (Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat) membuat semacam “pilot project” (proyek percontohan) di 4 Pesantren; Kajen, Cipasung, Nurul Jadid dan Guluk-Guluk Sumenep, dimana hal itu merupakan implementasi dari Fiqh Sosial yang digagas oleh KHMA Sahal Mahfud. “Bahwa khidmah sosial Pesantren dan NU secara kelembagaan kedepan harus semakin variatif, relevan, dan sesuai zaman”

 

Narasumber dari Kemenag H. Muhibuddin mewakili Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, menyatakan bahwa Kemenag RI akan terus berkomitmen mendukung pengembangan program-program perwakafan di Indonesia sebagaimana Seminar Literasi & Inklusi Wakaf yang diselenggarakan di Ipmafa Pati ini.

 

Sedangkan dari Asuransi Prudensial Syariah bertindak sebagai nara sumber Vice Presiden, Harpedi Puseto. Dalam paparannya dia sampaikan bahwa konsep pengelolaan wakaf uang sebagai dana abadi umat dilingkungan NU sangat membutuhkan kepercayaan masyarakat. “Jika warga NU berwakaf secara massif, potensi besar sekali“.

 

Dosen Prodi Zakat Wakaf Ipmafa, KH  Umar Farouq yang bertugas menjadi moderator menyampaikan bahwa seminar ini secara substansi merupakan satu di antara sembilan program LWP NU yang telah dibahas pada saat Rakornas LWP NU di Gedung PBNU pada 14 Januari 2024 lalu. Ketua LWP PCNU Kab Pati ini menambahkan, atas nama LWP NU menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkolaborasi, berpartisipasi dalam pengembangan program LWP NU.

 

Hingga seminar selesai para peserta masih terlihat semangat berdiskusi sehingga mereka merasa perlu tindak lanjut dalam forum-forum berikutnya yang lebih spesifik temanya.-

  • Penulis: admin
Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • GP Ansor Pati Minta Bangungan di LI Segera Dirobohkan

    GP Ansor Pati Minta Bangungan di LI Segera Dirobohkan

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 471
    • 0Komentar

      Koordinasi Pengurus GP Ansor Pati dengan Satpol PP Pati. Ansor meminta bangunan LI segera dirobohkan  PATI – Belum lama ini Pemerintah Kabupaten Pati menutup beberapa tempat prostitusi, salah satunya Lorok Indah / Lorong Indah (LI) yang berada di Kecamatan Margorejo. Di LI sendiri, para penghuni sudah mengosongkan lokasi. Mereka telah kembali ke kampung halaman […]

  • Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    Didatangi Cabang, Ketua UPZIS MWCNU Gembong Siap Turba

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.809
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Unit Pengelola Zakat (UPZIS) MWC NU Gembong menerima kunjungan dari Lazisnu Pati, Ahad (30/11) di Gedung MWCNU Gembong). Kedatangan rombongan dari kabupaten tersebut adalah dalam rangka monitoring. Ahmad Shodiq Ketua Lazisnu Gembong, menilai monitoring ini sebagai langkah evaluasi. Dia menilai kendala pengelolaan ZIS di Gembong cukup kompleks. “Kami terimakasih kepada Lazisnu cabang. […]

  • LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    LPPNU Pati Turut Serta dalam Penanaman Pohon di Pegunungan Kendeng

    • calendar_month Sel, 18 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 534
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Dalam rangka penghijauan di Pegunungan Kendeng, Laskar Lereng Muria (LLM) bekerja sama dengan beberapa organisasi kemasyarakatan, termasuk Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Pati, melakukan penanaman seribu pohon. Penanaman itu tepatnya di wilayah Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Pati, Selasa (18/2/2025). Ketua LPPNU Kabupaten Pati, Sutrisno mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian […]

  • PCNU PATI. Ilustrasi Dakwah Secara Santun dan Damai. Photo by Muhammad Adil on Unsplash.

    Dakwah Secara Santun dan Damai

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 612
    • 0Komentar

    Dakwah erat kaitannya dengan orang yang berceramah di atas mimbar untuk mengajak mad’u (jama’ah) ke jalan yang lebih baik. Dakwah juga bisa diartikan sebagai seruan dan propaganda. Dalam bahasa aslinya, dakwah mempunyai makna mengajak, memanggil, mengundang, meminta, dan memohon. Karena esensi dakwah adalah mengajak ke jalan Allah dengan bijaksana (bil-hikmah), menasihati dengan baik (bil-mau’idzhatil hasanah), […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi ber-empati. Photo by Europeana on Unsplash.

    Ber (empati) diri

    • calendar_month Rab, 15 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Hari ini masih suasana berkabung. Mendung menyelimuti. Sedih masih bersemayam dalam hati dan menelisik sanubari. Semua orang pasti suatu ketika akan mengalami, datang dan pergi. Kembali pada ilahi Robbi. Lahir dan mati. Itu pasti dan tak dapat di pungkiri. Tinggal bagaimna kita mampu mengelola hati dan empati. Dari Sabtu kemarin, saat Ibu mertua saya pergi […]

  • Hewan Pun Berpuasa

    Hewan Pun Berpuasa

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 521
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda* Jika definisi puasa sekadar tidak makan dan tidak minum, maka saya menyebut hewan pun berpuasa: sapi, kerbau, ayam, bebek, semua berpuasa meski durasinya tidak seperti manusia. Ini juga dipertegas oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang menulis buku Tuhan Pun “Berpuasa” (1997). Jika Tuhan saja berpuasa, masak hewan ya ora puasa? Puasa […]

expand_less