Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pustaka » Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

Naskah Pegon dan Peradaban Nusantara

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
  • visibility 295
  • comment 0 komentar

Dalam kosa kata bahasa Indonesia, kata ‘naskah’ digunakan tidak terbatas pada dokumen tulisan tangan semata, melainkan juga mencakup dokumen cetak lainnya. Naskah atau bisa disebut manuskrip biasanya ditulis di atas alas kertas eropa, daluang, ataupun daun lontar, yang berkembang antara abad 17 hingga abad 20 di Nusantara.
Manuskrip merupakan satu-satunya media yang digunakan untuk menyimpan pesan ajaran keagamaan dan kebudayaan tertentu, juga menjelaskan suatu peristiwa tertentu oleh seseorang ataupun kelompok masyarakat. Naskah pandalulungan adalah naskah kuno dari proses pergulatan antara beragam etnis yang memiliki akar sosial dan kultural. Naskah pandalulungan umumnya adalah kitab dengan tulisan arab pegon atau arab pesantren.
            Buku Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah ini menghadirkan berbagai pembahasan penting terkait dengan naskah pandalulungan  dalam pembentukan peradaban di Nusantara. Peradaban Nusantara dibentuk oleh peradaban kitab pandalulungan, yang notabene diproduksi oleh pesantren. Sebagai contoh, dari 1.450 judul naskah koleksi perpustakaan Kraton Surakarta, yang keseluruhannya telah dikatalogisasi oleh Nancy Florida, hanya 17 naskah yang ditulis di masa kebangkitan kebudayaan-kesastraan surakarta yang dipelopori para orientalis Belanda pada abad 19, kurang lebih 500 naskah yang dapat dikategorikan sebagai kesastraan Islam/ pandalulungan.
             Buku ini bisa dikatakan kaya materi sejarah naskah kuno terutama pandalulungan. Naskah juga disertai deskripsi dan analisis naskah itu sendiri. Misalnya, Naskah Fathul ‘Arifin karya KH. Shirotol Mustaqim tahun 1963 setebal 344 halaman dan terbagi menjadi dua jilid yang berisi tentang ajaran Syeh Kemuning, pengalaman keruhanian yang harus dijalankan untuk mencapai kebenaran tertinggi.
            Ada beberapa hal yang membuatnya kurang menarik, yaitu dalam hal warna gambar dalam buku, sebab dicetak dengan warna hitam putih. Tetapi, terlepas dari itu buku ini sangat layak untuk dijadikan refrensi karena disajikan dalam bentuk naratif berdasarkan penelitian yang bisa dipercaya.
Judul Buku                  : Merajut Kenusantaraan Melalui Naskah
Penulis                         : Muhammad Ardiansyah dan Qomarus Sholeh
Jumlah Halaman          : Xiv + 111 Halaman
Kategori                      : Budaya & Seni
Cetakan                       : 2015
Penerbit                       : Pustaka Pelajar
ISBN                           : 978-602-0905-31-0
Peresensi                     : Mirza Sastroatmodjo, Penyair, Mahasiswa PBSI Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PARI Photo by Foundry

    Peningkatkan Minat Baca Siswa Madrasah Ibtidaiyah

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Membaca adalah hal yang sangat penting dalam memajukan setiap pribadi manusia maupun suatu bangsa. Dengan membaca, kita dapat memperluas wawasan dan mengetahui dunia. Namun sebuah persoalan membaca yang selalu mengemukan, terutama di kalangan pelajar, adalah bagaimana cara menimbulkan minat dan kebiasaan membaca. Banyak negara berkembang memiliki persoalan yang sama, yaitu kurangnya Minta membaca di kalangan […]

  • Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    Tiga Desa di Gabus Pati Diterjang Puting Beliung, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id, Pati – Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah diterjang angin puting beliung, Sabtu (15/2/2025) sore. Akibatnya, puluhan rumah di tiga desa rusak. Tiga desa yang diterjang angin puting beliung yakni Desa Tambahmulyo, Desa Gabus dan Desa Penanggungan. Angin puting beliung itu datang sekitar pukul 15.00 WIB. Desa yang mengalami kerusakan terparah yakni Desa […]

  • Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    Mengenal Matsna, Pimpinan Baru IPNU Pati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 329
    • 0Komentar

    PATI – Matsna Zakiyyatus Salwa sosok gigih yang saat ini menjabat sebagai ketua cabang IPNU Pati hingga 2023 nanti. Pria kelahiran 05 Desember 1999 ini mengusung visi ‘Sinergitas pelajar NU yang berilmu, humanis dan mandiri’ dalam mengemban tugas barunya ini. Untuk mewujudkan visi tersebut, pria berkacamata yang berasal dari Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati […]

  • KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    KH. Asmu’i Sadzali, Musytasyar dan Mantan Rois PCNU Pati, Wafat

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    JUWANA – Warga NU Kabupaten Pati kembali berduka. KH. Asmu’i Sadzali, ulama sepuh asal Juwana meninggal dunia, Selasa (24/9/2019) malam tadi. Mbah Mu’i (sapaan KH. Asmu’i Sadzali) merupakan kyai sekaligus tokoh NU. Dalam dua periode terakhir beliau menjadi Musytasyar PCNU Pati. Dan sebelumnya, pada periode 2008-2013 beliau menjabat sebai Rois Syuriah PCNU Kab. Pati. Sebelumnya, salah […]

  • Diklatama CBP dan KPP, Kaderisasi Perdana IPNU-IPPNU Periode Ini

    Diklatama CBP dan KPP, Kaderisasi Perdana IPNU-IPPNU Periode Ini

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    PATI-Dewan Koordinasi Cabang Corp Brigade Pembangunan (DKC-CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) IPNU-IPPNU Pati menyelenggarakan kegiatan Diklatama (Pendidikan dan Latihan pertama). Pelatihan ini  berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yakni pada tanggal 22 hingga 24 November 2019 Foto bersama para peserta Diklatama dengan Dr. Jamal Makmur, salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah […]

  • Buka Acara Mapaba, Ini Pesan Sekum PC PMII Pati

    Buka Acara Mapaba, Ini Pesan Sekum PC PMII Pati

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Civitas akademika STAI Pati yang mengikuti Mapaba PMII Rayon Tarbiyah STAIP, berpose bersama beberapa pengurua PMII PATI – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Tarbiyah STAI Pati menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) tahun 2021. dengan mengusung tema ‘Menumbuhkan loyalitas antar Anggota Berdaya Saing Tinggi sebagai Harapan Bangsa dan Agama, Mapaba tersebut diikuti sedikitnya oleh […]

expand_less