Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Nov 2015
  • visibility 258
  • comment 0 komentar

            Bertepatan dengan tahun baru hijriah 1437 H, 14 Oktober 2015 bertempat di Gedung Haji Sukolilo, telah berlansung acara konferensi bersama pergantian pengurus lama dengan yang baru, acara berlangsung meriah karena yang hadir cukup banyak kurang lebihnya 300 orang terdiri dari peserta konferensi, MWCNU, PAC Muslimat, PAC Fatayat, PAC IPNU/IPPNU. Sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang turut hadir, Drs. Ali Munfaat,Mpd, selaku ketua, Dr. Achmad Choiro, M,Ag, Wakil Ketua, KH. Imam Zarkasi, Wakil Ketua, Yusuf Hasyim, M.S.I Sekretaris dan Ali Mahmudi, Mpd wakil Sekretaris.
            “Saya selaku ketua Panitia sekaligus ketua MWCNU kecamatan Sukolilo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam acara hari ini. Sebenarnya acara konferensi ini seharusnya sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu, dan alhamdullah baru  dapat terlaksana  hari ini.”terang Bambang Susilo, S.Pd selaku ketua panitia dalam sambutannya.
            Pada pembukaan para peserta berkumpul menjadi satu, akan tetapi nanti dalam pelaksaanya akan di pisah, untuk MWCNU tetap bertempat di Gedung Haji, sedangkan untuk PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU bertempat ruang kelas Madrasah Sultan Agung. Dan para calon dari MWCNU yang Tanfidziyah Bambang Susilo,Heru Fahruh, dan Syuriyahnya Gus Fadhil dan Pak Sugoto, dan Fatayat menjadi calon tunggal Eva Nuriyah sedangkan Muslimat ada dua calon, Masrufah dan Masamaroh.
            “Nahdlatul Ulama adalah organisasi terbesar yang ada di Indonesia, hal itu bukan sekedar wacana saja akan tetapi sebuah realita dapat dilihat yang hadir disini banyak sekali.  Dalam  menjalankan roda organisasi harus memenuhi tiga elemen, pertama, pengurusnnya tidak jadi urusan, kedua, harus adanya program kerja yang tertata dan terlaksana dan adanya SK resmi. Jelas Ketua PCNU Pati, Drs. Ali Munfaat, dalam sambutannya.
             Nahdlatul Ulama yang kita cintai ini, sedang mempunyai hajat besar yaitu pembelian tanah yang nantinya akan dipergunakan untuk lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAU hingga Perguruan Tinggi, untuk itu kami mengharap kepada warga Nahdliyin ikut serta dalam pembelian tanah tersebut dengan membeli sertifikat wakaf seharga Rp. 200.000 per meter persegi. Sedangkan tanahnya terletak di Jl. Pati Kudus KM 5 Kecamatan Margorejo, tambahnya.(ni)
           
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

    Lailatul Ijtima’ PWNU Senggol Soal Pelantikan Presiden

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 317
    • 0Komentar

    SEMARANG-Lailatul Ijtima’ yang digelar oleh PWNU Jawa Tengah Senin (14/10) malam cukup menyita perhatian publik. Pasalnya, agenda rutin tersebut juga mengusung tema refleksi hari santri. Bukan hanya itu, aroma perpolitikan jelang pelantikan Presiden 20 Okteber mendatang juga turut dibahas dalam forum ini. Delegasi-delegasi dari Pengurus Cabang NU se-Jateng yang hadir kian dibuat penasaran akan intruksi […]

  • PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    PAC IPPNU Margoyoso Sukses Launching ‘Bundahara’

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Kegiatan Rubrik yang diadakan oleh PAC IPPNU Margoyoso. Dalam agenda tersebut, mereka sukses melaunching Bundahara MARGOYOSO – PAC IPPNU Margoyoso mengadakan kegiatan RUBIK (Ruang Bincang Rekanita) dan Launching BUNDAHARA (Bersama Usung Dana Kohesivitas Rekanita), Ahad (13/2) lalu. Kegiatan dilakukan melalui jejaring digital, Gogle Meet. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh PR dan PK se-Kecamatan Margoyoso. Sementara […]

  • Naharul Ijtima’ di “Kampung Ace” Cabak Tlogowungu

    Naharul Ijtima’ di “Kampung Ace” Cabak Tlogowungu

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Warta NU; Sehabis sholat Jum’at,6 Maret 2015 Pengurus Harian PCNU Pati bergegas menuju kantor untuk Turba ke ranting dan MWC se-kab. Pati. Kebetulan pada acara Naharul Ijtima’ yang pada jum’at kali ini giliran di MWC Tlogowungu. Masjid yang dipilih sebagai tempat pertemuan adalah Masjid Al Ikhlas Ds. Cabak Kec. Tlogowungu yg merupakan desa penghasil buah […]

  • PCNU - PATI Photo by Pezibear

    Dear, Zaujiy

    • calendar_month Ming, 24 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Aku tidak akan mengatakan kisahku ini adalah kisah langka, lain daripada yang lain, atau extraordinary. Karena kenyataannya begitu banyak perempuan di dunia ini yang dibebat takdir menyedihkan sepertiku. Menikah bertahun-tahun tapi tak kunjung dianugerahi rejeki berupa keturunan. Menjadi pihak yang harus mau tidak mau memaklumi perasaan mertua dan suami yang ingin sekali menimang bayi. Apalagi […]

  • Gengsi Makan Siang Gratis, Pendidikan Meringis

    Gengsi Makan Siang Gratis, Pendidikan Meringis

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Program makan bergizi gratis nampaknya sudah menjadi hal yang sangat urgen di mata Pemerintah era kepemimpinan Prabowo dan Gibran. Bagaimana bukan, lewat program tersebut juga mereka dapat menduduki kursi presiden dan wakil presiden di Republik ini. Hingga masih menjadi sorotan media lokal maupun internasional. Diketahui uji coba makan siang gratis ini telah […]

  • Jejak Gus Dur

    Jejak Gus Dur

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2015
    • account_circle admin
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Tokoh Ulama ; Selama menjadi Ketua Umum PBNU selama 15 tahun, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) banyak mengunjungi daerah, termasuk di wilayah Sulawesi Selatan. Pada akhir tahun 1985, Gus Dur diundang berceramah oleh Rektor IKIP Makassar, Gubernur Prof. Dr. H. A. Amiruddin.Waktu itu, Gus Dur berangkat ke IKIP dan dijamu sarapan pagi. Di meja makan, […]

expand_less