Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Parodi » Pahala

Pahala

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 20 Mar 2024
  • visibility 280
  • comment 0 komentar

Oleh : Niam At Majha

Bulan puasa sudah memasuki pekan kedua. Tentu kita sudah merasakan tentang dahaga dan lapar; menahan emosi dan lain seterusnya. Bulan penuh berkah katanya para pemuka agama; bulan penuh pahala yang mengalahkan seribu bulan. Dan pada bulan ini semua orang telah menobatkan apabila dirinya adalah yang mendapatkan banyak pahala. Bahkan banyak yang mengemukakan untuk berlomba-lomba mencari pahala. Sehingga lupa sebagai manusia yang hidup di bumi akan tetapi telah berubah menjadi Tuhan yang bisa mengatur si A akan ke neraka dan si B akan masuk surga. Begitulah adanya.

Tentang pahala tentu bukan kita yang menentukan akan tetapi Tuhan semesta alam yang menentukan semua yang akan kita jalani lakukan akan mendapatkan pahala kelak setelah kehidupan di dunia ini. Sehingga tugas kita ketika berada di dunia ini yaitu berusaha menjadi manusia seutuhnya. Berlaku sewajarnya ketika puasa dan menghadapi berbuka pun seadanya; toh kapasitas perut kita pun cukup satu piring saja.

Sedangkan yang selama ini yang telah saya dan teman saya lakukan yaitu ketika menghadapi berbuka semua menu makanan dikupulkan menjadi satu; ada es ada sayur ada lauk dan pauk beraneka ragam; bahkan ketika akan berbuka saja pun bingung karena banyaknya menu. Itu berbuka puasa apakah balas dendam karena seharian telah di tahan dahaga dan laparnya.

Padahal untuk mendapat sebuah pahala di bulan puasa ini sangatlah mudah. Dan amat sederhana yaitu salah satu diantaranya adalah mengurangi keinginan meminum dan memakan apa saja saat berbuka puasa. Mengurangi mengupload aneka menu makanan di media sosial kita baik di Whatsapp. Dengan maksud dan tujuan bahwa dibelahan sana ada saudara kita sebagai manusia ada yang kurang beruntung dengan apa yang kita punyai saat ini.

“Media-media sosial saya sendiri kenapa banyak yang sewot”

Saya pernah membaca postingan tersebut di salah satu media sosialnya seseorang. Saya kira orang tersebut lupa apabila media sosial adalah ruang pribadi yang publik. Dari situ kita bisa mendapatkan beragam pahala apabila kita bijak dalam mengggunakan jari kita ketika dipergunakan untuk menulis sesuatu. Begitu pula sebaliknya.

“Mas…mas sebenarnya Anda ini mau nulis pahala dari sudut pandang siapa? Pemuka agama yang ketika habis selesai menjelaskan surga dan neraka serta pahala dan dosa harus terselip paperline ketika bersalaman dan mengucapakn terima kasih”

Saat mendapatkan pernyataan tersebut saya hanya diam sesaat. Yang saya tulis ini merupakan bagian sedikit bagaimana kita menjadi manusia seutuhnya saling menghargai dan saling berbagi meskipun sekuatnya. Kalau bahasa kerennya adalah menjadi manusia yang memanusiakan manusia.

“Memang bisa mas…….?”

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

    Mbah Abdul Wahab Hasbullah Pejuang NKRI

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

      Nama Abdul Wahab di Indonesia tentu banyak sekali kita temukan di berbagai daerah. Sebuah nama yang kerap dipakai baik dari kalangan priyayi, pemimpin, dan bahkan orang awam. Akan tetapi, kalau saja disebut dengan menambahi nama Kiai Wahab, maka hampir bisa dipastikan yang dimaksud adalah  KH. Abdul Wahab Hasbullah yang dikenal luas semua kalangan masyarakat […]

  • 25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

    25 Ribu Peserta Meriahkan Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 4.433
    • 0Komentar

        Pcnupati.or.id Semarang — Semangat kebersamaan dan nuansa hijau khas Nahdlatul Ulama (NU) menyelimuti Stadion Pandanaran, Wujil Bergas, Kabupaten Semarang, Sabtu (25/10/2025). Ribuan masyarakat tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat Santri NU Jateng 2025, salah satu rangkaian utama dalam peringatan Hari Santri yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah. Sedikitnya 25 ribu peserta […]

  • POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    POTRET SANTRI IDEAL DI ERA GLOBAL

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Era sekarang terkenal dengan nama globalisasi. Globalisasi adalah sistem ‘kesejagatan’. Artinya, tidak ada batas-batas yang menganggu interaksi, komunikasi, dan aktualisasi. Dalam hitungan detik, peristiwa yang terjadi di Afghanistan, Libya, Amerika Serikat, apalagi Jakarta dapat disebarkan ke seluruh dunia. Internet, hand phone, televisi, radio, dan lain-lain menjadi media informasi efektif di era global. Ada dampak positif […]

  • PCNU-PATI Photo by Hansjörg Keller

    Kemenangan Politik ‘Ngalah’-nya Nabi

    • calendar_month Kam, 6 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin* Dalam agama islam, Nabi Muhammad menjadi sosok suci yang sarat teladan. Kehebatan plus kecerdasannya yang multidimensi pun diiyakan banyak kalangan, baik oleh ummatnya sendiri maupun non Islam. Sebut saja Mahatma Gandhi dan Craig Considine yang bahkan mengagungkan nabinya Ummat Islam lewat pendapat lisan maupun karya tulis dan postingan-postingan di Twitter. […]

  • PCNU PATI - Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    Semua PAC IPNU/IPPNU bakal Dibekali Skill Persidangan

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 302
    • 0Komentar

    PATI – Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Kabupaten Pati menyelenggarakan program pelatihan persidangan untuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Pati. Wakil Ketua I PC IPNU Pati, Ahmad Khoirul Anam menjelaskan bahwa pendidikan dan pelatihan (diklat) ini bermula dari banyaknya kader-kader dari PAC yang belum mengetahui tentang teknis persidangan, terkhusus pada saat Konferensi Anak Cabang (Konferancab) […]

  • MWC, Lembaga dan Banom Semprot Tempat Ibadah

    MWC, Lembaga dan Banom Semprot Tempat Ibadah

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Proses penyemprotan disinfektan di Musholla An Nahdloh, Karangdalem, Gembong  GEMBONG-Beberapa hari ini, MWCNU Kecamatan Gembong disibukkan dengan agenda baru. Dengan menggandeng semua lembaga dan Banom serta Kader Penggerak NU, pengurus MWC berupaya membantu mengupayakan dampak virus corona di tengah masyarakat. “Gembong masih zona hijau. Namun demikian tindakan antisipasi berupa edukasi dan pencegahan secara dhohir perlu […]

expand_less