Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2015
  • visibility 379
  • comment 0 komentar

Batam, NU Online
Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali menyampaikan ceramah khusus dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Lakpesdam NU di Asrama Haji Kota Batam, Selasa (14/4) malam.

Menurut As’ad, Lakpesdam yang dirintis oleh Ketua Umum PBNU Gus Dur waktu itu hadir sebagai trobosan yang dilakukan setelah NU Kembali ke Khittah 1926 yakni kembali menjadi organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan serta tidak lagi menjadi bagian dari partai politik.

“Lakpesdam NU telah menorehkan tinta emas NU. Lakpesdam telah menjadikan NU sangat dinamis. Di sini lahirlah generasi-generasi baru yang mengharumkan nama NU,” katanya dihadapan para pengurus Lakpesdam yang hadir dari berbagai daerah se-Indonesia.

Perubahan yang terjadi di tengah masyarakat menyusul perkembangan teknologi dan globalisasi yang terjadi secara cepat menuntut NU untuk terus melakukan trobosan-trobosan. Lakpesdam diharapkan menjadi lokomotif dalam menggerakkan NU, kata As’ad.

“Kita mempunyai kekayaan berupa tasamuh, tawasut, tawazun dan i’tidal. Itu tidak kita jadikan benda mati. Mari kita gunakan semua itu untuk membuat perubahan,” katanya.

Namun demikian, wakil ketua umum mengingatkan, Lakpesdam harus bisa berkomunikasi dengan baik dengan para kiai dalam menyampaikan gagasan-gagasannya.

“Jangan masuk ke terlalu jauh ke wilayah agama, biarlah itu urusan ulama. Jangan melakukan hal-hal yang dibenci oleh ulama, nanti kita dijauhi masyarakat. Tugas Lakpesdam adalah menyiapkan langkah dan trobosan di tengah situasi yang terus berubah,” katanya.

Ditambahkan, karakter NU sebagai jamaah yang mengandalkan semangat berkumpul dan gotong royong bisa menjadi kekuatan besar di era globalisasi. Berbagai potensi di bidang ekonomi bisa diakumulasi menjadi kekuatan besar yang didukung jaringan NU yang sangat luas di berbagai daerah dan luar negeri.

“Kita tidak perlu menjadi liberal. Kalau individualis kita akan kalah dengan yang besar-besar. Justru kebersamaan ini bisa kita jadikan sebagai kekuatan. Kita bisa menciptakan sentra-sentra Nahdlatut Tujjar (perkumpulan dagang, red), kita kuatkan basis produksi, managemen dagang dan nanti semua produk akan dijual bersama-sama dan dengan jaringan pasar bersama, ” katanya.

Tidak hanya dalam bidang ekonomi, menurut As’ad, kebersamaan dalam NU bisa dimanfaatkan dalam bidang politik, sosial dan budaya. Lakpesdam NU diharapkan terus menelorkan ide-ide baru dalam rangka mengatasi berbagai perkembangan zaman dan situasi. (A. Khoirul Anam)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU - PATI Photo by Tanaphong Toochinda

    Anak Tantrum

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Hari minggu kemarin saat saya tengah berlibur dari rutinitas bekerja setiap hari, saya diajak ibu pergi ke pasar untuk membeli beberapa peralatan yang akan dibawa adik mondok. Sebelum pergi pagi-pagi sekali keponakan saya, Tsania sudah berada dirumah. Maklum ayah ibunya sedang di sawah dan ia dititipkan pada saya. Pagi itu, setelah melakukan aktivitas rumahan, saya […]

  • Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    Upzis Gunungwungkal dapat Pembinaan dari PC

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Monitoring dan Pembinaan Lazisnu Pati kepada Upzis Kecamatan Gunungwungkal yang dipusatkan di rumah K. Faishol, Ketua MWCNU GUNUNGWUNGKAL – Unit Pengumpul Zakat, Infaq, dan Sedekah (Upzis) Nahdlatul Ulama NU-Care Lazisnu Kecamatan Gunungwungkal mendapat giliran safari monitoring dan pembinaan yang dilakukan PC Lazisnu Kabupaten Pati. Selasa (23/11) di kediaman K. Faishol, selaku ketua MWC Kecamatan Gunungwungkal […]

  • PCNU-PATI Photo by Pawel Czerwinski

    NU dalam Membendung Radikalisme

    • calendar_month Sab, 26 Agu 2023
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Berbicara mengenai radikalisme tentunya tidak lepas dari unsur kekerasan. Karena radikalisme sendiri berasal dari kata radikal dan isme. Sedangkan radikal sendiri adalah akar dan isme adalah paham. Maka, pengertian radikalisme pada awalnya merupakan paham yang sampai ke akar-akarnya. Sedangkan radikalisme dalam Islam dipahami sebagai paham yang dianut oleh kelompok Islam yang mendasarkan […]

  • PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    PORSEMA Kebumen, Pati Membawa Juara Umum Ke Dua

    • calendar_month Sen, 1 Jun 2015
    • account_circle admin
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Warta LP Ma’arif. Minggu 31 Mei 2015, Kontingen Porsema Pati telah membawa 8 mendali emas terdiri dari MTQ Putra (MI), Bulu Tangkis Tunggal Putra(Mts),Tenis Meja Putri(Mts),Pencak Silat Wiraloka Putra(Mts), Pencak Silat Wiraloka Putri(Mts), Olimpiade Matimatika(MA), Olimpiade Kimia(MA), Olimpiade Ke-Nu-an (MA) Dan membawa 4 mendali perak meliputi; Debat Bahasa Inggris (MA),Olimpiade Matimatika (MI), Olimpiade IPA (MI)dan […]

  • Foto: Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) anggota Banser Pati. (PCNU Pati)

    Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 338
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati terus menggembleng para kader agar menjadi tangguh. Mereka menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar). PKD dan Diklatsar ini digelar selama tiga hari, Jumat (17/1/2025) hingga Minggu (19/1/2025) besok. Seratusan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di Gedung Yayasan Pendidikan Islam […]

  • Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    Kemesraan Bung Karno & Mbah Wahab Hasbullah

    • calendar_month Kam, 6 Apr 2017
    • account_circle admin
    • visibility 380
    • 0Komentar

     Strategi Diplomasi Fathul Qarib Setelah beberapa kali diadakan perundingan untuk menyelesaikan Irian Barat dan selalu gagal, Bung Karno menghubungi Kiai Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Bung Karno menanyakan bagaimana hukum orang-orang Belanda yang masih bercokol di Irian Barat? Kiai Wahab menjawab tegas,”Hukumnya sama dengan orang yang ghasab.” “Apa artinya ghasab, kiai?” Tanya Bung […]

expand_less