Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

Ini Komentar NU Soal Prokes dan PPKM

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
  • visibility 228
  • comment 0 komentar
KH. Afifuddin Muhajir, Rois Syuriyah PBNU

KOTA-Masa pandemi yang telah mencapai satu tahun lebih, membuat sebagian kalangan masyarakat mulai jenuh. Salah satu wujud kejenuhan mereka adalah dengan mengabaikan protokol kesehatan. 

Beberapa warga mulai tidak mengenakan masker saat keluar rumah. Padahal pandemi corona masih mengintai masyarakat luas. 

Peraturan yang ketat dan tepat sudah selayaknya digalakkan. Dengan demikian, rantai penyebaran Covid-19 dapat terpangkas. 

Namun ketatnya peraturan terkait Protokol Kesehatan (Prokes) dan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) juga menuai pro dan kontra. Untuk itulah NU hadir memberikan gambaran dan solusi terkait hukum menaati anjuran pemerintah tersebut. 

Dikutip dari akun resmi Instagram Hubhul Wathon Minal Iman (HWMI), KH. Afifuddin Muhajir selaku Ro’is Syuriyah PBNU turut angkat bicara terkait hukum menaati Prokes dan PPKM. Dalam hal ini, KH. Afifuddin menjawab pertanyaan apakah menaati Prokes itu wajib karena pemerintah, ataukah wajib karena hukum syari’at. 

Ia tidak memberikan jawaban langsung, namun melalui beberapa analogi. Menurutnya, untuk menjawab pertanyaan tersebut, diperlukan tiga analogi. 

Pertama, sesuatu yang secara syariat hukumnya wajib kemudian diwajibkan oleh pemerintah, maka hukumnya wajib. Kedua, sesuatu yang secara syariat hukumnya sunnah kemudian diwajibkan oleh pemerintah, maka hukumnya wajib. Ketiga, sesuatu yang hukumnya mubah (boleh) kemudian diwajibkab oleh pemerintah, maka hukumnya menjadi wajib dengan catatan mendatangkan kemaslahatan umum. 

Menaggapi ungkapan ini, Pengurus Cabang (PC) NU Pati berharap agar masyarakat bisa berfikir kritis dan cerdas. Terlebih di masa pandemi ini, banyak aturan pemerintah yang mewajibkan berbagai hal seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. 

PCNU mengimbau kepada seluruh Nahdliyyin untuk tetap mengedepankan kemaslahatan umum, sejalan dengan yang disampaikan oleh KH. Afifuddin Muhajir tersebut. Pihak NU Pati juga berharap, semua warga NU tetap bersabar dan tawakkal dalam menghadapi pandemi ini.(karim/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    PP Ansor : Radikalisme Agama Sengaja Dibuat untuk Hancurkan NKRI

    • calendar_month Ming, 28 Jul 2019
    • account_circle admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    PATI-Pengurus Ansor Cabang Pati menggelae kopdar Minggu (28/7) siang. Kopdar bertajuk Membaca Arah Radikalisme di Bumi Nusantara Ini sedikitnya dihadiri oleh 500 peserta dari seluruh pelosok Kabupaten Pati. Peserta kopdar sedang khusyuk menyimak pemaparan pemantik Berlokasi di Rumah Joglo Al Qur’an, Ponpes Al Manaj, Semampir, Pati, para peserta antusias menerima pemaparan pemantik. K. Yusuf Hasyim, […]

  • LP. Ma'arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Semarang Gelar Rapat Kerja

    • calendar_month Ming, 18 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id- Bergas – Rapat Kerja sekaligus Dialog dengan tema ” Meningkatkan Mutu layanan Pendidikan LP Ma’arif NU” melalui sinergritas dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kab. Semarang terlaksana pada Sabtu 17 Mei 2025 yang digelar LP. Ma’arif PCNU Kabupaten Semarang. Zaenal selaku Ketua LP Ma’arif NU PCNU Kab. Semarang menyampaikan kegiatan hari ini diikuti […]

  • Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    Santri di Trimulyo Kayen Gelar Salat Istisqa

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id – Seribu lebih santri di Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, menggelar Salat Istisqa, pada Senin (4/9/2023). Hal ini mereka lakukan lantaran sejumlah wilayah di Kabupaten Pati telah mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.  Sejumlah 1.100 orang yang mengikuti salat istisqa tersebut merupakan santri dari Yayasan Miftahul Ulum, Desa Trimulyo, Kecamatan Kayen. Salah satu santri yayasan tersebut, […]

  • Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

    Sepeda Santai, Meriahkan Hari Santri Nasional MWC NU Wedarijaksa

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Pemenang Undian Grand Prize Sepeda Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 diramaikan oleh seluruh warga masyarakat kecamatan Wedarijaksa dan sekitarnya, salah satunya dengan kegiatan Sepeda Santai, Ahad (20/10). Sepeda  Santai ini diikuti oleh seluruh  jajaran pengurus MWC NU, pengurus Ranting, panitia, seluruh banom, dinas lembaga, dan semua lapisan masyarakat. Kegiatan ini dibuka oleh Camat Wedarijaksa, […]

  • PCNU - PATI

    K. Ahmad Rozi Nahkodai MWC NU Pucakwangi

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Pucakwangi – Sah! MWC NU Kecamatan Pucakwangi resmi ganti pemimpin setelah melakukan konferensi pada Ahad (3/7) bertempat di gedung IPHI Pucakwangi beberapa waktu lalu. MWC NU Pucakwangi di bawah kepemimpinan KH. Yasin telah berakhir tahun ini.  Dan  K. Ahmad Rozi yang menjadi penerus perjuangan pengurus sebelumnya memaparkan bahwa pihaknya akan fokus pada tiga poin penting. […]

  • Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    Terdampak Pandemi Covid-19, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Lakukan Observasi UMKM

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    TAMBAKROMO, Mahasiswa KKN IAIN Kudus Kemarin melakukan observasi terhadap pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 . Pandemi Covid-19 ini memberikan pengaruh yang cukup siginifikan terhadap aspek kehidupan, tidak terkecuali Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga terkena dampak dari pandemi Covid-19 tersebut. Kasno, salah satu pembuat tempe dari Desa Tambakromo Kecamatan Tambakromo mengeluhkan menurunkannya […]

expand_less