Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
  • visibility 225
  • comment 0 komentar
KH. Afifuddin Muhajir, Rois Syuriyah PBNU

KOTA-Masa pandemi yang telah mencapai satu tahun lebih, membuat sebagian kalangan masyarakat mulai jenuh. Salah satu wujud kejenuhan mereka adalah dengan mengabaikan protokol kesehatan. 

Beberapa warga mulai tidak mengenakan masker saat keluar rumah. Padahal pandemi corona masih mengintai masyarakat luas. 

Peraturan yang ketat dan tepat sudah selayaknya digalakkan. Dengan demikian, rantai penyebaran Covid-19 dapat terpangkas. 

Namun ketatnya peraturan terkait Protokol Kesehatan (Prokes) dan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) juga menuai pro dan kontra. Untuk itulah NU hadir memberikan gambaran dan solusi terkait hukum menaati anjuran pemerintah tersebut. 

Dikutip dari akun resmi Instagram Hubhul Wathon Minal Iman (HWMI), KH. Afifuddin Muhajir selaku Ro’is Syuriyah PBNU turut angkat bicara terkait hukum menaati Prokes dan PPKM. Dalam hal ini, KH. Afifuddin menjawab pertanyaan apakah menaati Prokes itu wajib karena pemerintah, ataukah wajib karena hukum syari’at. 

Ia tidak memberikan jawaban langsung, namun melalui beberapa analogi. Menurutnya, untuk menjawab pertanyaan tersebut, diperlukan tiga analogi. 

Pertama, sesuatu yang secara syariat hukumnya wajib kemudian diwajibkan oleh pemerintah, maka hukumnya wajib. Kedua, sesuatu yang secara syariat hukumnya sunnah kemudian diwajibkan oleh pemerintah, maka hukumnya wajib. Ketiga, sesuatu yang hukumnya mubah (boleh) kemudian diwajibkab oleh pemerintah, maka hukumnya menjadi wajib dengan catatan mendatangkan kemaslahatan umum. 

Menaggapi ungkapan ini, Pengurus Cabang (PC) NU Pati berharap agar masyarakat bisa berfikir kritis dan cerdas. Terlebih di masa pandemi ini, banyak aturan pemerintah yang mewajibkan berbagai hal seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. 

PCNU mengimbau kepada seluruh Nahdliyyin untuk tetap mengedepankan kemaslahatan umum, sejalan dengan yang disampaikan oleh KH. Afifuddin Muhajir tersebut. Pihak NU Pati juga berharap, semua warga NU tetap bersabar dan tawakkal dalam menghadapi pandemi ini.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Rumah Terbakar, Satsus Bagana Satkoryon Banser Gercep Padamkan Api

    Dua Rumah Terbakar, Satsus Bagana Satkoryon Banser Gercep Padamkan Api

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Bagana Banser bersama-sama dengan Damkar Pati dan SatpolPP memadamkan api dari dua rumah yang mengalami kebakaran di Pucakwangi PUCAKWANGI – Dua rumah warga Dukuh Jatilawang, Desa/Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati alami kebakaran, Selasa (15/2) siang. Rumah tersebut adalah milik Jono dan Kasbi, warga RT 5 RW 2 desa setempat. Kasatsus Bagana Satkoryon  Pucakwangi, Syaiful Maarif menjelaskan, […]

  • PCNU-PATI

    Radikus Makankakus

    • calendar_month Kam, 8 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Dika Angkasaputra Moerwani atau lebih dikenal dengan Raditya Dika (lahir di jakarta, 28 Desember 198. Umur 31 tahun) adalah seorang penulis, pelawak, aktor, pemeran, model dan sutradara asal Indonesia. Di indonesia, Raditya Dika dikenal sebagai buku jenaka. Tulisan-tulisan itu berasal dari blog pribadiny yang kemudian dibukukan. Buku pertamanya berjudul Kambing Jantan masuk kategori best seller. […]

  • Kunjungi Stand LP Ma’arif NU Jateng, 20 Universitas di Cina Sjap Jalin Kerjasama dengan Sekolah/Madrasah Ma’arif

    Kunjungi Stand LP Ma’arif NU Jateng, 20 Universitas di Cina Sjap Jalin Kerjasama dengan Sekolah/Madrasah Ma’arif

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Guang Zhou China – Rangkaian kegiatan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Jateng di China pada event “2nd Belt and Road Chinese University and Overseas Partner Exchange Conference” adalah one to one overses delegates melalui kunjungan peserta konferensi. Ada 40 stand pemeran pendidikan dari universitas di Cina tersebut. Acara yang diikuti oleh 400 delegasi Internasional yang berasal […]

  • Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    Seminar Kesehatan PC Fatayat NU

    • calendar_month Sel, 7 Nov 2017
    • account_circle admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Pati. Fatayat, Bertempat di Pendopo Kabupaten Pati, jajaran Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Pati mengadakan seminar kesehatan, beberapa waktu lalu. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pati H. Haryanto. SH, MM, M.Si, dengan mengundang 21 PAC Fatayat  se Kabupaten Pati kurang lebihnya peserta sebanyak 450 orang, dengan menghadirkan narasumber  BALKESMAS Pati dr. Aviani Tri Tanti Venusia, […]

  • Makesta IPNU-IPPNU di SMK Pelayaran Tayu

    Makesta IPNU-IPPNU di SMK Pelayaran Tayu

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2016
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Pati. Pengurus Cabang IPNU-IPPNU mengadakan Makesta (Masa Kesetiaan Anggota) di SMK Pelayaran Tayu, 29/7 kemarin, acara tersebut bertujuan untuk menguatkan perihal keanggotaan dalam IPNU-IPPNU, berdakwah, berfikir, beramal melalui organisasi. “Inti dari Makesta yaitu memberikan pemahaman tentang sebenarnya IPNU-IPPNU itu seperti apa, dan sejarah pendiriannya pun sudah jelas, lha tujuan kami sebagai Pengurus Cabang secara bertahap […]

  • Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    Peserta Lomba Pidato Terjebak Khotbah

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Semarang – Dalam perlombaan Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP Pekan Olahraga dan Seni Ma’arif (Porsema) XII Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah di Kabupaten Semarang, juri berkomentar peserta masih terjebak ke dalam khotbah daripada pidato. Hal itu diungkapkan Dr. S. Prasetyo Utomo juri Lomba Pidato Bahasa Indonesia MI/SD dan MTs/SMP di sela-sela lomba. […]

expand_less