Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Ibu-Ibu Muslimat Ikuti Penyuluhan Sosial, Ini Hasilnya

Ibu-Ibu Muslimat Ikuti Penyuluhan Sosial, Ini Hasilnya

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 19 Nov 2021
  • visibility 376
  • comment 0 komentar

 

img-20211119-wa0006-1703776
Muh Zen Adv. (baju putih) sedang memberikan penyuluhan sosial dihadapan puluhan Ibu-Ibu Muslimat NU se-Kabupaten Pati

PATI – Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah, Muh Zen, melakukan penyuluhan peningkatan kualitas tanggung jawab dan kesetiakawanan sosial, Kamis (18/11) siang. Pada kegiatan itu, ia bekerjasama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jateng.

Penyuluhan yang berlangsung di aula Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati itu dihadiri oleh perwakilan dari Muslimat NU. Tak lain, kegiatan ini dilaksanakan guna menumbuhkan rasa kebersamaan seperti halnya program Gubernur Jawa Tengah, Jogo Tonggo.

“Itu juga sebagai kesiapan masyarakat dalam menghadapi musim penghujan. Kesetiakawanan dalam hal ini perlu ditingkatkan, terutama ketika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan, seperti terjadinya bencana banjir,” kata Muh Zen.

Selain masyarakat, lanjut Muh Zen, Pemerintah diharapkan menjadi garda terdepan apabila terjadi bencana banjir. 

“Misalnya seperti pendataan petani yang sawahnya terendam banjir. Jangan ada yang kelewatan kalau soal data. Dan mereka (petani) juga bisa mendapat kompensasi dari asuransi,” jelas dia.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyebut, kesiapsiagaan dari dinas terkait dalam menghadapi bencana juga harus ditingkatkan. 

“Apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana, jangan sampai lalai. Terutama soal keselamatan warga dan kelangsungan hidup mereka,” tegas dia.

Ia juga berharap agar pihak desa menggencarkan sosialisasi kepada warganya terkait penanggulangan bencana. 

“Perlu melakukan sosialisasi bersama tokoh masyarakat, agar bersiap diri. Itu melalui desa tangguh atau siaga bencana. Misalnya anggaran dana desa sebagian dialokasikan untuk mengatasi bencana. Kalau bisa, di desa yang rawan banjir itu punya perahu, Polindes dan sarana prasarana lain,” sebut dia.

Muh Zen berharap, kesetiakawanan sosial dalam menghadapi terjadinya bencana harus lebih ditingkatkan. Menurutnya, perlu adanya sinergitas dari lintas sektoral.(angga/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertawashul Pada Orang-Orang Sholeh

    Bertawashul Pada Orang-Orang Sholeh

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2014
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Bertawassul dengan Orang-Orang Shalih Yang dimaksud dengan bertawassul dengan para nabi dan wali adalah memohon kepada Allah SWT dengan menempatkan mereka sebagai sebab dan sarana mencapai tujuan dan Allahlah yang mewujudkannya. Demikian itu karena Allah memberi kemulyaan pada mereka, bukan karena mereka yang melakukan. Keyakinan yang benar seperti inilah yang berlaku pada semua perbuatan dan […]

  • Rapat Anggota Pelajar NU Wonosekar sekaligus Tentukan Ketua Baru

    Rapat Anggota Pelajar NU Wonosekar sekaligus Tentukan Ketua Baru

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 332
    • 0Komentar

    Suasana Rapat Anggita dan Pembukaan Konferensi I IPNU-IPPNU Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong. GEMBONG – Pengurus Ranting IPNU IPPNU Wonosekar Gelar Rapat Anggota dan Konferensi I, pada Minggu (23/1). Dalam acara tersebut dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB yang bertempat di TK Mekar Sari Desa Wonosekar. Kegiatan tersebut juga serta dihadiri oleh pengurus serta anggota PR IPNU […]

  • NU Care-LAZISNU Pati Salurkan Program Kambing Bergulir Tahap 2 kepada Warga Slungkep Kayen

    NU Care-LAZISNU Pati Salurkan Program Kambing Bergulir Tahap 2 kepada Warga Slungkep Kayen

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – NU Care-LAZISNU Pati tasarufkan program zakat produktif berupa kambing bergulir tahap ke 2, pada Rabu (21/5/2025). Adapun penerima manfaatnya adalah Moh. Supriyanto, warga desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Ketua LAZISNU Pati, Edi Kiswanto mengatakan, program kambing bergulir ini disalurkan kepada warga wilayah di UPZIS MWC Kayen. “Karena UPZIS MWC Kayen sudah […]

  • Karnaval HUT Silahul Ulum Dimeriahkan 16 MB dan Dua Angklung

    Karnaval HUT Silahul Ulum Dimeriahkan 16 MB dan Dua Angklung

    • calendar_month Ming, 18 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.-id- PATI – Puncak Acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Yayasan Silahul Ulum Asempapan, Trangkil, Pati dimeriahkan dengan karnaval akbar, Minggu (18/6/2023). Karnaval tahun ini berlangsung sangat meriah dengan tampilan 16 grup Marching Band (MB) dan dua grup angklung dari berbagai daerah di Karesidenan Pati. Di antaranya, MB. ESSILAHI, MB. MI Silahul Ulum, MB. RA […]

  • PCNU PATI - Ilustrasi Perempuan Selalu Benar.. Photo by Siddharth Salve on Unsplash.

    Perempuan Selalu Benar

    • calendar_month Jum, 20 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Alih-alih mengurangi rasa gabut yang tengah melanda, saya mencoba berselancar di sosial media untuk melihat berbagai macam hal. Karena sosial media sekarang sangat digandrungi bahkan sedetik tidak membuka sosial media berasa ada yang kurang. Ibarat sayur tanpa garam. Apa saja dapat ditemukan disini. Dari mulai jualan segala macam barang sampai pada curhat perihal masalah asmara, […]

  • Ilustrasi, Dari Membaca ke Karya - PCNU PATI. Photo by Min An on Pexels

    Dari Membaca Ke Karya

    • calendar_month Jum, 8 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Mencipta sebuah karya yang mesti disiapkan adalah banyak membaca. Membaca buku, koran, majalah, status dimedia sosial sampai membaca kondisi atau keadaan yang tengah terjadi. Karena membaca adalah modal utama dalam menciptakan sebuah karya. Semakin banyak bacaan; maka semakin banyak kosa kata. Sehingga akan memudahkan kita untuk merangkai kalimat hingga menjadi rentetan paragraf utuh dalam karya […]

expand_less