Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

Lakpesdam NU Mengembangkan Wacana Intelektual

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 18 Okt 2017
  • visibility 406
  • comment 0 komentar

Pati.Pengurus Lakpesdam NU Pati mengadakan diskusi buku di setiap bulannnya. Hal itu dilakukan untuk menumbuhkan keintelektualan para pengurus Lakpesdam dan para generasi muna Nahdlatul Ulama. Acara bertempat di Darul Hadlanah Waturoyo Pati, 12/9 kemarin, dengan menghadirkan narasumber Siswanto Mahasiswa Pasca Sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Pada diskusi kali ini mengambil tema tema Islam Arif, Islam Nusantara; belajar mencintai sesama melalui agama.  Tema tersebut di ambil dari buku Menusantarakan Islam karya Dr. Aksin Wijaya.
“Ada beberapa hal dari hasil diskusi pertama, Islam datang di Indonesia melalui beberapa cara, baik itu berdagang, perkawinan maupun menetap di Nusantara, sehingga Islam pelan tapi pasti berkembang di Nusantara, Kedua, Islam nusantara adalah corak dari keanekaragaman islam yang masuk di Indonesia, karena Islam tidak hanya datang dari orang Arab saja, tetapi dari Eropa dan dari lokal sendiri, sehingga Islam Nusantara memiliki corak tersendiri,”jelas Siswanto
Siswanto melanjutkan, istilah Islam Nusantara adalah strategi orang NU untuk mempromosikan bahwa Islam yang baik adalah berislam secara damai, penuh kasih sayang, satun serta rahmatan lilalamin, cara ulama kita mempromosikan kepada dunia bahwa ini lho Islam yang penuh damai, meski berbeda- beda suku, ras, etnis, adat istiadat tetapi secara berkehidupan di masyarakat saling toleransi dan saling membantu antar sesama, inilah bentuk Islam yang sesungguhnya.
Hal senaga juga diungkapkan ketu Lakpesdam NU Pati, Andi Irawan, kalau kita lihat sejarahnya Islam datang di tanah Jawa melalui pendekatan sufistik pendekatan dengan acara satun dan penuh kasih sayang, seperti halnya yang sdh di cobtohkan Nabi Muhammad Saw, selain itu juga melalui akulturasi budaya, karena kalau kita lihat masyarakat nusantara mayoritas beragama hindu dan budha, dan masih meyakini animisme dan dinamisme, oleh karena para wali songo dgn melalui pendekatan hunanisme, sufistik dan akulturasi budaya tanpa menghilangkan budaya lokal seperti tahlilan, ziarah kubur, 7 hari, 40 hari, 100 hari, 1000 hari dan metoni berjalan sesuai dengan syariat Islam tanpa harus menghilangkan budaya lokal, akan tetapi disisipi dengan nilai-nilai keislaman, sehingga melalui pola pendekatan seperti diatas Islam bisa diterima dan memiliki ruang untuk bereksistensi dan tersebar luas di Nusansara, pungkasnya.
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Rayakan Dies Natalis, Rektor Sampaikan Capaian INISNU

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2024
    • account_circle admin
    • visibility 510
    • 0Komentar

    Temanggung – Rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung Dr. KH. Muh. Baehaqi menyampaikan capaian kinerja tahunan kampus yang dipimpinnya dalam empat aspek yaitu Catur Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas pendidikan-pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan Aswaja Annahdliyah. Hal itu terungkap pada Sidang Senat Terbuka dalam Rangka Dies Natalis Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) […]

  • PCNU- PATI Photo by Bayu Syaits

    Karena Anak-anak, Saya Bahagia

    • calendar_month Jum, 25 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 432
    • 0Komentar

    Oleh: Inayatun Najikah Namanya kesedihan pasti teriringi kebahagiaan. Begitu sebaliknya. Pada saat saya sedang mengalami kekacauan batin, saat itu pula saya merasa sedih. Dada rasanya sakit, dan hanya air mata yang bisa saya keluarkan. Durasinya terkadang tak menentu. Untuk yang terakhir ini hampir dari pagi menjelang petang. Saya merasa capek dengan pilihan hidup yang saya […]

  • Gus Rozin melepas para wisudawan IPMAFA dalam tradisi Musalsal yang penuh makna di Masjid IPMAFA

    Gus Rozin melepas para wisudawan IPMAFA dalam tradisi Musalsal yang penuh makna di Masjid IPMAFA

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 558
    • 0Komentar

    Pati, Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) KH Abdul Ghafar Rozin, melepas para wisudawan dalam sebuah acara tradisi musalsal yang digelar di Masjid Kampus IPMAFA. Acara tersebut berlangsung penuh khidmat dan diikuti oleh seluruh wisudawan serta para dosen. Sabtu (26/10/24). Acara musalsal merupakan tradisi pesantren yang menggambarkan hubungan erat antara santri dan kiai, di mana […]

  • PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    PCNU Sanjung Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.356
    • 0Komentar

      Pati – Program Santunan 10 Ribu Anak Yatim PT Sukun mendapatkan sanjungan dari berbagai pihak. Salah satunya Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati. Ratusan anak yatim menghadiri santunan anak yatim PT Sukun di Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (26/2/2026). Ratusan anak yatim ini merupakan anak yatim binaan Lazisnu dan Lazismu. Sebenarnya, 1000 anak yatim […]

  • Selamat Jalan Habib Muhammad

    Selamat Jalan Habib Muhammad

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 503
    • 0Komentar

    PATI-Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Kabupaten Pati kembali berduka setelah salah seorang ulama’nya berpulang ke Rahmatullah. Habib Muhammad bin Habib Abdullah al Aidid Tayu dikabarkan wafat Senin (25/11) pukul 13.30 WIB siang tadi. Habib Muhammad Bin Habib Abdullah Al Aidid Tayu Setelah pcnupati.or.id mencoba mengkonformasi ke berbagai pihak, ternyata kabar ini benar adanya. Putra salah […]

  • Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

    Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Belasan Ribu Botol Miras Dimusnahkan Polresta Pati, PCNU Beri Apresiasi pcnupati.or.id- Jelang Idulfitri 1444 H, belasan ribu botol minuman keras (miras) dimusnahkan di halaman Mapolresta Pati, Senin (17/4/2023) siang.  Miras-miras itu didapatkan oleh Polresta Pati dalam operasi yang digelar selama Bulan Ramadan ini.  Turut hadir dalam pemusnahan itu, Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro beserta […]

expand_less