Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ibu-Ibu Muslimat Ikuti Penyuluhan Sosial, Ini Hasilnya

Ibu-Ibu Muslimat Ikuti Penyuluhan Sosial, Ini Hasilnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
  • visibility 385
  • comment 0 komentar

 

img-20211119-wa0006-1703776
Muh Zen Adv. (baju putih) sedang memberikan penyuluhan sosial dihadapan puluhan Ibu-Ibu Muslimat NU se-Kabupaten Pati

PATI – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Muh Zen, melakukan penyuluhan peningkatan kualitas tanggung jawab dan kesetiakawanan sosial, Kamis (18/11) siang. Pada kegiatan itu, ia bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jateng.

Penyuluhan yang berlangsung di aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati itu dihadiri oleh perwakilan dari Muslimat NU. Tak lain, kegiatan ini dilaksanakan guna menumbuhkan rasa kebersamaan seperti halnya program Gubernur Jawa Tengah, Jogo Tonggo.

“Itu juga sebagai kesiapan masyarakat dalam menghadapi musim penghujan. Kesetiakawanan dalam hal ini perlu ditingkatkan, terutama ketika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan, seperti terjadinya bencana banjir,” kata Muh Zen.

Selain masyarakat, lanjut Muh Zen, Pemerintah diharapkan menjadi garda terdepan apabila terjadi bencana banjir. 

“Misalnya seperti pendataan petani yang sawahnya terendam banjir. Jangan ada yang kelewatan kalau soal data. Dan mereka (petani) juga bisa mendapat kompensasi dari asuransi,” jelas dia.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyebut, kesiapsiagaan dari dinas terkait dalam menghadapi bencana juga harus ditingkatkan. 

“Apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, jangan sampai lalai. Terutama soal keselamatan warga dan kelangsungan hidup mereka,” tegas dia.

Ia juga berharap agar pihak desa menggencarkan sosialisasi kepada warganya terkait penanggulangan bencana. 

“Perlu melakukan sosialisasi bersama tokoh masyarakat, agar bersiap diri. Itu melalui desa tangguh atau siaga bencana. Misalnya anggaran dana desa sebagian dialokasikan untuk mengatasi bencana. Kalau bisa, di desa yang rawan banjir itu punya perahu, Polindes dan sarana prasarana lain,” sebut dia.

Muh Zen berharap, kesetiakawanan sosial dalam menghadapi terjadinya bencana harus lebih ditingkatkan. Menurutnya, perlu adanya sinergitas dari lintas sektoral.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Belahan Jiwa Al-Musthafa

    • calendar_month Sen, 30 Jan 2023
    • account_circle admin
    • visibility 945
    • 0Komentar

    Fatimah al-Zahra, adalah putri bungsu Rasulullah SAW. Ia adalah satu-satunya putri Rasulullah SAW yang memiliki anak keturunan. Tiga kakak perempuannya, Zainab, Ruqayyah, dan Ummu Kultsum, tidak mempunyai anak, Dari Rahim Fatimah, lahir Hasan dan Husain, cucu tersayang Rasulullah SAW. Karena itu pula, Fatimah sangat dicintai dan amat disayang Rasulullah SAW, sebab ia menjadi penerus garis […]

  • PCNU - PATI

    IPNU Pati Pertanyakan Wacana Pemangkasan Usia

    • calendar_month Jum, 22 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    PATI – Sekretaris PC IPNU Pati, Mohammad Hafidz menilai wacana pemangkasan umur membuat membuat kaget kader Pelajar NU di seluruh Indonesia. Menurutnya, jika peremajaan usia ditetapkan sampai ke Pusat bakal menimbulkan ketidakpercayaan kader terhadap Pusat. Pasalnya, usia maksimal 24 tahun dinilai belum siap untuk menahkodai Pimpinan Pusat. “Tentunya kalau pemangkasan umur itu di serentakkan sampai […]

  • PCNU-PATI

    Dari Keyakinan Menjadi Pembelaan

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Oleh :  Niam At Majha Nahdlatul Ulama (NU) mempunyai peran penting dalam pembentukan sejarah Indonesia. Termasuk pilar utama tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sampai saat ini. Sejarah NU adalah sejarah umat, sejak terbentuknya tahun 1926 NU telah menunjukkan kekuatan-kekuatannya dalam memadukan tradisi masyarakat dengan tradisi keagamaan. Karena tradisi Islam Indonesia adalah tradisi terhadap ulama, […]

  • Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

    Darul Hadlahan Gelar Bedah Buku Mbah Yasin Bareng

    • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Andi Irawan, Pengasuh Panti Asuhan Darul Hadlanah dalam acara bedah buku ‘Kyai Ahli Riyadlah’ karya Amirul Ulum. MARGOYOSO – Perpustakaan Panti Asuhan Darul Hadlanah (PADH), Waturoyo, Margoyoso menggelar kegiatan bedah buku. Para santri yang turut tampak antusias mengikuti jejak KH. Yasin Bareng dalam buku ‘Kyai Ahli Riyadhah’ karya Amirul Ulum.  Kegiatan yang dilangsungkan Senin (26/9) […]

  • Photo by Panatagama

    Pernikahan Kritis Part I

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 365
    • 0Komentar

    Oleh : Elin Khanin “Jujur, Dek Jila. Kamu udah berzina sama bule Kanada itu?” “Astaghfirullah … Mas, hati-hati kalau ngomong.” “Ah ya, ummi memang benar. Lelaki bule pasti lebih memesona dibanding aku. Aku tahu kamu sakit hati aku menikah lagi. Tapi kamu kan tahu aku terpaksa.” “Mas … tolong jangan telan mentah-mentah fitnah keji itu. […]

  • PCNU-PATI

    Lagi, Lazisnu Klakahkasihan Bikin Gebrakan

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    GEMBONG – pcnupati.or.id – Lagi, Lazisnu Ranting Desa Klakahkasihan, Kecamatan Gembong kembali membuat gebrakan. Bukan hanya memburu Mobil Layanan Ummat, mereka justru membuat kegiatan yang lebih bersifat urgent, yaitu Santunan yatim, dhuafa dan partisipasi pendidikan. Kegiatan bertajuk Lazisnu Klakahkasihan Progresif di Bulan Ramadhan tersebut dipusatkan di tiga dukuh, yaitu Salak, Domo dan Segawe. Sedikitnya, 15 yatim, 140 […]

expand_less