Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2015
  • visibility 354
  • comment 0 komentar

Batam, NU Online
Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali menyampaikan ceramah khusus dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Lakpesdam NU di Asrama Haji Kota Batam, Selasa (14/4) malam.

Menurut As’ad, Lakpesdam yang dirintis oleh Ketua Umum PBNU Gus Dur waktu itu hadir sebagai trobosan yang dilakukan setelah NU Kembali ke Khittah 1926 yakni kembali menjadi organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan serta tidak lagi menjadi bagian dari partai politik.

“Lakpesdam NU telah menorehkan tinta emas NU. Lakpesdam telah menjadikan NU sangat dinamis. Di sini lahirlah generasi-generasi baru yang mengharumkan nama NU,” katanya dihadapan para pengurus Lakpesdam yang hadir dari berbagai daerah se-Indonesia.

Perubahan yang terjadi di tengah masyarakat menyusul perkembangan teknologi dan globalisasi yang terjadi secara cepat menuntut NU untuk terus melakukan trobosan-trobosan. Lakpesdam diharapkan menjadi lokomotif dalam menggerakkan NU, kata As’ad.

“Kita mempunyai kekayaan berupa tasamuh, tawasut, tawazun dan i’tidal. Itu tidak kita jadikan benda mati. Mari kita gunakan semua itu untuk membuat perubahan,” katanya.

Namun demikian, wakil ketua umum mengingatkan, Lakpesdam harus bisa berkomunikasi dengan baik dengan para kiai dalam menyampaikan gagasan-gagasannya.

“Jangan masuk ke terlalu jauh ke wilayah agama, biarlah itu urusan ulama. Jangan melakukan hal-hal yang dibenci oleh ulama, nanti kita dijauhi masyarakat. Tugas Lakpesdam adalah menyiapkan langkah dan trobosan di tengah situasi yang terus berubah,” katanya.

Ditambahkan, karakter NU sebagai jamaah yang mengandalkan semangat berkumpul dan gotong royong bisa menjadi kekuatan besar di era globalisasi. Berbagai potensi di bidang ekonomi bisa diakumulasi menjadi kekuatan besar yang didukung jaringan NU yang sangat luas di berbagai daerah dan luar negeri.

“Kita tidak perlu menjadi liberal. Kalau individualis kita akan kalah dengan yang besar-besar. Justru kebersamaan ini bisa kita jadikan sebagai kekuatan. Kita bisa menciptakan sentra-sentra Nahdlatut Tujjar (perkumpulan dagang, red), kita kuatkan basis produksi, managemen dagang dan nanti semua produk akan dijual bersama-sama dan dengan jaringan pasar bersama, ” katanya.

Tidak hanya dalam bidang ekonomi, menurut As’ad, kebersamaan dalam NU bisa dimanfaatkan dalam bidang politik, sosial dan budaya. Lakpesdam NU diharapkan terus menelorkan ide-ide baru dalam rangka mengatasi berbagai perkembangan zaman dan situasi. (A. Khoirul Anam)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    LP3IA Tegaskan Tak Ada Izin Ndalem terkait Penerbitan Buku ‘Bahagia Beragama Bersama Gus Baha’

    • calendar_month Kam, 19 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- REMBANG – Ponpes Tahfudzul Qur’an LP3iA, Narukan, Kragan, Rembang, baru-baru mengeluarkan maklumat terkait penerbitan buku yang mencatut nama Gus Baha’, pengasuh pesantren tersebut. Hal itu disebarluaskan melalui postingan akun Instagram @ceramahgusbaha pada Rabu (18/1) petang. Adapun isi dari Maklumat tersebut di antaranya: 1. Pihak pesantren dan pihak ndalem tidak pernah menginginkan hal-hal materiil apapun […]

  • Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    Muhammad Hasyim Santri Pejuang Kemerdekaan

    • calendar_month Kam, 26 Okt 2017
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Sebagai santri yang juga putra kiyai, masyarakat biasa memanggil dengan sebutan Gus Hasyim, nama lengkap beliau adalah Muhammad Hasyim putra Mbah Mahfudh Salam Kajen (w-1944)lahir di Kajen pada tahun 1929 M. Beliau adalah putra kedua dari enam bersaudara yaitu : 1.    Hj.  Muzayyanah, istri KH Mansyur Lasem  (ibu dari Gus Qoyyum) 2.    Muhammad Hasyim 3.    […]

  • 2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    2000 Anggota Fatayat-Muslimat Pucakwangi Hadiri Rutinan

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    PUCAKWANGI-Minggu (28/7) pagi Desa Sitimulyo Kecamatan Pucakwangi tiba-tiba menghijau. Ini bukan dikarenakan fenomena alam, namun karena sedikitnya 2000 anggota Fatayat-Muslimat hadir dalam acara rutin pertemuan triwulanan. Para pemgurus PAC Fatayat Pucakwangi sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Fatayat sebagai pembuka acara Ketua PAC Fatayat Pucakwangi, Umi Kalsun, S.Pd.I. menyatakan kegiatan triwulan ini merupakan agenda […]

  • MA Salafiyah Kajen Gelar Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    MA Salafiyah Kajen Gelar Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di UIN Walisongo

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id. PATI – Madrasah Aliyah Salafiyah Kajen, Margoyoso, Pati, adakan Rihlah Ilmiah dan Praktik Rukyat Hilal di Observatorium dan Planetarium UIN Walisongo Semarang, Ahad (22/1/2023) lalu. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan madrasah yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XII jurusan IPA dan IPS konsentrasi Kitab Kuning. Praktik Rukyat Hilal menjadi ajang bagi peserta […]

  • gus-20dur-jpg

    Ger Gerran Bersama Gus Dur

    • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 277
    • 0Komentar

      “Biarkan dunia politik ribut, humor terus berlanjut”. Demikianlah kira-kira prinsip yang dipegang oleh KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Mantan Ketua Umum PBNU (1984-1999) yang juga menjadi presiden RI yang keempat dari tahun 1999 hingga 2001, memang terkenal dengan gaya khasnya yang nyeleneh dan humoris. Dari sifat nyeleneh dan humor-humor yang dilontarkan Gus Dur, […]

  • Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    Di Balik Pencopetan Kyai Arwani Kudus

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sebuah kisah nyata yang dapat kita ambil hikmahnya datang dari seorang kyai Arwani (alm. Allahummaghfirullah).Beliau merupakan sosok kyai kharismatik yang terkenal dengan hafalan Qur’annya. Pesantren yang diasuhnya adalah Yanbuul Qur’an di Kudus, merupakan salah satu pesantren yang menjadi kiblat para hafidz dan hafidzah di Indonesia. Suatu hari, beliau bepergian bersama santrinya. Ketika beliau sampai di […]

expand_less