Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

NU Ranting Kajen Gelar Khitan Massal

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 28 Jan 2025
  • visibility 326
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Puluhan anak mengikuti khitan massal di Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Senin (27/1/2025). Khitan massal ini digelar oleh Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kajen dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhamad SAW dan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU.

Anak-anak ini tampak antusias mengikuti sunatan massal. Sebelum dikhitan, mereka diarak keliling desa menggunakan becak motor yang telah dihias. Kemudian, diikuti oleh peserta kirab lainnya, seperti parade sepeda antik hingga marching band dari MA Salafiyah Kajen, Mathali’ul Falah Kajen, dan Madrasah PGIP Hadiwijaya Kajen.

Usai kirab, para peserta kemudian dikhitan secara bergantian di kompleks Masjid Kajen. Anak-anak yang mengikuti khitan ini didampingi oleh orang tua mereka.

Koordinator khitan massal, Ahmad Hakim mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 55 anak. Baik dari Kabupaten Pati maupun dari kabupaten tetangga.

“Ada 55 anak. Kalau medisnya ada 11. Peserta khitan dari eks-karesidenan Pati, ada Jepara dan kudus,” kata dia.

Ia menjelaskan, pihaknya juga memberikan fasilitas berupa kontrol setelah khitan. “Panitia memfasilitasi anak yang khitan untuk kontrol, tiga hari ke depan setelah khitan,” jelas dia.

Selain itu, lanjut dia, para peserta khitan juga mendapat bingkisan dari panitia. “Mendapatkan satu stel baju, kopiah, sarung, dan uang saku,” ucap Hakim.

Ia menambahkan, selain sunatan massal, panitia juga menyelenggarakan berbagai kegiatan lainnya.

“Agendanya, ada lomba lomba-lomba anak IPNU-IPPNU juga pengajian umum di Masjid Kajen pada Senin malam,” tandas dia.

Dihubungi terpisah, Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Margoyoso, KH. Samuin Wage, mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi NU Ranting Kajen karena rutin mengadakan kegiatan peringatan Isra Miraj setiap tahunnya.

“Kegiatan ini dilakulan sejak dahulu kala hingga sekarang ini. Kajen sangat kuat dalam memelihara tradisi. Bahkan kiai yang ditunjuk untuk mengisi pengajian pun harus restu dari kiai sepuh,” kata dia.

“Adapun sunatan massal, sebagai pengembangan dari peringatan isra miraj, bahkan sudah kira-kira 5 tahun terakhir ini seluruh kebutuhan hitanan mulai konsumsi, uang saku peserta khitan, biaya medis, dan pakaian komplet, ditanggung sepenuhnya oleh Yayasan KH. Ahmad Mutamakkin. Kas dari makam Mbah Mutamakkin Kajen,” lanjut KH. Samuin. (Angga/LTN).

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    MWCNU Jakenan Bersama Forkopimcam Sambut Hari Santri 2021 Dengan Manakiban

    • calendar_month Jum, 22 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

      Ketua MWC NU Kayen, Aris Sutopo (kiri) didampingi Camat dan Kapolsek setempat JAKENAN – MWCNU Jakenan bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) gelar manakiban dan doa bersama dalam rangka menyambut peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2021, Kamis malam (21/10). Acara yang dilangsungkan di  di Pendopo Kantor Kecamatan Jakenan, mulai pukul 19.30 WIB dihadiri […]

  • Hasil Survei: Kbijakan Kenaikan PBB Mengabaikan Prinsip Keadilan Sosial

    Hasil Survei: Kebijakan Kenaikan PBB Mengabaikan Prinsip Keadilan Sosial

    • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 423
    • 0Komentar

    pcnupati.com “98% responden menyatakan bahwa kebijakan Bupati terkait kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat serta mengabaikan prinsip keadilan sosial.” Demikin salah satu temuan dari hasil survei yang dilakukan oleh Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IPMAFA Pati terhadap Kebijakan Kenaikan PBB pada Perbup No. 8 2025. “Temuan di atas, harus menjadi […]

  • PCNU-PATI Photo by Dino Januarsa

    Bukan Pejabat, Ekspektasi Rakyat yang Salah 

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Oleh : Maulana Karim Sholikhin*  Kopka Azmiadi, TNI yang baru saja memperoleh kenaikan jabatan pesat sebagai Sersan Dua di Mabes TNI Angkatan Darat. Kejadiannya bermula saat Azmiadi yang merupakan Anggota Babinsa Koramil/02 Sungai Pinang, Kodim 0901 Samarinda sukses mengurai kemacetan yang terjadi selama 16 jam.  Kokap Azmiadi dengan inisiatifnya, menggadaikan sepeda motor untuk menyewa eskavator […]

  • NU Gembong Gelar Madrasah Amil Demi Profesionalisme Upzis

    NU Gembong Gelar Madrasah Amil Demi Profesionalisme Upzis

    • calendar_month Ming, 23 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Gembong menyelenggarakan Madrasah Amil Ahad (23/2) pagi. Kegiatan yang dihadiri jajaran Lazisnu PCNU ini dilangsungkan di Gedung MANU Gembong. Shodiq, Ketua Lazisnu Gembong menegaskan bahwa Madrasah Amil yang digagas bersama pengurus MWCNU Gembong adalah untuk mempertebal pengetahuan para pengurus Upzis di Ranting-Ranting NU. Nantinya, dia berharap, […]

  • Ini Pesan Habib Luthfi Saat Haul Kayen

    Ini Pesan Habib Luthfi Saat Haul Kayen

    • calendar_month Jum, 2 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    KAYEN-Haul Syeh Abu Hasan Ali Assadzily Kayen berlangsung meriah. Segenap unsur umaro’ dan ulama hadir dalam rangkaian acara yang digelar Selasa (30/7). Unsur-unsur muspida hingga Pengurus Cabang NU Pati turut serta dalam peringatan haul tersebut. Habib Luthfi Bin Yahya menyapa jama’ah pada saat Haul Syekh Abu Hasan Ali Assadzily di Kayen (30/7) Namun ada yang […]

  • PCNU-PATI

    Mustasyar PWNU Jateng KH Ahmad Wafat

    • calendar_month Rab, 24 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Kabar duka menyelimuti warga Nahdliyin di Jawa Tengah. Pasalnya KH Ahmad (88), mantan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah meninggal dunia, pada Selasa (23/5/2023) pukul 08.25 WIB. Almarhum dimakamkan di Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati.  Semasa hidup, Mustasyar PWNU Jateng ini dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan aktif dalam berorganisasi.  Keponakan […]

expand_less