Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Misi Mulia Kiai Jawa yang Multitasking

Misi Mulia Kiai Jawa yang Multitasking

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 10 Agu 2023
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

Oleh: Maulana Karim Sholikhin*

Dari bacaan yang ada, orang jawa memiliki khazanah yang tak lazim. Kalau kita telusur di literasi-literasi tentang masuknya islam di pulau jawa, tentu kita temukan fakta bahwa, ‘merayu’ orang jawa untuk masuk islam—atau setidaknya ramah terhadap islam—bukanlah perkara mudah.

Dibutuhkan skill marketing tingkat dewa untuk bisa menembus rapatnya dinding kepercayaan yang ada di Jawa. Bukan hanya itu, setelah sukses menakhlukkan hati khalayak, para menebar agama ini pun masih harus disibukkan dengan agenda lain diluar misi intelektual.

Misalnya, kasus-kasus yang bersifat mistis hingga medis, semuanya ditumpah ruahkan kepada penebar Agama Islam (red-ulama’ atau kiai). Alhasil, mereka juga harus mampu memposisikan diri sebagai dukun, dokter, psikiater, pawang hujan, penasihat kerajaan hingga konsultan bisnis.

Jika—katakanlah—di timur tengah, tugas ulama ‘hanya’ sebatas urusan spiritual dan moral, maka beda cerita di negeri kita. Kasus bayi menangis sampai tengah malam, hingga kambing hilang, semua menjadi ‘tanggung jawab’ kiai. Sebab mereka (masyarakat) secara intuitif yakin betul bahwa kiai merupakan manusia multitasking yang dengan ‘ewes-ewes’-nya mampu melakukan apa saja. Kaum santri menyebutnya, mutafaanun.

Lantas mengapa para ulama jawa mau repot-repot menyebarkan agama islam? Toh setelah punya banyak follower, mereka juga tambah repot dengan seabrek keluahan masyarakat. Jawaban normatifnya ya sesuai sabda nabi, untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknya. Namun ada satu jawaban yang lebih menohok, yaitu keberlangsungan peradaban yang baik.

Para ulama rela ‘mewakafkan’ diri untuk ummat. Berperan layaknya minimarket, para beliau menyediakan segala kebutuhan masyarakat, baik rohani, jasmani maupun yang bersifat muamalah, semua adalah demi peradaban yang baik.

Bayangkan jika sebuah negara maju dikuasai orang yang fasik, maka kerusakan akan terjadi di setiap sudut mata memandang. Maka kiai hadir dalam dimensi ‘yang dibutuhkan’ agar orang merasa pekewuh (sungkan) jika harus melakukan hal-hal yang kontra dengan ajaran kiai, sementara, di berbagai aspek kehidupan mereka bergantung pada para romo yai itu.

Ibarat gula, ‘semut-semut’ pun akan merapat, sehingga manis gula pun bisa tersalurkan tanpa perlu penakhlukan atau bahkan peperangan. Hasilnya, tiada roaming antara kiai feat. everyone (termasuk pemilik kebijakan dan bisnisman). Dengan pendekatan multidimensi yang digerakkan kiai, maka para pejabat juga berfikir berkali-kali untuk melakukan menyelewengan. Peluang bisnisman untuk menjalankan money laundry juga menyempit. Pun masyarakat grassroot yang dekat dengan kiai, potensi mereka untuk nge-slot, judi, dadu, mabok dan nyewa WTS juga kian minim.

Via pola ini pulalah, ulama jawa bisa membuktikan bahwa islam itu luas. Islam bukan sekadar halal-haram, sah-batal, atau kafir-mukmin. Islam adalah rahmat bagi semua, seperti yang telah dicontohkan ulama’-ulama’ kita, bukan sekadar kata-kata!.

