Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pahala

Pahala

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
  • visibility 297
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Bulan puasa sudah memasuki pekan kedua. Tentu kita sudah merasakan tentang dahaga dan lapar; menahan emosi dan lain seterusnya. Bulan penuh berkah katanya para pemuka agama; bulan penuh pahala yang mengalahkan seribu bulan. Dan pada bulan ini semua orang telah menobatkan apabila dirinya adalah yang mendapatkan banyak pahala. Bahkan banyak yang mengemukakan untuk berlomba-lomba mencari pahala. Sehingga lupa sebagai manusia yang hidup di bumi akan tetapi telah berubah menjadi Tuhan yang bisa mengatur si A akan ke neraka dan si B akan masuk surga. Begitulah adanya.

Tentang pahala tentu bukan kita yang menentukan akan tetapi Tuhan semesta alam yang menentukan semua yang akan kita jalani lakukan akan mendapatkan pahala kelak setelah kehidupan di dunia ini. Sehingga tugas kita ketika berada di dunia ini yaitu berusaha menjadi manusia seutuhnya. Berlaku sewajarnya ketika puasa dan menghadapi berbuka pun seadanya; toh kapasitas perut kita pun cukup satu piring saja.

Sedangkan yang selama ini yang telah saya dan teman saya lakukan yaitu ketika menghadapi berbuka semua menu makanan dikupulkan menjadi satu; ada es ada sayur ada lauk dan pauk beraneka ragam; bahkan ketika akan berbuka saja pun bingung karena banyaknya menu. Itu berbuka puasa apakah balas dendam karena seharian telah di tahan dahaga dan laparnya.

Padahal untuk mendapat sebuah pahala di bulan puasa ini sangatlah mudah. Dan amat sederhana yaitu salah satu diantaranya adalah mengurangi keinginan meminum dan memakan apa saja saat berbuka puasa. Mengurangi mengupload aneka menu makanan di media sosial kita baik di Whatsapp. Dengan maksud dan tujuan bahwa dibelahan sana ada saudara kita sebagai manusia ada yang kurang beruntung dengan apa yang kita punyai saat ini.

“Media-media sosial saya sendiri kenapa banyak yang sewot”

Saya pernah membaca postingan tersebut di salah satu media sosialnya seseorang. Saya kira orang tersebut lupa apabila media sosial adalah ruang pribadi yang publik. Dari situ kita bisa mendapatkan beragam pahala apabila kita bijak dalam mengggunakan jari kita ketika dipergunakan untuk menulis sesuatu. Begitu pula sebaliknya.

“Mas…mas sebenarnya Anda ini mau nulis pahala dari sudut pandang siapa? Pemuka agama yang ketika habis selesai menjelaskan surga dan neraka serta pahala dan dosa harus terselip paperline ketika bersalaman dan mengucapakn terima kasih”

Saat mendapatkan pernyataan tersebut saya hanya diam sesaat. Yang saya tulis ini merupakan bagian sedikit bagaimana kita menjadi manusia seutuhnya saling menghargai dan saling berbagi meskipun sekuatnya. Kalau bahasa kerennya adalah menjadi manusia yang memanusiakan manusia.

“Memang bisa mas…….?”

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sakoma Jepara Wakili Perkemahan di Cibubur

    Sakoma Jepara Wakili Perkemahan di Cibubur

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Cibubur – Ajang perkemahan Pramuka Madrasah Nasional di Cibubur, Jakarta Selatan, diramaikan oleh perwakilan se Indonesiai. Dalam kegiatan itu, regu Penggalang Putra Jawa Tengah yang diwakili oleh Anggota Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif NU Jepara mengikuti Kemah Pramuka Madrasah Nasional di Bumi Berkemahan Cibubur Jakarta Selatan pada 17 – 22 November 2024. Hal itu diungkapkan Ketua […]

  • PCNU - PATI Photo by Alwi Hafizh A.

    Pesona Selebgram

    • calendar_month Ming, 17 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Perjalanan selama tujuh jam cukup membuat punggung dan pantat Farhan pegal. Untung Agus adalah supir handal dan berpengalaman, jadi mereka bisa tiba tepat waktu tanpa bingung bertanya kesana kemari. Agus sudah selalu kontak dengan Liasion Officer yang disediakan khusus untuk Farhan selama perjalanan. Juga ketika mereka sampai di gapura bertulisan “Selamat datang di Wonosobo Asri.” […]

  • MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 231
    • 0Komentar

      Ketua MWC NU Kayen, Aris Sutopo (kiri) didampingi Camat dan Kapolsek setempat JAKENAN – MWCNU Jakenan bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) gelar manakiban dan doa bersama dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021, Kamis malam (21/10). Acara yang dilangsungkan di  di Pendopo Kantor Kecamatan Jakenan, mulai pukul 19.30 WIB dihadiri […]

  • Photo by NEOM

    Puasa dan Kecerdasan Emosi

    • calendar_month Sen, 25 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Oleh: M. Iqbal Dawami Puasa telah lama dikenal karena manfaat fisiknya, seperti peningkatan kontrol gula darah, pengurangan peradangan, dan bahkan potensi untuk memperpanjang umur. Namun, aspek yang sering terlewatkan dari praktik ini adalah manfaat yang dapat diberikan terhadap pertumbuhan pribadi dan peningkatan kecerdasan emosi. Kecerdasan emosi, yang meliputi kesadaran diri, empati, pengaturan emosi, dan keterampilan […]

  • PCNU-PATI

    Mencetak Kader Kiai Sahal; Pusat Fisi Adakan Sekolah Fiqh Sosial

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (PUSAT FISI) kembali menyelenggarakan Sekolah Fiqh Sosial, Kamis (23/04/2023) kemarin. Acara yang telah diadakan untuk ketiga kalinya ini bertempat di aula 2 lantai 2 kampus Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati. Acara ini diikuti oleh 27 peserta, terdiri dari mahasiswa IPMAFA lintas prodi dan beberapa santri dari berbagai pesantren […]

  • Ngabuburit: Religiusitas dan Budaya Mbadog

    Ngabuburit: Religiusitas dan Budaya Mbadog

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Saya tidak tahu, sejak kapan ada tradisi ngabuburit. Namun, sebenarnya tradisi ini makin populer ketika sejumlah televisi menjadikannya sebagai acara tiap menjelang berbuka puasa saat Ramadan. Akhirnya, tradisi ini membudaya di kalangan remaja muslim dengan beragam ekspresi.   Ngabuburit merupakan istilah khas dalam budaya Sunda yang bermakna “ngalantung ngadagoan burit,” […]

expand_less