Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

Lakpesdam Torehkan Tinta Emas NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 15 Apr 2015
  • visibility 619
  • comment 0 komentar

Batam, NU Online
Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali menyampaikan ceramah khusus dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau Lakpesdam NU di Asrama Haji Kota Batam, Selasa (14/4) malam.

Menurut As’ad, Lakpesdam yang dirintis oleh Ketua Umum PBNU Gus Dur waktu itu hadir sebagai trobosan yang dilakukan setelah NU Kembali ke Khittah 1926 yakni kembali menjadi organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan serta tidak lagi menjadi bagian dari partai politik.

“Lakpesdam NU telah menorehkan tinta emas NU. Lakpesdam telah menjadikan NU sangat dinamis. Di sini lahirlah generasi-generasi baru yang mengharumkan nama NU,” katanya dihadapan para pengurus Lakpesdam yang hadir dari berbagai daerah se-Indonesia.

Perubahan yang terjadi di tengah masyarakat menyusul perkembangan teknologi dan globalisasi yang terjadi secara cepat menuntut NU untuk terus melakukan trobosan-trobosan. Lakpesdam diharapkan menjadi lokomotif dalam menggerakkan NU, kata As’ad.

“Kita mempunyai kekayaan berupa tasamuh, tawasut, tawazun dan i’tidal. Itu tidak kita jadikan benda mati. Mari kita gunakan semua itu untuk membuat perubahan,” katanya.

Namun demikian, wakil ketua umum mengingatkan, Lakpesdam harus bisa berkomunikasi dengan baik dengan para kiai dalam menyampaikan gagasan-gagasannya.

“Jangan masuk ke terlalu jauh ke wilayah agama, biarlah itu urusan ulama. Jangan melakukan hal-hal yang dibenci oleh ulama, nanti kita dijauhi masyarakat. Tugas Lakpesdam adalah menyiapkan langkah dan trobosan di tengah situasi yang terus berubah,” katanya.

Ditambahkan, karakter NU sebagai jamaah yang mengandalkan semangat berkumpul dan gotong royong bisa menjadi kekuatan besar di era globalisasi. Berbagai potensi di bidang ekonomi bisa diakumulasi menjadi kekuatan besar yang didukung jaringan NU yang sangat luas di berbagai daerah dan luar negeri.

“Kita tidak perlu menjadi liberal. Kalau individualis kita akan kalah dengan yang besar-besar. Justru kebersamaan ini bisa kita jadikan sebagai kekuatan. Kita bisa menciptakan sentra-sentra Nahdlatut Tujjar (perkumpulan dagang, red), kita kuatkan basis produksi, managemen dagang dan nanti semua produk akan dijual bersama-sama dan dengan jaringan pasar bersama, ” katanya.

Tidak hanya dalam bidang ekonomi, menurut As’ad, kebersamaan dalam NU bisa dimanfaatkan dalam bidang politik, sosial dan budaya. Lakpesdam NU diharapkan terus menelorkan ide-ide baru dalam rangka mengatasi berbagai perkembangan zaman dan situasi. (A. Khoirul Anam)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    Anggota Lesbumi Pati Luncurkan Buku Kumpulan Naskah Drama

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 473
    • 0Komentar

      Pati – Anggota Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pati, Miftahur Rohim (34), menerbitkan buku kumpulan naskah drama yang sarat dengan nuansa religi, klenik, dan isu-isu sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat tani di wilayah Pati Selatan. Buku ini menawarkan perspektif unik tentang kehidupan sehari-hari dan tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat melalui sudut pandang […]

  • twibbonize Muskercab PCNU pati

    twibbonize Muskercab PCNU pati

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 416
    • 0Komentar

      [button color=”primary” size=”big” link=”https://www.twibbonize.com/muskercabpcnupati” icon=”” target=”true” center=”true” nofollow=”false” sponsored=”false”]Upload twibbonize Muskercab PCNU pati[/button]

  • Ikuti Intruksi PC, MWC Tayu Segera Benahi Pengurus Ranting

    Ikuti Intruksi PC, MWC Tayu Segera Benahi Pengurus Ranting

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 463
    • 0Komentar

    TAYU-Pengurus MWC-NU Tayu menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan para Pengurus Ranting se-Kecamatan Tayu, Jumat (20/9). Setidaknya, ada 23 perwakilan Ranting NU yang menghadiri Rakor di gedung MTs. PIA lantai 2 tersebut. “Ada 23 utusan Ranting yang hadir ditambah dengan beberapa pengurus MWC” ungkap Ulum Sholeh, sekretaris MWC NU Tayu. gedung MTs. PIA Tayu, lokasi Rakor […]

  • PCNU - PATI

    IPNU Pati Pertanyakan Wacana Pemangkasan Usia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 377
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris PC IPNU Pati, Mohammad Hafidz menilai wacana pemangkasan umur membuat membuat kaget kader Pelajar NU di seluruh Indonesia. Menurutnya, jika peremajaan usia ditetapkan sampai ke Pusat bakal menimbulkan ketidakpercayaan kader terhadap Pusat. Pasalnya, usia maksimal 24 tahun dinilai belum siap untuk menahkodai Pimpinan Pusat. “Tentunya kalau pemangkasan umur itu di serentakkan sampai […]

  • Pergunu dan Ma’arif NU Jateng Komitmen Cetak Generasi NU yang Mendunia

    Pergunu dan Ma’arif NU Jateng Komitmen Cetak Generasi NU yang Mendunia

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.816
    • 0Komentar

    Guanzhou, Pergunu Jawa Tengah (Persatuan Guru Nahdlatul Ulama)bersama LP Ma’arif NU Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi Nahdlatul Ulama yang memiliki wawasan global dan mampu bersaing di kancah internasional. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pergunu Jawa Tengah, Dr. H. Nur Cholid, M.Pd., M.Ag, dan Ketua LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhrudin Karmani, M.Pd, […]

  • PCNU-PATI Photo by Martin Marek

    Tonjolisasi

    • calendar_month Rab, 11 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Saban malam. Menjelang rehat, rumah saya selalu didatangi teman-teman baik dari tetangga, kolega kerja, bahkan orang yang baru saja bertutur sapa pun bisa rehat, istirahat di rumah. Semuanya dengan maksud dan tujuan berbeda-beda. Ada yang sekadar ngopi saja dengan jangongan ngalor ngidul ngetan ngulon tanpa tentu arah. Saya hanya menjadi […]

expand_less