*Penulis adalah Pendidik di Ponpes Shofa Az Zahro’ dan MI Hidayatul Islam

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak Ikut Baca Puisi Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya Karya Nuyang Jaimee

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Jakarta, Selasa 19/12/2023,- Pesyair  Pulo Lasman Simanjuntak, 62 tahun, mendapat giliran pertama dalam parade baca puisi “Pendoa Yang Lupa Nama Tuhannya” karya Nuyang Jaimee di Rooftop, Pasar Gembrong Baru,  Jln.Jendral Basuki Rachmat, Prumpung, Jakarta Timur, Selasa sore (19/12/2023). Pada kesempatan tersebut Pesyair Pulo Lasman Simanjuntak-yang sehari-harinya adalah seorang pewarta- dari komunitas sastra Kampung Seni […]

  • Tanya Jawab Bersama Syuriah

    Tanya Jawab Bersama Syuriah

    • calendar_month Rab, 8 Mar 2017
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh, Pak kiai hal apa sajakah yang membuat kita terlarang menghadiri resepsi pernikahan ? Wa’alaikum salam warohmatullohi wabarokatuh Walimatul ‘ursi (resepsi pernikahan) dalam pandangan fiqih hukumnya adalah sunnah muakkadah, dan memenuhi atau menghadiri undangannya adalah wajib. akan tatapi kewajiban menghadiri walimatil ‘ursi  tidaklah mutlak, melainkan ada syarat-syarat yang harus terpenuhi. dan jika ada […]

  • MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    MTs Al Fattah Feat PC IPNU-IPPNU Adakan Pelatihan Jurnalistik

    • calendar_month Sel, 5 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Suasana sesi pelatihan jurnalistik di MTs. Al Fattah Juwana JUWANA – MTs Al Fattah Juwana menggelar pelatihan jurnalistik pada Senin-Selasa (4-5/10). Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi para santri. Sejumlah materi yang disampaikan dalam pelatihan ini, diantaranya, dasar-dasar jurnalistik, teknik menulis yang baik dan jenis-jenis karya tulis. Selain itu juga diberikan kesempatan untuk praktek […]

  • Website Lazisnu jadi Laman Zakat Terpopuler

    Website Lazisnu jadi Laman Zakat Terpopuler

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Tampilan beranda nucare.id, website resmi Lazisnu pusat.  JAKARTA-Kabar menggembirakan kembali datang dari NU. Kali ini, salah satu lembaganya, Lazisnu mampu menunjukkan siungnya di dunia maya.  Menurut Alexa Rank, Lazisnu menduduki peringkat popularitas ke-1392 dari total ribuan bahkan jutaan situs web di Indonesia. Ranking tersebut terdengar biasa saja. Namun dalam lingkup website lembaga-lembaga zakat Indonesia ini […]

  • Terinspirasi Putri Syeh Ahmad Mutamakkin, SMK Cordova Luncurkan Produk Herbal

    Terinspirasi Putri Syeh Ahmad Mutamakkin, SMK Cordova Luncurkan Produk Herbal

    • calendar_month Ming, 15 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

      Doa bersama dalam proses peluncuran produk herbal perdana Jurusan Farmasi SMK Cordova Kajen PATI-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Cordova, Desa Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati, melakukan branding produk “Surgi Joyo” Sabtu (14/8) siang.  Bersamaan dengan branding produk, SMK Cordova juga meluncurkan logo baru untuk Program Keahlian Farmasi. Mengusung slogan “Kembali ke Kearifan Lokal”, logo baru itu […]

  • 14 Pendekar Wedarijaksa Lolos UKT

    14 Pendekar Wedarijaksa Lolos UKT

    • calendar_month Sen, 23 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Suasana tasyakuran dan wisuda pelatih PAC Pagar Nusa Wedarijaksa WEDARIJAKSA – Pengurus Anak Cabang Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa Kecamatan Wedarijaksa menggelar tasyakuran, Minggu (22/8) malam tadi. Kegiatan yang berlangsung di Aula MA Bustanul Ulum Pagerharjo ini dilaksanakan dalam rangka wisuda 14 siswa Pagar Nusa yang telah lolos Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pelatih.  “Mereka […]

expand_less