Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

Malam Tirakatan PPSA Berlangsung Sakral

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Agu 2021
  • visibility 180
  • comment 0 komentar
Ustadz Asmu’in (tengah) sedang membaca manaqib Syaikh Abdul Qodir al Jilani di dampingi Gus Faiz Aminuddin (pegang mic) dalam acara malam tirakatan 17 Agustus 2021 di Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong-Pati

GEMBONG-Ponpes Shofa Az Zahro’ (PPSA) Gembong, Senin (16/8) malam ini menyelenggarakan malam tirakatan 17 Agustus 2021. Ini merupakan agenda puncak dari rangkaian acara peringatan HUT RI dan tahun Baru 1443 Hijriyah. 

Sebelumnya, pihak pesantren menyelenggarakan beberapa jenis perlombaan yang dikhususkan bagi para santri. Di antaranya lomba Cerdas Cermat Ke-NU-an, Khithobah, baca puisi kebangsaan dan beragam kompetisi hiburan khas nusantara. 

Mudhoffar, salah seorang santri menerangkan bahwa setiap kamar harus mengirimkan delegasi santri untuk mengikuti lomba. Hal ini ditujukan agar penyambutan tahun haru hijriyah dan peringatan HUT RI bisa berlangsung meriah. Benar saja, antusiasme santri begitu tinggi, sehingga panitia terpaksa membatasi peserta lomba. 

Malam Tirakatan

Santri-santri yang berhasil meraih juara puisi dan khithobah ditunjuk sebagai pengisi acara malam ini. Menurut Gus Faiz Aminuddin, putra pengasuh Ponpes Shofa Az Zahro’ langkah ini merupakan upaya untuk membangun mental percaya diri dan mandiri. 

Bukan hanya menampilkan santrinya yang berprestasi, Gus Faiz membuka malam tirakatan ini dengan pembacaan manaqib Syaikh Abdul Qodir Al Jilani yang dipimpin oleh Ustadz Asmu’in, kader penggerak NU. 

Acara sakral yang berlangsung mulai pukul 19.15 WIB tersebut dipungkasi dengan nasihat kebangsaan oleh Gus Faiz Aminuddin. Posisinya ini menggantikan KH. Imam Shofwan.

“Harusnya abah (KH. Imam Shofwan) yang ngisi nasihat kebangsaan. Tapi ada udzur jadi saya yang ngisi,” ungkapnya.

Panitia dari Mahasiswa IAIN Kudus

Dua belas mahasiswa PPL IAIN Kudus yang ditugaskan di MTs. Al Ma’arif Gembong, bermukim di Ponpes Shofa Az Zahro’. Selama ‘nyantri’ di sana, mereka juga melakukan kegiatan-kegiatan positif di luar tugas PPL.

Salah satu agenda yang mereka lakukan adalah menyelenggarakan perlombaan khusus santri untuk memperingati tahun baru 1443 Hijriyah dan HUT RI ke-76. Tentunya suksesi kegiatan ini juga melibatkan beberapa santri senior.

“Kita agendakan lomba selama sepuluh hari, kerja sama dengan ustadz dan santri. Alhamdulillah lancar semua,” tutur Ahmad Ghufron, salah satu mahasiswa PPL IAIN Kudus yang bermukim di PPSA.

Baik para mahasiswa dan pengurus pondok berharap dengan kegiatan semacam ini dapat meningkatkan intelegensi para santri. Lebih jauh, Gus Faiz menuturkan harapannya melalui agenda ini dapat meningkatkan rasa cinta para santri terhadap pesantren, NU dan NKRI. 

“Semoga kegiatan ini bisa membekas di hati santri sehingga, mahabbah mereka semakin tinggi kepada PPSA, kepada NU dan NKRI,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    Lazisnu Serahkan ‘Laporan Amal’ kepada PCNU

    • calendar_month Ming, 1 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    PATI – PC Lazisnu Pati menyerahkan Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 kepada PCNU Pati pada Jumat (29/4) di Gedung NU, Pati. Laporan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Lazisnu Pati, Muhammad Niam Sutaman dan diterima secara langsing juga oleh Ketua PCNU Pati, Kyai Yusuf Hasyim. “Laporan Keuangan Triwulan tahun 2022 baru saja kami serahkan kepada […]

  • Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    Penasihat Pergunu Jateng Minta Hak Pendidikan Anak Tidak Dibatasi

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Muh Zen, Adv., Dewan Penasihat Pergunu Jawa Tengah saat memaparkan gagasannya dihadapan wartawan. Ia berharap kepada pemerintah untuk tidak membatasi hak pendidikan anak. PATI-Pada tahun ajaran baru 2021-2022 ini dunia pendidikan masih diselimuti kekhawatiran dan ketidakpastian di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga usai.  Hal itu diungkap oleh Dewan Penasihat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) […]

  • IAIN Kudus PPL di PC Lazisnu Pati

    IAIN Kudus PPL di PC Lazisnu Pati

    • calendar_month Rab, 10 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- PC Lazisnu Pati kembali menerima mahasiswa PPL (Praktik Profesi Lapangan) dari kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus pada rabu (10/07). Acara tersebut berlangsung di kantor PC Lazisnu Pati. Dalam pelaksanaan program profesu pengalaman lapangan (PPL) dimaksudkan untuk menciptakan mahasiswa yang unggul dalam bidangnya yaitu manajemen zakat dan wakaf. Dalam hal ini IAIN Kudus […]

  • NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    NU Peduli, PWNU Akan Libatkan Pagar Nusa

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Batang – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah melibatkan Pagar Nusa dalam pembentukan unit khusus tanggap bencana yang dinamai “NU Peduli”. Pelibatan Pagar Nusa ini menjadikan status unit tersebut menjadi “NU Peduli Plus”. Demikian disampaikan Ketua PWNU Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin dalam pidato pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Daerah (Kejurda) Pagar Nusa Jawa […]

  • Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    Santri Milineal, KH Abdullah Umar Fayumi (Gus Umar)

    • calendar_month Kam, 10 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Gus Umar, panggilan akrab KH Abdullah Umar Fayumi, adalah Putra pasangan KH Ahmad Fayumi Munji Dan Nyai Hj. Yuhanidz Fayumi. Kedua orangtuanya adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Kajen Tengah, Margoyoso, Pati yang nasabnya tersambung kepada waliyullah Syaikh Ahmad Mutamakkin. Bapaknya, KH Ahmad Fayumi Munji, adalah aktivis NU Pati dan Jawa Tengah. Selain pernah menjadi […]

  • Hukum Mengirim Sticker Inna Lillah dan Copas Doa untuk Orang Meninggal

    Hukum Mengirim Sticker Inna Lillah dan Copas Doa untuk Orang Meninggal

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Hadirnya media sosial sebagai media dalam memudahkan berbagai aktifitas, sudah menjadi realitas keseharian. Hal ini juga berlaku bagi orang yang hendak kirim al-fatihah atau doa. Biasanya kalau ada kabar duka orang meninggal dunia di grup Whatsapp, dalam hitungan detik setelah kabar duka muncul, langsung disambut balasan doa dan al-fatihah dalam bentuk stiker atau teks yang […]

expand_less