Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Nov 2015
  • visibility 198
  • comment 0 komentar

            Bertepatan dengan tahun baru hijriah 1437 H, 14 Oktober 2015 bertempat di Gedung Haji Sukolilo, telah berlansung acara konferensi bersama pergantian pengurus lama dengan yang baru, acara berlangsung meriah karena yang hadir cukup banyak kurang lebihnya 300 orang terdiri dari peserta konferensi, MWCNU, PAC Muslimat, PAC Fatayat, PAC IPNU/IPPNU. Sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang turut hadir, Drs. Ali Munfaat,Mpd, selaku ketua, Dr. Achmad Choiro, M,Ag, Wakil Ketua, KH. Imam Zarkasi, Wakil Ketua, Yusuf Hasyim, M.S.I Sekretaris dan Ali Mahmudi, Mpd wakil Sekretaris.
            “Saya selaku ketua Panitia sekaligus ketua MWCNU kecamatan Sukolilo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam acara hari ini. Sebenarnya acara konferensi ini seharusnya sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu, dan alhamdullah baru  dapat terlaksana  hari ini.”terang Bambang Susilo, S.Pd selaku ketua panitia dalam sambutannya.
            Pada pembukaan para peserta berkumpul menjadi satu, akan tetapi nanti dalam pelaksaanya akan di pisah, untuk MWCNU tetap bertempat di Gedung Haji, sedangkan untuk PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU bertempat ruang kelas Madrasah Sultan Agung. Dan para calon dari MWCNU yang Tanfidziyah Bambang Susilo,Heru Fahruh, dan Syuriyahnya Gus Fadhil dan Pak Sugoto, dan Fatayat menjadi calon tunggal Eva Nuriyah sedangkan Muslimat ada dua calon, Masrufah dan Masamaroh.
            “Nahdlatul Ulama adalah organisasi terbesar yang ada di Indonesia, hal itu bukan sekedar wacana saja akan tetapi sebuah realita dapat dilihat yang hadir disini banyak sekali.  Dalam  menjalankan roda organisasi harus memenuhi tiga elemen, pertama, pengurusnnya tidak jadi urusan, kedua, harus adanya program kerja yang tertata dan terlaksana dan adanya SK resmi. Jelas Ketua PCNU Pati, Drs. Ali Munfaat, dalam sambutannya.
             Nahdlatul Ulama yang kita cintai ini, sedang mempunyai hajat besar yaitu pembelian tanah yang nantinya akan dipergunakan untuk lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAU hingga Perguruan Tinggi, untuk itu kami mengharap kepada warga Nahdliyin ikut serta dalam pembelian tanah tersebut dengan membeli sertifikat wakaf seharga Rp. 200.000 per meter persegi. Sedangkan tanahnya terletak di Jl. Pati Kudus KM 5 Kecamatan Margorejo, tambahnya.(ni)
           
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Photo by Mufid Majnun

    NU dalam Menjaga Politik Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 13 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Seringkali orang berseloroh bahwa politik itu kotor, hanya untuk memperjuangkan perolehan suara. Selain itu juga, politik sering melanggar asa kepatutan dan kebenaran. Sehingga stigma semacam ini menjadikan sebagian warga masyarakat merasa alergi dengan segala sesuatu yang berbau politik. Dalam perspektif Islam, panggung politik telah lama ada dan bahkan Rasul sendiri adalah […]

  • INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    INISNU Resmi Teken MoU dengan Kanwil DJP Jawa Tengah II

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.048
    • 0Komentar

      Temanggung – Institut Islam Nahdlatul Ulama Temanggung (INISNU) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Tengah II pada Jumat (27/2/2026). Penandatanganan dilaksanakan di Aula Lantai II INISNU Temanggung sebagai langkah strategis memperkuat sinergi pendidikan tinggi dan otoritas perpajakan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat […]

  • PCNU-PATI

    Fatayat-Muslimat NU Dukuhseti Bikin Gebrakan, Libatkan 1400 Anggota

    • calendar_month Jum, 3 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id DUKUHSETI – Ribuan ibu-ibu berkostum hijau merubung Habib Muhsin bin Abdul Qodir Al Aydrus Jumat (3/2) pagi. Mereka adalah para anggota PAC Muslimat dan Fatayat NU Kecamatan Dukuhseti.  Agenda tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT Muslimat NU ke-77 dan Fatayat NU ke-73 yang dihelat di Ranting Desa Wedusan.  Bukan hanya sholawat bersama Habib Muhsin dan Hadroh […]

  • Ada Apa Dengan Tawasul

    Ada Apa Dengan Tawasul

    • calendar_month Ming, 4 Agu 2019
    • account_circle admin
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Apa itu tawasul dan ada apa dengan tawasul? Sehingga tradisi tawasul yang mendarah daging bagi nahdliyin ini kerap dicap sebagai syirik oleh sebagian pihak. Simak opini dan penjelasan K. Ahmad Suja’i, berikut ini. Salah satu hobi kaum sarungan (santri) adalah ziarah ke para Aulia baik yang masih sugeng maupun yang sudah wafat, inilah salah satu […]

  • Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar

    Ketua PCNU Buka-Bukaan, Beberkan Program Segar (bagian 1)

    • calendar_month Rab, 26 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Pemilihan pengurus baru PCNU Pati telah dilangsungkan melalui Konfercab, Ahad (23/6) lalu. Hasilnya, KH. Yusuf Hasyim kembali memimpin NU lima tahun ke depan. Dalam wawancara dengan pcnupati.or.id, Selasa (25/6), Ketua PCNU tiga periode ini menjelaskan program-programnya ke depan. “Tentunya ada penyegaran, tapi kita tetap berpegang pada kaidah fikih, menjaga tradisi lama yang […]

  • PCNU-PATI

    Pesantren dan Community Development

    • calendar_month Sab, 15 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto Seiring derasnya arus perubahan sosial akibat adanya modernisasi-industrialisasi mau tidak mau menuntut pesantren untuk memberikan reaksi atau respon secara memadai. Sedangkan respon pesantren dalam menghadapi perubahan yang berjalan selama ini ada yang lunak dan ada yang keras. Ada yang membuka, dan juga ada yang menutup diri. Namun meski ada yang mendifinisikan zaman […]

expand_less