Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
  • visibility 257
  • comment 0 komentar
Ustadz Asmu’in (tengah) sedang membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir al Jilani di dampingi Gus Faiz Aminuddin (pegang mic) dalam acara malam tirakatan 17 Agustus 2021 di Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong-Pati

GEMBONG-Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Senin (16/8) malam ini menyelenggarakan malam tirakatan 17 Agustus 2021. Ini merupakan agenda puncak dari rangkaian acara peringatan HUT RI dan tahun Baru 1443 Hijriyah. 

Sebelumnya, pihak pesantren menyelenggarakan beberapa jenis perlombaan yang dikhususkan bagi para santri. Di antaranya lomba Cerdas Cermat Ke-NU-an, Khithobah, baca puisi kebangsaan dan beragam kompetisi hiburan khas nusantara. 

Mudhoffar, salah seorang santri menerangkan bahwa setiap kamar harus mengirimkan delegasi santri untuk mengikuti lomba. Hal ini ditujukan agar penyambutan tahun haru hijriyah dan peringatan HUT RI bisa berlangsung meriah. Benar saja, antusiasme santri begitu tinggi, sehingga panitia terpaksa membatasi peserta lomba. 

Malam Tirakatan

Santri-santri yang berhasil meraih juara puisi dan khithobah ditunjuk sebagai pengisi acara malam ini. Menurut Gus Faiz Aminuddin, putra pengasuh Ponpes Shofa Az Zahro’ langkah ini merupakan upaya untuk membangun mental percaya diri dan mandiri. 

Bukan hanya menampilkan santrinya yang berprestasi, Gus Faiz membuka malam tirakatan ini dengan pembacaan manaqib Syaikh Abdul Qodir Al Jilani yang dipimpin oleh Ustadz Asmu’in, kader penggerak NU. 

Acara sakral yang berlangsung mulai pukul 19.15 WIB tersebut dipungkasi dengan nasihat kebangsaan oleh Gus Faiz Aminuddin. Posisinya ini menggantikan KH. Imam Shofwan.

“Harusnya abah (KH. Imam Shofwan) yang ngisi nasihat kebangsaan. Tapi ada udzur jadi saya yang ngisi,” ungkapnya.

Panitia dari Mahasiswa IAIN Kudus

Dua belas mahasiswa PPL IAIN Kudus yang ditugaskan di MTs. Al Ma’arif Gembong, bermukim di Ponpes Shofa Az Zahro’. Selama ‘nyantri’ di sana, mereka juga melakukan kegiatan-kegiatan positif di luar tugas PPL.

Salah satu agenda yang mereka lakukan adalah menyelenggarakan perlombaan khusus santri untuk memperingati tahun baru 1443 Hijriyah dan HUT RI ke-76. Tentunya suksesi kegiatan ini juga melibatkan beberapa santri senior.

“Kita agendakan lomba selama sepuluh hari, kerja sama dengan ustadz dan santri. Alhamdulillah lancar semua,” tutur Ahmad Ghufron, salah satu mahasiswa PPL IAIN Kudus yang bermukim di PPSA.

Baik para mahasiswa dan pengurus pondok berharap dengan kegiatan semacam ini dapat meningkatkan intelegensi para santri. Lebih jauh, Gus Faiz menuturkan harapannya melalui agenda ini dapat meningkatkan rasa cinta para santri terhadap pesantren, NU dan NKRI. 

“Semoga kegiatan ini bisa membekas di hati santri sehingga, mahabbah mereka semakin tinggi kepada PPSA, kepada NU dan NKRI,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    Fatayat NU Pati Turun Tangan Bantu Korban Puting Beliung

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Penyerahan bantuan secara simbolik oleh pengurus PC Fatayat NU Pati kepada salah seorang korban bencana puting beliung di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati TAYU – Bencana puting beliung yang terjadi di Kecamatan Tayu beberapa waktu lalu telah mengakibatkan beberapa pohon tumbang, infrastruktur terhambat dan berbagai kekacauan lainnya.  Tak hanya itu, rumah-rumah warga juga benyak mengalami kerusakan […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid Memakmurkan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 1 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.249
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Saya dulu sempat jengkel karena mau salat, tapi masjid digembok. Hal itulah yang melatarbelakangi saya menulis Ketika Masjid Digembok pada Alif.id terbit Kamis 17 Mei 2018. Pada 9 Juni 2018, sebenarnya saya juga sudah nulis di Islami.co berjudul Saatnya Masjid Memakmurkan Masyarakat. Pada tulisan kali ini bukan mengulang, tapi mencoba mengulik dari […]

  • PCNU-PATI Photo by Bayu Syaits

    Mengembangkan Pola Asuh Demokratis di Lingkungan Keluarga

    • calendar_month Sab, 27 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Di era digital yang begitu pesat perkembanganya, menuntut manusia tidak hanya cerdas dalam intelektual namun juga berkarakter. Sebab karakter merupakan sebagai bentuk kepribadian khusus yang menjadi pendorong dan penggerak untuk membedakan dengan individu lain. Adapun terbentuknya suatu karakter tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun memerlukan proses yang relative lama dan terus-menerus. […]

  • Habib Luthfi: Bagaimana Cara Berterima Kasih kepada Nabi?

    Habib Luthfi: Bagaimana Cara Berterima Kasih kepada Nabi?

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2014
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    PCNU Kab. Pati Karanganyar, NU Online Menyelenggarakan acara maulid nabi sejatinya tidak hanya sekedar perayaan semata, akan tetapi lebih dari itu, terdapat beberapa hikmah di dalamnya. Hikmah pertama, sebagai wujud terima kasih kita kepada Nabi.  “Kalau Ibu Kartini yang jasanya besar bagi bangsa ini, diagungkan dengan menyanyikan Ibu kita Kartini putri sejati, lalu bagaimana ungkapan […]

  • Peradaban Minus Manusia

    Peradaban Minus Manusia

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Pati. Genosida di Palestina adalah bukti terang-benderang betapa manusia tak lagi punya malu untuk memamerkan kebiadabannya. “Tidak hanya kehilangan rasa malu, tapi malah aktif mengembangkan beragam narasi untuk membendung empati publik internasional terhadap korban mereka. Mulai dari narasi tentang hak mempertahankan diri sampai anti-semitisme,” demikian ujar Anis Sholeh Ba’asyin dalam acara Ngaji NgAllah Suluk Maleman […]

  • PCNU-PATI Photo by Masjid Pogung Dalangan

    Nur Sa’id Sosok Kyai Penebar Manfaat

    • calendar_month Jum, 17 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Oleh : Zahra Aulia Nifatun Khasanah/Faiz Fikril Abror, M.Hum KH. Nur Sa’id adalah tokoh agama masyarakat dan Ulama di daerah Pati Kidul. Sosok yang dikenal di masyarakat, terutama masyarakat Mojolawaran dan Kuryokalangan. Beliau lahir pada tahun 1936 di Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen Kabupaten Pati dari pasangan Bapak Sujono dan Ibu Muzariah. Beliau memiliki 6 saudara […]

expand_less