Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jurnal Khittah, Menjawab Kegalauan Intelektualitas NU

Jurnal Khittah, Menjawab Kegalauan Intelektualitas NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2015
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
Kabar NU. Baru-baru ini, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kab. Pati melaunching JURNAL KHITTAH terbitan perdana. Acara launching Jurnal khittah dibarengkan dengan acara  Seminar Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan tanggal 16 Desember 2014, kerjasama dengan LRC-KJHAM Semarang yang bertempat di Perpustakaan Syekh Mutamakin Kajen, Margoyoso Pati.

Jurnal Khittah mengangkat tema Berefleksi Memahami Tradisi.  Tema ini diambil sebagai upaya pengejawantahan nilai-nilai Ahlussunnah wal jama’ah An Nahdliyah dalam menjaga kesinambungan tradisi dan amaliyah Nahdlatul Ulama dengan perkembangan zaman. Pada edisi perdana ini merelease beberapa tulisan para intelektual muda NU Pati yang sementara ini mengalami Kegalauan Intelektual karena tidak adanya media yang bisa dijadikan sebagai wahana aktualisasi ide, gagasan, dan keresahan intelektual yang mereka hadapi. 
Para pembaca jurnal bisa secara detail membaca kegalauan intelektual dan gagasan-gagasan brilian kader-kader muda NU dengan mengangkat permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh warga Nahdliyin. Letupan-letupan kegalauan intelektual di jurnal khittah edisi perdana ini diawali dengan tulisan R. Andi Irawan yang mengingatkan kembali kepada kita untuk Menghidupkan kembali Spirit Trilogi Gerakan Embrio NU, selanjutnya merespons permasalahan sosial di daerah pati Faiz Aminuddin mengangkat tulisan berjudul Modal Sosial NU dalam Menanggulangi HIV/AIDS di Pati. Dilanjut dengan tulisan Niken Kinanti yg berjudul “Pemberdayaan Kebangsaan Dan Realita Ekonomi Mikro NU” bersanding dengan tulisan Mirza Sastroatmodjo dg judul “Bercermin Pada Tradisi dan Semangat Menulis Ulama Ahlussunah wal Jamaah Pendahulu” dan punya mas Niam At-Majha “Dari Keyakinan Menjadi Pembelaan” , tulisannya bapak Farid Abbad dg judul “Zakat dan pengentasan kemiskinan dalam perspektif KH. MA Sahal dan tulisan bapak Yusuf Hasyim Addakhil brjudul Quo Vadis pendidikan NU: membaca Problematika Pesantren dan Madrasah” dan juga ada artikel-artikel lepas tentang Potret Santri Ideal di Era Global tulisan Jamal Makmur Asmani, serta wawancara khusus dengan Rais Syuriyah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun terkait Kaderisasi organisasi NU. Jurnal khittah edisi ini ditutup dengan book review saudara Khoirun Niam dan Siswanto.
Bagi pembaca yang ingin memiliki Jurnal ” KHITTAH” edisi 1 tahun 2014 yang di terbitkan oleh LAKPESDAM NU PATI ini bisa di order dengan harga Rp. 20.000 atau bisa langsung menghubungi Saudara Siswanto ( 089654656722), persediaan terbatas. (#yusuf hasyim addakhil)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU Pati Helat Pelatihan Dai Milenial

    PCNU Pati Helat Pelatihan Dai Milenial

    • calendar_month Ming, 16 Agu 2020
    • account_circle admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Dr. Jamal Makmur (paling kiri) menyampaikan materi dai milenial GEMBONG-Bertempat di PP Asmaul Husna Gembong Pati, Lembaga Dakwah PCNU Pati menggelar Pelatihan Dai Milenial yang dikuti lebih kurang 70 peserta dari perwakilan masing-masing kecamatan se-kabupaten Pati. Minggu, (16/08/2020) “Saya berharap semoga pelatihan ini dapat melahirkan dai-dai milenial yang profesional sehingga mampu mengisi ruang-ruang baik ruang […]

  • PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    PCNU Tandaskan Pentingnya Eksistensi Pengurus Ranting

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    PATI-Perlunya koordinasi hingga akar rumput, memaksa NU harus memiliki corong-corong hingga ke tingkat desa. Hal ini sangat penting sebagai media penyaluran informasi baik dari atas ke bawah (up-down) maupun dari bawah ke atas (buttom-up). Sebenarnya, secara organisasi, NU sudah didesain untuk menembus level ini. Keberadaan Pengurus Ranting NU sebagai strata organisasi NU yang bersentuhan langsung […]

  • Lazisnu Ajak Warga Peduli Kekeringan

    Lazisnu Ajak Warga Peduli Kekeringan

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 154
    • 0Komentar

    WINONG-LAZISNU, LKKNU  dan LPBINU tak henti-henti melancarkan distribusi air bersih bagi warga Kabupaten Pati yang membutuhkan. Hal ini mengingat matinya sumber air di beberapa daerah. Terhitung sejak Minggu (15/9) sudah lebih dari 80.000 liter air didistribusikan untuk warga.  “Kami akan terus bergerak demi tersalurnya air bersih untuk saudara-saudara kita” tutur Edi Fitrianto, pengurus cabang LPBI […]

  • Pembentukan Badan Kerja Sakoma NU Rembang: Menjaga Marwah NU dalam Gerakan Pramuka

    Pembentukan Badan Kerja Sakoma NU Rembang: Menjaga Marwah NU dalam Gerakan Pramuka

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Rembang – Satuan Komunitas Pramuka Ma’arif Nahdlatul Ulama (Sakoma NU) Cabang Rembang menggelar acara pembentukan badan kerja pada Sabtu, 22 Februari 2025, pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berperan penting dalam pengembangan Sakoma NU di Kabupaten Rembang. Ketua LP Ma’arif NU […]

  • Pati Berduka, Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (KH Ali Fatah Ya’qub telah di panggil yang Esa)

    Pati Berduka, Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (KH Ali Fatah Ya’qub telah di panggil yang Esa)

    • calendar_month Sab, 19 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Kabar NU, Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Jumat 18 September 2015, pukul 09.30. Wib Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama  KH Ali Fatah Ya’qub (Waturoyo) telah pulang kerahmatullah di RSI Pati. Dan di makamkan hari itu juga pada pukul 14.00. Wib.  Yi Fatah para santri biasa memanggilnya. Beliau adalah sosok yang sederhana, sosok yang penuh […]

  • Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    Santri Salafiyah Kajen Juara Pencak Silat Nasional

    • calendar_month Sen, 16 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    SEMARANG-Ikatan Pencak Silat NU yang dikenal dengan Pagar Nusa, dalam perkembangannya telah banyak mengalami perkembangan. Dari yang semula berfungsi sebagai pelindung para ulama, sekarang juga mengarah ke arah prestasi. Hal ini diungkapkan oleh salah satu pelatih pencak silat Pagar Nusa di Madrasah Salafiyah, Zaenal Abidin. “Dulu para santri-santri jawara silat bertugas untuk menjaga ulama saja, […]

expand_less