Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Nov 2015
  • visibility 259
  • comment 0 komentar

            Bertepatan dengan tahun baru hijriah 1437 H, 14 Oktober 2015 bertempat di Gedung Haji Sukolilo, telah berlansung acara konferensi bersama pergantian pengurus lama dengan yang baru, acara berlangsung meriah karena yang hadir cukup banyak kurang lebihnya 300 orang terdiri dari peserta konferensi, MWCNU, PAC Muslimat, PAC Fatayat, PAC IPNU/IPPNU. Sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang turut hadir, Drs. Ali Munfaat,Mpd, selaku ketua, Dr. Achmad Choiro, M,Ag, Wakil Ketua, KH. Imam Zarkasi, Wakil Ketua, Yusuf Hasyim, M.S.I Sekretaris dan Ali Mahmudi, Mpd wakil Sekretaris.
            “Saya selaku ketua Panitia sekaligus ketua MWCNU kecamatan Sukolilo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam acara hari ini. Sebenarnya acara konferensi ini seharusnya sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu, dan alhamdullah baru  dapat terlaksana  hari ini.”terang Bambang Susilo, S.Pd selaku ketua panitia dalam sambutannya.
            Pada pembukaan para peserta berkumpul menjadi satu, akan tetapi nanti dalam pelaksaanya akan di pisah, untuk MWCNU tetap bertempat di Gedung Haji, sedangkan untuk PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU bertempat ruang kelas Madrasah Sultan Agung. Dan para calon dari MWCNU yang Tanfidziyah Bambang Susilo,Heru Fahruh, dan Syuriyahnya Gus Fadhil dan Pak Sugoto, dan Fatayat menjadi calon tunggal Eva Nuriyah sedangkan Muslimat ada dua calon, Masrufah dan Masamaroh.
            “Nahdlatul Ulama adalah organisasi terbesar yang ada di Indonesia, hal itu bukan sekedar wacana saja akan tetapi sebuah realita dapat dilihat yang hadir disini banyak sekali.  Dalam  menjalankan roda organisasi harus memenuhi tiga elemen, pertama, pengurusnnya tidak jadi urusan, kedua, harus adanya program kerja yang tertata dan terlaksana dan adanya SK resmi. Jelas Ketua PCNU Pati, Drs. Ali Munfaat, dalam sambutannya.
             Nahdlatul Ulama yang kita cintai ini, sedang mempunyai hajat besar yaitu pembelian tanah yang nantinya akan dipergunakan untuk lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAU hingga Perguruan Tinggi, untuk itu kami mengharap kepada warga Nahdliyin ikut serta dalam pembelian tanah tersebut dengan membeli sertifikat wakaf seharga Rp. 200.000 per meter persegi. Sedangkan tanahnya terletak di Jl. Pati Kudus KM 5 Kecamatan Margorejo, tambahnya.(ni)
           
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • hoto by MATAQ Darul Ulum

    Pesantren sebagai Lembaga Tafaqquh fi Ad-din

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Oleh : Siswanto, MA Secara historis pesantren sudah ada semenjak proses adanya bangsa Indonesia, bahkan pesantren ikut terlibat dalam perjuangan kemerdekaan. Pesantren memiliki usia setua bangsa Indonesia. Dan bahkan jauh lebih tua jika bangsa Indonesia ini diasumsikan lahir sesudah proklamasi. Lebih dari dengan fakta historis diatas, pesantren dapat dikalim pula sebagai sistem pendidikan asli Indonesia. […]

  • Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    Utamakan Etikabilitas Ketimbang Elektabilitas

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id- Membincang moral atau etika memang saat ini menjadi perhatian bersama. Banyak sekali kasus dimedia massa yang berdedar berkaitan dengan degradasi moral anak bangsa ini. Salah satu kasus amoral yang sempat viral pertengahan februari lalu misalnya. Dimana terdapat 4 pelajar yang yang berasal dari salah satu sekolah di Kabupaten Grobogan, melakukan rudapaksa terhadap siswi […]

  • Photo by JillWellington

    Narasumber Cerdas dan Cantik

    • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin Sedikit telat Farhan membuka chat tersebut.  Lebih baik terlambat  dari pada tidak sama sekali bukan? Ia sangat benci dengan penasaran. Segera ia klik link dan secara otomatis tersambung pada YouTube. Ia bisa dengan jelas menyaksikan acara seminar yang berlangsung di aula PP. Al-Hikmah. Merasa tertarik, Farhan mengambil posisi nyaman dengan merebahkan […]

  • DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    DKC CBP-KPP Gelar Diskusi, Ini Hasilnya

    • calendar_month Ming, 25 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

      Para peserta diskusi yang terdiri dari DKC CBP-KPP IPNU IPPNU se-Kabupaten Pati sedang antusias menerima materi. PATI-Dewan Koordinasi Cabang Corps Brigade Pembangunan dan Korp Pelajar Putri (DKC CBP-KPP) IPNU IPPNU Pati menggelar diskusi di Aula Gedung NU Pati Lantai 3 pada Minggu (25/7). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pelatih CBP-KPP Se Kabupaten Pati. Matsna Zakiyatus […]

  • Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    Peserta Lomba Porsema Komplain Ingin Segera Dimulai, Karena Juri Telat

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id- Semarang – Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama PWNU Jawa Tengah telah berjalan hari pertama pada Jumat (10/2/2023). Sejumlah perlombaan mulai dilaksanakan dan berlangsung seru. Pantauan di lapangan, ada beberapa cabang lomba yang jurinya telat. Salah satunya adalah Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP. “Tadi jurinya telat […]

  • Koin Kemandirian NU

    Koin Kemandirian NU

    • calendar_month Rab, 31 Jan 2018
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    RABU, 31 Januari 2018, Nahdlatul Ulama memeringati Hari Lahir (Harlah) ke-92. Berdiri sejak 31 Januari 1926, kontribusi NU pada bangsa tidak terhitung jumlahnya, baik dalam konteks pembinaan moral, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, serta internalisasi nasionalisme dan patriotisme. NU berdiri dari tiga embiro gerakan, yaitu Nahdlatul Wathan yang bergerak di bidang nasionalisme (1916), Tashwirul […]

expand_less