Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tokoh » Mbah Maimun Zubair Sarang

Mbah Maimun Zubair Sarang

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
  • visibility 379
  • comment 0 komentar
PCNU Kab Pati, [Cerita dalam Cerita…] #Mbah Maimun Zubair, Sarang.  Belum lama ini saya terlibat perbincangan dengan sodara saya di Kauman, Surakarta. Sambil menunggu tokonya, kami terhanyut dalam pembicaraan begitu hangat. Tiba-tiba, entah arah pembicaraannya kemana, lalu sodara saya ini bercerita tentang sosok Mbah Maimun Zubair, Sarang. Sodara saya mengatakan begini,  “Dulu ana sering bolak-balik ke Bandung, ke tempatnya Habib Abdulloh Zaky al Kaf. Nah, suatu ketika Habib Zaky ini bercerita ke ana saat dirinya ini hendak mondok ke Mbah Maimun Zubair. Waktu sebelum berangkat ke pondok, Habib Zaky dikasih tau oleh Ammi-nya. “Nanti kalau sudah disana, jangan kasih tau Mbah Maimun kalau ente ini masih Zhuriyyah yak?!” Sesampainya disana, Habib Zaky sowan ke Mbah Maimun Zubair. Kemudian, ia di tanya oleh Mbah Maimun, “Nama kamu siapa?! Nama saya Zaky?!”. Sengaja memang Habib Zaky ini menutup-nutupi jati dirinya. Sudah begitu wajahnya saja, tidak begitu “kemarab”. Walhasil, saat perkenalan para santri usai, aktifitas seperti biasanya, lalu semua kembali ke kamar masing-masing untuk tidur dan beristirahat.”  Singkat cerita, saat waktu tengah malam. Kamarnya Habib Zaky ini digedor-gedor. Kaget semua, ternyata yang menggedor-gedor pintu kamar adalah Mbah Maimun Zubair.  “Mana yg namanya Zaky?! Kamu gak ngaku ya, kalau kamu masih Zhuriyyah Nabi?! Saya barusan didatengi Rasululloh di dalam mimpi. Lalu, Rasululloh berpesan kepada saya untuk nitip cucunya?! Masya Alloh…” Kemudian, Mbah Maiumun Zubair melanjutkan, “Kalau kamu masih gak ngaku juga Zuriyyah Nabi pilih mana, mondok di tempat saya atau keluar dari pondok saya?!” Subhanalloh…  Saat sodara saya bercerita ini, saya langsung tersenyum sumeringah. Sambil menggelengkan kepala, Masya Alloh. Kemudian juga, sodara saya berpesan. Sekarang ini sudah semakin jarang, ada Kyai/Ustadz yang “Muhibbin/Cinta Kepada Habaib”. Ente sin tau gak kenapa gitu?! Itu sebab penyakit hati, ada juga yang takut tersaingi?! Sudah jarang juga ada Kyai/Ustadz yang mengajak orang untuk “Muhibbin/Cinta Kepada Habaib”. Disamping dirinya Muhibbin, dirinya juga mengajak orang untuk Muhibbin. Allohu Yarham, semoga kita semua dapat “berkaca” pada kisah singkat ini.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Setelah Jepara, Giliran Lazisnu Grobogan Bantu Korban Bencana Pati

    • calendar_month Kam, 29 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id PATI – Di tengah maraknya bencana yang terjadi di Indonesia, tingkat kepedulian masyarakat menjadi meningkat. Bahkan sebagian masyarakat tergerak merogoh kocek lebih dalam untuk membantu sesamanya yang menjadi korban bencana.  Bantuan yang datang pun beragam, mulai dari uang, sembako, pakaian layak pakai. Justru, menurut pantauan Lazisnu Pati, bantuan non-tunai inilah yang dibutuhkan korban yang […]

  • JQHNU Pati Gelar Khatmil Quran Serentak di 33 Lokasi

    JQHNU Pati Gelar Khatmil Quran Serentak di 33 Lokasi

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Suasana Pembukaan majelis khatmil qur’an PC. Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kab. Pati yang acaranya dilaksanakan serentak di 33 lokasi yang berbeda, Ahad 22 Agustus 2021 (foto: istimewa) WINONG – Pimpinan Cabang Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU) Kabupaten Pati menggelar acara khatmil quran serentak di 33 lokasi yang berbeda, Ahad, 22 Agustus […]

  • ‎Mensos Launching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah

    ‎Mensos Launching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 10.569
    • 0Komentar

    ‎Semarang – Bertempat di MG Setos Hotel Semarang, Menteri Sosial Republik Indonesia Drs. KH. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), secara resmi melaunching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah pada Kamis (9/4/2026). ‎ ‎Hal itu terungkap dalam rangkaian kegiatan Halalbihalal dan Launching Program NU Pendidikan PWNU Jawa Tengah kerjasama antara LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, LAZISNU […]

  • Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    Menggalakkan Tradisi Menulis di Kalangan Pesantren Pati

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Peradaban Islam adalah “peradaban buku”. Tidaklah berlebihan dengan pernyataan itu, mengingat Al-Qur’an—sebagai kitab suci—dapat disebut sebagai teks sentral dalam sejarah peradaban Islam. Hal itu bisa dibuktikan lewat sejarah. Penanda pertama ditandai dengan turunnya ayat Al-Qur’an yang pertama kali, berbunyi: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan […]

  • Ihtival Muwadda’ah Pon Pes Al-Kautsar Putri

    Ihtival Muwadda’ah Pon Pes Al-Kautsar Putri

    • calendar_month Sab, 20 Mei 2017
    • account_circle admin
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Pati. Pondok Pesantren Putri Al-Kautsar menyelenggarkan Ihtival Muwadda’ah Putri dan Khatmil Quran untuk santriwati yang tamat atau hafal Quran tahun ini. Sebanyak 50 santriwati melaksanakan wisuda, 12/05 kemarin. Ibu Nyai Hj. Rabiah al-Adawiyah selaku Pengasuh mengememukakan, setelah hatam al-Qurannya harus sering di baca minimal dalam satu minggu satu hataman. Selain itu Hj. Rabiah juga menceritakan […]

  • cooked platter

    Madrasah di Pati Ramai-ramai Tolak MBG saat Puasa, Salafiyah Kajen: Bikin Mokel

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 8.841
    • 0Komentar

      Pati – Madrasah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah ramai-ramai menolak pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan suci Ramadan alias bulan puasa. Alasannya, pembagian MBG berpotensi membuat siswa mokel atau membatalkan puasa. Waktu pembagian MBG selama Ramadan ini sama dengan hari-hari biasanya, mulai pagi hingga menjelang adzan dzuhur. Namun menu yang dibagikan berbeda. Bila […]

expand_less