Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

Konferensi Bersama, MWC NU, PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU Kec Sukolilo

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 23 Nov 2015
  • visibility 272
  • comment 0 komentar

            Bertepatan dengan tahun baru hijriah 1437 H, 14 Oktober 2015 bertempat di Gedung Haji Sukolilo, telah berlansung acara konferensi bersama pergantian pengurus lama dengan yang baru, acara berlangsung meriah karena yang hadir cukup banyak kurang lebihnya 300 orang terdiri dari peserta konferensi, MWCNU, PAC Muslimat, PAC Fatayat, PAC IPNU/IPPNU. Sedangkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama yang turut hadir, Drs. Ali Munfaat,Mpd, selaku ketua, Dr. Achmad Choiro, M,Ag, Wakil Ketua, KH. Imam Zarkasi, Wakil Ketua, Yusuf Hasyim, M.S.I Sekretaris dan Ali Mahmudi, Mpd wakil Sekretaris.
            “Saya selaku ketua Panitia sekaligus ketua MWCNU kecamatan Sukolilo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut membantu dalam acara hari ini. Sebenarnya acara konferensi ini seharusnya sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu, dan alhamdullah baru  dapat terlaksana  hari ini.”terang Bambang Susilo, S.Pd selaku ketua panitia dalam sambutannya.
            Pada pembukaan para peserta berkumpul menjadi satu, akan tetapi nanti dalam pelaksaanya akan di pisah, untuk MWCNU tetap bertempat di Gedung Haji, sedangkan untuk PAC Fatayat, PAC Muslimat, PAC IPNU/IPPNU bertempat ruang kelas Madrasah Sultan Agung. Dan para calon dari MWCNU yang Tanfidziyah Bambang Susilo,Heru Fahruh, dan Syuriyahnya Gus Fadhil dan Pak Sugoto, dan Fatayat menjadi calon tunggal Eva Nuriyah sedangkan Muslimat ada dua calon, Masrufah dan Masamaroh.
            “Nahdlatul Ulama adalah organisasi terbesar yang ada di Indonesia, hal itu bukan sekedar wacana saja akan tetapi sebuah realita dapat dilihat yang hadir disini banyak sekali.  Dalam  menjalankan roda organisasi harus memenuhi tiga elemen, pertama, pengurusnnya tidak jadi urusan, kedua, harus adanya program kerja yang tertata dan terlaksana dan adanya SK resmi. Jelas Ketua PCNU Pati, Drs. Ali Munfaat, dalam sambutannya.
             Nahdlatul Ulama yang kita cintai ini, sedang mempunyai hajat besar yaitu pembelian tanah yang nantinya akan dipergunakan untuk lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAU hingga Perguruan Tinggi, untuk itu kami mengharap kepada warga Nahdliyin ikut serta dalam pembelian tanah tersebut dengan membeli sertifikat wakaf seharga Rp. 200.000 per meter persegi. Sedangkan tanahnya terletak di Jl. Pati Kudus KM 5 Kecamatan Margorejo, tambahnya.(ni)
           
           
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ansor - Fatayat NU Buka Lapak

    Ansor – Fatayat NU Buka Lapak

    • calendar_month Ming, 29 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id -GEMBONG – Ada satu hal yang unik di sela-sela Hajatan Resepsi 1 Abad NU MWC NU Gembong dan Harlah ke-37 Pagar Nusa, Ahad (29/1). Dengan kreatifitasnya, para punggawa dari PAC GP Ansor dan Fatayat NU Gembong menggelar lapak di halaman parkir Lapangan Futsal Desa Gembong. Produk-produk khas Gembong dijajakan di lapak tersebut. Mulai dari […]

  • Komitmen Sinergi dengan LP Ma’arif dalam TOT dan Diklat Pembina Komisariat IPNU-IPPNU

    Komitmen Sinergi dengan LP Ma’arif dalam TOT dan Diklat Pembina Komisariat IPNU-IPPNU

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 351
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Semarang, 27 April 2025 — Ketua PW IPNU Jawa Tengah, Rekan Muhammad Irfan Khamid, menyampaikan sambutan yang sarat makna dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) dan Diklat Pembina Komisariat yang diselenggarakan oleh PW IPNU dan IPPNU Jawa Tengah, Jumat–Minggu, 25–27 April 2025, di Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang. Acara yang mengusung tema “Bergerak Bersama […]

  • Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    Lampu Terang Di Balik Seribu Bambu

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2015
    • account_circle admin
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Keberadaan KH Gholib di daerah bambu seribu atau Pringsewu, Provinsi Lampung membawa “lampu yang terang”. Begitu H.A Musa Achmad pada tahun 1973 menggambarkannya. Lampu adalah madrasah, penerang anak-anak dengan pendidikan agama Islam. Berikut kisah KH Gholib dalam perjuangan di bidang agama, pendidikan dan sosial yang dituturkan Dr. Dra. Hj. Farida Ariyani, M.Pd, cucu KH Gholib, […]

  • Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    Ada Nama Perempuan di Daftar Pengurus Besar NU, Ini Susunan Lengkapnya

    • calendar_month Rab, 12 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Kantor PBNU, tempat bernaung para pengurus NU di tingkat Nasional JAKARTA – Muktamar PBNU NU yang telah dilaksanakan 21 sampai 25 Desember 2021 lalu melahirkan pemimpin baru untuk NU luma tahun ke depan.  KH. Yahya Cholil Staquf, terpilih sebagai Ketua Umum PBNU menggantikan KH. Said Aqil Siradj. Sementara, posisi Ro’is Aam masih diduduki oleh KH. […]

  • PC-NU Pati Gelar Rapat Koordinasi Perdana

    PC-NU Pati Gelar Rapat Koordinasi Perdana

    • calendar_month Ming, 21 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati yang belum lama ini dilantik, pagi ini, Ahad (21/7) mengadakan rapat kordinasi perdana. Acara yang dilaksanakan di aula lantai 2 gedung PCNU ini dihadiri oleh Pengurus Harian Tanfidhiyah, Syuriyah serta ketua dan sekretaris masing-masing Banom dan Lembaga. Situasi rapat koordinasi perdana PC-NU Pati, Minggu (21/7) pagi Dalam sambutan […]

  • PCNU-PATI Photo by Microsoft 365

    Menjadi Guru untuk Diri Sendiri, Syukur-syukur Orang Lain

    • calendar_month Sen, 19 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Oleh : M. Iqbal Dawami Dulu, saya sering resah saat memberi ceramah, entah itu bentuknya khutbah jumat, idul fitri, idul adha, maupun kultum. Resah karena merasa tidak pantas menceramahi orang, sedang diri sendiri masih belangsakan. Tapi setelah mendapat nasihat dari dua orang guru, perasaan itu menjadi hilang. Guru pertama mengatakan bahwa penceramah sama halnya profesi […]

expand_less