Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

Peringati Maulid dan HSN, dari Sunatan Massal sampai Mobil Layanan Ummat

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
  • visibility 388
  • comment 0 komentar
Ketua PCNU Pati, K. Yusuf Hasyim (tengah) melaunching mobil layanan ummat MWC NU Margoyoso

MARGOYOSO – Beragam cara dijalankan oleh warga NU dalam memperingati hati santri tahun ini. Salah satunya yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso. 

K. Samuin Wage, ketua MWC NU Margoyoso menegaskan bahwa pihaknya disibukkan dengan beragam kegiatan dalam peringatan hari santri dan maulid Nabi Muhammad SAW. tahun ini. 

“Ada beberapa kegiatan yang kami laksanakan untuk memperingati bulan kelahiran nabi dan bula santri ini,” tuturnya. 

Setiaknya ada lima agend besar yang dilakukan oleh MWC NU Margoyoso dalam momen maulid dan hari santri 2021 yang dimulai sejak Rabu (20/10). Diantaranya, khotmil qur’an oleh semua Pengurus MWC dan Banom dan pelantikan 14 Pengurus Ranting dari 22 ranting yang ada.

Selain itu, MWC NU Margoyoso juga meluncurkan mobil layanam ummat yang nantinya akan dipergunakan sebagai kendaraan multifungsi. 

“Namanya layanan ummat, tentu tugasnya melayani ummat,” lanjut K. Samuin. 

Acara yang diakhiri dengan donor darah dan khitan massal tersebut berlangsung kondusif, meriah dan tentunya tetap menaati protokol kesehatan. 

Bahkan beberapa tokoh yang hadir, seperti K. Yisif Hasyim (Ketua PCNU Pati), KH. Ahmad Suhailiy dan KH. Ahmad Haris (jajaran Syuriyah) terbawa atmospher semangat dalam kegiatan tersebut. 

K. Suhaily, sebagai Ro’is Syuriyah NU Margoyoso memberikan wejangan kepada para hadirin, khususnya para pengurus NU dan Banom serta warga NU secara unum untuk tetap giat menggerakkan organisasi peninggalan para ulama Nusantara tersebut. Menurutnya, pengurus NU yang diakui santri oleh Jadratusy Syaikh Hasyim Asy’ari bukan hanya yang ber-SK, namun siapapun yang mau berjuang total untuk NU. 

“Pengurus yang diakui santrinya Mbah Hasyim adalah bukan sekadar yang duduk manis jadi pengurus. Namun siapapun yang mau menguris NU secara totalitas,” ungkap K. Suhailiy. 

Selain itu, Ketua Cabang NU Pati, K. Yusuf Hasyim yang juga melaunching mobil layanan ummat berpesan kepada para pengurus MWC untuk senantiasa memperhatikan jama’ah (ummat) dan jam’iyyah (organisasi NU). Keduanya, lanjut pria asal Winong ini, merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. 

“Jama’ah an Nahdliyyah harus digerakkan dan di kelola lewat jam’iyyah agar berdaya guna dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” pungkasnya.(lut/ltn)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rintisan Kampung Moderasi Beragama di Kaloran Temanggung

    Rintisan Kampung Moderasi Beragama di Kaloran Temanggung

    • calendar_month Sel, 18 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 479
    • 0Komentar

    Pcnupati.or.id Temanggung – Penetapan Desa Getas sebagai Rintisan Kampung Moderasi Beragama (KMB) Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah disambut positif oleh Kepala Desa Getas, tokoh agama, sesepuh dan tokoh adat Desa Getas. Demikian ini tergambar dari forum sambung rasa lintas agama Desa Getas pada Senin (10/7/2023) kemarin di balai Desa Getas. Hadir pada kegiatan ini […]

  • 75 Pemuda Ikuti PKD Ansor

    75 Pemuda Ikuti PKD Ansor

    • calendar_month Ming, 31 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 501
    • 0Komentar

    Gus Nadhif tampak serius memaparkan materi dalam acara PKD GP Ansor Trangkil TRANGKIL – Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Trangkil menggelar Pelatihan Kader Dasar yang Pesertanya berasal dari Ranting-ranting se-Kecamatan Trangkil. Dalam acara pembukaan turut hadir, ketua Pimpinan Cabang GP Ansor, Itqonul Hakim, Ketua MWC NU Kecamatan Trangkil, KH Thoifur Alam, dan ketua […]

  • Jakenan; Pelaksanaan PKPNU Pertama Tingkat MWCNU

    Jakenan; Pelaksanaan PKPNU Pertama Tingkat MWCNU

    • calendar_month Sel, 8 Sep 2015
    • account_circle admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Warta MWC NU: Jakenan Pada hari sabtu s/d Ahad tanggal 5-6 September 2015 MWCNU Kec Jakenan mengadakan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU). Jakenan menjadi MWC NU pertama yang telah melakukan PKPNU ini. “Dari panitia sangat bersyukur sekali dengan terlaksananya PKPNU ini, persiapannya bisa di bilang sangat cepat hanya dalam kurun waktu satu minggu saja, […]

  • PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    PCNU Tegas Dukung Pembongkaran Warung Remang-remang

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 523
    • 0Komentar

    pcnupati.or.id.- Bisnis prostitusi menjadi ladang basah yang sangat menggiurkan. Hal ini disampaikan salah satu mantan pelaku bisnis esek-esek tersebut kepada pcnupati.or.id.  Maka tak heran, usai diratakannya komplek prostitusi oleh Pemda Pati beberapa waktu lalu, kini, bisnis terlarang tersebut kembali menjamur dengan warung remang-remang.  Menyadari hal tersebut, PCNU Pati yang selalu aktif terlibat dalam pemberantasan prostitusi di […]

  • GP Ansor Pati Buka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana dan Pati

    GP Ansor Pati Buka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana dan Pati

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pati membuka Posko Mudik di Alun-Alun Juwana, tepatnya di samping Masjid Al Mukarromah, dan di Alun-Alun Simpanglima Pati, tepatnya di depan Masjid Agung Baitunnur. Ketua PC GP Ansor Pati Abdullah Syafiq mengatakan, posko mudik dibuka untuk memberi pelayanan kepada masyarakat yang tengah dalam perjalanan. Pelayanan […]

  • Ramadan itu Bulan Macul Langit

    Ramadan itu Bulan Macul Langit

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 554
    • 0Komentar

      Oleh Hamidulloh Ibda*   Pacul itu cangkul. Tapi dalam bahasa Jawa, macul  berarti mencangkul. Lalu, bagaimana jika macul langit? Langit kok dipacul.   Sebenarnya, macul itu bermakna luas. Dalam bulan Ramadan, ibaratnya kita “banjir” pahala karena Ramadan menjadi bulan yang dinanti-nanti oleh umat Islam ini membawa keberkahan, kedamaian, dan peluang bagi setiap hamba untuk […]

expand_less