Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jurnal Khittah, Menjawab Kegalauan Intelektualitas NU

Jurnal Khittah, Menjawab Kegalauan Intelektualitas NU

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2015
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
Kabar NU. Baru-baru ini, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU Kab. Pati melaunching JURNAL KHITTAH terbitan perdana. Acara launching Jurnal khittah dibarengkan dengan acara  Seminar Menanggulangi Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan tanggal 16 Desember 2014, kerjasama dengan LRC-KJHAM Semarang yang bertempat di Perpustakaan Syekh Mutamakin Kajen, Margoyoso Pati.

Jurnal Khittah mengangkat tema Berefleksi Memahami Tradisi.  Tema ini diambil sebagai upaya pengejawantahan nilai-nilai Ahlussunnah wal jama’ah An Nahdliyah dalam menjaga kesinambungan tradisi dan amaliyah Nahdlatul Ulama dengan perkembangan zaman. Pada edisi perdana ini merelease beberapa tulisan para intelektual muda NU Pati yang sementara ini mengalami Kegalauan Intelektual karena tidak adanya media yang bisa dijadikan sebagai wahana aktualisasi ide, gagasan, dan keresahan intelektual yang mereka hadapi. 
Para pembaca jurnal bisa secara detail membaca kegalauan intelektual dan gagasan-gagasan brilian kader-kader muda NU dengan mengangkat permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh warga Nahdliyin. Letupan-letupan kegalauan intelektual di jurnal khittah edisi perdana ini diawali dengan tulisan R. Andi Irawan yang mengingatkan kembali kepada kita untuk Menghidupkan kembali Spirit Trilogi Gerakan Embrio NU, selanjutnya merespons permasalahan sosial di daerah pati Faiz Aminuddin mengangkat tulisan berjudul Modal Sosial NU dalam Menanggulangi HIV/AIDS di Pati. Dilanjut dengan tulisan Niken Kinanti yg berjudul “Pemberdayaan Kebangsaan Dan Realita Ekonomi Mikro NU” bersanding dengan tulisan Mirza Sastroatmodjo dg judul “Bercermin Pada Tradisi dan Semangat Menulis Ulama Ahlussunah wal Jamaah Pendahulu” dan punya mas Niam At-Majha “Dari Keyakinan Menjadi Pembelaan” , tulisannya bapak Farid Abbad dg judul “Zakat dan pengentasan kemiskinan dalam perspektif KH. MA Sahal dan tulisan bapak Yusuf Hasyim Addakhil brjudul Quo Vadis pendidikan NU: membaca Problematika Pesantren dan Madrasah” dan juga ada artikel-artikel lepas tentang Potret Santri Ideal di Era Global tulisan Jamal Makmur Asmani, serta wawancara khusus dengan Rais Syuriyah PCNU Pati KH. M. Aniq Muhammadun terkait Kaderisasi organisasi NU. Jurnal khittah edisi ini ditutup dengan book review saudara Khoirun Niam dan Siswanto.
Bagi pembaca yang ingin memiliki Jurnal ” KHITTAH” edisi 1 tahun 2014 yang di terbitkan oleh LAKPESDAM NU PATI ini bisa di order dengan harga Rp. 20.000 atau bisa langsung menghubungi Saudara Siswanto ( 089654656722), persediaan terbatas. (#yusuf hasyim addakhil)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ibu-Ibu Muslimat Ikuti Penyuluhan Sosial, Ini Hasilnya

    Ibu-Ibu Muslimat Ikuti Penyuluhan Sosial, Ini Hasilnya

    • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

      Muh Zen Adv. (baju putih) sedang memberikan penyuluhan sosial dihadapan puluhan Ibu-Ibu Muslimat NU se-Kabupaten Pati PATI – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Muh Zen, melakukan penyuluhan peningkatan kualitas tanggung jawab dan kesetiakawanan sosial, Kamis (18/11) siang. Pada kegiatan itu, ia bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jateng. Penyuluhan […]

  • 5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    5000 Banser Ikuti Pembaretan dalam Acara Selametan Bumi Pesantenan

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2019
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    PATI-Ribuan warga Pati memadati Stadion Joyo Kusumo, Jumat (20/9) malam tadi. Lima ribu diantaranya adalah para anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) dari seluruh Satkoryon yang ada di Kabupaten Pati. Kehadiran mereka ialah untuk mengikuti acara Selametan Bumi Pesantenan dan pembaretan 5000 Banser. KH. Agus Ali Masyhuri (memakai jas) dalam acara Selametan Bumi Pesantenan dan […]

  • Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    Memandikan Jenazah sambil Membaca Dzikir

    • calendar_month Ming, 14 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

      Pertanyaan : Disuatu daerah ada orang yang saat memandikan jenazah sambil membaca asma’ul husna, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain.Apakah hal itu diperbolehkan syara`? Jawaban :Syeikh isma’il zain al-yamaniy al-makkiymenyebutkan dalam kitab kumpulan fatwanya ;Qurrotul ‘Ain : Bahwa membaca tahlil, tasbih dan dzikir-dzikir yang lain saat memandikan jenazah dan prosesi tajhiz yang lain ( seperti […]

  • PCNU Luncurkan Jadwal Imsakiyah

    PCNU Luncurkan Jadwal Imsakiyah

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle admin
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Maskan (kiri), sekretaris PCNU Pati membagikan cetakan jadwal imsakiyah PCNU pati kepada pengurus-pengurus MWC di rumah masing-masing. PATI-PC NU Pati, Melalui Lembaga Falakiyah NU (LF-NU) Pati telah berhasil membuat jadwal imsakiyah. Langkah ini merupakan Tindakan nyata untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H. nanti. Selain LF-NU, PCNU juga melibatkan Lembaga Ta’lif wan Nashr NU (LTN-NU). […]

  • Photo by Clay Banks

    Menikah; Dibatasi Musim

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Oleh : Inayatun Najikah Bulan Syawal sebentar lagi usai. Euforia lebaran kemarin berganti dengan kegembiraan dua sejoli maupun dua keluarga dalam acara pernikahan. Bulan Syawal diyakini masyarakat Jawa sebagai bulan baik untuk menunaikan sebuah hajat. Salah satunya pernikahan. Menikah di bulan Syawal diyakini akan mendatangkan keberkahan dan senantiasa dilimpahi kebahagiaan. Maka tak heran terhitung mulai […]

  • PCNU-PATI

    Koalisi

    • calendar_month Rab, 7 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Oleh : Niam At Majha Dari senja tadi hujan tak berhenti-berhenti. Padahal pagi tadi tetangga Bumi Mina Tani sedang mengalami banjir bandang mengaliri jalan-jalan, rumah-rumah dan kampung kampung Purwodadi Grobogan. Meski banjir sebagian, akan tetapi telah membuat banyak status Whatsapp tegang. Itulah kisah hari ini. Ada yang mengalami banjir, ada pula yang mencoba memperbaiki sebuah […]

expand_less