Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati terus menggembleng para kader agar menjadi tangguh. Mereka menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar).

PKD dan Diklatsar ini digelar selama tiga hari, Jumat (17/1/2025) hingga Minggu (19/1/2025) besok. Seratusan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di Gedung Yayasan Pendidikan Islam Tamrinussibyan Kayen.

Ketua PC GP Ansor Pati Abdullah Syafiq Muadz menjelaskan PKD merupakan kaderisasi untuk calon anggota Ansor. Sedangkan Diklatsar, merupakan proses kaderisasi untuk ’pasukan’ Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Kaderisasi kali ini pihaknya fokus di Eks Kawedanan Kayen. Yang meliputi Kecamatan Kecamatan Kayen, Sukolilo, Tambakromo dan Gabus.

”Jadi acara ini salah satu agenda wajib kita. Yakni pengkaderan. Jadi kita ijtihad dengan melakukan PKD dan Diklatsar di Eks Kawedanan Kayen. Nanti ada lagi Eks Kawedanan Pati, Tayu, Juwana dan Jakenan,” ujar lelaki yang akrab disapa Gus Safiq ini.

Ia menjelaskan, kaderisasi merupakan salah satu agenda wajib PC GP Ansor Pati. Pihaknya terus melakukan kaderisasi agar semangat untuk membangun, cinta ulama dan tanah air terus tumbuh di kalangan Nahdliyin.

’’Acara ini rutin kita buat. Dulu kita lakukan per-PAC. Setelah itu kami lakukan per eks Kawedanan. Hari ini ada sekitar 170. Kalau dulu per PAC kita dapat kader seluruhnya ada 1.320 anggota baru. Semoga di masa akhir ini bisa selesai,” tutur dia.

Para anggota baru ini digembleng dan dibeli sejumlah pelatihan. Mulai dari kedisiplinan, pemahaman tentang ajaran Ahlu Sunnah Waljamaah (Aswaja), Ke-NU-an, keorganisasian hingga kepemimpinan.

”Tujuannya untuk menguatkan kader. Kalau masuk Ansor kan mudah. Tinggal ngomong ke Ketua Ranting. Tapi untuk syarat menjadi pemimpin itu perlu pengkaderan. Kalau PKD itu berbasis Ansor, kalau Diklatsar itu Banser. Ini pesertanya 50 persen Ansor dan 50 persen Banser,” ungkap dia.

Ia pun berharap dengan adanya kaderisasi ini, anggota PC GP Ansor Pati semakin banyak, solid dan berkualitas. Hingga saat ini, anggota Ansor Pati menembus 13 ribu hingga 14 ribu.

”Kita punya prinsip menjaga ulama, menjaga NKRI. Pembangunan kita juga ikut mendukung. Kita harus mendukung Bupati Pati terpilih agar Pati lebih baik,” pungkas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU PATI - Pembukaan Kongres IPNU XX - IPPNU XIX Molor

    Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX Molor

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pembukaan Kongres IPNU XX – IPPNU XIX yang dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur mundur dari yang dijadwalkan, Jumat (12/8/2022). Sesuai jadwal, pembukaan dilaksanakan pukul 13.30 WIB. Namun, realitanya pembukaan dilaksanakan di 15.15 WIB.     Molornya pembukaan Kongres IPNU dan IPPNU ini dikarenakan kesepakatan para panitia dan tamu VIP untuk menunggu kehadiran […]

  • Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    Peringati Hari Pahlawan, Siswa MAN 1 Pati Tampilkan Drama Kolosal Perjuangan

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 5.032
    • 0Komentar

      pcnupati.or.id – Momen peringatan Hari Pahlawan 2025, siswa MAN 1 Pati tidak hanya melaksanakan Upacara Bendera, melainkan juga menampilkan drama kolosal perjuangan para pahlawan dalam mengusir penjajah pada Senin, (10/112025). Pemeran drama diikuti sebanyak 70-an siswa-siswi MAN 1 Pati yang merupakan perwakilan seluruh kelas. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah di halaman madrasah dengan […]

  • Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    Dari Kuli Bangunan Hijrah ke ‘Peng-Anggur-an’

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Juliono dan anggur-anggur hasil budi dayanya PATI – Berbagai cara ditempuh masyarakat Kabupaten Pati untuk bertahan hidup di masa pandemi ini. Tak terkecuali Juliono (25), pemuda asal Desa Sokopuluhan, Kecamatan Pucakwangi yang memilih banting setir dari pekeja proyek bangunan menjadi pembudidaya tanaman anggur.  Pria yang merupakan anggota Barisan Ansor Sebaguna (Banser) sekaligus staf Lembaga Amil […]

  • PCNU PATI - Eratkan Silaturahmi, PAC IPNU IPPNU Cluwak Gelar Pertemuan Triwulan

    Eratkan Silaturahmi, PAC IPNU IPPNU Cluwak Gelar Pertemuan Triwulan

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    CLUWAK – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Cluwak melaksanakan pertemuan Triwulan di Gedung Muslimat Payak Tengah pada Ahad (17/4/2022). Ketua PAC IPNU Kecamatan Cluwak, Abdul Majid mengatakan forum triwulan digelar untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota IPNU-IPPNU se-Kecamatan Cluwak, baik dari tingkat Pimpinan […]

  • ALFI SYAHRIN (Antara Selingkuh dan Poligami)

    ALFI SYAHRIN (Antara Selingkuh dan Poligami)

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2015
    • account_circle admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    ALFI SYAHRIN, Nama yang sangat indah dan menarik. Setidaknya dengan dua suku terakhir siapa saja yang memberikan nama kepadanya mengharap kehidupan si cabang bayi itu kelak mulia dan bahagia dunyan wa ukhran. Lebih – lebih apabila yang memberikan nama adalah ibu atau bapaknya tentu dilatarbelakangi dengan pengalaman spiritual dari ayat alfi syahrin yang tidak asing […]

  • water droplets on glass window

    Rangkaian Hujan

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Aku sangat menyukai momen ini, saat kecil.  Hujan. Adalah momen bahagiaku untuk bermain di setiap rintik-rintiknya. Entah sambil berlari-lari atau hanya sekadar berguyur di bawah deraiannya. Lain halnya dengan sekarang, paling tidak suka dengan hujan. Bukan, lebih tepatnya kehujanan,. Aku tak pernah menyalahkan Tuhan yang menurunkan hujan. Hanya saja aku tak menyukai kehujanan. Itu saja. […]

expand_less