Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

Gembleng Kader, Ansor Pati Gelar PKD dan Diklatsar

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 18 Jan 2025
  • visibility 317
  • comment 0 komentar

 

Pcnupati.or.id – Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati terus menggembleng para kader agar menjadi tangguh. Mereka menggelar Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar).

PKD dan Diklatsar ini digelar selama tiga hari, Jumat (17/1/2025) hingga Minggu (19/1/2025) besok. Seratusan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan di Gedung Yayasan Pendidikan Islam Tamrinussibyan Kayen.

Ketua PC GP Ansor Pati Abdullah Syafiq Muadz menjelaskan PKD merupakan kaderisasi untuk calon anggota Ansor. Sedangkan Diklatsar, merupakan proses kaderisasi untuk ’pasukan’ Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Kaderisasi kali ini pihaknya fokus di Eks Kawedanan Kayen. Yang meliputi Kecamatan Kecamatan Kayen, Sukolilo, Tambakromo dan Gabus.

”Jadi acara ini salah satu agenda wajib kita. Yakni pengkaderan. Jadi kita ijtihad dengan melakukan PKD dan Diklatsar di Eks Kawedanan Kayen. Nanti ada lagi Eks Kawedanan Pati, Tayu, Juwana dan Jakenan,” ujar lelaki yang akrab disapa Gus Safiq ini.

Ia menjelaskan, kaderisasi merupakan salah satu agenda wajib PC GP Ansor Pati. Pihaknya terus melakukan kaderisasi agar semangat untuk membangun, cinta ulama dan tanah air terus tumbuh di kalangan Nahdliyin.

’’Acara ini rutin kita buat. Dulu kita lakukan per-PAC. Setelah itu kami lakukan per eks Kawedanan. Hari ini ada sekitar 170. Kalau dulu per PAC kita dapat kader seluruhnya ada 1.320 anggota baru. Semoga di masa akhir ini bisa selesai,” tutur dia.

Para anggota baru ini digembleng dan dibeli sejumlah pelatihan. Mulai dari kedisiplinan, pemahaman tentang ajaran Ahlu Sunnah Waljamaah (Aswaja), Ke-NU-an, keorganisasian hingga kepemimpinan.

”Tujuannya untuk menguatkan kader. Kalau masuk Ansor kan mudah. Tinggal ngomong ke Ketua Ranting. Tapi untuk syarat menjadi pemimpin itu perlu pengkaderan. Kalau PKD itu berbasis Ansor, kalau Diklatsar itu Banser. Ini pesertanya 50 persen Ansor dan 50 persen Banser,” ungkap dia.

Ia pun berharap dengan adanya kaderisasi ini, anggota PC GP Ansor Pati semakin banyak, solid dan berkualitas. Hingga saat ini, anggota Ansor Pati menembus 13 ribu hingga 14 ribu.

”Kita punya prinsip menjaga ulama, menjaga NKRI. Pembangunan kita juga ikut mendukung. Kita harus mendukung Bupati Pati terpilih agar Pati lebih baik,” pungkas dia.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PCNU-PATI

    Markesot Bertutur

    • calendar_month Rab, 14 Des 2022
    • account_circle admin
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Tidak mengherankan jika literasi kritik amat pedas terhadap kemanusiaan karya Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) yang diterbitkan di tahun 1993 ini dicetak kembali di tahun 2012, dan dicetak lagi di tahun 2015, dan… Buku ini sebagian besar bercerita dari sudut pandang seorang Markesot: sosok fiktif yang dikembangkan oleh Emha. Terkadang, Markesot dianggap sebagai manusia misterius […]

  • Begini Cara MA Salafiyah Perlakukan Siswa Berprestasi

    Begini Cara MA Salafiyah Perlakukan Siswa Berprestasi

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 234
    • 0Komentar

       Pemyerahan reward secara simbolis kepada peserta didik MA Salafiyah Kajen yang berprestasi PATI- Madrasah Aliyah (MA) Salafiyah Kajen, Kecamatan Margoyoso, Pati mengawali kegiatan  semester genap tahun pelajaran 2021/2022 dengan memberikan reward kepada para peserta didik yang berprestasi dengan di dampingi orang tuanya masing-masing. Acara diselenggarakan di halaman madrasah pada, Senin (3/01). Dalam acara tersebut, […]

  • Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    Turba di Tayu, Ketua IPNU : Kita Ingin Jalin Kedekatan

    • calendar_month Jum, 15 Nov 2019
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    TAYU-Pelaksanaan Turba (Turun Ke Bawah) yang diagendakan Pengurus Cabang IPNU/IPPNU Kabupaten Pati mendarat di Tayu. Ini merupakan kali pertama PC IPNU/IPPNU melaksanakan Turba. Kegiatan Turba PC IPNU/IPPNU di Gedung Istighotsah Al Asyiq, Pule, Tayu Tujuan diagendakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan program-program kerja cabang. Harapannya, para pengurus IPNU/IPPNU yang hadir dalan kesempatan tersebut dapat mendukung […]

  • MI Walisongo Kalangan Sukoharjo Gelar Market Day

    Market Day, Cara MI Walisongo Ajarkan Jiwa Wirausaha Islami

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 305
    • 0Komentar

      Pcnupati.or.id-Sukoharjo – Setelah absen beberapa tahun, MI Walisongo Kalangan Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo kembali menggelar kegiatan Market Day pada Jum’at, 21 Februari 2024 kemarin. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengajarkan konsep berwirausaha yang islami dan mengembangkan kreativitas siswa. Market Day sebagai salah satu kegiatan implementasi dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila […]

  • Salut Komitmen Polres Berantas Pekat, Para Kyia Minta Tutup Karaoke Ilegal

    Salut Komitmen Polres Berantas Pekat, Para Kyia Minta Tutup Karaoke Ilegal

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • account_circle admin
    • visibility 244
    • 0Komentar

    https://www.pcnupati.or.id/-  Polres Pati di bawah kepemimpinan AKBP Bambang Yudhantara Salamun, S.IK baru-baru ini melaksanakan berbagai kegiatan penertiban penyakit masyarakat. Sebagaimana dikabarkan Tribratanews.pati.jateng.polri.go.id. Tim Patroli gabungan dari Piket Fungsi dan Staf Polres Pati dengan Sandi Kebo Landoh melaksanakan Operasi Kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran Miras.  Dengan di Pimpin oleh Kasat Sabhara AKP Sugino, Tim Kebo Landoh […]

  • Ramadan dan Etika Bermedia Sosial

    Masjid dan Media Sosial

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 9.375
    • 0Komentar

    Oleh Hamidulloh Ibda Masjid menjadi penting dalam pembangunan spiritualitas masyarakat muslim. Perannya sudah kentara dan jelas sejak zaman Kanjeng Nabi Muhammad Saw. Dalam konteks Ramadan, banyak sekali dakwah-dakwah berbasis digital berseliweran di gawai kita. Namun masalahnya, apakah masjid masih memiliki otoritas dibandingkan media sosial? Secara tradisional, masjid dilihat sebagai ruang fisik, bangunan, tempat untuk bersujud, […]

expand_less