Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Logo Konfercab Pelajar NU Tuai Pujian

Logo Konfercab Pelajar NU Tuai Pujian

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
  • visibility 436
  • comment 0 komentar

Logo dan makna logo yang direncanakan akan menjadi maskot Konferancab IPNU-IPPNU Kab. Pati tahun 2021

DOWNLOAD LOGO KONFERCAB PC IPNU IPPNU PATI

KOTA-Garda depan pelajar NU Pati hendak menyelenggarakan hajat besar. IPNU dan IPPNU Cabang Pati dalam waktu dekat ini akan menghelat Konferensi Cabang. 


“Belum ditentukan tanggalnya, tapi kita tunggu sampai situasi memungkinkan” tutur M. Salman, ketua cabang IPNU Kabupaten Pati. 

Munculnya informasi seputar Konferensi pelajar nahdliyin Pati ini ditengarai beredarnya logo Konferancab di media sosial. Beberapa pengurus IPNU maupun IPPNU membenarkan hal ini. 

Bukan hanya muncul di medsos, logo yang akan menjadi maskot Konferancab IPNU IPPNU Pati ini juga banyak menuai pujian. Gabungan nilai estetika dan makna yang terkandung dalam logo tersebut membuat beberapa pihak terkagum. 

“Perpaduan warnanya keren, maknanya juga dalam. Sejalan dengan tujuan IPNU.” tutur Saifuddin, salah satu Pengurus Anak Cabang IPNU Kecamatan Gembong. 

Pujian juga muncul dari elemen-elemen NU lain, seperti Pengurus Cabang NU, KPNU hingga beberapa Pengurus Banom juga mengacungi jempol. Mereka bahkan bertanya-tanya, apakah pembuatan logo Konferancab IPNU-IPPNU disayembarakan. 

“Kita punya kader di yang bisa dibilang ekspert di beberapa bidang, salah satunya desain grafis. Jadi kita berdayakan kader kita.” Ungkap Mukhoyyaroh, pengurus IPPNU Cabang Pati menanggapi pertanyaan seputar logo Konferancab. 

Kreator Logo

Asroni, Akmal Muthohar dan Alfan Tamimi adalah trio sosok kreatif dibalik Logo Konfercab yang viral di kalangan Nahdliyin tersebut. Mereka adalah kader IPNU Pati yang bergerak di bidang pers dan jurnalistik. 

Ketiganya mengaku inspirasinya dalam membuat logo tersebut adalah berdasarkan kondisi di lapangan. Mulai dari tujuan IPNU-IPPNU, visi dan misi hingga segala sesuatu yang menjadi latar belakang IPNU Cabang, yaitu Kota Pati. 

“Saya gabungkan antara IPNU dan Pati. Maka jadilah logo seperti yang beredar ini.” Ungkap Asroni. 

Sementara, ketua cabang IPNU saat ini, M. Salman berharap, Konferensi mendatang bukan hanya mendapat pujian dari segi maskotnya saja. Namun kinerja dan perjuangan pengurus IPNU-IPPNU yang akan terpilih juga harus banyak menuai pujian. 

“Tentu kami tidak memburu pujian, tapi kalau kinerja kami dipuji, artinya ada kebermanfaatan. Semoga tidak hanya berhenti pada logo, akan tetapi filosofi yang tertuang dari tema besar Konfercab itu bisa diilhami oleh setiap kader IPNU IPPNU di Kabupaten Pati. Serta menjadi gerakan yang masif menuju peradaban Kabupaten Pati yang berliterasi dan berbudaya”.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI Photo by sam sul

    Peran Pesantren Sebagai Pengembangan Civil Society

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Berbicara tentang pemberdayaan masyarakat dalam konteks Indonesia, tentunya sangat kompleks sekali ranah dan dimensinya.  Mulai dari banyaknya angka kemiskinan, keterbelakangan masyarakat, dan kurang terciptanya lapangan pekerjaan yang merata, sehingga dari situ dibutuhkan para agen perubahan sosial untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan solusi terhadap masyarakat. Agar problem solving di masyarakat bisa teratasi […]

  • PCNU-PATI Photo by Fahrul Azmi

    Peran Masjid sebagai agen of change

    • calendar_month Sab, 17 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Masjid sebagaimana kita ketahui merupakan tempat untuk beribadah dan bermunajat kepada Allah Swt. Karena untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt tentunya dibutuhkan sarana dan tempat yang tepat dan bisa lebih khusyuk dan khidmat dalam beribadah kepada Sang Kholiq. Maka, keberadaan masjid di tengah-tengah masyarakat ‘Muslim’ tentunya sangat dibutuhkan dan menjadi urgen […]

  • PCNU- PATI Photo by ddimitrova

    Memahami Bahasa Anak

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Pada minggu yang lalu, saya membantu ibu mempersiapkan hidangan untuk menyambut teman-teman bapak yang hendak singgah ke rumah. Mereka datang dari kota seribu candi, berniat ziarah ke makam salah satu wali yang ada di kota kelahiran saya ini. Dibalik kesibukan didapur, keponakan saya Tsania tiba-tiba merengek minta ditemani belajar membaca. Maklum […]

  • PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.079
    • 0Komentar

      Pati – Program Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun mendapatkan sanjungan dari berbagai pihak. Salah satunya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati. Ratusan anak yatim menghadiri santunan anak yatim PT Sukun di Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (26/2/2026). Ratusan anak yatim ini merupakan anak yatim binaan Lazisnu dan Lazismu. Sebenarnya, 1000 anak yatim […]

  • Pingin Syahid kok Pakai Syahwat. Photo by Everton Vila on Unsplash.

    Pingin Syahid kok Pakai Syahwat

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Oleh: Maulana Karim Sholikhin* Agama mana yang memperbolehkan pertumpahan darah sebagai media syiar? Pertanyaan ini tampak klise, tapi nyatanya hingga sekarang, masih banyak kekerasan atas nama agama. Syi’ar katanya! Memusuhi para pembangkang agama. Lantas seperti apa kriteria pembangkang yang dimaksud? Apa itu thaghut? Apakah semua kafir layak dibunuh? Semua serba abu-abu. Aksi terorisme dengan kedok […]

  • Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

    Pemimpinan Perempuan dalam Perspektif Islam

    • calendar_month Sel, 3 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

     Oleh : Sulistiani* Sejak konferensi perempuan sedunia di Mexico City tahun 1975, gender development, tequality, sudah dicanangkan, bahkan sebelum itu pembangunan dan peran kaum perempuan selalu bermasalah dan tidak terselesaikan. Namun semenjak wawasan gender dipertimbangkan dalam pembangunan bangsa dari hasil penelitian kaum feminis sosialis sejak itu arus pengutamaan gender melanda dunia. Dan tak dipandang sebelah […]

expand_less