Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Mbah Maimun Zubair Sarang

Mbah Maimun Zubair Sarang

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
  • visibility 436
  • comment 0 komentar
PCNU Kab Pati, [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik ke Bandung, ke tempatnya Habib Abdulloh Zaky al Kaf. Nah, suatu ketika Habib Zaky ini bercerita ke ana saat dirinya ini hendak mondok ke Mbah Maimun Zubair. Waktu sebelum berangkat ke pondok, Habib Zaky dikasih tau oleh Ammi-nya. “Nanti kalau sudah disana, jangan kasih tau Mbah Maimun kalau ente ini masih Zhuriyyah yak?!” Sesampainya disana, Habib Zaky sowan ke Mbah Maimun Zubair. Kemudian, ia di tanya oleh Mbah Maimun, “Nama kamu siapa?! Nama saya Zaky?!”. Sengaja memang Habib Zaky ini menutup-nutupi jati dirinya. Sudah begitu wajahnya saja, tidak begitu “kemarab”. Walhasil, saat perkenalan para santri usai, aktifitas seperti biasanya, lalu semua kembali ke kamar masing-masing untuk tidur dan beristirahat.”  Singkat cerita, saat waktu tengah malam. Kamarnya Habib Zaky ini digedor-gedor. Kaget semua, ternyata yang menggedor-gedor pintu kamar adalah Mbah Maimun Zubair.  “Mana yg namanya Zaky?! Kamu gak ngaku ya, kalau kamu masih Zhuriyyah Nabi?! Saya barusan didatengi Rasululloh di dalam mimpi. Lalu, Rasululloh berpesan kepada saya untuk nitip cucunya?! Masya Alloh…” Kemudian, Mbah Maiumun Zubair melanjutkan, “Kalau kamu masih gak ngaku juga Zuriyyah Nabi pilih mana, mondok di tempat saya atau keluar dari pondok saya?!” Subhanalloh…  Saat sodara saya bercerita ini, saya langsung tersenyum sumeringah. Sambil menggelengkan kepala, Masya Alloh. Kemudian juga, sodara saya berpesan. Sekarang ini sudah semakin jarang, ada Kyai/Ustadz yang “Muhibbin/Cinta Kepada Habaib”. Ente sin tau gak kenapa gitu?! Itu sebab penyakit hati, ada juga yang takut tersaingi?! Sudah jarang juga ada Kyai/Ustadz yang mengajak orang untuk “Muhibbin/Cinta Kepada Habaib”. Disamping dirinya Muhibbin, dirinya juga mengajak orang untuk Muhibbin. Allohu Yarham, semoga kita semua dapat “berkaca” pada kisah singkat ini.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekolah dan Madrasah Ma'arif Perlu Perkuat Branding

    Sekolah dan Madrasah Ma’arif Perlu Perkuat Branding

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 308
    • 0Komentar

      Brebes – Lembaga Maarif NU Kabupaten Brebes mengadakan pelatihan yang diperuntukkan untuk tenaga kependidikan, guru dan siswa dilingkungan kabupaten Brebes. Acara ini di laksanakan di gedung PC NU Brebes di Jl. Yos Sudarso No. 36 Brebes. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 50 peserta dari perwakilan guru maupun siswa di lingkungan Kabupaten Brebes pada […]

  • PCNU-PATI

    Inilah Rangkaian Harlah PC Fatayat NU Pati

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Fatayat NU Pati mengadakan berbagai lomba dalam rangka memperingati Harlah Fatayat NU ke-73, Ahad (02/07). Acara ini diikuti oleh delegasi seluruh PAC Fatayat NU se-Kabupaten Pati. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Pati ini, diantaranya ada lomba senam gesit, lomba administrasi, dan pemilihan duta Fatayat Pati tahun 2023. Asmonah selaku ketua PC Fatayat […]

  • Meriah, IPNU IPPNU feat. KKN Gelar Lomba Peringati Maulid dan HSN

    Meriah, IPNU IPPNU feat. KKN Gelar Lomba Peringati Maulid dan HSN

    • calendar_month Kam, 21 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

      IPNU IPPNU Triguno dan peserta KKN UIN Walisongo Semarang bersama dengan para peserta lomba PUCAKWANGI – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional (HSN), Mahasiswa KKN UIN Walisongo kelompok 107 bersama IPNU IPPNU Triguno mengadakan sejumlah lomba pada Rabu (20/10). Lomba tersebut, diantaranya lomba adzan, menulis huruf hijaiyah, hafalan asmaul […]

  • Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    Haul Mbah Mad Karim, Keluarga : Jangan Tinggalkan NU

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 293
    • 0Komentar

    GEMBONG-Habib Ali Zainal Abidin kembali hadir di Gembong untuk ke sekian kalinya. Kali ini, Minggu (20/10) Habib asal Jepara ini diundang oleh keluarga KH. Imam Shofwan untuk mengisi haul ke-36 KH. Muhammad Karim, ayah KH. Imam. Dalam kesempatan tersebut, Habib Ali tidak hanya mengumandangkan sholawat, namun juga memberikan pencerahan kepada jama’ah. Ia berpesan agar selalu […]

  • PCNU-PATI

    Jalan-Jalan (Berlubang)

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Beberapa hari ini hujan terus berdatangan. Tanpa bilang-bilang, akan tetapi meninggalkan sebuah kenangan yaitu banyak jalan yang berlubang. Jalan berlubang sebab curah hujan yang berharian; bukan sebab tikus berdasi yang melubangi jalan. Kondisi tersebut tentu sangat tak mengenakkan bagi penghuni jalan—termasuk saya dan Anda. Tapi bagaimana lagi saya dan Anda […]

  • PCNU-PATI

    Pengentasan Kemiskinan Melalui Fikih Sosial Kiai Sahal

    • calendar_month Sab, 3 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Islam adalah agama sempurna yang membawa perubahan besar dalam hidup. Perubahan yang dilakukan tidak hanya persoalan teologis (tauhid) tapi juga sosial (ijtima’iyah). Kemiskinan, keterbelakangan, ketidakadilan, keterpurukan, dan kezaliman merupakan musuh utama Islam yang harus diberantas. Namun sayang, banyak umat Islam yang terjebak dalam pengertian agama secara sempit, hanya pada aspek teologis. Maka, […]

expand_less